Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

10 Tips Cara Melakukan Karantina Mandiri di Rumah

Agar karantina berjalan lancar

Bobobox.co.id —  Sekarang ini, penyebaran virus corona mulai menyebar ke banyak daerah di Indonesia. Sehingga, salah satu yang dianjurkan untuk dilakukan adalah melakukan karantina mandiri di rumah.

Yang dimaksud mengkarantina diri sendiri di rumah berarti kamu berdiam diri di rumah dan menghindari kontak dengan orang lain. Hal ini dimaksudkan agar kamu tidak terkena virus yang sedang menyebar saat ini.

Namun, melakukan karantina mandiri di rumah tidak semudah yang dikira. Pasalnya, seringkali kamu bakal merasakan bosan atau ada hal yang menggangu karantinamu.

Sehingga, Bob di sini akan mencoba memberikan tips cara melakukan karantina mandiri di rumah. Tips yang akan Bob berikan nantinya semoga berguna bagi kamu yang sedang membaca artikel ini.

Periksa Kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)

Tips pertama saat melakukan karantina adalah memeriksa langsung isi kotak P3Kmu. Hal ini guna menanggulangi beberapa kejadian yang bisa jadi terjadi.

Termometer dan obat parasetamol untuk penurun demam menjadi dua hal yang harus ada di kotak P3Kmu. Jika belum ada, usahakanlah untuk menyediakannya terlebih dahulu.

Tak hanya itu, pastikan persedian obat-obatan lainnya pun cukup untuk dua minggu ke depan. Obat-obatannya sendiri bisa yang dengan resep dokter maupun yang tidak dengan resep dokter.

tips karantina
via orami.co.id

Diskusikan Soal Tanggung Jawab Masing-Masing

Tips selanjutnya adalah cobalah untuk mendiskusikan soal tanggungjawab masing-masing saat melakukan karantina di rumah. Hal ini agar bisa membagi-bagi tugas tiap orangnya untuk memastikan situasi tetap aman.

Misalkan saja, salah satu anggota keluargamu harus dikarantina. Bagi-bagilah tugas seperti siapa yang mengantarkan makanan atau membeli persedian lainnya untuk disimpan di dekat ruangan anggota keluarga tersebut.

Tak hanya itu, usahakanlah untuk membagi siapa yang harus mengantarkan makanan tersebut bukan kepada orang yang memiliki risiko tinggi terkena virus corona. Beberapa kategori orang dengan risiko tinggi di antaranya orang yang sudah tua dan memiliki histori terkait penyakit ISPA.

Belilah Persediaan Makanan

Saat melakukan karantina, makanan menjadi salah satu hal yang harus kamu perhatikan baik-baik. Pasalnya, tidak lucu bukan jika kamu melakukan karantina namun stok makanan yang ada di rumah justru tidak mencukupi.

Untuk itu, usahakanlah untuk membeli persediaan makanan untuk 2 minggu ke depan. Persediaan makanannya pun haruslah yang tidak mudah rusak dalam kurun waktu tersebut.

Beberapa stok makanan yang bisa dibeli antara lain susu bubuk, susu UHT, makanan kering, dan masih banyak lainnya. Jangan lupa juga untuk membeli tisu antibakteria dan sarung tangan lateks.

Tidak Menggunakan Barang Secara Bersama

Bagi kamu yang sering menggunakan barang bersama-sama, ada baiknya saat ini untuk mengurangi hal tersebut. Hal ini disebabkan oleh virus corona yang bisa menyebar dari manusia ke manusia lagi.

Sehingga, kontak yang dilakukan saat menggunakan barang bersama bisa menjadi media penyebarannya. Jika kamu memang masih diharuskan berbagi atau menggunakan barang bersama-sama, cucilah dengan menggunakan sabun dan air selepas temanmu menggunakan barang tersebut.

Jadi, saat karantina, jika ada anggota keluarga yang sakit, usahakanlah untuk memisahkan barang-barang yang ia gunakan seperti gelas, piring, hingga sendok. Bila memungkinkan, kamar mandi pun ada yang khusus untuk anggota keluarga tersebut.

Gunakan Masker untuk Mengurangi Risiko

Dengan penyebarannya yang melalui droplet dari orang yang terkena virus corona, maka tidak heran jika tips selanjutnya dari Bob adalah menggunakan masker bagi yang sedang sakit dan yang memiliki tanggungjawab untuk mengurus.

