Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Khawatir Soal Penuaan? Jangan Sampai Kamu Termakan Mitos-Mitos Penuaan Berikut Ini Ya!

Dari ompong hingga turunnya daya ingat, mana yang sering kamu dengar?

Penuaan atau aging merupakan proses alami yang tidak dapat dihindari oleh setiap makhluk hidup, termasuk manusia. Proses ini terjadi perlahan-lahan akibat penurunan metabolisme secara bertahap. Hal ini biasanya ditandai dengan perubahan fungsi tubuh serta sistem penunjang tubuh lainnya. Perubahan tersebut di antaranya terjadi pada:

  • Sistem kardiovaskuler
  • Tulang dan gigi
  • Otot dan sendi
  • Mata dan telinga
  • Kulit
  • Sistem pencernaan
  • Saluran dan kandung kemih
  • Daya ingat dan kemampuan berpikir
  • Organ reproduksi

Meski perbaikan pola makan dan peningkatan aktivitas fisik dapat membantu mengatasi masalah terkait penuaan, penurunan fungsi tubuh tetap menjadi momok menakutkan. Karenanya, tidak heran jika banya mitos bertebaran tentang penuaan. Berikut ini adalah beberapa mitos tentang penuaan yang pernah atau masih beredar di masyarakat.

Semua Orang Tua Akan Ompong

via Freepik

Salah satu mitos tentang penuaan yang mungkin sering kamu dengar adalah penuaan berarti siap-siap ompong atau kehilangan gigi. Masalah gigi sendiri memang umum terjadi pada golongan lansia. Namun, bukan berarti semua lansia akan mengalami keompongan.

Pada dasarnya, tidak ada patokan pasti sejak usia berapa lansia mulai ompong. Jika dirawat dengan baik sejak kecil, gigi seharusnya bisa bertahan seumur hidup. Kelalaian pada kesehatan gigi bisa berakibat keompongan pada siapa saja di usia berapa saja. Dengan kata lain, usia bukanlah faktor penentu kapan seseorang akan kehilangan giginya.

Baca Juga: Kenali Apa Itu Bruxisme Dan Dampaknya Bagi Kesehatanmu

Penuaan dan Depresi

Mitos tentang penuaan berikutnya adalah depresi sebagai bagian alami dari penuaan. Depresi memang umum terjadi pada orang dewasa. Semakin bertambahnya usia, seseorang harus mengalami banyak perubahan dan bersentuhan dengan lebih banyak masalah yang bisa menjadi penyebab utama depresi. Di antaranya adalah pensiun, kematian orang tercinta, masalah kesehatan, keuangan dan sebagainya.

Namun, hal itu tidak serta merta membuktikan bahwa depresi adalah bagian alami dari proses penuaan. Dewasa ini, anak-anak hingga remaja bahkan banyak yang menderita depresi akut. Dalam hal ini, mereka bisa memilih untuk terus hidup tidak bahagia hingga tua dan membenarkan mitos tersebut atau berusaha menjalani hidup dengan bahagia hingga menua.

Orang Tua Dilarang Olahraga

Larangan berolahraga adalah mitos tentang penuaan lainnya yang beredar di masyarakat. Hal ini berkaitan dengan anggapan bahwa olahraga di usia tua tidak akan memberi perubahan atau manfaat berarti. Mitos tentang penuaan ini sebaiknya diabaikan saja. Kenyataannya, tidak ada kata terlambat untuk memulai pola hidup sehat.

Olahraga teratur justru dapat meningkatkan kekuatan otot, mengurangi lemak hingga meningkatkan kesehatan mental. Olahraga juga dapat membantu mengurangi risiko berkembangnya penyakit Alzheimer dan bentuk demensia lainnya. Melansir Alzheimer’s Society, 11 studi pada lansia menunjukkan bahwa olahraga rutin dapat mengurangi risiko berkembangnya demensia dengan persentase sekitar 30% dan 45% bagi Alzheimer. Meski begitu, konsultasi dengan dokter tetap dianjurkan untuk sebelum memulai olahraga baru karena harus dipertimbangkan dengan kondisi medis.

Baca Juga: Tak Disangka-Sangka! Inilah 7 Olahraga Bikin Panjang Umur Yang Wajib Kamu Lakukan

Orang Tua Menjadi Lemah dan Memiliki Ketergantungan Tinggi

@jonecohen via Unsplash

Mitos tentang penuaan lainnya yang tak kalah populer adalah bahwa penuaan membuat orang lemah dan terlalu bergantung pada orang lain. Penuaan sendiri memang berpengaruh pada menurunnya massa dan kekuatan otot terutama bagi mereka yang berusia di atas 70 tahun. Sebagian orang tua mungkin mengalami kondisi lemah dan ketergantungan tersebut. Namun, hal tersebut sebenarnya bisa diperlambat atau bahkan dicegah dengan rutin beraktivitas fisik serta gaya hidup yang sehat. Beberapa di antaranya adalah kegiatan berjalan, stretching, hingga berkebun.

