Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

WNI Yang Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia

WNI Terkaya dalam top 500 Forbes

Majalah Forbes telah merilis daftar orang-orang terkaya dunia tahun 2020, termasuk di dalamnya WNI terkaya. Berdasarkan informasi dari laman Forbes, daftar orang terkaya tahun ini mencapai angka 2.095 miliarder. Jumlahnya lebih sedikit (58 angka) dibandingkan dengan tahun lalu.

Keseluruhan angka tersebut banyak didominasi oleh Amerika Serikat yang berjumlah 614 orang lalu diikuti oleh Tiongkok (termasuk Makau dan Hong Kong) di angka 456. Selain karena bisnis yang goyah (sekitar 267 orang), 21 orang yang muncul dalam daftar tahun lalu telah meninggal dunia.

Meski begitu, Forbes menemukan 178 orang pendatang baru yang salah satu di antaranya adalah Eric Yuan, pendiri dan CEO Zoom Video Communications. Jika kamu sering melakukan pertemuan atau seminar daring, kamu mungkin sudah tahu aplikasi Zoom tersebut mengingat layanannya cukup booming di tengah pandemi COVID-19 yang mengharuskan banyak orang untuk tetap di rumah saja.

Dari para miliader yang tersisa itu, 51% di antaranya ternyata lebih miskin dibandingkan tahun lalu. Kasarnya, para miliarder itu memiliki nilai sekitar delapan triliun dolar, turun tujuh miliar dari tahun 2019.

Tahun ini, Jeff Bezos (AS) kembali menduduki puncak sebagai orang terkaya di dunia dan ini merupakan tahun ke tiga Jeff meraih predikat tersebut, meskipun dia harus melimpahkan sebesar 36 miliar dolar AS dari sahamnya di Amazon kepada mantan istrinya MacKenzie Bezos. Tahun 2020 ini, kekayaan bersih Jeff yang bersumber dari Amazon mencapai 113 miliar dolar AS.

Selanjutnya, di posisi ke dua ada Bill Gates (AS) dengan kekayaan bersih mencapai 98 miliar dolar dari Microsoft, lalu diikuti oleh Bernard Arnault (Prancis) dengan kekayaan senilai 76 miliar dolar AS dari LVMH (industri mode Louis Vuitton S. A.).

Posisi ke empat diisi oleh Warren Buffett (AS) yang memiliki kekayaan bersih senilai 67,5 miliar dolar dari Berkshire Hathaway (keuangan dan investasi). Kemudian, di peringkat ke lima ada Larry Ellison dengan kekayaan mencapai 59 miliar dolar dari sektor teknologi.

WNI Terkaya dari Keluarga Hartono

okezone.com

Bob sudah memberikan penjelasan singkat mengenai lima orang terkaya di dunia mulai dari Jeff Bezos sampai Larry Ellison. Lalu bagaimana dengan para WNI terkaya, berada di urutan ke berapakah mereka dan dari mana sumber kekayaannya?

Dalam daftar 500 orang terkaya versi majalah Forbes tahun 2020, dua orang di antaranya merupakan Hartono bersaudara. Di urutan 80 ada R. Budi Hartono denga kekayaan mencapai 13,6 miliar dolar AS sementara di posisi ke 86 ada Michael Hartono dengan kekayaan 13 miliar dolar AS.

Jika dikonversi ke rupiah, kekayaan Budi Hartono mencapai sekitar 217,6 triliun rupiah (kurs Rp 16.000,00). Sementara itu, kekayaan sang adik, Michael Hartono mencapai sekitar 208 triliun rupiah (kurs Rp 16.000,00)

Di Indonesia sendiri, Hartono bersaudara merupakan WNI terkaya, dengan Budi Hartono di posisi pertama dan Michael di peringkat ke dua. Sumber kekayaan utama mereka berasal dari kepemilikan perusahaan rokok Djarum dan bank swasta terbesar di Indonesia, Bank BCA. Saat dimulai, perusahaan rokok tersebut dijalankan oleh ayah mereka. Sementara itu, sekarang ini, Djarum dikendalikan oleh putra Budi Hartono yaitu Victor Hartono.

Sementara Martin Basuki Hartono mengendalikan bisnis keluarga yang berbasis internet dan menjabat sebagai CEO Global Digital Prima (GDP) Ventures yang rajin investasi di sejumlah startup. Di luar rokok dan perbankan, Martin Basuki Hartono melalui Global Digital Prima (GDP) Venture rajin menjalankan bisnis keluarga berbasis internet dan banyak berinvestasi dalam sejumlah perusahaan start up besar. Beberapa di antaranya adalah Kaskus, Gojek, Tiket.com, dan Blibli.

