Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Tanaman Hias Paling Mahal di Dunia

Siap-siap merogoh kocek yang dalam

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mempercantik rumah dan mengisi waktu luang selama berada di rumah, salah satunya adalah dengan menanam tanaman hias. Sesuai dengan namanya, tanaman hias umumnya dirawat untuk memperoleh manfaat keindahan dan estetikanya. Dengan begitu, keindahan tersebut dapat menjadi penghias baik di dalam maupun luar ruangan.

Tanaman hias sendiri memiliki beragam jenis dan dikelompokkan ke dalam kategori-kategori tertentu. Misalnya ada tanaman hias yang diperuntukkan di luar ruangan dan ada juga untuk dalam ruangan.

Tanaman hias juga dapat dikelompokkan berdasarkan kegunaannya. Contohnya, ada yang digunakan untuk menyerap polusi udara, bunga potong, pagar, pergola, peneduh, bunga tabor, tanaman obat, dan lain-lain.

Lebih lanjut, tanaman juga dapat dikategorikan berdasarkan morfologinya (tegak dan merambat) serta berdasarkan umurnya (kurang dari satu tahun, lebih dari satu tahun, da lebih dari dua tahun). Selain itu, tanaman hias juga tidak hanya berfokus pada satu bagian tanaman saja dan dapat dibagi-bagi lagi menjadi tanaman hias bunga, daun, batang, akar, dan buah. Karena itu, bagian manapun dari tanaman yang memiliki nilai keindahan bisa dianggap sebagai tanaman hias.

Dengan banyaknya ragam tanaman hias, tidak sedikit orang yang menekuni kegiatan menanam tanaman hias hingga menjadi hobi. Karenanya, tak jarang orang-orang pun merogoh kocek yang dalam agar untuk mendapatkan tanaman hias yang diinginkan.

Di Indonesia sendiri, ada banyak jenis tanaman yang digemari para penyuka tanaman hias baik yang harganya terjangkau sampai yang harganya cukup tinggi. Beberapa di antaranya adalah bunga mawar, anyelir, krisan, sanseviera (lidah mertua), aglaonema (sri rejeki atau Chinese evergreen), bonsai, adenium (kamboja Jepang), philodendron, dan anthurium (gelombang cinta).

Jika kamu ingat, beberapa tahun ke balakang anthurium sempat menjadi tren di Indonesia dan harganya pun sangat tinggi mencapai ratusan hingga miliaran rupiah. Lalu, kalau di dunia tanaman hias termahal itu apa saja ya? Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa tanaman hias yang dianggap termahal di dunia.

Juliet Rose

davidaustin.com

Bunga mawar merupakan salah satu tanaman hias paling populer di dunia dan kerap kali dijadikan bunga potong yang dikemas dengan indah. Karena keindahannya tersebut, tidak jarang kamu menjumpai bunga mawar yang digunakan untuk mengungkapkan perasaan cinta seseorang.

Bunga mawar sendiri diperkirakan memiliki lebih dari 100 spesies dengan warna yang beragam. Yang paling sering dijumpai adalah mawar merah, putih, dan merah muda. Namun, untuk tanaman hias termahal dari kalangan bunga mawar bukanlah mawar merah, putih ataupun merah muda.

Namanya adalah Juliet Rose atau Mawar Juliet. Warna bunga mawar ini adalah warna persik atau jingga pucat yang lembut sementara kelopaknya seperti pusaran yang dibungkus dengan kelopak yang lebih kokoh. Harga dari tanaman hias ini ditaksir mencapai 5,8 juta dolar Amerika atau setara Rp 85 miliaran. Fantastik sekali harganya!

Juliet Rose sendiri merupakan bunga yang dibudidayakan oleh David Austin dan pertama kali diluncurkan ke publik pada tahun 2006 lewat Chelsea Flower Show. Juliet rose termasuk mawar langka karena dibutuhkan waktu 15 tahun untuk mengembangkan mawar ini.

Lebih uniknya lagi, bunga ini bisa mekar dengan bantuan badai. Jika tidak, bunga akan gagal mekar dan tidak bisa dipanen. Karena itu, tidak mengherankan bahwa mawar ini dihargai cukup mahal karena waktu yang dibutuhkan untuk berbunga dan memanennya saja sangat lama.

Bunga mawar ini biasanya digunakan untuk buket bunga pernikahan, acara keagamaan, hiasan rumah serta acara-acara khusus lainnya. Mawar ini bertahan selama enam sampai tujuh hari saja.

