Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Suguhan Wisata Istimewa Ala Yogyakarta

Apa yang terlintas dibenakmu saat mendengar Yogyakarta? berwisata di Candi Borobudur? memanjakan mata dengan  keindahan sunrise atau sunset di pantai Parangtritis? menikmati kuliner angkringan yang murah? atau berwisata belanja di Malioboro? Yup, semua jawaban tersebut tidaklah keliru. Yogyakarta memang  menyimpan sejuta daya tarik yang mampu membawa wisatawan untuk kembali mengunjungi kota Gudeg ini.

Nah, bagi kamu yang berencana untuk menghabiskan waktu liburanmu di Yogyakarta, alangkah baiknya jika kamu mengetahui terlebih dahulu profil kota pelajar yang satu ini, mulai dari sejarah, tradisi, rekomendasi tempat wisata, kuliner, dan lain sebagainya. Ingin tahu lebih lanjut kan mengenai kota ini? Simak ulasan lengkap dari Bob berikut ini yuk!

Sejarah Yogyakarta

Yogyakarta sebenarnya memiliki nama resmi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), namun daerah ini lebih sering disebut Yogyakarta atau Jogja. Untuk menjadi seperti saat ini, Jogja ternyata punya sejarah yang panjang lho! Sejarah Jogja sangat erat kaitannya dengan perjuangan Pangeran Mangkubumi dalam mewujudkan kedaulatan terlepas dari pengaruh Belanda.

Setelah perjuangan yang cukup panjang, pada tanggal 13 Februari 1755, Pangeran Mangkubumi menandatangani Perjanjian Giyanti yang menandai berdirinya Kasultanan Yogyakarta. Saat itu, Pangeran Mangkubumi diberi gelar Sultan Hamengku Buwono I. Dibawah kekuasaannya, Kasultanan Yogyakarta merupakan adalah kerajaan yang diakui oleh Pemerintah Hindia Belanda dan diberikan hak mengatur rumah tangga sendiri.

Jogja merupakan salah satu daerah otonom setingkat provinsi yang ada di Indonesia. Saat Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII memutuskan untuk bergabung dengan Indonesia dan menjadi satu kesatuan diatas nama Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain itu, tahukah kamu jika Yogyakarta sempat menjadi Ibukota Negara Republik Indonesia lho! saat itu Ibukota negara Indonesia berpindah untuk sementara dari tanggal 4 Januari 1946 sampai dengan 17 Desember 1949.

Tempat Wisata Paling Populer di Yogyakarta

Jogja merupakan surga bagi para pelancong. Pasalnya, banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi ketika menyambangi daerah ini, mulai dari wisata budaya, sejarah, sampai dengan belanja semuanya bisa dengan mudah kamu temukan disini. Tak heran, jika Yogyakarta menjadi destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi nomor dua di Indonesia setelah Bali. Jika kamu mengunjungi daerah ini, tak perlu ragu untuk mendatangi tempat-tempat wisata populer yang ada di Yogyakarta seperti deretan tempat wisata populer berikut ini:

Wisata belanja di Malioboro

Kawasan yang menjadi ikon Yogyakarta ini memang sudah seharusnya menjadi salah satu bucket list kamu saat bertandang ke Jogja. Terletak di jantung kota dan menjadi salah satu jalan yang paling populer di Jogja, Malioboro merupakan surganya belanja bagi shopaholic.

Malioboro menawarkan daya tarik bagi wisatawan berupa souvernir dan cenderamata khas Jogja yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh saat pulang. Yang tak kalah menariknya, di Malioboro dijajakan beragam produk kerajinan dari perak, kulit, kayu, kain batik, dan sebagainya. Simple tips, kalau kamu datang ke kawasan ini, jangan lupa untuk menggunakan skill tawar menawarmu ya!

Mengunjungi situs Candi Borobudur

Rasanya liburan ke Yogyakarta tak lengkap tanpa mengunjungi salah satu situs bersejarah terkenal dunia ini. Yup, Candi Borobudur merupakan candi yang mempunyai relief dan patung Budha terbanyak di dunia dan berhasil masuk kedalam daftar Warisan Dunia UNESCO. Meskipun letaknya bukan tepat di kawasan Yogyakarta, melainkan di Magelang, namun Candi Borobudur menjadi primadona destinasi wisata bagi turis domestik maupun mancanegara yang berkujung ke Jogja.

