Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Tak Hanya Benda, Berikut Warisan Budaya Tak Benda yang Menarik Untuk Kamu Ketahui

Hayo, udah tahu belum?

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya. Itulah mengapa banyak warisan budaya tak benda dan benda yang diakui oleh UNESCO.

Bayangkan saja, betapa banyak pulau, suku, dan bahasa yang ada di Indonesia yang akhirnya menghasilkan warisan budaya yak benda.

Lalu, apa sih sebenarnya warisan budaya tak benda? Apa bedanya dengan warisan budaya pada umumnya? Yuk kita simak sama-sama pengertian warisan budaya tak benda dan apa saja yang ada di Indonesia.

Pengertian warisan budaya tak benda

Pada dasarnya, warisan budaya dibagi menjadi dua, benda dan tak benda. Menrut UNESCO, warisan budaya benda atau tangible cultural heritage adalah artefak fisik yang diproduksi, dipelihara, dan diwariskan secara lintas generasi dalam suatu masyarakat.

Warisan budaya ini termasuk objek, bangunan, monumen, atau produk fisik lain yang dibuat dengan mengandalkan kreativitas manusia. Hasil akhirnya, produk ini berupa representasi dari suatu budaya.

Di sisi lain, warisan budaya tak benda adalah praktik, representasi, ekspresi, pengetahuan, atau keterampilan yang diakui oleh suatu kelompok atau individu sebagai bagian dari warisan budaya mereka.

Sederhananya, warisan budaya benda merupakan benda dan warisan budaya tak benda merupakan tradisi.
Berikut adalah beberapa warisan budaya tak benda yang diakui oleh UNESCO.

BAC JUGA: YouTube Rewind Dihentikan, Ini Dia Video Terbaik Hingga Terburuk!

Angklung, warisan budaya tak benda

warisan budaya tak benda
Instagram/angklungudjo

Kamu pasti pernah belajar angklung setidaknya sekali selama sekolah. Siapa sangka instrumen tradisional khas Jawa Barat ini termasuk warisan budaya tak benda Indonesia.

Pendidikan angklung ditransmisikan secara lisan dari generasi ke generasi, dan semakin meningkat di lembaga pendidikan.

Karena sifat kolaboratif musik angklung, bermain mempromosikan kerjasama dan saling menghormati di antara para pemain, bersama dengan disiplin, tanggung jawab, konsentrasi, pengembangan imajinasi dan memori, serta perasaan artistik dan musik.

UNESCO menetapkan angklung sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2010. Bukan hanya instrumennya yang dinilai layak sebagai warisan budaya tak benda tapi juga pendidikan angklung yang diwariskan baik secara formal maupun informal dari generasi ke generasi.

Beberapa sanggar angklung yang terkenal adalah Sanggar Kabumi UPI dan Saung Angklung Udjo.

Batik dan membatik

warisan budaya tak benda
Photo by Mahmur Marganti on Unsplash

Batik adalah budaya Indonesia yang tak ternilai. Bahkan UNESCO pun menetapkannya sebagai warisan budaya tak benda. Selain hasil jadinya, pelestarian membatik juga perlu untuk diperhatikan.

Batik sudah ada sejak abad ke-19 dan diturunkan dari generasi ke generasi. Menurut UNESCO komunitas batik mencatat minat generasi muda terhadap batik semakin berkurang, dan merasa perlu adanya peningkatan upaya untuk mewariskan budaya batik untuk menjamin pelestariannya.

Noken Papua, warisan budaya tak benda

warisan budaya tak benda
Photo by Luwadlin Bosman on Unsplash

Jika kamu jalan-jalan ke Papua, jangan lupa untuk membawa pulang noken. Pasalnya, tas rajut dari bahan alami ini masuk ke dalam daftar warisan budaya tak benda dan merupakan kerajinan khas Papua.

Noken terbuat dari bahan-bahan alami yang ada di hutan seperti akar anggrek, dedaunan tertentu, kulit kayu, dan ilalang.

Biasanya, noken dibuat untuk mengangkut hasil bumi dari hutan. Makanya, kamu tidak akan asing ketika melihat perempuan-perempuan Papua meletakkan noken di atas kepalanya untuk membawa makanan.

Untuk membuat noken, diperlukan waktu yang panjang. Setidaknya, satu buah noken kecil membutuhkan waktu satu hingga dua hari.

