Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

5 Tips Pelihara Ikan Cupang, Cukup Mudah Lho!

Agar ikan cupangmu hidup lebih sehat dan hidup lebih lama.

Bobobox.co.id — Selain bersepeda, hobi lainnya yang sedang menjamur belakang ini adalah memelihara ikan cupang. Hal tersebut didasari banyak orang yang tidak bisa keluar di masa PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Orang-orang tersebut akhirnya merasa bosan dengan kegiatan yang relatif monoton selama berada di rumah. Oleh karena itu, mencari hobi baru seperti memelihara ikan cupang menjadi pilihan yang cukup logis.

Pasalnya, dari berbagai jenis ikan hias yang bisa dengan mudah dibeli di pasaran, ikan cupang termasuk jenis ikan yang relatif mudah dalam pemeliharaannya dan murah baik ikannya ataupun perlengkapannya.

Selain kemudahannya, banyak orang juga yang memilih memelihara ikan cupang karena mampu menjadi hiasan interior di dalam rumah dan juga karena ikan tersebut dapat bertahan hidup dalam jangka waktu yang lama.

Walaupun mampu hidup dalam waktu yang lama, kamu tentu memerlukan tips dalam memelihara ikan cupang. Hal ini demi menghindari kesalahan yang bisa berakibat dari ikan cupang yang mudah mati nantinya.

Berikut ini merupakan 5 tips memelihara jenis ikan hias satu ini versi Bob. Cukup mudah untuk kamu ikuti kok!

Pilih Wadah Ikan Cupang yang Tepat

Tips pertama untuk memelihara ikan cupang adalah memilih wadah yang tepat untuk menjadi tempat hidup ikan cupang yang kamu beli. Jenis ikan ini sebenarnya bisa disimpan di wadah apa saja.

Oleh karena itu, kamu bisa memilih wadah bekas camilan seperti toples hingga jika kamu memang ingin lebih cantik lagi, kamu bisa memilih akuarium sebagai wadah ikan jenis satu ini.

Nah, jika kamu memang memutuskan untuk menggunakan akuarium, ukuran akuarium tersebut sebaiknya memiliki dimensi 20 x 15 x 15 centimeter. Ukuran tersebut dianggap cukup pas dengan ukuran cupang yang relatif kecil.

Tidak hanya ukuran cupang yang relatif kecil, pemilihan dimensi ukuran akuarium tersebut terjadi karena ikan cupang termasuk jenis ikan soliter yang tidak perlu menggunakan wadah yang relatif besar untuk hidup.

Bagi kamu yang ingin berkreasi lebih, kamu pun bisa menambahkan batu ataupun tanaman palsu di akuarium cupang yang kamu miliki. Hal ini tentunya akan membuat akuarium tersebut menjadi lebih berwarna.

wadah ikan cupang

Perhatikan Air yang Digunakan

Air menjadi hal kruasial yang perlu diperhatikan dengan baik saat memutuskan untuk memelihara ikan. Apapun jenis ikannya, kamu perlu memerhatikan aspek satu ini karena tiap jenis ikan membutuhkan air yang berbeda-beda.

Maksudnya adalah ada beberapa jenis yang justru akan hidup di tempat di mana airnya justru sedikit bahkan banyak disarankan untuk diganti dan ada juga yang hanya dengan air tawar biasa sudah bisa hidup.

Nah, ikan Cupang termasuk salah satu jenis ikan yang hidup di air tawar. Oleh karenanya, kamu hanya perlu menyediakan air sumur untuk menjadi habitat di mana ikan pilihanmu tersebut akan hidup.

Jika memang sedang tidak ada air sumur, kamu bisa mengganti airnya dengan air lainnya yang tidak mengandung kaporit seperti air minum isi ulang.

Saran yang bisa kamu lakukan untuk membuat cupang menjadi lebih nyaman untuk hidup adalah dengan mendiamkan air untuk cupang tersebut di dalam sebuah ember atau sejenisnya sebelum menggantinya secara rutin minimal tiga kali sehari.

Bersihkan Wadah secara Rutin

Pada bagian sebelumnya, Bob sudah singgung soal rutinitas dalam membersihkan wadah atau akuarium ikan cupang yang kamu miliki. Hal ini sendiri dimaksudkan bukan tanpa sebab lho.

