Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Wisata Telaga Warna: Keindahan Alam yang Memesona

Wisata Telaga Warna

Pergi wisata ke Dieng adalah kesempatan untuk memanjakan mata. Kota di dataran tinggi ini menawarkan pesona alam yang tidak boleh kamu lewatkan. Karena lokasinya yang berada di kawasan vulkanik aktif, sering terjadi macam-macam fenomena alam yang justru membuat Dieng memiliki daya tarik yang unik. Salah satunya adalah Telaga Warna.

Apa itu objek wisata Telaga Warna?

Foto: travel.kompas.com

Objek wisata yang satu ini dinamai Telaga Warna karena airnya yang kerap berubah-ubah. Hal ini terjadi karena kandungan sulfur yang ada pada air telaga. Ketika air telaga terkena sinar matahari, kandungan sulfur tersebut berreaksi sehingga membuat air berubah warna, mulai dari hijau, kuning, bahkan seperti pelangi.

Keindahan warna yang muncul berbeda-beda setiap saatnya. Jadi, kalau kamu berminat untuk mengunjungi tempat wisata yang satu ini, usahakan datang lebih dari satu kali. Kenapa? Supaya kamu bisa melihat semua variasi warnanya.

Suasana di Telaga Warna ini sejuk karena berada di ketinggian 2.000 mdpl. Sekitarnya pun asri dan nyaman. Ada banyak pohon hijau yang melengkapi tempat wisata ini. Kalau kamu merasa matahari sudah mulai terik, kamu bisa banget berlindung di bawah salah satu pohon sambil menikmati pemandangan.

Tapi, kalau kamu mau menikmati kecantikan destinasi wisata ini dengan cara yang berbeda, Bob sarankan kamu naik ke salah satu bukit yang ada di sana. Dari atas, kamu akan mendapatkan jarak pandang yang lebih luas.

7 Destinasi Wisata Kediri Yang Instagrammable Dan Sayang Untuk Dilewatkan

Legenda tempat wisata Telaga Warna

Foto: centraljavacorridor.id

Kalau membicarakan tempat-tempat wisata di Indonesia, pastinya selalu saja ada legenda yang di belakangnya. Tangkuban Perahu misalnya, berasal dari cerita Sangkuriang yang menendang perahu buatannya sehingga nangkub (tengkurap). Atau kisah Situ Bagendit yang berasal dari cerita Nyai Endit yang terkena musibah air bah.

Telaga Warna pun tidak lepas dari legenda. Perubahan warna yang terjadi di tempat wisata ini konon berasal dari cincin seorang bangsawan yang jatuh ke dalam air. Karena cincin itu sakti, maka cincin itu memiliki kemampuan untuk mengubah warna air telaga. Cerita lain mengatakan bahwa Telaga Warna adalah tempat tinggal para bidadari.

Akan tetapi, seperti yang sudah Bob bahas sebelumnya, perubahan warna air di tempat wisata yang satu ini terjadi karena proses alam.

Kalau kamu gimana, percaya dengan legendanya?

Kapan sih enaknya datang ke sini?

Kamu bisa mengunjungi tempat wisata ini kapan saja. Tapi waktu yang paling enak adalah dari pagi sampai sore hari. Kalau kamu datang saat sore hari, biasanya area Telaga Warna sudah diselimuti oleh kabut. Perubahan warna air telaga pun tidak akan begitu kelihatan karena matahari sudah tidak terlalu terik.

Kalau kamu enggak kuat dingin, Bob rekomendasikan jangan datang di bulan-bulan kemarau. Soalnya di musim-musim itu suhunya bisa mencapai 0 derajat Celsius. Wow! Bahkan jika sudah terlampau dingin, embun-embun di sana bisa sampai membeku.

5 Tempat Wisata Malam Di Jogja Yang Tidak Boleh Kamu Lewatkan

Berapa biaya yang harus kamu keluarkan?

Untuk masuk ke Telaga Warna, kamu cukup mengeluarkan uang sebesar Rp. 15.000 saja. Enggak mahal kan? Untuk pengalaman melihat keindahan tempat wisata alam seperti Telaga Warna sih menurut Bob sepadan.

Untuk biaya lain-lain seperti makan dan penginapan juga enggak mahal kok. Di wilayah Dieng banyak rumah-rumah yang disewakan untuk turis. Rumah-rumah ini dikelola oleh warga lokal dengan harga yang beragam.