Rothschild’s Orchid

mysabah.com

Selain bunga mawar, bunga anggrek juga cukup digemari oleh pecinta tanaman hias hingga mereka rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk mendapatkannya. Salah satu jenis anggrek dengan harga termahal adalah Rothschild’s Orchid atau Gold of Kinabalu Orchid (Anggrek Emas Kinabalu) yang ditemukan pada tahun 1987.

Sama halnya seperti Juliet Rose, anggrek ini membutuhkan waktu sekitar 15 tahun untuk tumbuh dan berkembang. Anggrek emas Kinabalu ini biasanya berbungan di bulan April hingga Mei. Ciri yang paling menonjol dari anggrek ini adalah kelopaknya yang horizontal dengan motif garis-garis.

Anggrek yang satu ini hanya dapat kamu jumpai di sebagian kecil kawasan Taman Nasional Kinabalu di Malaysia. Keberadaannya pun sangat langka dan hampir punah akibat maraknya penyelundupan anggrek pada tahun 1987. Saking langkanya, tanaman hias ini diperkirakan hanya tersisa kurang dari 50 tanaman.

Akibatnya, anggrek emas Kinabalu ini berada di bawah perlindungan pemerintah Malaysia. Namun, anggrek ini sering menjadi buruan di pasar gelap dengan harga sekitar 5.000 sampai 6.000 dolar Amerika per tangkai atau sekitar Rp 70-80 jutaan.

Maka dari itu, sangat wajar bukan bahwa anggrek Rothschild ini termasuk tanaman hias termahal di dunia. Selain karena waktu mekarnya yang cukup lama, anggrek ini hanya tumbuh liar di Taman Nasional Kinabalu Malaysia dan keberadaannya pun hampir punah meskipun sudah dicoba untuk dibudidayakan.

Shenzhen Nongke Orchid

mausoaatnahla.blogspot.com.au

Anggrek lainnya yang dianggap sebagai tanaman hias termahal di dunia adalah Shenzhen Nongke Orchid. Angrrek yang satu ini bukanlah anggrek yang tumbuh liar seperti anggrek Rothschild, melainkan hasil persilangan yang dilakukan oleh manusia.

Sesuai dengan namanya, anggrek Shenzhen Nongke dikembangkan oleh ilmuwan pertanian Tionkok dari Universitas Shenzhen Nongke. Karenanya, nama anggrek ini pun dinamai dengan nama universitas tersebut karena merupakan tempat perancangan dan pembuatannya.

Ilmuwan tersebut membutuhkan waktu selama delapan tahun untuk menciptakan anggrek ini. Selain itu, anggrek Shenzhen Nongke akan mekar sekali dalam empat tahun.

Anggrek ini pun kemudian dijual pada tahun 2005 dalam sebuah pelelangan dengan harga sekitar 202.000 dolar Amerika atau sekitar Rp 2,9 miliar. Hanya saja, sang pembeli tidak mengungkapkan identitasnya.

Sama halnya seperti anggrek pada umumnya, anggrek ini memiliki lima kelopak. Bunganya sendiri berwarna hijau kekuningan degan lidah berwarna merah hati dan putih.

kamar bobobox

Setelah lelah mengurus tanaman-tanaman hias kaamu, kamu tentu lelah dan butuh istirahat yang cukup. Biar tidak bosan dengan suasana kamar yang itu-itu terus, kamu bisa nih sekali-sekali melakukan staycation biar kamu makin refreshed dan siap merawat tanaman-tanaman kamu lagi.

Yuk coba staycation di Bobobox , dijamin tidak akan menyesal! Kamu bisa book lewat website resmi Bobobox atau langsung unduh saja aplikasinya di PlayStore atau App Store. Setelah selesai melakukan pembayaran, kamu akan mendapatkan QR code yang akan kamu gunakan sebagai akses khusus ke kamar pilihan kamu. Canggih kan!

Bobobox sendir memiliki dua tipe kamar yaitu earth dan sky. Perbedaannya terletak pada lokasi lokasi ranjangnya. Kamar earth memiliki ranjang dengan posisi di bawah sementara sky berada di atas.

Jangan khawatir merasa bosan, di dalam kamar kamu masih bisa melakukan berbagai kegiatan seperti membaca buku, nonton (manfaatkan Wi-Finya yang kencang), mendengarkan lagu lewat fitur Bluetooth speaker, hingga hunting foto.

Gimana bisa hunting foto? Gampang saja, kamu cukup menggunakan fitur mood lamp untuk mengubah warna lampu kamar kamu agar latar foto kamu semakin instragammable. Foto-foto deh sampai puas!

You might also like