Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Mengintip Parthenon of Shipwrecks, Museum Bawah Laut yang Keren Abis!

Situs ini juga merupakan museum bawah laut Yunani yang pertama, lho!

Wisata edukatif sering kali identik dengan kunjungan ke museum, science center, atau situs cagar budaya. Tempat-tempat tersebut menawarkan beragam koleksi bersejarah atau instalasi yang menarik, terutama untuk anak-anak. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2018 terdapat 435 museum, berdasarkan data statistik dari Kemdikbud. Dari Sabang sampai Merauke, kita bisa mengunjungi museum yang berbeda setiap hari dalam satu tahun! Pasti seru tuh! Namun, selain museum biasa, kamu juga bisa mencoba mengunjungi museum bawah laut, lho!

Sesuai namanya, museum ini berada di bawah laut. Namun, biasanya museum ini tidak dibuka dalam bentuk bangunan, melainkan situs khusus. Di Maldives, misalnya, ada sebuah museum bawah air yang dibuka di pusat karang Maldives. Dilansir dari Kompas, museum bernama The Sculpture Museum ini memiliki 22 patung yang terinspirasi dari ekosistem laut. Museum ini sendiri merupakan atraksi yang ditawarkan oleh Fairmont Maldives Sirru Fen Fushi Resort.

museum bawah laut
Sumber: Matador Network

Selain Maldives, ada beberapa negara lain yang punya museum bawah laut, lho! Amerika Serikat, misalnya. Dilansir dari National Geography, Underwater Museum of Art atau UMA dibuka pada bulan Juni 2018 di kawasan Teluk Meksiko. Museum ini berjarak sekitar tiga perempat mil dari Florida dan bisa dikunjungi secara gratis, lho! Namun, kunjungan ke museum bawah laut lebih cocok atau disarankan dilakukan oleh para scuba diver. Maklum, lokasinya memang cukup dalam, yaitu 18 meter dari permukaan air laut.

Yang terbaru, ada museum yang baru dibuka di Yunani, lho! Juga berlokasi di bawah laut, museum dengan julukan Parthenon of Shipwrecks ini bisa menjadi alternatif destinasi wisata. Untuk kamu yang berencana liburan ke Eropa atau, secara spesifik, Yunani, museum yang satu ini layak dikunjungi! Ulasan lengkapnya Bob jabarkan di bawah ini, ya!

Parthenon of Shipwrecks

Kalau mendengar kata Parthenon, kamu mungkin ingat dengan situs bersejarah di Athena. Dilansir dari Ancient-Greece.org, Parthenon merupakan kuil bersejarah yang dibangun sekitar tahun 447-432 sebelum Masehi. Bangunan ini tampak khas dengan 8 pilar bergaya Doric pada bagian depannya. Sayangnya, kuil agung di bukit Akropolis ini sempat hancur sebagian pada tahun 1687. Yang sekarang bisa kamu lihat merupakan bagian yang masih bertahan.

museum bawah laut
Sumber: Euronews

Namun, Parthenon of Shipwrecks tidak sama dengan Parthenon di Akropolis, lho! Situs ini merupakan situs bangkai kapal yang berada dekat pantai Pulau Peristera, Yunani, seperti dilansir dari Media Indonesia. Pulau Peristera sendiri merupakan salah satu pulau yang termasuk dalam wilayah Kota Alonnisos. Di dasar laut kawasan ini, kamu tidak akan melihat bangunan kuil megah, tetapi sisa-sisa kapal yang karam.

museum bawah laut
Sumber: My Celebrity Life

Mungkin buat sebagian orang, situs kapal karam terkesan mengerikan. Namun, di siang hari situs ini menjadi atraksi wisata yang cantik, lho! Situs kapal karam ini pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan di tahun 1985, dilansir dari Opoyi. Namun, berdasarkan informasi dari Kumparan, situs ini baru dibuka pada tanggal 1 Juli 2020. Peresmiannya dilakukan oleh Menteri Kebudayaan Yunani, Lina Mendoni. Selain itu, Parthenon of Shipwrecks juga menjadi museum bawah laut pertama di Yunani, lho!

