Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Apakah Supermarket Aman Dikunjungi? Perhatikan 5 Hal Berikut Ini

Supermarket aman dikunjungi di tengah new normal jika menerapkan hal-hal berikut ini

Saat wabah COVID-19, supermarket adalah tempat yang harus tetap beroperasi. Sebelum masuk, kamu harus tahu apakah supermarket aman dikunjungi atau tidak.

Apalagi di peralihan new normal seperti sekarang ini banyak orang sudah mulai mengendurkan kewaspadaan. Daripada kamu berpotensi terkena dan menularkan virus, lebih baik cari tahu terlebih dulu ciri-ciri jika supermarket aman dikunjungi atau tidak. Jika tidak, lebih pulang dan cari tempat lain. Berikut adalah ciri-ciri supermarket aman.

Adanya imbauan protokol kesehatan

Photo by Kseniia Ilinykh on Unsplash

Salah satu cara untuk menekan persebaran virus adalah dengan saling mengingatkan. Selain mengingatkan antar individu, pihak supermarket juga memiliki kewajiban untuk terus mengingatkan pengunjungnya tentang protokol kesehatan.

Hal ini bisa kamu lihat dari adanya imbauan dalam bentuk poster atau tidak. Isinya berupa pentingnya cuci, tangan, pemakaian masker, dan protokol lain yang wajib dipatuhi.

Melakukan pengecekan suhu tubuh

Photo by Anton on Unsplash

Jika seseorang terkena virus corona, salah satu gejalanya adalah naiknya suhu tubuh. Untuk itu, setiap orang yang masuk ke dalam supermarket wajib dicek suhu tubuhnya.

Bukan supermarket aman jika pihak supermarket tidak melakukan pengecekan suhu tubuh. Soalnya, membiarkan semua orang masuk ke dalam supermarket meningkatkan resiko penularan virus yang lebih tinggi.

Suhu tubuh biasanya dicek menggunakan alat termometer tembak. Alat ini berbeda dengan termoter biasa. Cara kerjanya adalah mendeteksi suhu tubuh dengan sinar inframerah.

Hanya saja, kelemahan dari termometer ini adalah jarak. Jika petugas yang mengecek suhu tubuh terlalu jauh menempatkan termometer, hasilnya juga tidak akan akurat.

Suhu tubuh normal manusia ada di kisaran 36,5-37,5 derajat Celsius. Jika ada pengunjung yang memiliki suhu tubuh di atas batas tersebut otomatis akan diminta untuk kembali pulang atau menghubungi pihak pelayanan kesehatan.

Meskipun pengunjung yang bersuhu tubuh tinggi tidak bisa diketahui kondisinya dari hanya mengecek suhu tubuh, hal ini merupakan langkah pencegahan agar supermarket aman dikunjungi.

Menyediakan tempat cuci tangan dan penyanitasi tangan

Photo by Christine Sandu on Unsplash

Sudah umum diketahui bahwa tangan memegang peranan penting dalam penularan virus. Oleh karena itu, supermarket aman dikunjungi jika kamu mencuci tangan dengan sabun sampai bersih dan dilakukan terutama saat masuk ke dalam.

Saat berada di supermarket, tangan kamu akan menyentuh banyak hal baik produk yang dijual, area supermarket, uang, dan lain-lain. Dengan mencuci tangan sebelum masuk dan setelah keluar dari supermarket, kamu berperan untuk mengurangi resiko penyebaran virus sehingga supermarket aman untuk dikunjungi.

Nah, supermarket aman adalah supermarket yang menyediakan tempat mencuci tangan yang bersih dan juga penyanitasi tangan. Tempat cuci tangan ini biasanya disediakan di dekat pintu masuk supermarket.

Air harus mengalir dan sabun harus disediakan. Akan lebih baik jika tempat cuci yang disediakan menggunakan mekanisme diinjak sehingga mengurangi frekuensi tangan menyentuh benda-benda di tempat publik.

Karyawan menerapkan protokol kesehatan adalah bagian dari supermarket aman

Photo by Tonik on Unsplash

Hal lain yang perlu kamu perhatikan saat mengecek apakah supermarket aman atau tidak adalah karyawannya. Lihat dengan baik apakah mereka juga menerapkan protokol kesehatan atau tidak. Salah satunya adalah penggunaan masker. Hal ini tidak bisa diganggu gugat.

