Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Bukan Louvre, teamLab Borderless Tokyo Ternyata Museum Paling Ramai Dikunjungi di Dunia Lho!

Instalasi digitalnya bikin takjub!

Saat mendengar kalimat museum paling ramai dikunjungi, mungkin Museum Louvre di Paris atau The National Gallery di London yang muncul di kepala kamu. Namun, siapa sangka kalau teamLab Borderless Tokyo adalah juaranya.

TeamLab Borderless Tokyo adalah museum pionir yang menampilkan karya seni digital. Museum paling ramai dikunjungi ini terdiri sekelompok insinyur, UI designer, dan seniman yang membuat karya seni digital yang unik dan melibatkan banyak elemen. Tak hanya teknologi, kehadiran pengunjung juga menjadi bagian penting dari museum ini.

Museum paling ramai dikunjungi menurut Guiness World Records

Sejak dibuka pada tahun 2018, teamLab Borderless Tokyo telah dikunjungi oleh lebih jutaan orang dari berbagai negara. Jika melihat instalasi seninya, bukanlah hal yang aneh jika teamLab Borderless Tokyo menjadi museum paling ramai dikunjungi di dunia.

Di tahun pertamanya saja museum paling ramai dikunjungi ini sudah menjadi salah satu tempat wisata yang paling banyak didatangi di Jepang.

Julukan teamLab Borderless Tokyo sebagai museum paling ramai dikunjungi bukan hanya dari mulut ke mulut. Museum ini telah meraih sertifikat Guinness World Records sebagai museum paling ramai dikunjungi dengan total 2.198.284 pengunjung.

Jumlah ini mengalahkan Museum Van Gogh di Amsterdam yang mencatat 2.134.778 pengunjung pada tahun yang sama dan Museum Picasso Barcelona dengan 1.072.887 pengunjung.

Lalu, apa sih yang membuat museum paling ramai dikunjungi ini sangat menarik? Yuk kita simak sama-sama instalasi menakjubkan yang ada di teamLab Borderless Tokyo.

BACA JUGA: 10 Museum Teraneh Yang Ada Di Seluruh Dunia

Museum paling ramai dikunjungi tanpa peta

Umumnya, museum menggunakan peta untuk mengarahkan pengunjung dan memberitahu posisi di mana mereka berada. Tidak untuk museum yang satu ini. Kamu tidak akan menemukan panah-panah yang mengarahkan ke mana kamu harus pergi selanjutnya.

Saat memasuki museum paling ramai dikunjungi ini, kamu akan dibiarkan menjelajah sesuka hati. Jangan ragu untuk menyentuh instalasi yang ada karena hampir semuanya interaktif. Ketika kamu menyentuh instalasi bunga, gambarnya akan bergerak sesuai dengan sentuhan yang kamu berikan.

Crystal World

Photo by Soya Cui on Unsplash

Crystal World adalah ruangan instalasi di museum paling ramai dikunjungi di mana kamu bisa melihat hujan-hujan kristal di sekelilingmu. Instalasi ini dibuat dari LED yang dipantulkan ke cermin. Semua ruangan termasuk lantainya pun terbuat dari cermin sehingga kamu akan benar-benar berada di dalam dunia yang berbeda.

Forest of Lamps

Photo by Luke Paris on Unsplash

Instalasi berikutnya di museum paling ramai dikunjungi ini adalah Forest of Lamps. Seperti namanya, di sini kamu akan dikelililingi oleh lampu-lampu yang indah seperti layaknya di hutan. Lampu ini akan berubah warna dari mulai mereah terang hingga putih yang adem. Hanya 20 orang yang bisa memasuki ruangan ini setiap dua menit

Light Vortex

Photo by note thanun on Unsplash

Di ruangan besar berbentuk kotak ini, kamu akan melihat pertunjukan lampu sorot yang bergerak sesuai dengan irama musik. Saat musik berubah, pola lampunya pun berubah. Jadi, siapkan kameramu untuk merekam ya.

Universe of Water Particles on a Rock Where People Gather

Photo by note thanun on Unsplash

Dari semua instalasi di museum paling ramai dikunjungi ini, ruangan ini memiliki deskripsi yang paling panjang. Seperti namanya, di sini kamu akan melihat sebuah undakan yang menyerupai batu.

