Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Tips Traveling di Tengah Wabah Virus Corona

Ingin traveling saat wabah virus corona di mana-mana? Simak 6 tips berikut ya!

Virus corona kini sudah menjadi pandemi dan industri pariwisata global semakin terkena dampaknya. Alhasil, banyak orang yang membatalkan perjalanan mereka.

Langkah preventif ini dinilai bisa mencegah penyebaran virus corona yang sudah sampai di 79 negara dan menyerang lebih dari 100.000 orang. Selain itu, negara-negara juga sudah menutup perjalanan dari negara lain yang sudah terinfeksi virus tersebut.

Bahkan, Amerika Serikat menerapkan travel ban bagi mereka yang baru saja singgah dari negara-negara di Eropa. Keadaan ini jelas menyebabkan travelling menjadi cukup sulit.

Akan tetapi, buka berarti kamu tidak bisa travelling sama sekali lho. Ada hal-hal yang perlu kamu perhatikan agar meminimalisir resiko terkena virus corona. Berikut adalah tips-tipsnya.

Kenali bahaya virus corona

virus corona
Photo by Raúl Nájera on Unsplash

Sebelum kamu bepergian, terutama ke luar negeri, kamu harus memahami dulu bahaya yang akan kamu terima jika memutuskan untuk berangkat. Beberapa negara sudah memberlakukan travel warning di mana negara tersebut mewanti-wanti akan bahaya yang menimpa jika kamu pergi ke negara tersebut, termasuk bahaya virus corona.

Travel warning memiliki empat tingkatan di mana tingkat 1 berarti waspada sewajarnya, tingkat 2 berarti tingkatkan kewaspadaan, tingkat 3 berarti pertimbangkan ulang untuk bepergian, dan tingkat 4 kamu dilarang untuk mendatangi negara tersebut sama sekali.

Oleh karena itu, periksa terlebih dahulu keadaan negara yang ingin kamu kunjungi tentang virus corona sebelum berangkat. Cina dan Iran sudah berada di tingkat 4 sedangkan Italia dan Korea Selatan berada di tingkat 3.

Pahami resikonya

virus corona
Photo by Brittany Colette on Unsplash

Meskipun kamu memutuskan untuk pergi ke negara di mana virus corona belum terlalu menyebar, kamu tetap harus memahami resikonya. Virus corona dalam waktu tiga bulan sudah menginfeksi 79 negara. Jadi, tidak ada jaminan negara tempat kamu berkunjung tidak akan terkena dampaknya.

Jika terjadi penyebaran di negara tersebut atau kamu diduga terkena virus corona, kamu akan di karantina di negara tersebut hingga dipastikan sembuh atau negatif. Hal ini sangat mungkin terjadi. Jadi, kamu harus bersiap untuk menghabiskan waktu cukup lama di negara tempatmu berkunjung.

Negara-negara yang sudah terkena virus corona dan penyebarannya secara lokal menurut WHO adala sebagai berikut.

  • Asia: Cina, Korea Selatan, Jepang, Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Indonesia
  • Eropa: Italia, Prancis, Jerman, Spanyol, Britania Raya, Swis, Norwegia, Belanda, Swedia, Kroasia, Denmark, Finlandia, Yunani, dan Romania
  • Timur Tengah: Iran, Uni Emirat Arab, dan Lebanon
  • Amerika: Amerika Serikat, Kanada, dan Ekuador
  • Afrika: Algeria

Gunakan asuransi perjalanan

virus corona
Photo by Jordan Sanchez on Unsplash

Banyak orang sudah memutuskan untuk membatalkan perjalan mereka akibat virus corona. Hal ini tentu saja mengakibatkan kerugian finansial baik dari pihak maskapai maupun pihak yang membatalkan. Terutama jika kamu membeli tiket murah dan tidak menggunakan asuransi perjalan. Kemungkinan besar tidak ada pengembalian uang.

Oleh karena itu, jika kamu memutuskan untuk tetap berangkat, kamu dianjurkan untu menggunakan asuransi perjalanan yang paling mahal. Berbeda dengan asuransi standar, asuransi yang mahal memiliki peraturan cancel for any reasons. Jadi, jika kamu memutuskan untuk membatalkan perjalanan suatu waktu, kamu bisa mendapatkan pengembalian uang.

Selalu jaga kebersihan

virus corona
Photo by Curology on Unsplash

Saat kamu sudah tiba di negara tujuan, kamu harus ekstra hati-hati dengan tetap menjaga kebersihan agar terhindar dari virus corona. Mencuci tangan sesering mungkin dan menutup mulut dan hidung dengan lipatan siku saat batuk atau bersin adalah hal utama yang harus kamu lakukan.

