Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Simak 7 Tips Menghadapi Banjir dari Bob Berikut Ini. Hati-Hati Selalu Ya, Kak!

Keselamatan jiwa yang yang paling utama.

Bobobox.co.id — Datangnya musim hujan kerapkali membuat orang yang tinggal di wilayah rentan banjir menjadi gelisah. Pasalnya, curah hujan yang tinggi akan mengakibatkan banjir di wilayah mereka tinggal.

Untuk itu, beragam tips menghadapi banjir wajib diketahui. Hal ini demi menghindarkan mereka dari terenggutnya korban jiwa serta kerugian materi yang diakibatkan oleh genangan banjir yang datang.

Untuk itu, Bob sudah merangkum 7 tips menghadapi banjir yang wajib kamu aplikasikan jika rumahmu terkena banjir. Hati-hati selalu ya dan jangan lupa untuk mengutakan keselamatan jiwa untuk kamu dan keluargamu!

Pastikan Semua Anggota Keluarga dan Hewan Peliharaan Aman

Tips menghadapi banjir pertama adalah memastikan semua anggota keluargamu aman. Tak hanya yang sedang berada di rumah, kamu pun wajib memastikan bahwa anggota yang sedang di luar aman.

Keselamatan semua anggota keluarga adalah sebuah prioritas dalam menghadapi banjir. Apalagi jika rumahmu termasuk keluarga besar karena dihuni oleh lansia dan anak-anak yang masih berusia sangat muda.


Baca Juga: 10 Kelakuan-Kelakuan Unik Khas Warga +62 Saat Banjir


Selain memastikan semua anggota keluarga aman, kamu wajib memastikan hewan peliharaanmu aman jika kamu memiliki hewan peliharaan. Siapkan apa yang hewan peliharaanmu butuhkan selama banjir.

Misalkan saja, tempatkan hewan peliharaanmu di tempat yang lebih tinggi. Sediakan makanan beserta minuman agar hewan peliharaanmu tetap mendapatkan asupan makanan selama banjir.

tips menghadapi banjir
@emma-bauso-1183828 via pexels.com

Amankan Dokumen Penting

Tips menghadapi banjir berikutnya adalah mengamankan dokumen-dokumen penting yang ada di dalam rumah. Dokumen penting sendiri antara lain ijazah, akta kelahiran, BPKB, STNK, akta tanah, dan buku nikah.

Untuk langkah pertama, kamu bisa melapisi dokumen ini dengan plastik mika. Kamu bisa melakukannya secara mandiri atau membawanya ke jasa laminating yang biasa ditemukan di berbagai toko photo copy.

Selain itu, masukkan dokumen tersebut pada tempat khusus. Kamu bisa menggunakan koper yang dibungkus dengan plastik. Hal ini dilakukan untuk memastikan dokumen tetap aman saat terkena air.

Simpan dokumen penting tersebut di atas lemari atau tempat paling tinggi di rumah yang tak terjangkau oleh banjir. Satu tips menghadapi banjir lainnya adalah untuk memindai dokumen penting tersebut untuk jaga-jaga.

@pixabay via pexels.com

Letakkan Barang Elektronik di Tempat Tinggi

Tak hanya dokumen penting, barang elektronik pun wajib kamu simpan di tempat paling tinggi rumah. Tips menghadapi banjir ini bisa disesuaikan dengan ketinggian genangan banjir yang melanda.

Barang elektronik yang wajib diletakkan di tempat paling tinggu di rumah ini adalah barang yang mudah rusak jika terkena air. Beberapa barang tersebut antara lain laptop, kamera, TV, kulkas, dan lainnya.


Baca Juga: Tips Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Pada Saat Musim Hujan Dan Banjir


Jika rumahmu memiliki dua lantai, kamu bisa menyimpan barang elektronik ini di lantai dua. Namun, jika tidak, kamu bisa menggunakan meja dan kursi untuk sementara waktu agar barang tersebut tak langsung menyentuh lantai.

Selain barang elektronik, tips menghadapi banjir ini wajib memerhatikan kabel listrik. Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas dan mencabut semua kabel alat elektronik saat banjir dirasa sudah masuk rumah.

@jenskreuter via unsplash.com

Siapkan Alat Siaga Banjir

Surutnya banjir seringkali sulit untuk diprediksi. Genangan banjir bisa saja bertahan selama berhari-hari sebelum akhirnya surut. Untuk itu, tips menghadapi banjir berikutnya adalah menyiapkan alat siaga banjir.

