Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Tertarik Detoks Media Sosial untuk Mental Lebih Sehat? Coba 7 Tips Detoks Media Sosial Ini untuk Memulainya Yuk!

Alon alon asal klakon!

Bobobox.co.id — Kemajuan teknologi yang semakin pesat membuat banyak semakin mudah. Salah satunya adalah aspek mencari informasi terkini hingga bersosialisasi menggunakan media sosial.

Namun, dewasa ini, banyak orang yang akhirnya justru kecanduan dalam menggunakan media sosial ini. Padahal, penggunaan yang berlebihan justru bisa mempengaruhi kesehatan mental, lho!

Oleh karenanya, tak sedikit yang mulai tertarik untuk detoks media sosial namun belum tahu caranya. Bob memiliki tips detoks media sosial yang bisa dilakukan sebagai awal baik bagi kesehatan mentalmu.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini merupakan tujuh tips detoks media sosial yang bisa diaplikasikan sebagai permulaannya. Alon alon asal klakon!

7 Tips Detoks Sosial yang Bisa Dilakukan

1. Mulai dengan Jauhkan Smartphone dari Jangkauan

Tips detoks media sosial pertama adalah dengan mulai menjauhkan smartphonemu dari jangkauan. Untuk langkah paling awal ini, kamu bisa memulainya dari bangun tidur yang menjadi awal segala kegiatanmu.

Pasalnya, tak sedikit orang yang memainkan smartphonenya stelah bangun tidur. Media sosial merupakan salah satu hal yang paling dicari saat pertama kali membuka lock screen dari smartphone.

Oleh karenanya, tips detoks media sosial ini bisa dilakukan sejak pagi hari. Biasakan untuk memanfaatkan smartphone hanya untuk alarm sehari-hari saja.

Setelah itu, kamu bisa menaruh smartphone di luar jangkauan. Saat seperti ini, lakukan hal lain yang perlu dilakukan seperti mandi, sarapan, berolahraga, hingga mempersiapkan perlengkapan untuk berangkat kerja.

tips detoks media sosial Jauhkan smartphone
Jauhkan smartphone via pexels.com/@ketut-subiyanto

2. Matikan Notifikasi

Tips detoks media sosial berikutnya adalah mematikan notifikasi. Notifikasi sendiri akan sangat mengganggu karena mampu menyita perhatian saat kamu bekerja, belajar, atau melakukan aktivitas lainnya.

Tak heran jika sepersekian detik notifikasi terdengar, kamu akan bergegas untuk mengecek smartphonemu. Fokusmu pada aktivitas yang sedang kamu lakukan pun buyar akibat hal tersebut.

Untuk itu, cobalah untuk mematikan notifikasi media sosial yang biasa kamu gunakan. Mungkin pada awalnya, kamu akan merasa aneh. Hal tersebut pastinya wajar karena kamu sendiri belum terbiasa.

Namun, lama kelamaan, kamu akan terbiasa. Sebagai exception, tetap aktifkan notifikasi untuk hal-hal penting. Misalkan saja, grup WhatsApp kantor saat hari kerja ataupun keluarga dan teman dekat.

tips detoks media sosial Matikan Notifikasi
Matikan Notifikasi via pexels.com/@tdcat

3. Batasi Penggunaan Media Sosial

Setelah kedua tips tersebut, kamu bisa memulai langkah detoks media sosial berikutnya. Tips detoks media sosial ini sendiri adalah dengan membatasi waktu penggunaan media sosial.

Komitmen kuat adalah elemen penting dalam mengaplikasikan tips ini. Jika kamu tidak bisa berjanji pada dirimu sendiri, maka bisa menjadi hal yang sia-sia apa yang sudah kamu lakukan untuk menghindari media sosial.

Secara umum, batas wajar penggunaan media sosial adalah 30 hingga 60 menit per hari. Nah, untuk satu ini, kamu bisa membagi total penggunaan media sosial ke beberapa sesi untuk setiap harinya.

Misalkan saja, bagi ke dalam empat sesi yakni pagi, makan siang, perjalanan pulang, dan malam hari. Pada keempat sesinya, kamu hanya diperbolehkan maksimal mengakses medsos selama 15 menit.

tips detoks media sosial Batasi Penggunaan
Batasi Penggunaan Media Sosial via unsplash.com/@lukechesser

Baca Juga: Dilanda Rasa Bosan? Kunjungi Saja 10 Website Penghilang Kebosanan Ini!


4. Hapus Aplikasi Media Sosial

Berangkat pada tips detoks media sosial lainnya dari Bob. Kali ini, Bob menyarankan untuk mencoba menguninstall aplikasi media sosial yang sering kamu gunakan sehari-hari.

