Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Wot Batu: Destinasi Wisata Bandung yang Instagrammable Abis!

Jelajahi keindahan yang artistik, eksotik, magis dan instragammable abis!

Wot Batu merupakan sebuah tempat wisata yang terletak di Jalan Bukit Pakar Timur No. 98, Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Bandung. Sesuai dengan namanya, Wot Batu menampilkan berbagai karya seni berupa batu yang disusun secara artistik. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri terutama bagi para pecinta seni.

Dengan hawa sejuk Bandung serta pemandangan yang eksotik dan artistik, kamu bisa berelaksasi sambil bertualang dalam keindahan seni yang menenangkan. Selain itu, keunikan dari galeri seni Wot Batu ini juga cocok banget buat kamu yang ingin melepas penat sambil berburu foto yang instragammable.

Sebagian orang mungkin baru mengetahui tentang Wot Batu belakangan ini walau sebenarnya tempat ini sudah cukup lama menghiasi dunia wisata kota Bandung. Namun, tempat tersebut kembali menjadi perbincangan karena digunakan sebagai lokasi pernikahan salah satu aktris ternama Tanah Air.

Karenanya, banyak orang mulai penasaran tentang pesona yang ditawarkan tempat ini. Kalau kamu termasuk yang penasaran ingin tahu lebih jauh tentang Wot Batu, yuk simak informasinya berikut ini!

Sejarah Wot Batu

wotbatu.id

Wot Batu merupakan sebuah galeri seni yang dibuat oleh seniman Sunaryo. Sunaryo sendiri merupakan salah satu seniman terbaik Indonesia. Beliau lahir di Banyumas pada tanggal 15 Mei 1943 dan kini menetap di Bandung yang menjadi rumah bagi dirinya dan karya-karyanya.

Sunaryo merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1969 jurusan seni rupa. Pada tahun 1974-1975, beliau melanjutkan pendidikannya ke Italia untuk mempelajari teknik membuat marmer.

Sebagaimana kamu tahu, Wot Batu kembali ramai diperbincangkan setelah dijadikan tempat pernikahan pasangan artis Tara Basro dan Daniel Adnan pada bulan Juni lalu. Tempat ini sebenarnya sudah dibuka bagi publik sejak tahun 2016 setelah sebelumnya diresmikan pada tahun 2015 oleh Anies Baswedan selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI kala itu.

Penggunaan batu di tempat wisata ini dinilai bersifat abadi meskipun fisiknya bisa hilang atau fana. Sementara itu, salam bahasa Jawa Kuno, kata wot batu memiliki arti jembatan batu. Instalasi batu pun terlahir dari konfigurasi energi spiritual dari perjalanan Sunaryo.

Karenanya, Sunaryo menciptakan tempat tersebut sebagai jembatan spiritual. Jembatan tersebut berfungsi sebagai penyeimbang antara jiwa dan raga serta penghubung antara empat elemen alam (tanah, api, air dan angin) yang saling berkomunikasi dalam harmoni.

Di atas lahan terbuka seluas 2.000 meter persegi, Sunaryo membangun instalasi batu yang luar biasa indah dan menakjubkan. Secara keseluruhan, Wot Batu memiliki sekitar 135 batu vulkanik yang disusun dengan konsep yang unik namun tetap harmonis. Batu vulaknik sendiri digunakan Sunaryo sebagai media untuk menciptakan mahakarya yang takkan lekang oleh waktu.

Setiap pahatan, hiasan serta pecahan pada bebatuan tersebut tidak bertujuan untuk mengubah batu tersebut, melainkan menorehkan catatan peradaban dari abad ke 21 untuk generasi mendatang.

Kegiatan

@wotbatu

Banyaknya spot menarik untuk dijadikan latar foto tentu menjadikan Wot Batu salah satu tempat wisata yang instragammable abis. Namun, kamu tidak hanya akan berfoto ria di setiap sudut tempat wisata ini.

Suasananya yang segar dan tentram dapat membantu kamu berkontemplasi sambil menikmati keunikan dan keindahan seni yang dipamerkan di sana. Selain instalasi batu, kamu juga bisa berjalan-jalan di kebun Jepang sambil menjauhkan pikiran dari kepenatan sehari-hari kamu.

Setiap jamnya, Wot Batu menyelenggarakan tur galeri dengan bantuan seorang guide. Agar kunjungan kamu lebih maksimal, kamu wajib banget ikut tur ini. Pemandu akan memberikan informasi mendetail tentang karya-karya yang dipamerkan di sana. Karenanya, kamu dapat mengenal lebih dalam cerita di balik setiap karya seni tersebut.

Pemandu juga akan mengajak kamu unuk memahami filosofi kelahiran, interaksi sosial antar sesama mahluk hidup, serta perkembangan zaman dialami manusia selama hidupnya. Melalui tur ini, pemikiran kamu akan semakin terbuka dan kamu bisa belajar memaknai konsep kehidupan fana, kematian  serta masa mendatang lewat karya seni batu-batu tersebut. Pada akhirnya, kamu bisa mengapreasiasi dan memahami karya-karya tersebut sesuai dengan persepsi kamu sendiri.

