Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Tidak Hanya Indah, Ini Dia Tarian-Tarian Tradisional yang Sarat Akan Unsur Mistis

Siap-siap bergidik ngeri saat menyaksikan keindahan berbalut mistis ini

Indonesia merupakan negara yang kaya akan kesenian dan kebudayaan. Karenanya, tidak heran jika kamu menjumpai kesenian daerah yang berbeda di tiap provinsinya, termasuk dalam hal tarian.

Setiap tarian umumnya memiliki makna sejarah, nilai estetika serta filosofi yang tinggi. Selain itu, tidak sedikit juga daerah yang memiliki tarian sakral yang kental dengan nuansa magis dan mistis sebab kerap dijadikan sarana ritual atau pemujaan terhadap leluhur. Apa saja sih tarian mistis di Indonesia? Simak lima di antaranya berikut ini! 

Tari Sigale-Gale

via merdeka.com

Salah satu tarian mistis di Indonesia bisa kamu jumpai di Pulau Samosir, Sumatra Utara dengan nama tari sigale-gale. Sigale-gale sendiri merupakan boneka kayu yang dipahat menyerupai manusia lengkap dengan pakaian adat suku Batak.

Menurut legenda, Sigale-gale ini adalah putra tunggal Raja Rahat (Raja Batak Samosir) yang harus meregang nyawa karena sakit. Akibatnya, dibuatlah boneka Sigale-gale yang menjadi perwujudan rasa sedih sang raja yang ditinggal mati anaknya. Boneka tersebut sengaja dibuat sebagai sarana masuknya roh sang putra.   

Tarian sigale-gale ini dikemas dalam pertunjukan tari yang melibatkan delapan hingga 10 penari tor-tor. Sementara itu, seseorang akan menggerakkan boneka tersebut dari belakang. Namun, lama kelamaan boneka akan bergerak dengan sendirinya karena dirasuki roh halus seiring dengan alunan musik. Sebelum tarian dipentaskan, terlebih dahulu dilakukan ritual pemanggilan arwah Sigale-gale dari alam kematian. Tarian ini umumnya dipentaskan dalam acara adat, budaya dan tidak jarang sebagai daya tarik wisata.

Baca Juga: 10 Tradisi Unik Indonesia Yang Tak Akan Bisa Ditemui Di Negara Lain

Tari Sintren

via Pinterest

Tari sintren asal Cirebon sangat erat kaitannya dengan Dewi Lanjarsari, sang ratu penguasa pantai utara Pulau Jawa. Menurut legenda setempat, tarian mistis di Indonesia ini mengisahkan hubungan asmara anatara Ki Joko bahu dan Rantamsari yang mendapat tentangan dari Sultan Agung, Raja Mataram. Mereka pun dipkasa berpisah hingga tersiar kabar bahwa Ki Joko Bahu telah meninggal. Rantamsari yang tidak memercayai kabar tersebut menyamar sebagai penari untuk mencari keberadaan sang kekasih.

Tari sintren biasanya dilakukan oleh para gadis suci (belum menikah dan masih perawan) yang berasal dari keluarga penari. Untuk pembersihan, penari diharuskan berpuasa (termasuk dari berbuat dosa) beberapa hari sebelum pementasan. Hal ini bertujuan untuk memudahkan roh memasuki tubuh sang penari.

Sebelum tari dipentaskan, penari akan menjalani ritual yang mengharuskan mereka diikat dan dimasukkan ke dalam sangkar yang tertutup kain. Setelah itu, mereka akan dibacakan doa dan mantra. Saat sangkar dibuka, gadis penari sudah lepas dari ikatan dan berganti kostum.

Penampilan penari ini sendiri terbilang unik. Selain dibalut baju tari dan mahkota dengan untaian bunga melati, penari juga mengenakan kaca mata hitam. Dia akan langsung melenggak-lenggok dengan wajah yang lebih cantik dan kaca mata hitam.  Konon katanya, tubuh sang penari telah dikuasai oleh Dewi Lanjarsari.

Saat pertunjukkan, penonton diperbolehkan melemparkan saweran. Namun, setiap kali sang penari dilempari saweran, dia akan langsung terjatuh dan berhenti menari. Hal tersebut melambangkan sifat manusia yang mudah terjatuh atau terlena oleh hal-hal bersifat duniawi seperti uang atau kekayaan.

Tari Seblang, Banyuwangi

via selasar.com

Tari seblang merupakan salah satu tarian mistis di Indonesia yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Tarian ini merupakan bagian dari upacara adat atau ritual bersih desa Suku Osing Banyuwangi yang bertujuan untuk menghindarkan desa dari marabahaya.

Dalam pelaksanaannya, tari seblang hanya dilakukan oleh keturunan penari seblang sebelumnya dan dipilih langsung oleh dukun atau tetua adat setempat. Pemilihan juga dilakukan dengan kriteria tertentu, yaitu wanita yang dianggap suci. Kriteria ini mengacu pada wanita berusia sebelum akil balig (masih muda, belum menikah dan masih perawan) dan wanita di atas 50 tahun atau yang telah menopause.