Kamu bisa meminta petunjuk dokter dalam bagaimana cara penggunaan masker, namun hal tersebut tentunya rumit. Namun, secara umum berikut ini cara penggunaannya.

Pastikan maskernya belum digunakan. Tempatkan masker tersebut untuk menutupi hidung dan mulut serta tidak ada gap antara masker dan wajah. Terakhir, buang masker sekali pakal jika sudah dipakai. Jangan lupa cuci tangan sebelum menyentuh barang lain.

tips karantina di rumah

Pastikan Asupan Terjaga

Agar tubuh tetap terjaga kesehatannya, maka kamu pun harus memastikan bahwa asupan yang dikonsumsi oleh semua anggota keluargamu tetap terjaga di tengah masa karantina ini.

Yang paling sederhana adalah dengan memperbanyak minum air putih. Setelah itu, pastikan kamu mengonsumsi makanan ataupun minuman yang mengandung banyak vitamin C untuk memperkuat daya tahan tubuh.

Nah, tidak hanya asupannya saja yang harus dijaga, waktu istirahatmu usahakan juga untuk tetap seimbang. Hindarilah untuk tidur terlalu larut karena bisa berakibat buruk untuk daya tahan tubuhmu.

Menjaga Kesehatan Mental

Selama masa karantina, rasa bosan bisa sangat menganggumu. Apalagi soal efek yang ditimbulkan oleh virus corona yang pastinya membuat banyak orang ketakutan.

Untuk itulah, kamu perlu menjaga kesehatan mental. Jadi, tidak hanya kesehatan fisik saja yang dijaga, tetapi kesehatan mental pun perlu dijaga agar kehidupanmu lebih seimbang.

Beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan mental saat karantina adalah tetap berpikir positif, tidak terlalu sering mencari informasi mengenai virus corona, dan melakukan komunikasi dengan teman dan keluarga.

Lakukan Hal Lain untuk Mengusir Kebosanan

Nah, jika kamu sedang merasa bosan saat melakukan karantina, tips selanjutnya dari Bob adalah dengan melakukan hal-hal lain yang bisa mengalihkan pikiranmu.

Banyak hal sebenarnya yang bisa kamu lakukan saat karantina. Misalkan saja, kamu bisa bermain video game hingga menonton film atau serial televisi bergenre komedi.

Tidak hanya itu, bisa saja akhirnya kamu menemukan hobi baru yang dulu mungkin tidak terpikirkan olehmu. Sehingga, selepas karantina berakhir, kamu bisa meneruskan hobi tersebut.

Tanya Kembali Kapan Batas Waktu Karantina

Memastikan kembali kapan batas waktu karantina adalah tips cara mengarantina diri di rumah. Usahakanlah untuk mengontak dokter yang memberi rekomendasi karantina untuk hal ini.

Ingatlah tanggal di mana kamu diharuskan untuk melakukan karantina. Pasalnya, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan karantina selama 14 hari.

Misalkan saja kamu menemui dokter dan dokter tersebut menyarankan untuk karantina pada tanggal 1. Sehingga, karantinamu berakhir pada tanggal 15 atau 2 minggu setelah hari pertama karantina.

Langsung Hubungi Rumah Sakit Jika Kondisi Memburuk

Tips terakhir adalah langsung menghubungi rumah sakit rujukan jika kondisi dari salah satu anggota keluargamu yang terkena virus corona semakin memburuk.

Untuk mempercepat waktunya, kamu bisa menyimpan nomor telepon rumah sakit rujukan tersebut di dalam smartphonemu. Sehingga, jika hal tersebut terjadi, kamu bisa meneleponnya dengan sangat mudah.

Walaupun demikian, tentu hal ini tidak ingin terjadi kepada anggota keluargamu, bukan. Jadi, Bob pun berharap bahwa setelah karantina, anggota keluargamu tadi bisa sembuh dari virus corona tersebut.

Menginap dengan Nyaman? Bobobox Ahlinya

Sedang mencari tempat yang nyaman untuk diinapi di masa social distancing ini? Jika iya, Bobobox merupakan jawaban untuk segala keresahanmu.

Fasilitasnya yang mumpuni menjadikan hotel kapsul ini cocok untuk dijadikan tempat menginap dalam jangka waktu yang lama. Jika tertarik untuk memesan pod, kamu bisa memesannya melalui aplikasi Bobobox yang bisa diunduh di sini.