BACA JUGA: Ingin Menghias Rumahmu Dengan Tema Halloween? Simak Tanaman Unik Yang Cocok Untuk Dekorasi Halloween Berikut Ini!

Pantun

warisan budaya tak benda
Photo by Fa Barboza on Unsplash

Pantun adalah jenis puisi lama yang dikenal di Indonesia. Hampir semua suku dan daerah di Indonesia memiliki pantunnya masing-masing yang digunakan untuk keperluan tertentu.

Bentuk sastra lisan ini ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada tahun 2020. Menurut UNESCO, pantun menawarkan cara yang dapat diterima secara sosial untuk mengekspresikan diri secara tidak langsung dengan cara yang sopan.

Pantun juga merupakan instrumen bimbingan moral karena kerap mengandung nilai-nilai agama dan budaya. Dalam budaya Minangkabau, pantun digunakan di beragam acara adat.

Beberapa di antaranya adalah acara manjapuik marapulai (menjemput mempelai pria), batagak gala (upacara penobatan gelar), dan batagak penghulu (upacara penobatan penghulu).

Pencak silat, warisan budaya tak benda

warisan budaya tak benda
Photo by Haddad Azfa on Unsplash

Pencak silat adalah seni bela tradisional khas Indonesia yang ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.
Biasanya, pencak silat dipraktikan secara berbeda di setiap daerah di Indonesia, tergantung ciri khas masing-masing.

Contohnya, ada aliran Cimande dan Cikalong di Jawa Barat. Selain itu, ada juga aliran Merpati Putih di Jawa Tengah dan aliran PSHT di Jawa Timur.

Selain unsur olahraga, tradisi pencak silat juga mencakup aspek mental-spiritual, bela diri dan artistik. Gerak dan gaya pencak silat sangat dipengaruhi oleh berbagai unsur seni, termasuk kesatuan tubuh dan gerak yang sesuai dengan musik pengiringnya.

Tiga jenis tari tradisonal Bali

warisan budaya tak benda
Photo by Eyestetix Studio on Unsplash

UNESCO menetapkan tiga jenis tari tradisional Bali sebagai warisan budaya tak benda. Jenis tarian tersebut adalah sakral, semi sakral, dan yang bersifat umum.

Tarian-tarian tersebut mengambil inspirasi dari alam yang melambangkan tradisi, adat istiadat, dan nilai-nilai agama tertentu.

Penari tradisional Bali menggabungkan berbagai gerakan yang berbeda yang dinamis dan diiringi musik gamelan.
Masyarakat Bali mewariskan tarian-tarian ini secara informal.

Sejak kecil, anak-anak suda dilatih dengan gerakan dan posisi tarian dasar setahap demi setahap hingga berlanjut ke tarian yang lebih rumit.

Menurut UNESCO, warisan budaya tak benda ini memberikan identitas budaya yang kokoh kepada para penari dengan memberikan pemahaman bahwa mereka menjaga warisan budaya nenek moyang mereka.

Pinisi, warisan budaya tak benda

warisan budaya tak benda
Photo by Katherine McCormack on Unsplash

Pinisi adalah lambang kapal layar khas Nusantara yang sudah mendunia dan UNESCO menetapkan pinisi sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2017.

Seni membuat kapal ini adalah budaya yang mengakar di Sulawesi Selatan dan berfokus pada konfigurasi tali. Saat ini, pusat pembuatan kapal terletak di Tana Beru, Bira dan Batu Licin.

Sekitar 70 persen penduduknya mencari nafkah melalui pekerjaan yang berhubungan dengan pembuatan kapal dan navigasi.

BACA JUGA: Ini Dia Fakta Bunga Marigold, Bunga Kelahiran Bulan Oktober

Lagi cari tempat menginap yang anti mainstream? Di Bobobox aja

Bobobox adalah hotel capsule Jakarta yang bisa bikin kamu bebas dari stres. Suasana tenang dan hening akan kamu dapatkan saat masuk ke pod-nya. Desainnya yang modern juga enak untuk dinikmati, apalagi buat kamu yang suka foto-foto.

Nggak percaya? Tenang. Supaya kamu punya gambaran yang lebih jelas soal pengalaman menginap yang lebih nyata, kamu bisa lho keliling-keliling di pods Bobobox lewat 360° virtual tour bareng Bob. Kamu bisa membuktikan sendiri sebelum dateng langsung ke tempatnya.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo menginap di Bobobox dan lupakan stres untuk sejenak.

You might also like