Meskipun harus menempuh perjalanan sepanjang 40 km dari pusat kota Jogja, namun setelah kamu sampai disana kamu akan disuguhi megahnya bangunan candi dinasti Syailendra ini. Mata kamu juga akan dimanjakan oleh pemandangan yang sangat indah di sekitar candi yang bisa kamu lihat dari atas ketinggian.

Menikmati panorama sunset yang eksotis di Pantai Parangtritis

Jalan-jalan sore kamu akan lebih berkesan jika kamu menghabiskan petangmu di Pantai Parangtritis. Berlokasi di sebelah selatan Yogyakarta, pantai eksotis ini tidak terlalu jauh dari pusat kota. Selain itu, didukung pula dengan akses jalan yang memadai dan ketersediaan transportasi umum, Paranngtritis masih menjadi destinasi wisata yang rugi untuk dilewatkan.

Mayoritas orang mengunjungi pantai Parangtritis saat menjelang terbenamnya matahari. Sebab, pemandangan yang disuguhkan dijamin bisa memanjakan matamu. Pantai Parangtritis terlihat lebih eksotis saat sunset. Garis pantainya yang panjang, pasirnya yang putih, ditambah deburan ombak yang menawan membuat pantai ini menjadi incaran para turis baik lokal maupun asing.

Tak hanya bisa duduk manis di sekitar pantai sembari menatap indahnya sunset, kamu juga bisa melakukan aktivitas lain di sekitar pantai lho, misalnya mengitari pasir pantai dengan menggunakan ATV (All Teran Vechille) yang disewakan disekitar pantai atau bisa juga berkeliling menaiki sejenis andong yang bernama Bendi.

Wisata Kuliner Khas Jogja

Sama seperti julukannya Jogja Istimewa, Yogyakarta ternyata juga merupakan tempat istimewa untuk memuaskan lidah pecinta kuliner. Salah satu kegiatan yang wajib dilakukan saat travelling adalah mencoba kuliner khas dari daerah yang dikunjungi. Nah, beberapa kuliner rekomendasi Bob dibawah ini patut dicoba lho saat datang ke Jogja!

Gudeg

Berbicara mengenai kuliner khas Jogja, Gudeg adalah primadonanya. Sia-sia rasanya datang ke Jogja tanpa merasakan enaknya sayur Gudeg. Gudeg adalah makanan yang terbuat dari bahan dasar buah Nangka muda yang dimasak agak lama sehingga terasa empuk. Berbeda dengan Gudeg yang biasa kita temui di wilayah lain, Gudeg Jogja tidak berkuah.

Bakpia Pathok

Bingung beli oleh-oleh khas Jogja untuk orang-orang terkasih? Bakpia Pathok adalah pilihan yang pas. Bakpia Pathok merupakan sejenis kue pastry kering dengan berbagai isian didalamnya. Awalnya bakpia hanya menggunakan kacang hijau sebagai isiannya, namun kini kamu bisa temui berbagai varian mulai dari keju, coklat, dan lain sebagainya.

Sate Klathak

Sate Klathak memiliki keunikannya tersendiri dibandingkan dengan sate lain lho!  Terletak dari cara penyajian serta proses pembuatannya. Keunikan sate Klathak adalah situsuk dengan menggunakan jeruji sepeda, bukan dengan menggunakan tusuk sate seperti pada umumnya. Sedangkan, untuk proses pembuatannya sendiri, sate Klathak hanya ditaburi oleh garam saja saat dibakar sehingga menimbulkan bunyi gemeletak yang kemudian disebut dengan sate Klathak.