Untuk aplikasi mana yang diuninstall, coba tanya pada dirimu sendiri. Jika kamu terlalu sering mengakses Instagram dan TikTok misalkan, maka uninstalllah kedua aplikasi tersebut dari smartphonemu.

Jika terasa berat, mulailah dari menghapus aplikasi tersebut selama beberapa hari. Saat dirasa ada hal penting atau ingin membuka akunmu, barulah kamu install namun kembali uninstall setelah penggunaan.

Setelah terbiasa, perpanjang masa detoks media sosialmu. Kamu bisa memulai dari yang awalnya hanya beberapa hari saja hingga akhirnya menjadi seminggu, dua minggu, dan seterusnya.

tips detoks media sosial Hapus Aplikasi Media Sosial
Hapus Aplikasi Media Sosial via pexels.com/@cottonbro

5. Buat Area Tanpa Smartphone

Tak hanya membatasi waktunya saja, kamu pun bisa mengaplikasikan hal ini sebagai tips detoks media sosial. Caranya adalah dengan menerapkan area di mana kamu tak boleh memainkan smartphone.

Areanya sendiri boleh disesuaikan kok. Kamu bisa menjadikan ruang keluarga sebagai area tanpa smartphone untuk fokus pada momen mendekatkan diri seperti berkumpul bersama keluarga.

Selain itu, kamu pun diperbolehkan untuk menambah area tanpa smartphone tersebut. Hal tersebut tentunya akan semakin menurunkan tingkat kecanduanmu pada smartphone khususnya media sosial.

Toilet rumah bisa jadi alternatif pilihan untuk area tambahan. Kebanyakan orang kerap kali membawa smartphone mereka ke toilet untuk menghabiskan waktu selama buang air besar.

tips detoks media sosial Area Tanpa Smartphone
Area Tanpa Smartphone via unsplash.com/@sidekix

6. Tantang Dirimu Sendiri

Menantang dirimu sendiri merupakan salah satu tips detoks media sosial. Tips satu ini pun membutuhkan komitmen yang kuat dari dalam dirimu untuk bisa mendapatkan hasil yang terbaik dari momen detoks media sosial.

Secara umum, seseorang melakukan proses detoks selama 100 hari. Dalam periode tersebut, orang tersebut akan mengurangi bahkan berhenti secara total menggunakan media sosial mereka.

Walaupun begitu, kamu bisa menetapkan sendiri waktu untuk detoks media sosial. Bahkan, momen ini bisa dimanfaatkan untuk menetapkan challenge detoks media sosial yang harus kamu lalui.

Challenge satu atau dua hari tanpa media sosial. Setelah mampu melakukannya, berilah self-reward untuk diri sendiri. Semakin lama, kamu pun akan terbiasa dengan konsep dari hari tanpa media sosial ini.

tips detoks media sosial Tantang Dirimu Sendiri
Tantang Dirimu Sendiri via unsplash.com/@tateisimikito

Baca Juga: 5 Cara Keliling Dunia Gratis Yang Anti Mainstream


7. Lakukan Aktivitas Produktif

Tips detoks media sosial terakhir adalah lakukan aktivitas produktif selain mengakses media sosialmu. Momen detoks media sosial akan lebih bermakna jika hal yang kamu lakukan terbilang produktif.

Soal itu, banyak sekali hal positif dan juga produktif yang bisa dilakukan. Mulai dari berolahraga, mengikuti kursus daring, bercengkrama bersama teman dan keluarga, hingga melakukan me time.

Bahkan, momen detoks media sosial ini bisa jadi ajang mendalami hobi. Jika sebelumnya, kamu kerap mengeluh tak memiliki waktu untuk hal tersebut, momen detoks ini jadi momen yang tepat.

Dengan begitu, perubahan positif bisa kamu dapatkan. Siapa tahu dengan memperdalam hobi tersebut, kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan di masa yang akan datang.

tips detoks media sosial Aktivitas Produktif
Lakukan Aktivitas Produktif via pexels.com/@mastercowley

Menginap dengan Dekat Alam Terbuka? Ya di Bobocabin

Sedang mencari penginapan yang dekat dengan alam terbuka? Ada kabar baik dari Bob. Kabar baiknya adalah sebentar Bobocabin akan launching untuk menemani momen untuk menghilang penat di pikiranmu.

Bobocabin sendiri merupakan penginapan kekinian yang berada dekat dengan alam. Bobocabin pertama sendiri berada di salah satu tempat wisata di Bandung Selatan yakni Ranca Upas.

Untuk informasi lebih lanjut, klik link ini ya. Tak lupa juga Bob mengingatkan jika kamu bisa mendapatkan aplikasi Bobobox yang bisa kamu unduh di sini. Untuk hotel capsule nya bisa kunjungi bobobox.co.id

You might also like