Begitu naik ke atasnya, kamu akan melihat dinding LED yang menampilkan aliran air yang lembut dan menenangkan. Jika kamu memukul dinding di samping, bunga-bunga dan burung akan keluar dari sana terbang mengelilingi diniding lain.

BACA JUGA: Mengintip Parthenon Of Shipwrecks, Museum Bawah Laut Yang Keren Abis!

Black Waves

borderless.teamlab.art

Mungkin Black Waves adalah ruangan paling damai di seluruh museum paling ramai dikunjungi ini. Tersembunyi di balik tirai, kamu akan menemukan bean bag tergeletak di lantai. Saat kamu duduk di atas bean bag, ombak akan keluar dari dinding dan membuat suasana seolah-olah sedang berada di pantai.

Infinite Transparency

borderless.teamlab.art

Infinite Transparency adalah ruangan yang sering dilewatkan banyak pengunjung di museum paling ramai dikunjungi ini. Di sini, kamu akan melihat hologram hewan yang bergerak sesuai dengan irama musik. Namun, ciri khas ruangan ini adalah hologram samurai yang melakukan tarian Odori.

Floating Nest

borderless.teamlab.art

Dalam bahasa Indonesia floating nest berarti sarang yang mengapung. Saat memasuki ruangan di museum paling ramai dikunjungi ini kamu akan melihat sebuah tempat seperti sarang yang mengapung di mana kamu bisa berbaring atau berdiri sambil menikmati tampilan visual yang mengagumkan di sekelilingmu.

Sketch Aquarium

borderless.teamlab.art

Ini adalah salah satu ruangan di museum paling ramai dikunjungi ini yang paling interaktif. Di sini kamu bisa menggambar makhluk laut sesuai imajinasi kamu yang kemudian akan dipindai oleh mesin.

Hasilnya, makhluk gambaran kamu akan berenang di akuarium digital yang mengelilingi ruangan ini. Bahkan, kamu bisa berinteraksi dengan hasil gambaran kamu.

Ruangan ini cocok kamu kunjungi bersama anak-anak. Soalnya, mereka bisa berkreasi sambil mengapresiasi karya di saat yang bersamaan. Orang tua juga ternyata sering datang ke ruangan ini lho.

Musical Wall Where Little People Live

borderless.teamlab.art

Ruangan interaktif lain di museum paling ramai dikunjungi ini adalah Musical Wall Where Little People Live. Di sini, kamu bisa membuat karya senimu sendiri dengan menempelkan bermacam-macam objek ke dinding. Setelah selesai, orang-orang berukuran kecil akan muncul dan membuat desa dari hasil karyamu.

En Tea House, ruangan museum paling ramai dikunjungi

borderless.teamlab.art

Jepang terkenal dengan budaya minum tehnya dan melalui ruangan ini museum paling ramai dikunjungi teamLab Borderless Tokyo membawa budaya ini ke level yang berbeda.

Ini adalah ruangan yang menyerupai rumah teh di mana kamu bisa membeli daun teh lalu memasukkannya ke dalam cawan. Setelah itu, proyeksi digital akan muncul di cawan kamu menyerupai bunga teh yang mekar.

BACA JUGA: Liburan Sambil Belajar Di 5 Museum Terkenal Di Medan Ini

Mau menginap di hotel kapsul yang anti-mainstream? Di Bobobox aja!

Bosan sama tempat menginap yang gitu-gitu aja? Tenang, ada Bob di sini. Bobobox adalah hotel capsule Jakarta yang bisa bikin kamu bebas dari stres. Suasana tenang dan hening akan kamu dapatkan saat masuk ke pod-nya. Desainnya yang modern juga enak untuk dinikmati, apalagi buat kamu yang suka foto-foto.

Nggak percaya? Tenang. Supaya kamu punya gambaran yang lebih jelas soal pengalaman menginap yang lebih nyata, kamu bisa lho keliling-keliling di pods Bobobox lewat 360° virtual tour bareng Bob. Kamu bisa membuktikan sendiri sebelum dateng langsung ke tempatnya.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo menginap di Bobobox dan lupakan stres untuk sejenak.

You might also like