Faktor Genetik Menentukan Penuaan dan Kesehatan

Salah satu mitos tentang penuaan kerap dikaitkan dengan faktor genetika. Genetika sendiri memang memiliki andil dalam penuaan namun tidak sepenuhnya. Banyak peneliti meyakini bahwa faktor lain seperti radikal bebas juga memiliki andil dalam penuaan dan kesehatan di masa tua. Pada kulit, radikal bebas dapat menimbulkan kerutan, jerawat, sensitivitas, bintik penuaan, kulit kering, hilangnya elastisitas kulit dan kanker kulit. Hal-hal tersebut bisa dicegah dengan menghindari paparan sinar matahari dan stres, memperoleh istirahat yang cukup, dan mengonsumsi makanan tinggi antioksidan.

Baca Juga: Kenali 5 Mitos Kulit Berminyak Berikut Supaya Nggak Salah Langkah!

Selain itu, radikal bebas juga kerap dikaitkan dengan timbulnya berbagai penyakit kronis. Maka dari itu, gaya hidup sehat seperti olahraga teratur, tidak merorok dan minum alkohol, diet sehat, serta istirahat cukup, lebih memainkan peran penting pada kesehatan dan umur seseorang dibandingkan genetika.

Penurunan Daya Ingat

Salah satu mitos tentang penuaan yang mungkin sering kamu dengar adalah fungsi otak akan melambat seiring dengan bertambahnya usia sehingga penurunan daya ingat pun tidak terelakkan. Meski penuaan sendiri dapat menyebabkan perubahan kognitif, tidak sedikit orang tua yang memiliki ingatan tajam. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh kegiatan aktif yang melatih otak serta kebiasan gaya hidup sehat. Selain olahraga dan pola makan sehat, kegiatan seperti membaca dan mendengarkan musik dianggap mampu melatih kekuatan memori sejak dini.

Kehilangan Kemampuan Belajar

@centelm via Unsplash

Mitos tentang penuaan lainnya yang beredar di masyarakat adalah hilangnya kemampuan untuk mempelajari hal baru. Menurut Harvard Medical School, kapasitas untuk belajar akan tetap ada meski pola belajar berubah dan kecepatannya berkurang. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika seseorang berusia lanjut ingin mempelajari hal baru dan meningkatkan kemampuannya dalam berbagai bidang.

Mencoba dan mempelajari hal baru justru dapat meningkatkan kemampuan kognitif.  Dilansir dari National Institute of Aging, sebuah studi menunjukkan adanya peningkatan daya ingat pada orang tua yang mulai belajar merajut atau fotografi digital. Selain itu, berinteraksi sosial dengan orang baru juga dianjurkan. Keterlibatan dalam aktivitas sosial juga dapat membantu menjaga otak tetap aktif dan meningkatkan kesehatan kognitif mereka.

Tidak Perlu Banyak Tidur

Mitos tentang penuaan yang tak kalah aneh adalah bahwa orang tua membutuhkan tidur sedikit saja. Pada dasarnya, saat memasuki usia  tua, lansia cenderung memiliki kesulitan untuk tertidur dan tetap tidur. Hal ini kemudian disalahartikan sebagai menurunnya kebutuhan tidur para orang tua.

Padahal, kebutuhan tidur orang tua sama saja dengan orang dewasa pada umumnya, yaitu 7-9 jam setiap malamnya. Memperoleh tidur yang cukup justru akan membuat seseorang tetap sehat dan siaga. Hal tersebut juga dapat membantu meningkatkan kesehatan mental, menghindari risiko terjatuh dan masih banyak lagi.

Tahu gak sih? Bobobox juga gak luput dari mitos lho! Sebagian orang masih beranggapan bahwa semua hotel kapsul itu tidak nyaman. Pengap, kotor, berisik, mahal, fasilitas tidak lengkap hingga membosankan.

Eits, jangan langsung percaya aja! Hotel Bobobox memang didesain minimalis, namun bukan berarti sempit dan pengap. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan fungsi ruang sehingga tidak banyak makan tempat untuk aksesori dan fasilitas yang tidak perlu. Hotel satu ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas canggih yang membuat pengalaman menginap kamu jauh dari kata bosan.

Kebersihan juga sangat terjaga, terutama dengan kehadiran tim cleaner yang bertugas melakukan pembersihan berkala. Selain itu, Bobobox juga menerapkan jam malam untuk memastikan kenyamanan dan ketenangan di seluruh area Bobobox. Untuk masalah harga, kamu tidak perlu khawatir karena Bobobox termasuk menawarkan harga terjangkau. Masih belum percaya? Unduh dulu yuk aplikasi Bobobox dan buktikan sendiri kenyamanannya!

You might also like