Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Ingin Memulai Berkebun Sayur Mayur di Rumah? Simak Tips Berkebun Untuk Pemula Berikut Ini!

Mudah diaplikasikan di rumah, lho!

Bobobox.co.id — Berkebun bisa jadi salah satu aktivitas mengasyikkan yang bisa mendulang pundi-pundi. Namun, nyalimu menjadi ciut saat kamu masih soerang pemula alias belum pernah sama sekali berkebun.

Padahal, kamu memiliki lahan yang mencukupi juga berbagai pendukung lainnya untuk memulai berkebun sayur mayur di rumah. Salah satu yang mungkin kamu butuhkan pertama kali adalah tips berkebun untuk pemula.

Tips berkebun untuk pemula ini bisa jadi guideline awal dalam menentukan hal apa saja yang harus dilakukan pada masa-masa awal sebelum menanam sayuran. Hal ini bisa menghindarkanmu dari hal yang tak diinginkan.

Nah, bagi kamu yang termasuk pemula dan ingin memulai sayur mayur di rumah, simak tips berkebun untuk pemula berikut ini. Aplikasikan setiap tipsnya agar bisa mendapatkan hasil maksimal dari tanaman sayuran yang ditanam.

Observasi mengenai Sinar Matahari

Tips berkebun untuk pemula pertama adalah mengobservasi mengenai sinar matahari. Maksudnya adalah kamu harus memerhatikan area rumah mana yang terkena sinar matahari penuh.

Hal ini karena sinar matahari merupakan salah satu elemen krusial dalam pertumbuhan sayur mayur. Oleh karena itu, habiskan sekitar satu hari untuk mencari area yang tepat untuk lokasi sayuranmu.

Untuk mendapatkan hasil optimal di mana sayuran dapat tumubuh dengan baik, sayuran mesti tersinari sinar matahari kurang lebih 6 hingga 10 jam sehari.

Bagi kamu yang rumahnya menghadap ke selatan, ada trik yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan sinar matahari yang melimpah. Gunakan talang air yang ditempatkan agar menjorok ke luar dari balon rumahmu.

@pixabay.com via pexels.com

Persiapkan Tanah yang Baik

Tak hanya sinar matahari, tanah menjadi elemen penting yang wajib diperhatikan. Tips berkebun untuk pemula berikutnya ini berarti sama pentingnya dalam observasi mengenai sinar matahari.

Tanah yang baik nantinya akan menghasilkan produksi sayur yang baik pula. Cara untuk mempersiapkannya adalah dengan membuat tanah yang mengandung banyak bahan organik.

Bahan organik ini sendiri bisa kamu dapat dengan mudah di alam. Beberapa di antaranya adalah kotoran hewan peliharaan, sampah sisa makanan, dedaunan, potongan kayu, dan masih banyak lagi.

@kaboompics via pexels.com

Pastikan Air Mencukupi

Tak ada artinya jika tanaman sayuranmu sudah mendapatkan sinar matahari yang cukup dengan tanah yang subur, namun tak dibarengi dengan memastikan air yang mencukupi untuk tanamannya.

Tips berkebun untuk pemula berikutnya ini wajib kamu lakukan. Terutama di musim kemarau, air benar-benar sangat penting untuk keberlansungan tanaman sayuranmu agar tidak layu dan mati.

Tak hanya air bersih saja yang bisa dipakai untuk menyiram. Kamu bisa memanfaatkan air bekas di musim kemarau dan air hujan di musim penghujan. Untuk air bekas, pastikan tidak mengandung bahan kimia.

Beberepa air bekas yang mungkin biasa kamu buang dan bisa bermanfaat antara lain air bekas rebusan sayur dan air cucian beras. Tampunglah air bekas tersebut untuk nantinya digunakan untuk menyiram tanaman.

tips berkebun untuk pemula air mencukupi
@kaboompics via pexels.com

Pilih Tanaman yang Tepat

Setelah kamu mempersiapkan tips berkebun untuk pemula sebelumnya, tips berkebun untuk pemula selanjutnya ini pun sama pentingnya. Tips tersebut adalah pemilihan tanaman yang tepat.

Riset yang dilakukan ini agar kamu bisa mendapatkan hasil terbaik dari jenis sayuran yang ingin kamu tanam. Pertimbangannya bisa mulai dari sinar matahari yang dibutuhkan, cara merawat, hingga lokasi.