Bisnis Hartono bersaudara juga mencakup bidang elektronik di mana mereka adalah pemilik serta produsen pembuat barang barang elektronik Polytron. Selain itu, keluarga Hartono juga bergerak di properti di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya.

WNI Terkaya Ke-3

tempo.co

WNI terkaya selanjutnya versi Forbes adalah Sri Prakash Lohia dengan kekayaan bersih mencapai 4,3 miliar dolar AS dalam bidang petrokimia dan tekstil.

Sri Prakash Lohia menduduki urutan ke 414 dalam daftar orang terkaya di dunia dan menjadikannya WNI terkaya ke tiga di Indonesia. Sumber kekayaan utamanya berasal dari Indorama yang bergerak di bidang petrokimia dan tekstil.

Buat kamu yang belum terlalu mengenal siapa Sri Prakash ini, dia adalah seorang warga asal India yang kemudian resmi menjadi WNI sejak tahun 1985. Kesuksesannya berawal pada tahun 1974 dari kerajaan Indorama yang terletak di Purwakarta, Jawa Barat.

Lalu, pada tahun 1990, Sri Prakash membuat gebrakan baru dengan memulai bisnis di bidang polyethylene terephthalate (PET). PET sendiri merupakan suatu resin termoplastik yang umumnya digunakan untuk pembuatan kemasan makanan.

Lewat perusahaannya, Indorama Synthetichs, Sri Prakash membangun basis produksi untuk pembuatan botol plastik yang digunakan sebagai bahan baku botol plastik untuk Coca Cola, Pepsi serta Aqua.

Saat ini, Sri Prakash tinggal di London, Inggris dan masih menjabat sebagai pimpinan perusahaan, sementara anaknya yang bernama Amit Lohia dipercayakan sebagai wakilnya.

Perusahaan yang dulunya memproduksi benang itu kini menjadi raksasa petrokimia dan menghasilkan pupuk polyolefin, bahan baku tekstil, serta sarung tangan medis.

WNI Terkaya Ke-4

kompasiana.com

Dato Sri Tahir menduduki posisi ke 437 WNI terkaya versi Forbes dengan jumlah kekayaan sebesar 4.1 miliar dolar AS. Atau setara Rp 65,6 triliun. Pria kelahiran Surbaya ini merupakan bos Mayapada Group dan juga menantu Mochtar Riady (pendiri Grup Lippo).

Mayapada Group adalah perusahaan yang bergerak di bisnis perbankan, rumah sakit, media, layanan televisi, hiingga real estate.

Selain terkenal sebagai seorang miliarder, Tahir juga merupakan sosok yang dermawan terbukti dengan berdirinya yayasan Tahir Foundation yang bergerak di bidang amal. Dia seringkali memberikan santunan kepada orang-orang tidak mampu, memberikan bantuan untuk korban bencana, sampai membantu daerah-daerah konflik seperti Rohingnya di Myanmar.

Perjuangan Tahir hingga sampai ke tempat ini tidaklah mudah. Terlahir dari keluarga tidak mampu, Tahir harus jatuh bangun dalam membangun usahanya sampai terlilit hutang lebih dari 10 juta dolar AS. Setelah itu, pada tahun 1989 Tahir mengajukan izin ke Bank Indonesia untuk mendirikan Bank Mayapada.

Dengan bantuan dari beberapa pihak, dia pun berhasil memperoleh izin tersebut.

Penasaran ingin menginap di tempat nyaman, unik namun terjangkau? Bobobox lah tempatnya. Bobobox menawarkan akomodasi berbentuk hotel kapsul yang memiliki desain minimalis namun futuristik. Selama menginap, kamu akan ditemani dengan fasilitas-fasilitas seperti Bluetooth speaker, pengaturan cahaya lampu kamar, hingga compact working space.

Selain itu, kamu juga akan mendapatkan QR code setelah selesai proses booking yang nantinya kamu gunakan untuk mengakses pod yang sudah kamu pilih. Gak usah repor-repor bawa kunci deh!

Kamu bisa beristirahat, bekerja atau bersantai saja sambil mendengarkan alunan lagu favorit kamu. Jangan lupa untuk mengatur cahaya lampu di pod kamu biar makin asyik. Kamu juga bisa memanfaatkan fitur ini untuk berswafoto dan dapatkan gambar yang isntragmmable banget.

Yuk unduh aplikasinya di Play Store atau App Store sekarang juga!

You might also like