Instalasi Batu

@wotbatu

Kamu mungkin sudah melihat beberapa tempat menarik yang dibagikan oleh Tara Basro dalam akun media sosialnya. Beberapa di antaranya adalah Batu Air serta Antara Langit dan Bumi.

Batu Air merupakan instalasi batu yang diposisikan di atas kolam air. Melansir laman resmi Wot Batu, refleksi dari batu-batu di  atas permukaan kolam tersebut menjadi gambaran tentang persfektif damai akan kematian.

Sementara itu, instalasi batu yang diberi nama Antara Bumi dan Langit merupakan representasi dualisme di alam semesta, layaknya Adam dan Hawa, siang dan malam, sedih dan senang. Makna simbolis dari batu ini adalah dua komposisi bebatuan yang bersatu sebagai lambang keseimbangan antara langit dan bumi. Saat berkunjung ke batu ini, kamu diharuskan untuk membuka alas kaki kamu. Dengan begitu, kamu bisa menyatu dengan alam sambil merasakan sensasi rerumputan di telapak kaki kamu.

Selain dua instalasi tersebut, kamu juga akan menjumpai Batu Gerbang, Batu Mushalla, Batu Abah Ambu, Batu Merenung, Batu Indung, Batu Mandala, Batu Angin, Batu Perahu, Lawang Batu, Batu Api, Wot Batu, Batu Gunung, Batu Ruang, Batu Sepuluh, Batu Seke, dan Batu Waktu.

Tiket Masuk

@wotbatu

Sebelum pandemi COVID-19, Wot Batu ini buka setiap hari kecuali Senin dan hari libur nasional mulai pukul 10.00-18.00. Namun, sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19, jam operasional tempat wisata ini pun dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai sejak pukul 10.00-13.30 sementara sesi ke dua dari pukul 14.00-17.30.

Setiap harinya, petugas akan mensterilkan area wisata ini agar kamu tetap merasa aman dan nyaman. Karenanya, protokol khusus untuk pengunjung pun akan diberlakukan. Sebelum memasuki kawasan ini, pastikan kamu telah menggunakan masker dan mencuci tangan di tempat yang telah disediakan.

Tersedia juga dispenser untuk sanitasi tangan di beberapa titik tertentu. Suhu tubuh juga akan dicek dan kamu wajib mengisi formulir screening khusus pengunjung.

Tiket yang harus kamu bayar adalah sebesar Rp 50.000,00/orang. Jika kamu datang dalam kelompok lebih dari 15 orang, tiketnya seharga Rp 30.000,00/orang.

Sementara itu, pelajar akan dikenakan biayan sebesar Rp 30.000,00/orang dan wajib menunjukkan kartu tanda pengenal. Sama halnya dengan pelajar, akademisi dan seniman juga dikenakan biaya sebesar Rp 30.000,00/orang dengan menunjukkan kartu tanda pengenal.

Anak-anak di bawah tujuh tahun dan lansia di atas 65 tahun tidak akan dikenakan biaya apapun. Kartu tanda pengenal diperlukan untuk bukti identitas.

Selain jasa pemandu yang Bob sebutkan di atas, tempat wisata ini juga memiliki fasilitas asisten digital berupa aplikasi bernama DIAS (Digital Assistant) Wot Batu yang dapat kamu unduh di PlayStore mau pun App Store. Aplikasi ini bisa membantu kamu untuk menjelajahi galeri seni ini secara mandiri.

Lebih lanjut, tempat wisata ini juga dilengkapi dengan fasilitas seperti tempat parkir, musala, toilet dan Wi-Fi. Selain itu, Wot Batu juga memiliki ruangan yang difungsikan sebagai tempat menonton video pembuatan Wot Batu.

Ruangan tersebut juga dapat dipakai untuk seminar, diskusi serta tempat beristirahat para pengunjung yang datang ke sana. Di tempat ini, kamu juga dapat menikmati segar dan hangatnya the Rosella yang dicampur dengan kapulaga serta batang serai.

Bobobox Pods Dago

Setelah selesai mengeksplor keindahan Wot Batu yang berlokasi di daerah Dago, kamu bisa meningistirahatkan diri kamu Bobobox Pods Dago. Letak nya cukup strategis sehingga mudah kamu jangkau. Alamatnya berada di Jalan Sultan Tirtayasa No. 11, Citarum, Bandung.

Kamar yang disediakan di hotel kapsul Bobobox biasanya disebut pod dan memiliki desain yang minimalis yang terintegrasi dengan teknologi canggih. Berbagai fasilitas dalam pod terintegrasi dengan sistem IoT (Internet of Things). Maka dari itu, setiap fasilitas dalam pod kamu akan terhubung dengan ponsel kamu.

Yuk segera unduh aplikasinya supaya kamu bisa mencoba fasilitas-fasilitas dalam pod langsung dari ponsel kamu!