Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Ini dia 7 Tempat Wisata di Dunia yang Hilang! Candi Borobudur Salah Satunya Lho

Tempat wisata di dunia yang hilang mana yang sudah pernah kamu kunjungi?

Setiap negara memiliki tempat wisata bersejarah. Ada yang sudah ada dari dulu, ada juga tempat wisata di dunia yang hilang dan baru diketahui asal-usulnya. Penasaran apa saja? Simak terus di sini ya!

Petra – Yordania

tempat wisata di dunia yang hilang
Photo by Ahmad Qaisieh on Unsplash

Petra adalah kota kuno yang ada di Yordania Menurut para ahli arkeolog, kota ini merupakan bagian dari peradaban yang hilang. Salah satu penyebab Petra menjadi tempat wisata di duni yang hilang adalah gempat bumi yang mengakibatkan 75% kota Petra menghilang. Hasilnya adalah apa yang bisa kita lihat di Yordania sekarang.

Dalam bahasa Yunani, Petra memiliki arti batu. Kota ini dibangun oleh kerajaan Nabatea pada tahun 9-40 SM di jantung Gunung Shara. Tempat wisata di dunia yang hilang ini adalah bangunan yang disusun dari pahatan-pahatan batu.

Karena konstruksi dan arsitektur Petra yang mengagumkan, para ahli masih belum bisa memecahkan misteri bagaimana dibangunnya tempat wisata di dunia yang hilang ini.

Situs ini menyerupai bangunan berteknologi dan masih belum bisa disaingi oleh teknologi zaman sekarang. Para arkeolog masih berusaha menggali lebih dalam sejarah di balik bangunan ini. Jika misteri arsitektur Petra terpecahkan, ini akan menjadi momen berharga dalam sejarah.

Ciudad Perdida – Kolombia, tempat wisata di dunia yang hilang

tempat wisata di dunia yang hilang
Photo by Wanderingstan via Wikimedia Commons

Dalam bahas Spanyol, Ciudad Perdida berarti kota yang hilang. Situs bersejarah ini pertama kali ditemukan oleh sekelompok pemburu harta karun pada tahun 1972.

Setelah terjadi kasus terbunuhnya salah satu anak dari pemburu harta karun tersebut dan harta karun dari tempat wisata di dunia yang hilang itu beredar di pasar gelap, Instituto Colombiano de Antropología menelusuri situs itu pada 1976. Diperkirakan bahwa tempat wisata di dunia yang hilang ini sudah ada jauh sebelum Machu Picchu, yaitu tahun 800 SM.

Ciudad Perdida terdiri dari 169 rangkaian teras yang diukir di sisi gunung, jalan berubin, dan beberapa tempat melingkar kecil. Pintu masuknya hanya dapat diakses dengan mendaki sekitar 1.200 anak tangga batu melalui hutan lebat.

Machu Picchu – Peru, tempat wisata di dunia yang hilang

tempat wisata di dunia yang hilang
Photo by Ana Frantz on Unsplash

Machu Picchu adalah salah satu tempat wisata di dunia yang hilang yang paling terkenal.  Machu Picchu adalah salah satu peninggalan Kerajaan Inca yang masuk daftar Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1983.

Meskipun tidak asing bagi warga lokal, tempat wisata di dunia yang hilang ini belum diketahui oleh dunia luar sampai sejarawan Amerika, Hiram Bingham datang ke Machu Picchu pada tahun 1911.

Ia berada dalam perjalanan untuk mencari Vilcabamba, ibu kota tersembunyi tempat suku Inca melarikan diri setelah Spanyol ditaklukan pada tahun 1532. Bingham meyakini bahwa Machu Picchu dan Vilcabamba adalah satu tempat yang sama.

Akan tetapi, teori tersebut dipatahkan setelah kematiannya pada tahun 1956. Vilcabamba yang asli sekarang diyakini dibangun di hutan sekitar 50 mil barat Machu Picchu.

Great Zimbabwe, tempat wisata di dunia yang hilang

tempat wisata di dunia yang hilang
Photo by Andrew Moore via Wikimedia Commons

Great Zimbabwe adalah kota kuno yang terletak di perbukitan tenggara Zimbabwe. Lebih tepatnya di dekat Danau Mutirikwe dan kota Masvingo. Tempat wisata di dunia yang hilang ini dianggap sebagai ibu kota dari sebuah kerajaan besar meskipun belum diketahui secara pasti kerajaan apa.