Hingga saat ini, diketahui ada dua desa yang masih menggelar tari seblang yaitu Desa Olehsari dan Desa Bekungan. Di Desa Olehsari, penari umumnya merupakan perempuan sebelum akil balig sementara penari Desa Bekungan merupakan perempuan di atas 50 tahun atau sudah menopause.

Pelaksanaan tarian mistis di Indonesia ini diselenggarakan selama tujuh hari berturut-turut tanpa ada latihan atau geladi bersih. Penari biasanya diberi kekuatan magis lewat sebuah ritual sehingga ia bisa menari dengan sendirinya. Karenanya, ia bisa menari tanpa lelah selama enam jam dan tujuh hari berturut-turut dengan iringan 12 lagu khas Osing.

Selama menari, kepala penari dipasangi mahkota bernama ongklok yang terbuat dari bunga-bunga dan daun pisang yang menjuntai menutupi wajah. Jika di pertengahan ritual penonton terkena lemparan selendang acak dari penari, dia harus mau ikut menari bersama. Kalau tidak, siap-siap dikejar sampai mau.

Tari Calon Arang, Bali

via blog.misteraladin.com

Tari calon arang merupakan pementasan tari yang digelar saat upacara keagamaan dan mengandung alur cerita dengan tujuan untuk membersihkan desa dari roh jahat. Tema yang diangkat dalam tarian mistis di Indonesia ini adalah kemurkaan Calonarang, seorang janda penekun ilmu hitam.

Akibat lamaran terhadap anak gadisnya ditolak, Calonarang menyebarkan ilmu hitam ke seluruh Kerajaan Kediri (asal muasal cerita yang kemudian menyebar ke Bali). Saat melakukan kejahatan tersebut, Calonarang berubah menjadi sosok Rangda yang menyeramkan.

Selain tokoh Rangda, tarian ini juga melibatkan Mpu Bharada (penasihat raja yang diutus untuk menghentikan Rangda) yang mengambil bentuk barong serta para warga yang kena kutukan. Saat adegan kutukan, Leak biasanya turut hadir yang ditandai dengan bola-bola api melayang. Selain adanya Leak, keberhasilan kutukan juga dibarengi dengan para warga yang mulai kerasukan.

Tak kalah menyeramkan dari adegan kerasukan, penonton juga disuguhkan dengan adegan kematian para korban Rangda yang kemudian ditinggalkan di kuburan. Meski terdengar sederhana, adegan ini cukup berisiko mengingat betapa sakral dan berbahayanya peran kuburan. Kabarnya, pemeran mayat bisa benar-benar meninggal atau menjadi tumbal jika pertunjukan kurang sukses atau ritual tidak diterima.

Selain itu, tari calon arang juga menampilkan kekerasan berupa penusukan perut Rangda oleh sang Mpu dengan menggunakan keris. Adegan tersebut tidak akan melukai pemeran Calonarang karena sebelumnya dia telah dirasuki oleh arwah yang membuatnya kebal. Namun, jika ritual kekebalan tidak berhasil, pemeran bisa saja benar-benar tertusuk seperti yang terjadi pada tahun 2015.

Tari calong arang ini biasanya berlangsung di tengah malam hingga menjelang dini hari di Pura Dalam atau tempat yang dekat dengan kuburan. Tarian ini juga harus ditonton sampai tuntas, yang kadang baru berakhir saat memasuki subuh. Jika nekat pulang, kamu bisa saja dicegat Leak di tengah jalan.

Baca Juga: Sakral Dan Penuh Makna, Ini Dia Tradisi Pemakaman Paling Unik Di Dunia

Tari Salai Jin

via adira.co.id

Tarian mistis di Indonesia berikutnya adalah tari salai jin asal Ternate, Maluku Utara. Konon, tarian ini dilakukan oleh para leluhur untuk berkomunikasi dengan bangsa jin. Mereka akan meminta bantuan dalam menyelesaikan persoalan manusia, misalnya wabah penyakit.

Tari salai jin sendiri dipentaskan secara berkelompok oleh pria dan wanita. Penari pria biasanya tampil terlebih dulu dengan membawa wadah yang menguarkan asap kemenyan. Setelahnya, penari wanita menyusul dengan membawa sekta daun palem (woka) kering di kedua tangan sebagai pelindung dari roh jahat.

Para penari pun kemudian menari secara berpasangan. Tarian biasanya berubah mistis saat penari wanita berpindah ke tengah-tengah penari pria. Saat itu, mereka akan mulai dirasuki roh dan menari tanpa kendali.   

Mau menginap di hotel tapi takut tempatnya horor? Ke Bobobox aja yuk! Dengan desain futuristik, hotel kapsul satu ini jauh banget dari kesan angker. Selain itu, Bobobox juga menawarkan berbagai fasilitas menarik dan canggih sehingga pengalaman menginap kamu terasa menyenangkan dan jauh dari kata seram.

Ada keyless access, Wi-Fi kencang, Bluetooth speaker, moodlamp, communal area, pantry hingga vending machine. Yuk, langsung unduh saja aplikasi Bobobox untuk reservasi. Kamu juga akan mendapatkan informasi serta promo-promo terbaru dari Bobobox. Jangan sampai terlewatkan!

You might also like