Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

7 Tips Cara Mengajukan Visa Schengen

Bagi kamu yang ingin liburan ke Eropa

Bobobox.co.id — Liburan memang termasuk salah hal yang membuatmu melupakan stres dan keluar dari rutinitas yang membelenggu. Banyak destinasi liburan yang bisa dipilih khusus di luar negeri.

Benua Eropa menjadi destinasi liburan yang menarik. Pasalnya, di negara-negara di benua biru terdapat banyak tempat wisata yang wajib dikunjungi seperti Menara Eiffel di Prancis, Menara Pisa di Italia, dan masih banyak lainnya.

Nah, jika kamu memang ingin liburan ke negara-negara di Eropa, dokumen sakti yang kamu butuhkan untuk liburanmu adalah Visa Schengen.

Visa Schengen sendiri merupakan visa yang dibutuhkan  untuk kunjungan singkat ke Eropa. Singkatnya, dengan hanya memiliki visa ini, kamu bisa mengunjungi 26 negara di Eropa. Wajar saja jika visa satu ini termasuk yang terpopuler di dunia.

Sehingga, bagi kamu yang sudah merencanakan liburanmu ke negara-negara di Eropa, Bob sudah merangkum 7 tips cara yang bisa kamu lakukan untuk mengajukan Visa Schengen.

Pastikan Masa Berlaku Paspor

Tips pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan mengecek terlebih dahulu masa berlaku paspormu. Pasalnya, paspor sendiri menjadi salah satu barang wajib bagi kamu yang ingin bepergian ke luar negeri.

Sehingga, alangkah baiknya kamu lihat apakah paspormu masih berlaku atau tidak. Jika memang sudah tidak berlaku atau kurang dari ketentuan, kamu diharuskan untuk mengganti paspor lagi.

Untuk mengurus Visa Schengen, masa berlaku minimal paspormu adalah 6 bulan sebelum keberangkatan. Jika paspormu masih berlaku lebih dari 6 bulan, tips lainnya adalah harus memiliki 2 halaman kosong untuk visa.

Nah, jika semua yang berkaitan dengan paspor sudah aman terkendali, kamu bisa melanjutkan cara mengajukan Visa Schengen ke tips berikutnya.

Mengisi Formulir yang Disediakan

Selanjutnya, tips yang perlu kamu lakukan adalah mengisi formulir yang telah disediakan. Untuk tips kali ini, ada dua cara yang bisa kamu lakukan.

Pertama, kamu bisa mengunduh formulir di situs resmi kedutaan besar negara di Eropa yang menjadi destinasi liburanmu. Sedangkan, cara kedua adalah melalui situs VPS Global.

Setelah mengunduh formulirnya baik dari situs resmi kedutaan atau VPS Global, isilah informasi yang dibutuhkan sesuai dengan yang diminta. Jika sudah beres mengisi formulirnya, cek kembali data yang sudah kamu isi.

Hal ini untuk meminimalisir kesalahan seperti typo yang mungkin tidak kamu sadari saat mengisi formulirnya. Mengecek kembali data ini pun termasuk juga bagi yang mengajukan formulir via online.

Jadi, jika kamu mengajukan Visa Schengen dengan mengunduh formulirnya, jangan lupa untuk membawa formulir yang sudah diisi tersebut bersama dengan dokumen pendukung lainnya saat mendatangi kedutaan atau kantor VPS Global.

Persiapkan Dokumen yang Dibutuhkan

Setelah mengisi formulir dengan data yang diminta, tips cara mengajukan Visa Schengen selanjutnya adalah mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Dokumen-dokumen pendukung ini sendiri harus kamu bawa bersamaan dengan formulir yang sudah diisi jika kamu tidak mengirimkannya via online baik di kantor kedutaan besar negara yang dituju atau kantor VPS Global yang ada di Jakarta, Bali, dan Surabaya.

Sedangkan bagi yang melakukannya via online, dokumen pendukungnya diwajibkan untuk dibawa di waktu wawancara yang nantinya ditentukan. Jadi, cermati ya cara pengajuan mana yang kamu pilih.

Beberapa dokumen yang harus kamu persiapkan adalah paspor asli beserta fotokopi paspor, formulir permohonan (jika tidak online), foto berlatar putih 3,5cm x 4,5 cm 2 lembar, dan rekening koran.