Pada awalnya, penggunaan masker hanya diperuntukkan bagi mereka yang sakit dan tenaga kesehatan saja. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dan ditemukannya fakta-fakta baru, kini penggunaan masker diwajibkan bagi semua orang. Masker yang digunakan lebih baik masker kain karena masker operasi dan N95 diperuntukkan untuk tenaga kesehatan.

Masker dinilai mampu mencegah seseorang terpapar virus corona. Yang sakit mencegah penularan melalui droplet sedangkan yang sehat berjaga-jaga jika mereka adalah orang tanpa gejala yang juga mampu menularkan virus.

Di samping masker, ada juga pelindung wajah atau face shield. Fungsi face shield hampir sama dengan masker. Hanya saja, cakupan face shield lebih luas yaitu seluruh wajah dan lebih nyaman digunakan jika dibandingkan dengan masker. Nah, jika kamu tidak melihat karyawan supermarket menggunakan salah satu diantarnya, status supermarket aman tempat tersebut perlu dipertanyakan.

Selain masker dan face shield, supermarket aman juga harus memasang pembatas antara kawyawan dan pengunjnug di kasir. Pembatas ini berupa plastik yang dipasang seperti tirai. Fungsinya adalah untuk meminimalisir penularan virus corona melalui droplet.

Supermarket aman dengan adanya penanda physical distancing

Photo by Nathália Rosa on Unsplash

Jarak yang dinjurkan untuk dijaga selama berada di tempat publik adalah minimal 1 meter. Saat berada di supermarket, hal ini mungkin akan sulit diterapkan karena jumlah orang yang berbelanja. Oleh karena itu, sebagai upaya menerapkan physical distancing, supermarket aman harus membuat tanda jaga jarak setidaknya di antrian kasir.

Virus corona memiliki jangkauan yang cukup jauh saat keluar melalui droplet. Maka dari itu, physical distancing sangat penting untuk diterapkan terutama di supermarket supaya supermarket aman untuk dikunjungi.

Mematuhi peraturan daerah agar supermarket aman dikunjungi

Selain kelima ciri-ciri supermarket aman di atas, kamu juga harus memerhatikan peraturan daerah tempat kamu tinggal. Soalnya, setiap daerah memiliki kebijakan yang berbeda dalam menangani persebaran virus corona dan membuat supermarket aman.

Cek apakah supermarket aman yang kamu kunjungi sudah mematuhi peraturan yang diterapkan oleh pemerintah daerah atau belum. Berikut adalah contoh peraturan yang diberlakukan oleh pemerintah kota Bandung.

  • Jumlah pengunjung dibatasi sebanyak 30 persen dari kapasitas ruangan
  • Kebersihan supermarket harus selalu dijaga dengan cara melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara berkala pada dinding, lantai, dan perangkat bangunan lainnya.
  • Karyawan yang bertugas harus dicek suhu tubuhnya sebelum memasuki ruangan.
  • Menjaga jarak antara karyawan minimal sejauh dua meter.
  • Jika ditemukan adanya salah satu pegawai di tempat kerja menjadi pasien dalam pengawasan, aktivitas supermarket harus dihentikan paling sedikit 14 hari kerja.
  • Melakukan kerja sama operasional perlindungan kesehatan dengan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk tindakan darurat.

Tetap aman dengan menginap di Bobobox

Selain supermarket aman, tempat lainj juga harus kamu cek keamanannya. Salah satunya adalah tempat menginap. Jika kamu ingin pergi liburan, pastinya kamu membutuhkan tempat menginap yang menerapkan protokol kesehatan selama pandemi ini. Nah, Bobobox adalah salah satu hotel yang sudah meminimalisir kontak dengan manusia jauh sebelum pandemi.

Dari cara memesannya saja, kamu sudah menggunakan aplikasi yang juga berfungsi sebagai pengatur kamar kamu. Transaksi, membuka kunci, mengatur lampu di kamar, semuanya diatur lewat aplikasi Bobobox. Jadi, kamu tidak perlu khawatir untuk bersentuhan dengan resepsionis atau mengeluarkan uang tunai untuk membayar.

Seluruh fasilitas di Bobobox juga sudah disesuaikan sehingga kamu bisa tetap menginap dengan aman dan tentu saja nyaman. Jadi, tunggu apa lagi? Nggak usah khawatir, ayo menginap di Bobobox sekarang juga!

You might also like