Kendi Antik

Situs bangkai kapal biasanya ditandai tidak hanya oleh kapal yang tenggelam, tetapi barang-barang kapal yang terpencar. Nah, hal yang sama juga bisa kamu saksikan di museum bawah laut ini. Namun, di Parthenon of Shipwrecks, barang-barang tersebutlah yang justru menjadi daya tarik situs. Dilansir dari The Guardian, diperkirakan ada 3.000-4.000 kendi antik yang tersebar di situs bersejarah ini! Wow! Kendi-kendi antik ini dikenal dengan nama amphorae. Pada zaman dahulu, kendi berbentuk ramping dengan dua gagang ini digunakan untuk menyimpan beragam barang.

museum bawah laut
Sumber: The Guardian

Informasi dari The Guardian juga menunjukkan bahwa kapal di situs ini diperkirakan tenggelam pada tahun 425 sebelum Masehi. Kapal dagang ini mengangkut ribuan amphorae berisi anggur dari Chalkidiki, kawasan di utara Yunani. Selain itu, The Financial District mengungkapkan bahwa kapal yang tenggelam kemungkinan besar merupakan kapal antik yang besar. Bayangkan aja! Ada 3-4 ribu kendi antik yang ditemukan di situs ini. Untuk membawanya, pasti membutuhkan kapal yang besar, dong!

museum bawah laut
Sumber: The Jakarta Post

Namun, keunikan museum bawah laut ini bukan hanya di situ saja! Kendi-kendi ini telah menghuni dasar laut perairan Pulau Peristera selama bertahun-tahun. Namun, sebagian besar kendi masih berada dalam kondisi yang utuh! Memang sih kendi-kendi ini sudah tidak memuat anggur. Meskipun demikian, keutuhan kendi-kendi tersebut menjadi sesuatu yang unik dari situs bangkai kapal ini. Kondisi ekosistem di perairan ini juga turut mempercantik situs bersejarah ini.

Perlu Persiapan Khusus

Untuk kamu yang berminat berkunjung ke museum bawah laut ini, kamu masih punya waktu. Dilansir dari Art Daily, Parthenon of Shipwrecks dibuka dari tanggal 3 Agustus hingga 2 Oktober 2020. Ya, masih ada waktu beberapa bulan lagi deh. Namun, jangan terburu-buru membeli tiket pesawat ke Yunani! Pasalnya, mengunjungi situs ini membutuhkan persiapan khusus dan matang.

museum bawah laut
Sumber: Euronews

Dikutip dari Euronews, tur ke Parthenon of Shipwrecks dibuka untuk tur penyelam amatir bersertifikat. Ini artinya kamu harus sudah punya sertifikat menyelam sebelum bisa melihat-lihat kecantikan situs ini. Wajar saja karena situs ini berada di kedalaman 21-28 meter di bawah permukaan air laut, lho! Kondisi fisik dan mentalmu juga harus benar-benar fit untuk melakukan penjelajahan di bawah laut.

museum bawah laut
Credit: Icarus83 (Wikimedia)

Nah, untuk kamu yang tidak memiliki sertifikat atau tidak mahir menyelam, jangan khawatir! Kamu tetap bisa menikmati kecantikan museum bawah laut ini secara virtual. Tur virtual reality Parthenon of Shipwrecks bisa dinikmati di pusat informasi di pusat kota Alonissos. Kota ini sendiri terkenal dengan pantai-pantainya yang berkerikil. Salah satu pantai yang bisa kamu kunjungi di kota ini adalah Pantai Leftos Gialos. Dengan pemandangan laut yang cantik dan bentang alam yang alami, pantai ini cocok dikunjungi sebagai destinasi wisata romantis.

Itulah ulasan mengenai museum bawah laut pertama di Yunani berjulukan Parthenon of Shipwrecks. Gimana? Tertarik untuk berkunjung? Pastikan kamu melakukan persiapan yang matang, ya. Selain itu, jangan lupa jelajahi tempat-tempat menarik lainnya di Kota Alonnisos saat berkunjung. Kalau belum bisa berlibur ke luar negeri, sebenarnya kamu bisa menikmati liburan di dalam kota terlebih dahulu. Menikmati staycation singkat di hotel terdekat bisa jadi alternatif untuk menyegarkan pikiran, lho.

Ayo Staycation di Bobobox!

Menikmati liburan unik dan asyik nggak harus menguras isi dompet. Di Bobobox, kamu bisa tetap berlibur seru bersama keluarga dan teman, dengan biaya yang terjangkau! Hotel kapsul yang satu ini akan memberikan pengalaman menginap yang memorable. Setiap pod dilengkapi tempat tidur yang nyaman, serta teknologi yang terintegrasi dengan aplikasi seluler. Interior pod bergaya futuristik dan pencahayaan yang variatif akan bikin kamu nyaman deh! Cocok juga buat foto-foto Instagram, lho!

Selain itu, Bobobox dilengkapi beragam fasilitas umum seperti pantry, shared bathroom, communal space, dan musala. Ada juga vending machine untuk kalian yang ingin jajan minuman. Tertarik untuk booking pod di sini? Kamu bisa melakukan reservasi lewat aplikasi Bobobox. Aplikasi ini tersedia secara gratis untuk platform iOS dan Android. Kamu juga bisa mendapatkan notifikasi promosi menarik, lho! Yuk download aplikasi Bobobox ke ponselmu sekarang!

You might also like