Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Makanan Khas Idul Fitri di Dunia dari Berbagai Negara! Paling Enak yang Mana Nih?

Enggak cuma di Indonesia, makanan khas Idul Fitri di dunia ini juga enak-enak!

Lebaran identik dengan makanan dan ternyata, makanan khas Idul Fitri di dunia ada banyak lho. Di Indonesia sendiri, opor ayam dan ketupat adalah makanan paling standar yang bisa ditemukan. Kalau kamu bosan dan ingin bereksperimen, makanan khas Idul Fitri di dunia ini bisa jadi pilihan untuk mengisi hari rayamu.

Aseeda – Sudan

makanan khas Idul Fitri di dunia
Photo by Hakeem.gadi via Wikimedia Commons

Makanan khas Idul Fitri di dunia yang pertama datang dari Sudan. Makanan ini terbuat dari adonan tepung terigu yang dimasak di atas api besar. Adonan tersebut diaduk cepat dengan sendok kayu agar tidak menggumpal.

Biasanya makanan khas Idul Fitri di dunia ini diberi tambahan mentega atau madu dan dimakan dengan saus tomat yang disebut moo lah atau mulah.

Aseeda dianggap sebagai salah satu makanan penutup dan hidangan tradisional paling populer di banyak negara Arab, terutama Sudan. Selain sebagai makanan khas Idul Fitri, asseeda disajikan untuk makan siang, makan malam, atau keduanya.

Bint Alsahan – Yaman, makanan khas Idul Fitri di dunia

makanan khas Idul Fitri di dunia
Photo by Rukn950 via Wikimedia Commmons

Bint Alsahan adalah makanan khas Idul Fitri di dunia sejenis kue manis khas Yaman. Kue ini terbuat dari adonan yang dibuat dengan mencampurkan tepung, putih, telur, ragi, dan mentega murni yang dikenal sebagai samn.

Adonan tersebut kemudian dipanggang dalam beberapa lapisan dalam oven. Setelah itu, bint alsahan yang disajikan dengan madu di atasnya dan ditaburi habbatusauda.

Meskipun terdengar sederhana, kue ini cukup sulit untuk dibuat. Itulah mengapa kue ini sulit ditemukan di restoran-restoran di Yaman. Karena alasan itu juga bint alsahan menjad makanan khas Idul Fitri di dunia yang lebih sering dibuat di rumah.

Bolani – Afganistan

makanan khas Idul Fitri di dunia
Photo by Tunshi via Wikimedia Commons

Makanan khas Idul Fitri di dunia berikutnya datang dari Afganistan. Bolani adalah roti pipih yang diisi dengan berbagai bahan seperti kentang, daun bawang, atau daging cincang.

Roti isi ini kemudian digoreng dan disajikan dengan yogurt tawar atau yogurt mint. Sebagai pendamping, bolani biasanya disajikan dengan minuman doogh, minuman yang terbuat dari yoghurt.

Kamu tidak akan menemukan bolani di hari-hari biasa karena makanan ini dibuat untuk acara-acara khusus seperti ulang tahun, pertunangan, dan tentu saja Idul Fitri.

Cambaabur – Somalia, makanan khas Idul Fitri di dunia

makanan khas Idul Fitri di dunia
Photo by Mockup Graphics on Unsplash

Cambaabur adalah makanan sejenis panekuk/krep yang biasa disajikan saat Lebaran di Somalia. Yang membuatnya berbeda adalah bumbu yang ditambahkan ke dalam adonannya.

Biji adas, biji jinten, biji nigella (biji hitam), dan bubuk kunyit membuat makanan khas Idul Fitri di dunia ini memiliki rasa yang istimewa.

Meski memiliki dasar rasa yang gurih, makanan khas Idul Fitri di dunia ini biasanya ditaburi gula atau ghee, sejenis mentega yang berasal dari India dan kemudian disajikan dengan yogurt.

Perpaduan ini membuat cambaabur memiliki kombinasi rasa asam, rempah-rempah, dan manis yang menggugah selera.

Kahk – Mesir

makanan khas Idul Fitri di dunia
Photo by Mervat Salman via Wikimedia Commons

Tidak hanya Indonesia saja yang punya makanan khas Idul Fitri di dunia. Di Mesir ada yang namanya kahk, yaitu kukis berbentuk bundar yang disajikan untuk merayakan Idul Fitri.

Kue tersebut ditaburi dengan gula bubuk dan diisi dengan agameya (campuran madu, kacang-kacangan, dan ghee), lokum, kenari, pistachio, atau kurma. Atau, makanan khas Idul Fitri di dunia ini juga bisa disajikan polos.

