Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Menikmati Keindahan Wisata Sejarah di Gereja Blenduk Semarang

Kubah yang membulat menjadi ikon tempat wisata sejarah ini.

Bobobox.co.id — Berbicara soal tempat wisata di Kota Semarang, tentu tidak akan habisnya. Sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia, banyak tempat wisata bermunculan tiap tahunnya. Walaupun demikian, bukan berarti tempat wisata yang sudah ada dari dulu kalah bersaing dengan tempat wisata yang baru bermunculan.

Salah satu tempat wisata yang sudah ada dari sejak lama adalah Kota Lama Semarang. Bisa dibilang kamu akan mendapatkan wisata sejarah saat kamu berkunjung ke tempat wisata yang merupakan peninggalan Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda di masa penjajahan.

Nah, saat kamu berjalan-jalan santai untuk menikmati tempat wisata sejarah di kawasan Kota Lama, sempatkanlah untuk mengunjungi Gereja Blenduk. Termasuk salah satu peninggalan Belanda, tempat wisata sejarah ini merupakan salah satu tempat yang yang wajib kamu kunjungi selama berlibur di Kota Lama Semarang.

Jika kamu yang belum mengetahui soal Gereja Blenduk ini dan ingin mengenal lebih dalam soal tempat wisata sejarah di Kota Lama Semarang ini, yuk simak ulasan singkat dari Bob yang pastinya tidak boleh kamu lewatkan begitu saja. Jadi, tunggu apalagi? Check these out!

via travelingyuk.com

Lokasi Gereja Blenduk

Lokasinya sendiri berada di kawasan Kota Lama Semarang. Untuk lebih tepatnya, berada di Jalan Letjen Suprapto No. 32, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Berada di tengah-tengah Kota Lama, tidak heran jika tempat wisata sejarah satu ini sangat menarik perhatian bagi siapa saja yang sedang berjalan-jalan di Kota Lama.

Bagi kamu yang berasal dari luar Kota Semarang, banyak rute perjalanan yang bisa kamu pilih guna sampai di kawasan Kota Lama Semarang. Tinggal gunakan aplikasi maps pada smartphone-mu atau jika tidak, banyak warga lokal yang bisa kamu tanyai soal rute menuju tempat wisata sejarah Gereja Blenduk ini.

Tak jauh dari Gereja Blenduk, di sebelah baratnya ada Taman Srigunting. Jika kamu sudah puas belajar soal wisata sejarah Gereja Blenduk, kamu bisa duduk santai terlebih dahulu di Taman Srigunting untuk sekadar menghela nafas, sebelum akhirnya kamu memutuskan untuk berkeliling ke tempat wisata Semarang lainnya.

via feryarfian.com

Daya Tarik Gereja Blenduk

Soal daya tarik, Gereja Blenduk ini memang terkenal unik. Gereja yang memiliki nama asli GPIB Immanuel Semarang mempunyai kubah coklat yang berpadu padan dengan manis bersama dengan eksteriornya yang berwarna putih. Walaupun terasa kontras, namun di sinilah keunikannya.

Selain soal warna, kubahnya sendiri berbentuk membulat khas gereja-gereja tua Eropa. Hal ini tentu jarang sekali terlihat mengingat kebanyakan gereja justru berbentuk heksagonalDengan kubahnya yang membulat, warga sekitar akhirnya menamai gereja ini dengan sebutan Gereja Blenduk. Blenduk sendiri berarti membulat.

Dibangun pada tahun 1753 dan termasuk salah satu gereja tertua di Indonesia, kamu bisa merasakan dengan jelas gaya Pseudo Baroque, yaitu gaya arsitektur Eropa Klasik dari abad 17-19 pada konstruksi arsitektur bangunan tempat wisata sejarah ini. Wajar saja, pasalnya Gereja Blenduk ini dibangun pada masa kolonial Belanda yang tentu membawa aroma Eropa yang kental pada bangunannya.

wisata sejarah daya tarik
via orangesmile.com

Sebenarnya, pada mulanya bangunan tempat wisata sejarah ini merupakan rumah panggung dengan gaya arsitektur khas Jawa. Namun, pada tahun 1787, rumah panggung tersebut dirombak. Hingga, kemudian pada tahun 1894, arsitker asal belanda yaitu H.P.A. de Wilde dan W. Westmas menambah dua menara dan merenovasi atapnya menjadi kubah.

