mencegah dehidrasi

Tips Mencegah Dehidrasi Saat Berpuasa di Tengah Cuaca Panas

Dehidrasi kerap dialami oleh orang yang berpuasa. Oleh karena itu kamu perlu tetap menjaga kadar air dalam tubuh untuk mencegah dehidrasi.

Selain diwajibkan dalam Islam, puasa juga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Namun, jika tidak dilaksanakan dengan cara yang baik berpuasa bisa memberi dampak negatif pada tubuh.

Misalnya, ketika kekurangan cairan tubuh akan dehidrasi. Oleh karena itu, untuk mencegah dehidrasi selama berpuasa, ada hal-hal yang perlu kamu perhatikan agar puasa kamu menjadi sempurna. Berikut adalah tips-tips untuk mencegah dehidrasi selama berpuasa.

Apa itu dehidrasi?

Sekitar 60 persen tubuh manusia adalah air. Hal ini dikarenakan hampir semua sistem utama di dalam tubuh kita bergantung pada air. Oleh karena itu, kita harus menjaga konsumsi air setiap harinya. Termasuk saat berpuasa.

Kekurangan air dalam tubuh bisa berakibat fatal. Salah satunya adalah dehidrasi. Menurut Mayoclinic, dehidrasi terjadi ketika seseorang menggunakan atau kehilangan air lebih dari kadar air yang masuk ke dalam tubuh.

Hal ini menyebabkan tubuh tidak bisa beroperasi dengan baik. Maka dari itu, orang yang kurang minum sering merasakan pusing. Selain itu, dehidrasi juga memiliki gejala seperti haus, mulut kering, atau air kencing yang keruh.

Meskipun begitu, menurut situs Hellosehat, dehidrasi yang dialami saat berpuasa, terutama puasa di bulan Ramadan, biasanya merupakan dehidrasi ringan. Dehidrasi ringan tidak membahayakan nyawa. Namun, tetap berdampak pada tubuh dan bisa mengganggu aktivitas. Oleh karena itu, kamu harus menaruh upaya untuk mencegah dehidrasi.

Mencegah dehidrasi dengan memenuhi kebutuhan air setiap harinya

mencegah dehidrasi

Photo by Johnny McClung on Unsplash

Untuk mencegah dehidrasi, kamu pasti pernah mendengar saran untuk minum delapan gelas dalam sehari. Anjuran ini bisa dijadikan acuan. Setidaknya, delapan gelas sehari yang dibagi ke dalam empat waktu mudah untuk dilakukan.

Akan tetapi, pada dasarnya kebutuhan air setiap orang berbeda-beda. Bisa lebih atau kurang dari delapan gelas per hari. Hal ini tergantung dari kegiatan, lingkungan, dan kondisi kesehatan kamu.

Orang yang tinggal di iklim panas mungkin membutuhkan lebih banyak air dari orang yang tinggal di iklim dingin. Oleh karena itu, mencegah dehidrasi pun harus disesuaikan dengan kebutuhan setiap orang. Selain mengacu pada anjuran delapan gelas sehari, kamu bisa memonitor tingkat hidrasi kamu dengan cara berikut:

  • Ketika haus, minum
  • Ketika kamu sudah tidak haus, berhenti minum
  • Dalam cuaca panas atau saat berolahraga, pastikan kamu minum cukup air

Akan tetapi, saat berpuasa kamu tidak bisa minum kapan saja untuk mencegah dehidrasi. Yang bisa kamu lakukan adalah membaginya ke dalam waktu sebagai berikut: 2 gelas saat sahur, 4 gelas saat berbuka puasa, dan 2 gelas sebelum tidur atau menjelang sahur.

Kurangi konsumsi makanan asin saat sahur

mencegah dehidrasi

Photo by Pixzolo Photography on Unsplash

Kamu mungkin pernah mendengar anjuran untuk jangan terlalu banyak makanan asin untuk mencegah dehidrasi. Hal ini dikarenakan, menurut peneliti terdahulu, garam mampu menyerap kadar air di sel darah. Ketika sel darah kekurangan cairan, tubuh akan meminta kamu untuk mengonsumsi lebih banyak air agar kadar air dalam sel darah tetap seimbang.

Akan tetapi, penelitian terbaru yang dipublikasikan di The Journal of Clinical Investigation menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak garam menyimpan lebih banyak air, tidak cepat haus, namun lebih mudah lapar.

Lalu, apakah harus mengurangi konsumsi garam untuk mencegah dehidrasi? Kalau menurut Bob sih yang penting seimbang. Jangan terlalu banyak namun jangan hindari juga sama sekali. Imbangi juga dengan konsumsi air yang cukup saat sahur.

