Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Berwisata Keren Ala Green Traveler? Yuk, Mulai Biasakan Hal-Hal Berikut Ini!

Apakah kamu sudah familiar dengan konsep green travel? Jika belum, inilah saatnya kamu menerapkan konsep green traveling dalam setiap perjalanan liburanmu. Green travel banyak dianggap sebagai konsep berwisata ke alam bebas, seperti mengunjungi situs cagar alam, pegunungan, pantai dan tempat-tempat lain yang berbau alam.

Padahal, green travel memiliki konsep yang lebih dari sekadar wisata ke alam bebas lho! Konsep ini mengajak para pelancong untuk ikut serta dalam menjaga alam dan lingkungan selama ber-traveling. Konsep ini juga dikenal sebagai eco-friendly travel.

Gerakan eco-friendly travel

Gerakan eco-friendly travel memang sedang gencar-gencarnya digalakkan. Pasalnya, sampah yang dihasilkan oleh para pelancong selama kegiatan berwisata sudah sangat memprihatinkan. Bayangkan saja, ketika musim liburan tiba, akan ada ratusan bahkan ribuan wisatawan yang memadati beragam objek wisata. Jika setiap orang membuang satu sampah, berarti akan ribuan sampah yang terkumpul dalam sehari. Bisa bayangkan dalam kurun seminggu? Pasti sudah menggunung, kan?

Lebih parah lagi sampah yang ada di laut. Plastik yang dibuang di laut akan terus mengambang hingga terbenam di laut dalam dan merusak ekosistem laut. Sampah masih menjadi musuh besar satwa laut. Bagaimana tidak, terdapat kurang lebih 25 triliun puing-puing plastik di lautan. Sebanyak 269.000 ton mengapung di permukaan, sementara sekitar empat miliar microfiber plastik per kilometer persegi mengotori laut dalam.

Sudah saatnya, para traveler sadar akan hal ini. Menjadi green traveler bukan hanya untuk mengikuti tren semata, tetapi perlu dijadikan sebagai gaya hidup yang bisa dibiasakan dalam setiap perjalanan liburan. Nah, untuk menjadi green traveler atau eco-friendly traveler ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan lho!

1. Gunakan e-ticket

Penggunaan kertas ternyata berkontribusi bagi terjadinya global warming lho! Bagaimana tidak, industri kertas merupakan penyumbang terbesar ke empat emisi gas rumah kaca yang menyebabkan bumi kita menjadi panas. Oleh karena itu, kurangi penggunaan kertas untuk hal-hal yang tidak terlalu penting, termasuk dalam kegiatan traveling. Hindarilah mencetak tiket atau boarding pass. Sebagai gantinya, kamu bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan menunjukkan barcode yang tertera pada aplikasi online booking. Lebih praktis, bukan?

2. Perbanyak jalan kaki

Ingin liburanmu lebih berkesan? Coba perbanyak jalan kaki. Kok bisa? Yup, karena dengan jalan kaki kamu bisa lebih mengeksplorasi spot-spot wisata yang biasanya luput dari mata pelancong mainstream. Selain bisa lebih leluasa bereksplorasi, jalan kaki juga baik bagi kesehatan dan untuk menjaga berat badan selama liburan.

3. Manfaatkan transportasi umum

Banyak orang yang lebih memilih traveling dengan menggunakan kendaraan pribadi karena dianggap lebih nyaman dan tidak ribet. Tetapi, alangkah lebih baik jika kamu memanfaatkan transportasi umum untuk mengurangi penggunaan bahan bakar. Selain itu, beberapa trasnportasi umum juga sudah didesain senyaman mungkin untuk penumpang sehingga tetap nyaman meskipun berbaur dengan orang lain.

4. Diet kantong plastik

Menggunakan kantong plastik merupakan kebiasaan yang sulit dilepaskan, termasuk saat traveling. Padahal, sampah kantong plastik itu butuh beberapa ratus tahun untuk terurai dan mengganggu ekosistem alam. Biasanya, para traveler menggunakan kantong plastik untuk membungkus makanan, baju kotor, souverir dan lain sebagainya.

Jika masih bisa diakali, hindarilah menggunakan kantong plastik dan menggantinya dengan tas yang terbuat dari kain atau kanvas. Selanjutnya, jika kamu hendak membeli souvernir, mintalah kepada penjual untuk tidak menggunakan kantong plastik.

5. Membawa botol minum

Minum sangatlah penting untuk menunjang kesehatan tubuh, apalagi saat traveling. Setelah berlelah-lelah menyusuri objek wisata, pastinya tenggorokan terasa haus dan butuh minum. Kalau di luar negeri, ada tap water yag tersedia di setiap sudut jalan sehingga setiap orang bisa minum langsung dari kerannya.

Karena di Indonesia masih jarang, kamu masih bisa kok mengurangi sampah botol plastik dengan membawa botol minum sendiri. Banyak hotel menyediakan dispenser air sehingga kamu bisa minum tanpa membeli air dalam botol kemasan. Selain bisa hemat, kamu juga bisa ikut melindungi bumi, ya!

6. Buang sampah pada tempatnya

Membuang sampah pada tempatnya merupakan hal simple yang sulit menjadi kebiasaan. Banyak orang yang masih membuang sampah di sembarang tempat sehingga sampah berceceran dimana-mana. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya adalah hal yang harus kamu lakukan kapanpun, termasuk saat traveling.

Di setiap sudut jalan pasti ada tempat sampah yang tersedia. Nah, jika tempat sampahnya berada di tempat yang agak jauh, maka masukan sampah ke dalam tas untuk sementara waktu sebelum kamu menemukan tempat sampahnya.

7. Matikan listrik jika tidak perlu

Salah satu kebiasaan buruk yang harus dihilangkan lain adalah boros listrik. Jika kamu tengah menginap di hotel, sebaiknya gunakan fasilitas dengan bijaksana, tidak perlu berlebihan. Misalnya penggunaan lampu, televisi, AC, hair dryer, maupun dispenser dalam batas yang wajar.

Penggunaan listrik dan air yang berlebihan akan berdampak pada kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, sebagai seorang green traveler, menghemat energi adalah hal yang wajib dilakukan. Matikanlah televisi sebelum tidur, nyalakan lampu seperlunya saja, dan langkah-langkah sederhana lain yang bisa berkontribusi baik bagi bumi harus mulai dilakukan.

Itulah beberapa tips traveling untuk para eco-friendly traveler. Menerapkan konsep ramah lingkungan selama ber-traveling ternyata mudah ya, hanya harus dibiasakan saja. Jadi, sudah siap kan untuk menjadi agent of change dengan menjadi seorang green traveler?

 

 

Comments
Loading...