Kamu bisa mengeluarkan uang mulai dari Rp. 150.000—300.000, tergantung dari fasilitas yang diberikan oleh penginapan tersebut. Tapi, menurut Bob ada satu hal wajib yang harus kamu perhatikan dari setiap penginapan. Air panas. Kayaknya kamu enggak akan bisa mandi kalau enggak ada air panas. Dinginnya minta ampun.

Soal makanan, Dieng terbilang cukup murah meski tempat wisatanya terus berkembang. Kamu cukup mengeluarkan biaya sekitar Rp. 15.000—30.000 untuk satu kali makan.

Namun alangkah lebih baik kamu memilih rumah makan yang menyediakan daftar harga. Masih ada beberapa rumah makan yang tidak mencantumkan harga lalu menarik harga lebih dari pengunjung.

Menuju Wisata Telaga Warna

Tempat wisata ini terletak sekitar 32 kilometer dari Kota Wonosobo. Jika kamu menggunakan transportasi umum, kamu bisa berangkat dari Kota Wonosobo. Dari Wonosobo, kamu bisa naik bus yang ada di dekat RSUD Setjonegoro. Ambil bus jurusan Wonosobo-Dieng.

Perjalanan yang akan kamu tempuh yaitu sekitar 45 menit. Kamu lalu berhenti di pertigaan Dieng. Dari sana kamu bisa sampai ke Telaga Warna dengan berjalan. Jaraknya enggak begitu jauh kok, hanya sekitar 500 meter. Tapi kalau kamu sudah lelah, kamu bisa menyewa jasa ojek yang ada di dekat sana.

Kalau kamu mau naik kendaraan pribadi juga bisa kok. Kamu bisa mulai dari Alun-alun Kota Wonosobo. Dari sana, kamu cari jalan Dieng dan ikuti jalannya ke arah utara. Setelah itu, kamu belok kiri di pertigaan Dieng. Kalau mau lebih mudah, kamu bisa gunakan aplikasi peta yang ada di telepon genggam.

Tips-tips sebelum berkunjung ke tempat wisata Telaga Warna

Foto: vemmedaily.com

Suhu tubuhmu penting, jangan sampai sakit. Karena Dieng berada di lokasi pegunungan, tentu saja suhunya akan cenderung dingin. Bob sarankan kamu membawa jaket tebal sebelum datang ke sini.

Lebih baik lagi kalau yang bahannya tidak menyerap air karena di sini cenderung berembun. Gunakan jaket berbahan parasut atau kasar.

Kamu juga bisa menggunakan penghangat pendukung lain seperti kaus kaki, kupluk, dan sarung tangan.

Medan wisata di Dieng bukanlah aspal yang nyaman. Kamu akan melakukan beragam pendakian dari yang kecil hingga besar. Maka dari itu, gunakan sepatu yang memang nyaman untuk kondisi seperti ini. Kamu bisa menggunakan sepatu gunung, sendal gunung atau sepatu olahraga agar aktifitasmu lebih nyaman.

Selain pakaian, yang perlu kamu perhatikan sebelum pergi ke tempat wisata ini adalah kondisi fisik. Karena medannya yang berada di dataran tinggi, oksigen yang ada di daerah Dieng akan lebih tipis sehingga bisa menyebabkan kamu kesulitan bernapas. Lakukan kegiatan fisik ringan sebelum kamu berangkat untuk mempersiapkan paru-paru kamu.

Ke mana lagi?

Bingung Mencari Hotel Backpacker Bandung Yang Tepat?, Yuk, Simak Daftar Hotel Murah Berikut Ini!

Berwisata ke Dieng menarik banget ya. Apalagi Telaga Warnanya. Kamu wajib datang ke sana untuk sekadar menikmati pemandangan atau berfoto. Nah, sehabis dari Dieng, jangan lupa berwisata ke Bandung ya. Ada tempat menginap kapsul yang lagi hit di Bobobox.

Di Bobobox, kamu bisa merasakan sensasi berwisata yang unik dan asyik. Kamarnya didesain khusus untuk kamu yang bosan dengan susasana kamar di rumah. Teknologinya juga lengkap. Ada fitur lampu led yang bisa kamu sesuaikan dengan suasana hati kamu.

Kalau kamu mau menginap di Bobobox, jangan lupa unduh aplikasinya ya. Aplikasi ini hadir untuk memudahkan kamu dalam memesan kamar dan bertransaksi. Jadi enggak perlu repot lagi harus ke sana kemari.

Tunggu kehadiran Bob di Dieng ya!

You might also like
Comments
Loading...