Konon, kahk berisi kurma adalah asal dari terciptanya ma’amoul, biskuit serupa yang mudah ditemukan di Arab Saudi dan sering dijadikan oleh-oleh.

Kahk juga populer di Indonesia dan disebut kue kaak sebagai hasil akulturasi antara orang Arab dan Indonesia.

Laasida – Moroko, makanan khas Idul Fitri di dunia

makanan khas Idul Fitri di dunia
Photo by Klara Avsenik on Unsplash

Laasida adalah sejenis bubur dengan rasa yang tawar. Makanan khas Idul Fitri di dunia asal Moroko ini berbahan dasar semolina atau sejenis tepung gandum yang dicampur dengan air dan garam. Karena rasanya yang tawar, laasida sering dimakan dengan mentega dan madu.

Di Maroko, lassida disajikan untuk sarapan pada hari Idul Fitri, karena dikatakan sebagai salah satu hidangan yang disukai Nabi Muhammad salallahualaihiwasallam. Ringan dan tidak sulit untuk dibuat, laasida akan mudah ditemukan di dapur-dapur orang Moroko saat Lebaran tiba.

Mamounia – Suriah

makanan khas Idul Fitri di dunia
© Alice Wiegand / CC-BY-SA-3.0 (via Wikimedia Commons)

Makanan khas Idul Fitri di dunia selanjutnya adalah mamounia. Ini adalah makanan penutup yang berasal dari Aleppo, Suriah dan jarang ditemukan di tempat lain di dunia.

Mamounia, biasanya disajikan untuk sarapan. Akan tetapi, makanan ini juga bisa kamu temukan di pesta pernikahan atau hari Lebaran.

Mamounia memiliki konsistensi yang mirip puding dan dibuat dari semolina dengan taburan kacang pinus dan sedikit kayu manis.

Sajian ini bisa dinikmati saat panas dengan tekstur seperti bubur atau dingin dengan konsistensi yang lebih padat seperti puding.

Manti – Moskow, makanan khas Idul Fitri di dunia

makanan khas Idul Fitri di dunia
Photo by Tamara Malaniy on Unsplash

Di Indonesia, siomay dimakan saat hari-hari biasa. Namun, di Moskow, Rusia, siomay adalah makanan khas Idul Fitri di dunia yang dikenal juga sebagai manti.

Manti adalah sejenis pangsit yang terdiri dari campuran daging domba atau daging giling yang dibungkus oleh adonan tipis. Adonan ini kemudian dimasak dengan cara direbus atau dikukus.

Makanan khas Idul Fitri di dunia ini berasal dari Turki dan menyebar ke Rusia setelah banyak penduduk muslim yang hijrah ke Rusia.

Seviyaan ki kheer – India

makanan khas Idul Fitri di dunia
Photo by Ana Tavares on Unsplash

Seviyaan ki kheer adalah makanan penutup khas India. Makanan khas Idul Fitri di dunia ini adalah bihun gandum tipis yang dimasak dengan susu dan dibumbui dengan rempah-rempah seperti pala, bubuk kapulaga, kunyit, dan kacang-kacangan.

Makanan ini memiliki tekstur yang lembut dan kaya akan rasa. Seviyaan ki kheer biasa ditemukan di festival-festival di India, termasuk Lebaran. Cepat dan mudah dibuat, seviyaan ki kheer bisa dinikmati panas atau dingin.

Mau staycation? Menginap di Bobobox aja!

Bobobox adalah hotel capsule Jakarta yang menggunakan teknologi terkini. Hampir semua aktivitas menginap kamu terintegrasi melalui aplikasi seperti untuk memesan kamar, sebagai kunci kamar berbasi QR code, pengatur lampu, dan lain-lain.

Selain itu, Bobobox juga adalah hotel kapsul yang bisa bikin kamu bebas dari stres. Suasana tenang dan hening akan kamu dapatkan saat masuk ke pod-nya. Desainnya yang modern juga enak untuk dinikmati, apalagi buat kamu yang suka foto-foto.

Nggak percaya? Tenang. Supaya kamu punya gambaran yang lebih jelas soal pengalaman menginap yang lebih nyata, kamu bisa lho keliling-keliling di pods Bobobox lewat 360° virtual tour bareng Bob. Kamu bisa membuktikan sendiri sebelum dateng langsung ke tempatnya.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo menginap di Bobobox dan lupakan stres untuk sejenak.

You might also like