Pasalnya, wadah atau akuarium yang kotor justru dapat meningkatkan risiko kematian bagi cupang. Oleh karena itu, kamu harus mampu membersihkan secara rutin wadah atau akuariumnya sebelum benar-benar kotor.

Jika kamu merasa kesulitan untuk menggantinya selama tiga hari sekali karena selama weekday bekerja kantoran misalkan, minimal kamu bisa menggantinya seminggu sekali.

Kamu bisa memilih weekend baik hari Sabtu ataupun Minggu sebagai hari di mana harus membersihkan akuarium ikan cupang. Untuk mencucinya sendiri, jangan menggunakan sabtun atau deterjen karena bisa meracuni ikannya.

Cukup gunakan spons saat membersihkan akuariumnya. Jika ada hiasan lain seperti batu atau tanaman palsu, bersihkan juga hiasan tersebut. Setelah selesai dan diisi air, tunggu beberapa saat agar sesuai dengan suhu kamar.

via fishkeepingworld.com

Pilih Makanan yang Tepat

Selain air, makanan yang tepat pun menjadi hal yang perlu kamu perhatikan baik-baik. Untuk ikan cupang sendiri, jenis ikan ini lebih tertarik untuk memakan makanan yang mengambang di atas permukaan air.

Oleh karenanya, saat memberi makan cupang, ada baiknya jika dilakukan sedikit demi sedikit. Jika misalkan, makanan yang diberikan tadi habis, tambahkan kembali namun dengan jumlah yang lebih sedikit.

Lalu, apa yang terjadi jika kamu memberikan makanan terlalu banyak? Nah, jika kamu memberi makanan terlalu banyak, kemungkinan besar makanan tersebut akan mengotori akuarium ikan cupang milikmu tadi.

Air yang kotor justru akan menyebabkan ikan cupang lebih mudah mati karena risiko ikan terkena penyakit akan semakin besar. Untuk itu, usahakan untuk menghindari pemberian makan terlalu berlebih.

Beberapa makanan yang tepat untuk ikan cupang di antaranya adalah kutu air, tanaman spirulin, udang, daun jati, dan daun katapang. Kamu bisa menambahkan jentik nyamuk dan garam agar ikan hias cupang jadi lebih cantik.

via petsoid.com

Jemur Ikan Cupang secara Rutin

Tips terakhir untuk memelihara ikan cupang adalah menjemur ikan tersebut secara rutin. Kegiatan ini sendiri wajib kamu lakukan karena bertujuan untuk membuat ikan menjadi lebih segar sekaligus membunuh bakteri dan jamur di akuarium.

Cara menjemurnya sendiri bisa dengan cara meletakkan akuarium di tempat yang memiliki suhu stabil. Usahakanlah untuk mencari tempat yang tidak terlalu panas ataupun tidak terlalu dingin.

Berbeda dengan membersihkan akuarium, penjemuran ikan ini bisa dilakukan hanya sesekali saja. Waktu yang tepat untuk menjemur jenis ikan hias ini berada pada pukul 8 hingga 10 pagi selama 15 hingga 30 menit.

Saat menjemur ikan cupangnya, perhatikan gerak-gerik ikan tersebut. Jika ikan tersebut tampak panik saat dijemur, cepat-cepatlah untuk memindahkannya ke tempat yang lebih teduh hingga ikan tersebut merasa nyaman.

Jika kamu memiliki ikan cupang berwarna hitam dominan, ada baiknya untuk melewatkan tips satu ini. Ikan berwarna hitam mungkin memiliki kepekaan dalam menyerap panas matahari sehingga lebih mudah panik.

Menginap dengan Pengalaman Berbeda? Ya di Bobobox

Terkadang, kamu menginginkan pengalaman menginap yang berbeda saat liburan. Rasa bosan dengan hal itu-itu saja menjadi salah satu dari sekian banyak alasan mengapa kamu ingin pengalaman berbeda saat menginap.

Jika hal itu yang kamu mau, datang saja ke Bobobox. Hotel kapsul ini menawarkan fasilitas-fasilitas keren yang sudah terbukti memberikan banyak orang pengalaman menginap yang tak terlupakan.

Penasaran seperti apa? Unduh aplikasi Bobobox terlebih dahulu di sini untuk pemesanan podnya.