Dokumen lainnya yang wajib dipersiapkan adalah fotokopi KTP, salinan Kartu Keluarga, serta fotokopi Akte Kelahiran. Sangat disarankan juga untuk membuat itinerary untuk liburanmu di Eropa.

tips menyiapkan dokumen

Lampirkan Dokumen Pendukung Lainnya

Selain dokumen-dokumen di atas, kamu pun harus menyiapkan beberapa dokuken lainnya yang menjadi pendukung untuk pengajuan Visa Schengenmu.

Dokumen pendukung selain yang sudah disebutkan di atas di antaranya adalah bukti konfirmasi pemesanan tiket pesawat pulang pergi dan hotel yang akan diinapi selama di negara yang dituju, lampiran asuransi perjalanan, dan salinan tabungan.

Untuk konfirmasi pemesanan tiket, kamu hanya perlu menunjukkan bahwa kamu sudah memesan tiketnya. Sehingga bisa diartikan bahwa kamu tidak diwajibkan untuk membeli tiketnya.

Sedangkan untuk bukti pemesanan hotel, kamu bisa mencari aplikasi pemesanan hotel ataupun akomodasi penginapan yang tidak memerlukan uang muka dan bisa dibatalkan tanpa biaya.

Nah, untuk lampiran asuransi perjalanan, ada banyak perusahaan asuransi yang menawarkan paket untuk pengajuan Visa Schengen. Bahkan, beberapa di antaranya ada yang menawarkan pengembalian pembayaran premi jika pengajuan visamu ditolak.

Yang terakhir adalah soal salinan tabungan. Kamu sendiri diharuskan memiliki data tabungan 39 euro yang dikalikan dengan durasi liburanmu di Eropa. Misalkan jika kamu ingin liburan selama 5 hari, maka tabunganmu haruslah minimal 195 euro.

Menghadiri Wawancara yang Sudah Ditentukan

Setelah melampirkan semua dokumen atau berkas yang dibutuhkan, tips selanjutnya adalah menunggu jadwal yang ditentukan oleh pihak terkait.

Jika kamu sudah mendapatkan jadwal wawancara untuk pengajuan visamu, datanglah sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Tips untuk menghadapi wawancara ini adalah untuk tetap tenang.

Pasalnya, pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan pun akan berkutat pada alasan liburan ke Eropa hingga mampu menunjukkan bahwa kamu akan pulang ke Indonesia selepas liburanmu selesai.

Jadi, tidak perlu khawatir lagi dalam menghadapi wawancara pengajuan visa. Cukup ikuti beberapa saran dari Bob tadi ya!

Tunggu Pengumuman Soal Pengajuan Visa Schengen

Setelah melalui wawancara, tips cara pengajuan visa selanjutnya adalah menunggu hasil atau pengumuman apakah pengajuanmu diterima atau tidak.

Biasanya, kamu perlu menunggu selambat-lambatnya 14 hari setelah pengajuan. Namun, jika kamu beruntung, kamu bisa mendapatkan informasi ditolak atau diterimanya di hari yang sama dengan hari pengajuan visamu.

Jika ditolak, kamu pun bisa mengajukan keberatan secara tertulis. Batas waktu pengajuannya adalah 8 hari sejak pemberitahuan penolakan pengajuan visa.

Yang harus dipersiapkan adalah surat dengan informasi pribadi yang lengkap seperti nama, alamat urmah, tanggal dan nomor surat penolakan, alasan pengajuan banding, dan dokumen tambahan yang dianggap kurang saat pengajuan.

Membayar Biaya yang Ditentukan

Tips terakhir ini ditujukan bagi kamu pengajuan visanya diterima oleh pihak kedutaan. Tips yang dimaksud adalah membayar untuk pembuatan Visa Schengen.

Per Februari kemarin, biaya untuk pembuatan Visa Schengen mengalami kenaikan. Untuk yang berusia di atas 12 tahun, sekarang kamu harus membayar 80 euro atau naik 20 euro dari biaya sebelumnya.

Sementara untuk kamu yang berusia antara 6 hingga 12 tahun, kamu perlu membayar 40 euro atau naik 5 euro dari tarif sebelumnya. Sedangkan, yang berusia di bawah 6 tahun, tidak dipungut biaya pembuatan Visa Schengen.

Bingung Menginap di mana Selama Liburan? Bobobox jadi Jawabannya

Kebingungan saat sedang liburan di Jakarta? Jika iya, langsung saja datang ke Bobobox yang ada di Jakarta Selatan. Hotel kapsul ini mengusung konsep futuristik yang cocok untuk kamu yang suka hal kekinian.

Pemesanan podnya bisa dilakukan melalui aplikasi Bobobox yang bisa diunduh melalui link ini.

kamar bobobox

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.