Salah satu contohnya adalah jika kamu akan menanam sayuran di garden rooftopmu, ada baiknya menanam jenis rambat. Jenis tanaman ini bisa dimanfaatkan untuk mengurangi sinar matahari berlebih.

@zanda_photography via unsplash.com

Perbanyak Varian Tanaman

Tips berkebun untuk pemula berikutnya adalah memperbanyak varian tanaman sayuran. Kombinasi sayuran dengan tanaman lainnya bisa bermanfaat untuk meningkatkan hasil produksi juga.

Soal varian tanamannya, tanaman rimpang, tanaman herbs, ataupun tanaman yang berbau bisa jadi pilihan tepat. Ekosistem pun nantinya bisa terbentuk dari varian sayuran yang kamu tanam.

Jika informasi di internet dirasa kurang, kamu bisa mencari informasi tambahan dari petani lokal ataupun orang yang mengerti betul soal hal ini. Dengan informasi yang mendetil, kamu bisa tahu hal apa saja yang boleh dan tidak dilakukan.

Tak hanya variasi sayuran saja yang kamu bisa perhatikan. Kamu bisa menanam beberapa bunga tak jauh dari taman sayuranmu. Hal ini mempermudahmu dalam mengundang lebah untuk penyerbukan.

@corin via pexels.com

Gunakan Bibit Berkualitas

Menanam sayuran agar bisa berhasil tentu harus dibarengi dengan membeli bibit-bibit organik yang berkualitas. Tips berkebun untuk pemula ini bisa kamu pertimbangkan matang-matang.

Bibit-bibit organik yang berkualitas sendiri biasanya tidak menggunakan pestisida atau bahan kimia lainnya. Jadi, benar-benar bebas dari bahan kimia yang berdampak buruk bagi alam.

Untuk membedakannya, bibit-bibit yang berkualitas akan memiliki sertifikatnya tersendiri. Kamu bisa bertanya langsung pada pedagang ataupun orang yang pakar terkait bibit organik unggul yang satu ini.

@binyaminmellish via pexels.com

Perhatikan Sanitasi dan Pupuk yang Digunakan

Memerhatikan sanitasi dan juga pupuk yang digunakan merupakan tips berkebun untuk pemula selanjutnya. Kedua hal ini bisa berjalan beriringan agar sayuranmu tumbuh dengan baik dan subur.

Untuk sanitasi misalkan. Kamu tak bisa berharap tak ada hama sama sekali di kebunmu. Hama sendiri merupakan sesuatu hal yang relatif baik untuk kebunmu namun harus dikendalikan saja jumlahnya.

Maksudnya adalah hama merupakan teman dari hewan yang dibutuhkan untuk ekosistem kebunmu. Nah, agar banyak hewan yang datang, kamu membutuhkan hama untuk mengundang hewan tersebut datang.

Sedangkan untuk kompos, kompos yang baik untuk digunakan adalah kompos organik. Manfaat dari kompos ini tentunya mempertahankan kelembapan dan juga sebagai nutrisi mikroba yang membantu memperbaiki tanah.

@goumbik via pexels.com

Teknik Kebun Vertikal

Tips berkebun untuk pemula terakhir adalah menggunakan teknik kebun vertikal. Hal ini memungkinkan untuk menjadi pilihan alternatif kebun sayur mayurmu jika lahan yang kamu miliki benar-benar terbatas.

Bagi kamu yang belum tahu, teknik berkebun ini memiliki beberapa keuntungan. Mulai dari meningkatkan sirkulasi udara, mencegah tanaman terkena penyakit jamur, dan menjaga daun tanaman dari tanah.

Keuntungan tersebut nyata akan terasa begitu bermanfaat. Pasalnya, kebun vertikal disinyalir dapat memaksimalkan proses penanaman sayur mayur yang kamu ingin tanam.

wayra/istockphoto via fool.com

Menginap dengan Nyaman dan Aman? Bobobox Jawabannya

Kenyamanan dan keamanan menjadi dua hal penting yang harus kamu perhitungkan dalam memesan sebuah penginapan. Dari sekian banyak penginapan, Bobobox adalah penginapan yang terdepan dalam menyediakan keduanya.

Penasaran ingin mencoba kenyamanan dan keamanan yang Bob maksud? Unduh aplikasi Bobobox di sini untuk pemesanan podnya.

Tak hanya itu, bagi kamu yang pemula dan belum pernah menginap di Bobobox, ada virtual tour yang bisa kamu kunjungi untuk mengetahui fasilitas apa saja yang bisa kamu dapat selama menginap di Bobobox.

Bobobox rules

You might also like