Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Telinga Berdengung? Ini Dia Kemungkinan Penyebabnya Serta Cara Menanganinya!

Atasi biar tidak semakin menjadi!

Telinga berdengung merupakan gangguan yang bisa terjadi pada siapa saja dan kerap kali menimbulkan ketidaknyamanan pada yang mengalaminya. Selain itu, hal tersebut juga sering memunculkan kekhawatiran serta pertanyaan tentang apa penyebab serta bagaimana cara mengatasi telinga berdengung tersebut.

Telinga berdengung sendiri bisa berlangsung dengan durasi singkat atau cukup lama dan terjadi pada salah satu atau kedua telinga. Secara medis, gangguan ini disebut dengan istilah tinnitus dengan gejala seperti mendengar suatu bunyi seperti dengung, desis, gemuruh, detak dan raung sementara sebenarnya tidak ada suara apapun di sekitarnya.

Suara tersebut bisa saja terdengar lembut atau justru sangat keras dan umumnya hanya didengar oleh penderita. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, dokter yang memeriksa penderita bisa saja mendengar dengungan tersebut.

Suara itu sendiri sebenarnya merupakan persepsi yang timbul karena adanya kelainan yang terjadi dalam telinga bagian dalam kamu. Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan serta bagaimana kamu mengatasi telingan berdengung ini? Simak informasinya di bawah ini!

Penyebab Telinga Berdengung

@jcomp via Freepik

Sebelum melakukan cara-cara untuk mengatasi telinga berdengung, kamu perlu tahu terlebih dahulu apa saja yang mungkin menyebabkan gangguan tersebut. penyebabnya sendiri cukup beragam dan karenanya cara mengatasi telinga berdengung pun berbeda-beda tergantung pada penyebabnya.

Beberapa penyebab telinga berdengung sendiri meliputi:

  • Infeksi pada saluran telinga
  • Gangguan pada gendang telinga
  • Penumpukan kotoran atau cairan di dalam telinga
  • Mendengarkan suara yang sangat keras dalam waktu panjang (misal pekerja pabrik, konstruksi, musisi, pilot, dan tentara)
  • Otosklerosis (perubahan struktur tulang telinga di mana terjadi pertumbuhan tulang yang tidak biasa pada telinga bagian tengah)
  • Penyakit Meniere (gangguan pendengaran akibat adanya kelebihan cairan, infeksi virus, gangguan sistem imun, cedera kepala, migrain hingga alergi)
  • Pengaruh obat-obatan tertentu (misal aspirin, antimalaria, antibiotik tertentu, obat kanker, obat diuretik, antidepresan, dan kina)
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Cedera kepala atau leher
  • Tumor jinak (neuroma akustik)
  • Gangguan pembuluh darah
  • Faktos Usia

Cara Mengatasi Telinga Berdengung

@seventyfour via Freepik

Karena banyaknya penyebab gangguan tersebut, cara mengatasi telinga berdengung pun akan berbeda bergantung pada penyebab tersebut. Namun, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah dan mengatasi telinga berdengung.

Jika belum terlalu parah, kamu bisa mengatasi telinga berdengung dengan selalu menjaga kebersihan telinga kamu dan rutin memeriksakannya ke dokter THT secara rutin agar kesehatan organ pendengaran kamu tetap terjaga. Hal ini juga ampuh mengatasi telinga berdengung akibat adanya penumpukan kotoran dalam telinga.

Selain itu, hindarilah suara-suara yang terlalu keras, misal saat mendengarkan musik kamu bisa mengaturnya agar tidak memekan telinga. Bagi yang memiliki profesi yang kerap bergelur dengan suara keras, kamu bisa menggunakan pelindung telinga.

Lebih lanjut, gaya hidup sehat seperti konsumi makanan dan minuman sehat dan rutin berolahraga juga perlu diterapkan untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah kamu. Agar kesehatan semakin terjaga, kamu juga perlu menghindari stres.

Jika gejala sudah sangat buruk, sebaiknya kamu konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui cara paling tepat untuk mengobati dan mengatasi telinga berdengung kamu. Misalnya jika karena penumpukan kotoran, kamu bisa mendatangi klinik THT untuk dilakukan pembersihan pada telinga kamu.

Selain itu, kamu juga bisa diminta untuk dilakukan pembedahan jika gangguan pendengara tersebut disebabkan oleh gangguan pembuluh darah. Untuk masalah akibat obat-obatan tertentu, mintalah obat yang dirasa tidak akan menimbulkan gangguan pada telinga kamu.

Jika sudah sangat mengganggu, kamu mungkin harus melakukan terapi khusus seperti terapi bunyi-bunyian untuk menyamarkan bunyi dengung akibat tinnitus (misal white noise). Selain itu, ada juga Tinnitus retraining therapy (TRT) yang akan melatih kamu untuk tidak berfokus pada bunyi-bunyi mengganggu akibat tinnitus.

Lebih lanjut, jika telinga berdengung disertai dengan hilangnya pendengaran, maka kamu akan disarankan untuk menggunakan alat bantu pendengaran.

Menginap di Bobobox

Kondisi rumah yang sepi mungkin akan memperparah tinnitus kamu. Untuk itu, kamu bisa mendengarkan white noise untuk menyamarkan suara-suara dengungan tersebut. Kalau kamu merasa kurang nyaman mendengarkan white noise sendirian di rumah, mengungsi saja ke Bobobox!

Di hotel kapsul ini, kamu akan ditemani dengan fitur Bluetooth speaker sehingga kamu bisa lebih fokus mendengarkan white noise favorit kamu. Fitur tersebut bisa kamu atur langsung lewat aplikasi Bobobox di ponsel kamu atau melalui panel yang terdapat di dalam pod.

You might also like