Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Wisata Solo; 5 Pasar Tradisional yang Wajib Kamu Kunjungi

Tempat berbelanja oleh-oleh selama di Solo

Bobobox.co.id — Perkembangan zaman yang semakin modern membuat banyak pasar tradisional seringkali ditinggal oleh banyak orang. Padahal, banyak pasar tradisional yang menawarkan daya tarik tersendiri.

Salah satunya adalah pasar tradisional yang ada di kota Solo. Pasalnya, di kota ini, pasar tradisional tidak hanya menjadi tempat jual beli saja, melainkan menjadi tempat wisata Solo juga.

Beberapa pasar tradisional ini bahkan sudah menancapkan namanya hingga ke luar kota Solo. Sehingga, para wisatawan dari luar kota yang wisata Solo tahu ke mana membeli oleh-oleh khas Solo.

Nah, jika kamu belum mengetahui pasar tradisional mana saja yang bisa menjadi tempat wisata Solo yang kamu kunjungi, berikut ini merupakan kelima tempat wisata Solo tersebut.

Pasar Klewer

Alamat: Jalan DR. Radjiman No.5A, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta

Tempat wisata solo pertama yang merupakan pasar tradisional adalah Pasar Klewer. Lokasinya yang strategis yakni di antara Istana Kasunanan Surakarta dan Masjid Agung Surakarta menjadikan tempat ini mudah untuk ditemukan.

Tidak hanya mudah ditemukan, lokasi strategis tersebut membuat Pasar Klewer ini menjadi pusat perbelanjaan sejak tahun 1940an. Sehingga, tempat wisata solo ini termasuk salah satu yang cukup tua di daftar Bob kali ini.

Sekarang ini, Pasar Klewer sudah memiliki ‘wajah’ baru yang lebih kekinian dan modern. Bahkan, bisa dibilang yang paling modern untuk pasar yang ada di Solo. Pasalnya, pasar ini pernah luluh lantah akibat si jago merah.

Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2014 yang lalu. Sehingga, akhirnya renovasi pun digalakan untuk membangun kembali bagian yang terbakar. Dengan tempat yang lebih kekinian, sekarang berbelanja pun jadi lebih nyaman.

Bagi kamu yang ingin berbelanja di sini, tempat wisata Solo ini menjual beraneka ragam produk tekstil, mulai dari batik hingga baju tren saat ini. Selain itu, ada pula beragam kuliner khas Solo yang bisa kamu santap selama belanja di Pasar Klewer.

via kompas.com

Pasar Antik Triwindu

Alamat: Jalan Diponegoro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta

Selanjutnya, destinasi wisata Solo lainnya adalah Pasar Antik Triwindu. Destinasi wisata Solo ini akan tepat untuk dikunjungi sebagai tempat membeli oleh-oleh bagi sanak famili khususnya yang senang dengan barang-barang antik.

Di Pasar Antik Triwindu, kamu bisa dengan mudah menemukan para pedagang yang menjual barang-barang jaman dulu (jadul) dan vintage. Jadi, jika kamu atau temanmu termasuk kolektor barang langka, siap-siap terpuaskan hasrat belanjamu di sini.

Barang-barang yang dijual di sini di antaranya adalah pajangan, hiasan rumah, dan berbagai macam koleksi barang-barang lawas lainnya. Banyak di antaranya memiliki nilai seni tinggi.

Harga yang ditawarkan untuk tiap barangnya sendiri bervariasi. Biasanya yang memiliki nilai tertentu akan jauh lebih mahal. Urusan dapat harga murah, tinggal keluarkan jurus tawar-menawar, kamu bisa mendapatkan harga yang diinginkan.

Yang unik dari tempat wisata Solo ini adalah jika kamu mau, ada cara lain untuk pembayarannya. Caranya adalah kamu bisa membayar barang yang kamu inginkan dengan cara barter dengan barang antik yang kamu bawa.

wisata solo pasar triwindu
via pesona.travel

Pasar Gede Harjonagoro

Alamat: Desa Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

Pasar Gede Hardjonagoro menjadi destinasi wisata Solo selanjutnya. Sama seperti halnya Pasar Klewer, Pasar Gede ini termasuk salah satu pasar tua di Solo. Bahkan, lebih tua dibandingkan Pasar Klewer.

Jika Pasar Klewer dibangun pada tahun 1940, tempat wisata Solo ini sudah dibangun tiga belas tahun sebelumnya tepatnya pada tahun 1927. Arsitek dari Pasar Gede adalah arsitek asal Belanda, Thomas Karsten.