Alat siaga banjir ini termasuk alat untuk bertahan hidup. Alat-alat ini akan sangat bermanfaat dengan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi tanpa adanya indikasi yang berkaitan dengan kondisi tersebut.

Beberapa alat siaga banjir yang wajib dibawa antara lain kabel pengisi daya, ponsel, powerbank, lampu darurat, sepatu bot, jas hujan, kunci cadangan rumah serta kendaraan, serta uang tunai.

Alat siaga banjir yang sebisa mungkin dibawa bisa disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di rumahmu. Jika diperkirakan akan cepat surut, kamu bisa membawa beberapa barang yang lebih penting.

@markuswinkler via unsplash.com

Pastikan Makanan Aman

Banjir sangat mungkin untuk membuatmu terputus dari suplai makanan dan air minum. Oleh karenanya, tips menghadapi banjir berikutnya adalah memastikan suplai makanan dan minuman aman.

Sebisa mungkin untuk menyiapkan suplai makanan dan minuman yang cukup untuk seluruh anggota keluarga di rumah. Untuk jumlahnya, suplai tersebut setidaknya bisa bertahan selama tiga hari ke depan.

Untuk makanannya, siapkan makanan yang tidak mudah rusak dan praktis untuk dimasak. Beberapa makanan yang cocok untuk kondisi ini antara lain mi instan baik rebus atau goreng, sarden, dan sup kaleng.

Media penyimpanan pun wajib diperhatikan. Simpan air di galon mini yang mudah dipindahkan secara berkala. Untuk makanan, ada baiknya jika makanan disimpan di kontainer plastik yang anti air.

@callemac via unsplash.com

Terus Update Informasi Terkini

Tips menghadapi banjir berikutnya adalah terus update informasi terkini soal banjir di wilayah tempatmu tinggal. Kamu bisa mengecek informasi dan berita terkini melalui media sosial yang kamu gunakan.

Pantau juga prakiraan cuaca untuk beberapa hari ke depan. Dengan begitu, kamu bisa memperkirakan hal apa yang sebaiknya kamu lakukan seperti apakah harus mengevakuasi diri ke tempat yang tidak terkena banjir.

Selain terus mengupdate berita terkini, kamu pun wajib mencatat nomor-nomor penting. Nomor penting yang dicatat mencakup nomor BPBD setempat, rumah sakit, kepolisian, hingga Basarnas.

Catat atau ingat kontak keluarga atau kerabat yang berada di wilayah tak terdampak banjir. Hal ini penting mengingat keluargamu tersebut mampu membantu kondisimu dan keluarga jika terjadi sesuatu.

@kaboompics via pexels.com

Mengevakuasi Diri

Tips menghadapi banjir terakhir dari Bob adalah mengevakuasi diri. Mengevakuasi diri ini bisa dimulai dengan naik ke tempat yang paling dirumah jika ketinggian banjir semakin meninggi setiap harinya.

Jika banjir belum memunculkan tanda-tanda untuk surut, tunggu sampai bala bantuan datang. Namun, utamakanlah lansia dan anak-anak untuk mendapatkan bantuan yang datang membantumu.

Sesegeralah untuk mengunsi ke tempat yang lebih aman. Kamu bisa berdiam diri untuk sementara waktu di tempat pengusian yang dibuat sebelum menghubungi saudara terdekatmu.

Jika saudara terdekatmu tak terkena banjir, kamu bisa saja mengajak anggota keluargamu untuk berada di rumah saudaramu. Tetap perhatikan kabel yang bisa saja jatuh saat banjir ini terjadi, ya!

@ny_menghor2020 via unsplash.com

Menginap saat Banjir Melanda Daerah Rumah? Cobalah Datang ke Bobobox

Di saat lelah dan daerah rumah terkena banjir, menginap satu malam di akomodasi penginapan menjadi pilihan yang bijak. Bobobox menjadi akomodasi penginapan yang tepat untuk menjadi alternatif pilihan.

Fasilitasnya yang menawarkan kenyamanan untuk beristirahat serta harga yang terjangkau merupakan dua keunggulan yang pas di momen kamu tak bisa pulang ke rumah akibat banjir yang melanda.

Untuk pemesanan podnya, tinggal unduh aplikasi Bobobox di sini dan kamu sudah bisa memesan pod yang kamu inginkan kapan pun dan di mana pun kamu mau.

bobobox kebayoran baru

You might also like