Sego Kucing

Sedang berada di Jogja? Coba mampir ke angkringan. Pelancong wajib banget merasakan nikmatnya makan murah diangkringan dengan menu sego kucing atau nasi kucing. Nasi kucing adalah campuran nasi dan lauk pauk yang disajikan dalam porsi yang sedikit, hanya beberapa suap saja, seperti porsi makan kucing. Makan di angkringan dijamin murah meriah dan nggak akan bikin kantongmu jebol. Tak heran tempat makan yang bisa dengan mudah ditemukan disetiap penjuru Yogyakarta ini sangat digemari, terutama oleh para mahasiswa.

Transportasi dalam kota di Yogyakarta

Bagi kamu yang berkunjung ke Jogja tanpa menggunakan kendaraan pribadi, kamu jangan khawatir karena berbagai moda transportasi tersedia di Jogja mulai dari delman, becak, bus kota, bus trans Jogja, taksi, sampai dengan kedaraan yang berbasis online.

Berkeliling Yogyakarta menggunakan Bus Trans Jogja

Tak hanya Jakarta yang punya moda transprtasi bis yang telah terintegrasi, Jogja juga punya. Namanya adalah Trans Jogja. Dengan bis ini, kamu bisa berkeliling kota Yogyakarta dan sekitarnya hanya dengan membayar Rp. 3.500 per orang. Pas banget kan buat kamu yang ingin menghemat pengeluaran selama liburan!

Transportasi Menuju Ke Yogyakarta

Karena terletak di wilayah yang sangat strategis, kamu tidak perlu ragu menjadikan Yogyakarta sebagai destinasi wisatamu. Terdapat beberapa moda trasnportasi yang bisa digunakan menuju kota Gudeg ini:

Kendaraan Pribadi

Jalan-jalan di Jogja menggunakan kendaraan pribadi akan sangat menyenangkan. Pasalnya, dengan menggunakan kendaraan pribadi, kamu bisa menyambangi berbagai tempat yang ingin kamu kunjungi tanpa memikirkan kesediaan trasnportasi umum di sekitar tempat wisata. Nah, untuk kamu yang akan menggunakan kendaraan pribadi menuju Yogyakarta, kamu bisa memilih jalur Tol Cikopo dan Palimanan jika berasal dari arah Jakarta. Sedangkan, jika kamu datang dari arah Semarang, kamu bisa memanfaatkan jalan Semarang-Yogyakarta dengan panjang 121.5 Km menuju pusat kota.

Kereta Api

Kereta api banyak dipilih sebagai moda transportasi andalan oleh wisatawan yang datang dari luar Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Bagi kamu yang memilih kereta api kelas bisnis maupun eksekutif, biasanya pemberhentian terakhir berada di stasiun Tugu. Sedangkan jika kamu memakai kereta api kelas ekonomi, stasiun Lempuyangan  adalah sebagai tempat pemberhentiannya.

Pesawat

Melalui moda transportasi pesawat, Bandara Internasional Adi Sutjipto adalah tujuan akhir di Yogyakarta. Selain melayani rute penerbangan domestik, bandara ini juga bisa melayani penerbangan internasional. Sesampainya di bandara, kamu bisa menggunakan transportasi umum bus Trans Jogja 1A,1B,3A dan 3B untuk sampai ke hotel atau tempat wisata yang dituju. Terdapat pula bus DAMRI yang siap mengantarmu berbagai tujuan seperti ke Kebumen, Purworejo, dan Magelang.

Bus

Selain kereta api, bis merupakan kendaraan umum yang paling diminati wisatawan, terutama wisatawan domestik. Untuk rute jarak dekat, mereka memilih menggunakan bus antarkota atarprovinsi (AKAP) dengan lokasi pemberhentian di Terminal Jombor yang terletak di Kabupaten Sleman. Sedangkan, rute jarak jauh seperti dari Bali, Sumatra, Nusa Tenggara, ataupun Riau melalui pemberhentian di terminal Giwangan yang berlokasi di jalan Imogiri Timur.

Nah, setelah menyimak ulasan Bob diatas, kini kamu tak ragu lagi kan untuk menjatuhkan pilihanmu mengunjungi Yogyakarta sebagai bucket list liburan kamu selanjutnya? Pokoknya kalau ke Jogja, jangan lupa untuk ajak Bob ya!

.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

You might also like
Comments
Loading...