Terakhir, tempat wisata sejarah ini direnovasi pada tahun 2003 yang lalu. Pada setiap renovasinya, tulisan di atas batu marmer diabadikan guna mengingat setiap renovasi yang dilakukan. Renovasi bangunan wisata sejarah ini sendiri tidak mengubah ciri khas bangunannya.

Nah, puas dengan sedikit sejarahnya, kamu bisa masuk ke dalam tempat wisata sejarah Gereja Blenduk. Selama berada di dalamnya, keindahan dan kecantikan interiornya sendiri tidak kalah dengan bagian eksterior dari gereja ini. Gaya arsitektur khas Eropa pun mendominasi bagian interiornya.

Selama di dalam gereja, kamu akan melihat secara langsung barisan kursi jemaah. Kursi jemaah yang terbuat dari kayu ini senada dengan keramiknya yang terasa seperti di permadani. Tak hanya itu, kamu pun bisa melihat orgel khas Baroque yang masih nampak indah walaupun umurnya sudah beratus-ratus tahun.

via situsbudaya.id

Harga Tiket Masuk Gereja Blenduk

Sebagai salah satu bangunan cagar budaya, wajar saja jika setiap harinya banyak wisatawan yang berkunjung ke Gereja Blenduk ini. Baik wisatawan lokal, luar, dan dalam Semarang, hingga wisatawan mancanegara berbondong-bondong belajar sekaligus berfoto-foto di Gereja Blenduk ini.

Untuk masuk ke dalam gerejanya, kamu harus membayar retribusi sebesar 10 ribu rupiah. Kamu bisa menikmati keindahan interior dalam gerejanya mulai dari jam 8 pagi hingga 3 sore. Tempat wisata sejarah ini buka setiap hari. Namun, kamu tidak bisa masuk ke dalam gerejanya jika sedang diadakan acara kebaktian pada hari kamu berkunjung.

Sedangkan untuk luar gereja, kamu tidak perlu membayar untuk berfoto-foto dengan latar belakang kubah coklat yang menjadi ikon tempat wisata sejarah di Semarang ini. 

via trover.com

Aktivitas Lain Setelah Mengunjungi Gereja Bleduk

Setelah kamu puas menikmati bagian dalam Gereja Bleduk, kamu bisa beristirahat sejenak di Taman Srigunting. Setelah energimu kembali, kamu bisa mengeksplorasi tempat wisata lainnya yang berada di kawasan Kota Lama Semarang.

Beberapa tempat wisata yang bisa kamu eksplorasi di antaranya adalah Gedung Marba, Gedung Asuransi Jiwasraya, Gedung Mandiri Glantik, dan Spiegel Bistro. Selama di tempat-tempat ini, kamu bisa berswafoto dengan latar belakang bangunan yang fotogenik dan cocok untuk kamu unggah ke media sosialmu.

Untuk tempat nongkrong atau wisata kuliner, ada beberapa tempat yang wajib kamu kunjungi selama di kawasan Kota Lama Semarang. Kamu perlu mencoba kopi di Tekodeko, kuliner khas Semarang lumpia di Jalan Gang Lombok, dan Nasi Goreng Babat Pak Karmin di Kawasan Jembatan Mberok.

via travelingyuk.com

Menginap Saat Wisata Sejarah di Semarang? Datang Aja ke Bobobox Pods Kota Lama

Setelah puas berkeliling Kota Lama Semarang, tentu kamu membutuhkan tempat menginap yang tidak jauh dari Kota Lama. Salah satu tempat menginap terdekat adalah Bobobox. Bobobox Pods Kota Lama bisa kamu pilih sebagai tempat menginapmu.

Selama menginap di Bobobox, kamu akan dimanjakan dengan fasilitas-fasilitas keren. Fasilitas-fasilitas keren ini pun ditawarkan oleh Bobobox guna menunjang kualitas berisitirahatmu selama menginap di hotel kapsul berlogo Koala ini. Beberapa fasilitas yang ditawarkan di antaranya adalah pod yang luas, pengeras suara Bluetooth, pantri, dan masih banyak lainnya.

Untuk pemesanannya, kamu bisa melakukannya di mana pun dan kapan pun kamu mau. Cukup unduh aplikasi Bobobox bagi pengguna Android dan iOS dengan mengklik link iniVoila. Setelah terunduh, daftarkan dirimu dengan akun email aktif dan kamu sudah bisa memesan pod yang kamu inginkan dengan sangat mudah.

backpacker di bandung bobobox

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.