Selain itu, bawa dan gunakan secara berkala penyanitasi tangan terutama jika kamu baru turun dari pesawat, kereta, atau menyentuh pegangan tangga. Setelah itu, hindari memegang mata, hidung, dan mulut secara langsung agar terhindar dari virus corona.

Hindari juga kontak langsung dengan orang lain. Sebisa mungkin jaga jarak setidaknya dua meter dari orang lain untuk mencegah penyebaran virus corona.

Perhatikan kebersihan makanan

virus corona
Photo by Brooke Lark on Unsplash

Makanan adalah hal yang tidak bisa kamu hindari saat sedang travelling. WHO memberi penyuluhan tentang lima cara agar makananmu tetap bersih dan aman dan terhindar dari virus corona.

Jaga kebersihan
  • Cuci tangan sebelum makan dan saat sedang menyiapkan makanan
  • Cuci tangan sehabis mengunjungi kamar kecil
  • Cuci dan desinfeksi seluruh permukaan alat makan
  • Lindungi makanan dari serangga dan hewan lainnya
Pisahkan makanan mentah dan matang
  • Daging, ayam, dan makanan laut harus berada dalam piring yang berbeda
  • Gunakan pisau atau garpu yang berbeda untuk memotong makanan mentah
  • Taruh makanan di dalam wadah untuk menghindari kontak antara makanan mentah dan yang sudah disiapkan
Masak hingga matang
  • Masak hingga matang daging, ayam, dan makanan laut
  • Jika memasak makanan berkuah, pastikan hingga mendidih atau mencapai 70 derajat Celsius
  • Pastikan jus yang keluar dari daging dan ayam tidak berwarna merah muda
  • Panaskan ulang makanan
Jaga makanan di temperatur yang aman
  • Jangan biarkan makanan berada di suhu ruangan selama lebih dari dua jam
  • Masukan makanan sisa ke dalam kulkas dengan suhu di bawah 5 derajat Celsius
  • Sebelum disajikan, pastikan makanan tetap dalam keadaan panas (lebih dari 60 derajat Celsius)
  • Jangan simpan makanan di dalam kulkas terlalu lama
  • Jangan biarkan makanan beku mencair di suhu ruangan
Gunakan air bersih dan makan makanan segar
  • Gunakan air bersih untuk keperluan apapun
  • Makan makanan segar dan sehat
  • Makan makanan yang diproses untuk berjaga-jaga
  • Cuci buah dan sayuran sebelum dimakan
  • Jangan makan makanan yang kadaluarsa

Monitor diri dari virus corona saat kembali dari perjalanan

virus corona
Photo by Matteo Fusco on Unsplash

Saat kamu kembali dari perjalanan kamu, monitor diri kamu selama 14 hari untuk gejala virus corona dan ikuti protokol negara saat kamu pulang. Kamu bisa jadi akan dikarantina terlebih dahulu sebelum kamu bisa pulang.

Jika kamu merasakan gejala seperti demam, batuk, atau sesak napas, kamu disarankan untuk menghubungi penyedia jasa kesehatan melalui telepon. Beritahukan gejala yang kamu alami dan sejarah perjalanan kamu.

Tetap liburan di tengah wabah virus corona

Virus corona memang membuat khawatir banyak orang. Akan tetapi, jangan sampai wabah tersebut membuat kamu jadi terlalu protektif. Jaga kesehatan dan ikuti tips-tips di atas jika kamu ingin bepergian di tengah wabah virus corona. Kalau kamu hanya ingin liburan di dalam kota, gimana kalau staycation di Bobobox aja?

Bobobox adalah hotel kapsul yang modern dan unik. Desain kamarnya futuristik dan teknologi yang digunakan juga canggih. Untuk memesan kamar kamu bisa melakukannya melalui situs resmi atau aplikasi Bobobox.

Aplikasi ini juga memiliki fungsi sebagai kunci kamar yang menggunakan sistem QR code dan juga pengatur lampu led. Selain itu, buang jauh-jauh kesan sempit saat kamu mendengar hotel kapsul.

Di Bobobox, kamu akan tidur di atas kasur berukuran king size yang empuk dan nyaman. Ada dua jenis kamar yang bisa kamu pilih saat menginap di Bobobox, yaitu earth dan sky.

Jadi, tunggu apa lagi? Isi liburan kamu kali ini dengan menginap di Bobobox!

You might also like