Perbanyak minum air putih di malam hari untuk mencegah dehidrasi

mencegah dehidrasi

Photo by Anderson Rian on Unsplash

Waktu sahur tidak terlalu panjang. Bahkan dianjurkan untuk sahur dekat ke waktu azan subuh. Terlalu banyak mengonsumsi air di waktu subuh untuk mencegah dehidrasi mungkin bisa membuat kamu kembung.

Soalnya, kamu menyimpan air dalam waktu singkat di saat yang bersamaan. Oleh karena itu, lebih baik jika kamu perbanyak minum air putih di malam hari untuk mencegah dehidrasi.

Imbangi konsumsi makanan berprotein dengan minum yang banyak

mencegah dehidrasi

Photo by Ruben Rodriguez on Unsplash

Untuk mencerna protein, tubuh kamu membutuhkan air. Artinya, semakin banyak protein yang kamu konsumsi semakin banyak pula tubuh menggunakan persediaan air. Ginjal akan menarik air dari manapun untuk mencerna protein.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein. Memang betul bahwa protein bisa mengurangi nafsu makan dan rasa lapar. Namun, kamu juga harus mengimbanginya dengan minum air yang cukup untuk mencegah dehidrasi.

Selain itu, kamu juga bisa mengimbanginya dengan mengonsumsi buah dan sayur. Cairan untuk mencegah dehidrasi tidak hanya bisa didapatkan dari air saja.

Buah dan sayur juga mengandung air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh sebanyak 10-20 persen. Di samping itu, kamu juga akan mendapatkan manfaat lainnya dari buah dan sayur seperti serat yang baik untuk penceernaan.

Air putih tetap yang utama

mencegah dehidrasi

Photo by Manki Kim on Unsplash

Bulan Ramadan memang banyak sekali godaannya. Apalagi godaan makan dan minum. Adakalanya kamu ingin minum minuman manis seperti teh manis, kopi, soda, dan lain sebagainya untuk melepaskan dahaga. Akan tetapi, untuk mencegah dehidrasi sebaiknya kamu kurangi konsumsi minuman tersebut.

Minuman dengan kadar gula dan kafein yang tinggi bisa mengurangi kadar air yang ada di dalam tubuh. Selain itu, minuman tersebut juga bisa membuat kamu buang air kecil lebih sering.

Oleh karena itu, minuman terbaik untuk mencegah dehidrasi adalah air putih. Selain mencegah dehidrasi, air putih juga memiliki manfaat yang baik lainnya bagi tubuh.

Tetap bahagia dengan menginap di Bobobox

Mencegah dehidrasi adalah hal yang tidak boleh kamu anggap enteng. Soalnya, dehidrasi bisa berujung fatal jika sudah terlalu parah. Oleh karena itu, cairan di dalam tubuh kamu tetap harus terjaga meskipun sedang berpuasa. Selain mencegah dehidrasi, ada hal yang tidak kalah penting. Yap, menjaga diri agar tidak stres.

Caranya? Cobain deh menginap di Bobobox. Hotel kapsul yang satu ini bisa bikin kamu bebas dari stres. Suasana tenang dan hening akan kamu dapatkan saat masuk ke pod-nya. Selain itu, desainnya yang modern juga enak untuk dinikmati.

Nggak cuma itu, teknologi yang digunakan juga canggih. Untuk memesan kamar, kamu bisa melakukannya melalui aplikasi Bobobox. Aplikasi ini, selain untuk memesan, juga berfungsi sebagai kunci kamar lho. Tinggal pindai saja QR code-nya.

Di kamarnya juga kamu akan menemukan lampu led yang bisa kamu atur sesuai dengan suasana hati kamu. Modenya pun ada banyak. Mau untuk tidur? Ada. Mau untuk meditasi? Tinggal pakai mode zen. Pokoknya pas banget untuk melepas stres dan menjaga kesehatan mental.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo menginap di Bobobox dan lupakan stres untuk sejenak!

Bobobox

Bobobox

Sejak tahun 2018, Bobobox hadir menawarkan pengalaman yang berbeda bagi para traveler untuk menikmati perjalanan yang sempurna. Bobobox menghubungkan traveler, dari pod ke kota.

All Posts

Bobobox

Rasakan sensasi menginap di hotel kapsul Bobobox! Selain nyaman, hotel kapsul ini mengedepankan teknologi dan keamanan. Bobobox bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk menikmati perjalanan dan beristirahat, dan cocok untuk perjalanan liburan atau bisnis.

Top Articles

Categories

Follow Us

Latest Articles