Menurut para arkeolog, kota tersebut mulai dibangun pada abad ke-11 dan ditinggalkan pada abad ke-15. Sekarang, tempat wisata di dunia yang hilang ini digunakan sebagai monumen nasional oleh pemerintah Zimbabwe dan telah diakui sebagai situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Ada sekitar 200 situs serupa di Afrika Selatan, seperti Bumbusi di Zimbabwe dan Manyikeni di Mozambik yang dibangun dengan tembok tanpa semen, dan Great Zimbabwe adalah yang terbesar di antaranya.

Pompeii – Italia, tempat wisata di dunia yang hilang

tempat wisata di dunia yang hilang
Photo by Andy Holmes on Unsplash

Pada 24 Agustus tahun 79 Masehi, sejarah mencatat fenomena alam yang dahsyat, meletusnya Gunung Vesuvius. Meletusnya gunung tersebut menyebabkan Pompeii, kota di Italia, tertutup lapisan debu tebal.

Hal ini menyebabkan Pompeii menjadi tempat wisata di dunia yang hilang. Hal ini berlangsung hingga Domenico Fontana, seorang arsitek Italia, menemukan Pompeii pada akhir abad ke-16.

Setelah digali kembali pada tahun 1748, hal mengejutkan ditemukan di balik lapisan debu tebal tersebut. Jasad-jasad manusia ditemukan membatu dengan berbagai posisi. Bangunan-bangunan dan lukisan yang masih utuh berhasil diselamatkan dan menjadi saksi bisu tragedy Kota Pompeii.

Kini, tempat wisata di dunia yang hilang tersebut menjadi destinasi paling banyak kedua yang sering dikunjungi oleh wisatawan di Italia setelah Colosseum di Roma.

Terracotta Army – Cina, tempat wisata di dunia yang hilang

tempat wisata di dunia yang hilang
Photo by Aaron Greenwood on Unsplash

Tempat wisata di dunia yang hilang berikutnya berada di Cina. Kamu bisa menyaksikan bukti peradaban dinasti melalui Terracotta Army.

Terracotta Army adalah peninggalan sejarah kekaisaran pertama di Cina. Peninggalan ini berupa pahatan patung tentara, kuda, dan kereta perang dengan jumlah yang sangat banyak. Tempat wisata di dunia yang hilang ini merupakan peninggalan kerajaan Qin Emperor pada tahun 210 sebelum Masehi.

Sekarang, patung-patung tersebut berada di dalam kompleks Emperor Qinshihuang’s Mausoleum Site Museum, di Kota Xi’an, Provinsi Shaanxi. Bukti sejarah ini juga masuk ke dalam daftar warisan budaya dunia UNESCO.

Candi Borobudur – Indonesia

tempat wisata di dunia yang hilang
Photo by Afif Kusuma on Unsplash

Bicara soal tempat wisata di dunia yang hilang, Indonesia juga punya lho. Salah satunya adalah Candi Borobudur. Awal dibangunnya Candi Borobudur diperkirakan terjadi pada abad ke-8 dan 9. Lebih tepatnya yaotu pada masa pemerintahan dinasti Syailendra.

Sampai benar-benar menajadi bangunan utuh, Candi Borobudur dibangun selama kurang lebih puluhan hingga ratusan tahun dan selesai pada masa pemerintahan raja Samaratungga di tahun 825.

Meskipun begitu, belum bisa diketahui secara pasti siapa sosok di balik tempat wisata di dunia yang hilang ini. HIngga sekarang, Candi Borobudur masih menjadi tujuan wisata banyak orang yang berkunjung ke Yogyakarta.

Mau staycation yang nggak biasa? Di Bobobox aja!

Bobobox adalah hotel capsule Jakarta yang menggunakan teknologi terkini. Hampir semua aktivitas menginap kamu terintegrasi melalui aplikasi seperti untuk memesan kamar, sebagai kunci kamar berbasi QR code, pengatur lampu, dan lain-lain.

Selain itu, Bobobox juga adalah hotel kapsul yang bisa bikin kamu bebas dari stres. Suasana tenang dan hening akan kamu dapatkan saat masuk ke pod-nya. Desainnya yang modern juga enak untuk dinikmati, apalagi buat kamu yang suka foto-foto.

Nggak percaya? Tenang. Supaya kamu punya gambaran yang lebih jelas soal pengalaman menginap yang lebih nyata, kamu bisa lho keliling-keliling di pods Bobobox lewat 360° virtual tour bareng Bob. Kamu bisa membuktikan sendiri sebelum dateng langsung ke tempatnya.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo menginap di Bobobox dan lupakan stres untuk sejenak.

You might also like