Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Peduli pada Tenaga Medis, Bobobox Sumbang 100 Shelter Pod untuk Beristirahat

Diharapkan shelter pod ini dapat membantu para staf medis yang saat ini tengah berjuang melawan wabah COVID-19.

Bandung, 10 April 2020 — Bobobox, perusahaan startup akomodasi asal Bandung mendonasikan 100 (seratus) shelter pod kepada rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di DKI Jakarta dan Jawa Barat. Kamar tidur sementara ini akan berfungsi sebagai tempat istirahat para pekerja medis di sela-sela jadwal panjang dan padat mereka dalam menghadapi pandemi ini. 

Serah terima shelter pod di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung pada tanggal 10 April 2020. (gambar: Bobobox)

Merebaknya wabah COVID-19 di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, telah memberikan dampak pada berbagai aspek kehidupan, tak terkecuali bagi para dokter dan perawat sebagai garis depan perlawanan menghadapi wabah ini. Kasus-kasus baru yang muncul setiap hari memberikan tekanan besar bagi sistem pelayanan kesehatan Indonesia dan bahkan telah merenggut nyawa banyak tenaga medis yang bertugas. Per tanggal 1 April 2020, dilansir dari Tempo.co, sudah ada 84 tenaga medis di Indonesia yang dilaporkan terinfeksi COVID-19. 

Tak hanya itu, ada beberapa kasus dimana para pekerja medis yang terlibat langsung dalam penanganan COVID-19 tidak diizinkan untuk kembali ke tempat tinggal mereka karena khawatir akan resiko penularan virus pada orang sekitar. Akhirnya, banyak tenaga medis harus menerima kenyataan bahwa mereka hanya bisa beristirahat di rumah sakit dengan fasilitas seadanya. Hal ini membuat mereka tidak bisa mendapatkan istirahat yang berkualitas sehingga beresiko menurunkan sistem kekebalan tubuh mereka dan meningkatkan resiko terinfeksi berbagai penyakit, termasuk COVID-19.

Oleh karena itu, sebagai bentuk rasa terima kasih serta dukungan kepada para petugas medis, Bobobox dan Li Ka Shing Foundation bekerja sama dengan IDI Jawa Barat untuk mendonasikan 100 shelter pod ke berbagai rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

“Kehadiran dan kesehatan para tenaga kesehatan sangat penting, terutama di waktu krisis seperti ini,” ujar Indra Gunawan, CEO dan founder dari PT Bobobox Mitra Indonesia. “Kami berharap shelter pod yang kami sumbangkan bisa menjadi solusi tempat istirahat yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi para pekerja medis sehingga mereka dapat merawat pasien COVID-19 tanpa mengorbankan kesehatan mereka sendiri. Saya harap ini bisa membantu mempercepat pemulihan bangsa kita.”

Antonius Bong, presiden dan co-founder PT Bobobox Mitra Indonesia juga menambahkan, “Para dokter dan perawat telah membuat pengorbanan yang luar biasa untuk merawat kita semua. Mereka adalah pahlawan dalam pandemi ini dan mereka tidak bisa tinggal di tempat tinggal mereka dengan nyaman, tidak seperti kita.”

“Apalagi di saat-saat sulit seperti ini, mereka cenderung memiliki jam kerja yang lebih panjang untuk mengatasi beban kerja yang tinggi sampai meninggalkan perawatan diri, termasuk tidur yang cukup. Saya harap, melalui shelter pod Bobobox yang kami pasang di rumah sakit, para pekerja medis bisa mendapatkan istirahat dan tidur nyaman yang mereka butuhkan,” tambahnya.

Shelter pod yang akan disumbangkan tidak menggunakan B-pad, lampu LED warna-warni, serta meja mini seperti versi aslinya (Gambar: Bobobox)

Tidak seperti shelter pod biasa yang terpasang di cabang-cabang hotel Bobobox, pod yang akan dipasang di rumah sakit hanya menggunakan fitur-fitur dasar seperti kasur, bantal, selimut, AC, dan stopkontak. Dengan mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan minimalisme, diharapkan para petugas medis bisa beristirahat dengan optimal.

Berikut adalah daftar rumah sakit yang saat ini akan menerima donasi dari Bobobox dan Li Ka Shing Foundation:

  1. RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara (8 pod)
  2. RSUD Koja, Jakarta Utara (10 pod)
  3. RSUD Cengkareng, Jakarta Barat (10 pod)
  4. RSUD Tarakan, Jakarta Pusat (4 pod)
  5. RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur (4 pod)
  6. RS Hasan Sadikin, Bandung (4 pod)
  7. RSUD Subang, Subang (4 pod)
  8. RS Pelni, Jakarta Barat (16 pod)
  9. RSUD Bekasi, Bekasi (10 pod)
  10. RS Dustira, Cimahi (8 pod)
  11. RSUD Karawang, Karawang (8 pod)
  12. RSUD Bayu Asih, Purwakarta (6 pod)

Di masa krisis ini, Bobobox akan terus berusaha untuk memberikan dukungan terbaik agar tantangan ini cepat teratasi bersama.

Detail desain interior shelter pod.

“Li Ka Shing Foundation telah memberikan dukungan bagi para pekerja medis yang berjuang di garis depan dalam perjuangan melawan COVID-19 di berbagai kota dan dengan berbagai cara yang kami bisa. Kami sangat senang dapat berkontribusi di Indonesia dengan cara yang inovatif melalui penyediaan pods Bobobox yang diharapkan bisa memberikan istirahat dan pemulihan yang nyaman sehingga bisa meningkatkan kesehatan dan kekuatan para pekerja medis garis depan dalam perjuangan heroik mereka untuk menyelamatkan nyawa banyak orang,” ujar Frank Sixt, Direktur LKSF, Direktur Keuangan Grup dan Wakil Direktur Pelaksana CK Hutchison Holdings Limited.

“Saya berharap dengan adanya donasi ini, rekan-rekan tenaga medis bisa memiliki kualitas istirahat yang lebih baik dan lebih siap untuk merawat para pasien COVID-19. Tentu, adanya tempat istirahat di rumah sakit bisa menambah efektivitas waktu para tenaga medis karena mereka masih bisa tetap dekat dengan para pasiennya,” tambah dr. Eka Mulyana.

Bobobox adalah perusahaan rintisan yang bergerak di bidang akomodasi dan pariwisata berbasis teknologi. Bobobox menyediakan penginapan berbentuk kapsul modular yang terintegrasi dengan aplikasi dan sistem Internet-of-Things yang dapat memberikan kustomisasi pengalaman bagi setiap penggunanya. Saat ini Bobobox sudah hadir di Bandung, Jakarta, dan Semarang dengan 9 (sembilan) hotel dan 572 pods. Bobobox telah didukung oleh berbagai venture capital ternama termasuk Alpha JWC Ventures, Genesia Ventures, Sequoia Surge, Agaeti Ventures, EverHaus, Kakao Investment, InvestIdea Ventures and Horizon Ventures. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi bobobox.co.id.

Li Ka Shing Foundation adalah sebuah yayasan yang didirikan oleh pengusaha Li Ka Shing pada tahun 1980 dan aktif di bidang pendidikan, layanan medis, dan inisiatif penelitian. Hingga saat ini, Li Ka Shing telah menginvestasikan lebih dari HK$26 milyar di 27 negara.  Beliau juga menyerukan perubahan paradigma dalam budaya Asia: memberi lebih banyak dari kekayaan pribadi untuk kegiatan sosial akan membawa harapan besar bagi masa depan yang lebih baik.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.