Pasar Gede sendiri tidak hanya terkenal karena menjadi pasar tertua saja. Pasar ini pun merupakan pasar tradisional terbesar sekaligus yang paling terkenal di Solo. Mungkin bisa dibandingkan dengan Pasar Beringharo di Yogyakarta.

Soal dagangan yang dijajakan, tempat wisata Solo ini secara umum menjual berbagai kebutuhan sehari-hari layaknya pasar tradisional pada umumnya. Mulai dari sayuran, buah-buahan, hingga bumbu-bumbu dapur semua ada di sini.

Selain menjual kebutuhan sehari-sehari sebagai komoditas utamanya, Pasar Gede pun dikenal sebagai salah satu pusat kuliner untuk mencicipi kuliner khas tradisional yang ada di Solo.

Beberapa kuliner yang ada di pasar ini di antaranya adalah dawet, getuk lenjongan, brambang asem, dan masih banyak lainnya. Yang wajib kamu coba adalah Dawet Telasih Bu Dermi yang sudah tersohor hingga ke luar kota Solo.

via goodnewsfromindonesia.id

Pasar Kerajinan Alun-Alun Utara

Alamat: Desa Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta

Tidak jauh dari Pasar Klewer, kamu bisa mengunjungi destinasi wisata Solo selanjutnya. Tempat yang dimaksud adalah Pasar Kerajinan Alun-Alun Utara. Seperti namanya, tempat ini berlokasi di sepanjang sisi barat dan timur Alun-Alun Utara Keraton Surakarta.

Bagi kamu yang sedang mencari kerajinan seperti keris atau cinderamata keraton, tempat wisata Solo satu ini akan cocok untuk kamu kunjungi. Pasalnya, pasar ini sudah terkenal karena banyaknya barang antik yang dijajakan.

Perhiasan batu, kacamata, alat musik tradisional Jawa hingga keris mudah kamu temui selama berjalan-jalan di Pasar Kerajinan Alun-Alun Utara. Tinggal pilih sesuai dengan yang kamu incar sebelumnya.

Jika sudah selesai berbelanja, kamu bisa bepergian ke tempat lainnya yang tidak jauh dari lokasi Pasar Kerajinan Alun-Alun Utara. Beberapa tempat tersebut seperti Benteng Vastenburg, desa batik Kauman, hingga kompleks istana Kasunanan Surakarta.

via pegipegi.com

Pasar Klithikan Notohardjo

Alamat: Jalan Sungai Serang I No.313, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta

Tempat wisata Solo terakhir di daftar Bob kali ini adalah Pasar Klithikan Notohardjo. Pasar satu ini termasuk pasar yang cukup muda di antara pasar-pasar lainnya yang Bob sudah sebutkan sebelumnya.

Pasalnya, pasar ini baru dibangun pada tahun 2006 atau sekitar 14 tahun yang lalu oleh pemerintah Kota Solo. Pembangunan Pasar Klithikan ini ditujukan untuk menampung pedagang kaki lima yang dulunya berjualan di kawasan Taman Monumen 45 Banjarsari.

Setiap tahunnya, Pasar Klithikan sendiri mulai banyak ditempati oleh pedagang. Wajar saja mengingat para pedagang tidak diharuskan untuk membayar sewa tempat lapak mereka dagang.

Kebanyakan barang yang dijual di Pasar Klithikan Notoharjo adalah barang bekas. Walaupun begitu, barang-barang bekas tersebut masih layak pakai dan beberapa di antaranya masih memiliki nilai guna yang tinggi.

Soal harganya, kamu tidak perlu khawatir. Banyak di antaranya yang dijual dengan harga terjangkau. Kamu pun bisa mendapat harga yang lebih murah dengan cara menawar.

wisata solo klithikan
via solongangeni.com

Menginap dengan Nyaman? Ya di Bobobox

Saat liburan, akomodasi penginapan menjadi salah satu hal penting yang harus dipertimbangkan matang-matang. Dengan akomodasi penginapan yang nyaman, liburanmu akan semakin menyenangkan.

Salah satu akomodasi penginapan yang tepat untuk liburanmu adalah Bobobox. Hotel kapsul ini menawarkan harga yang terjangkau namun dengan fasilitas yang wow. Informasi lebih lanjut soal pemesanan podnya, bisa kamu pantau di aplikasi Bobobox yang bisa diunduh di sini.

Bobobox rules

You might also like