Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

10 Makanan yang justru Berbahaya jika Dipanaskan Kembali

Ingat baik-baik makanan berikut ini.

Bobobox.co.id — Saat mengonsumsi makanan tertentu, terkadang kamu menyisakan makanan tersebut untuk kamu konsumsi di lain waktu. Nah, saat akan dikonsumsi kembali, kamu pun biasanya akan menghangatkannya.

Kebiasaan menghangatkan makanan ini mungkin sudah sering dilakukan oleh banyak orang. Hal tersebut nyatanya selain membuat makanannya akan tetap hangat juga bisa menghemat pengeluaran.

Namun, siapa sangka jika ada beberapa makanan yang justru berbahaya jika kamu memanaskannya kembali saat akan dikonsumsi. Oleh karenya, kamu pun harus mengetahui makanan apa saja yang masuk kategori ini.

Di sini, Bob sudah merangkum 10 makanan yang justru berdampak kurang baik hingga berbahaya untuk dikonsumsi jika dipanaskan kembali. Langsung saja simak kesepuluh makanannya berikut ini.

Bayam

Bayam merupakan sayuran yang bisa dimasak dengan berbagai cara mulai dari ditumis, menjadi sayur bening hingga sebagai bahan campuran gado-gado atau lotek.

Nah, makanan yang menjadi sumber kekuatan Popeye ini dikenal akan kandungan nitratnya yang cukup tinggi. Kandungan tersebut didapat dari air, pupuk, tanah, dan udara yang digunakan bayam untuk hidup.

Senyawa nitrat yang ada pada bayam sendiri termasuk senyawa yang berbahaya jika dipanaskan. Pasalnya, jika dipanaskan, senyawa tersebut bisa menyebabkanmu terkena kanker. 

Kentang

Saat kamu membutuhkan karbohidrat yang cukup banyak, kentang biasanya menjadi salah satu alternatif yang baik untuk dikonsumsi. Kandungan karbohidrat dalam kentang mampu menyalurkan tenaga pada tubuh.

Namun, dibalik manfaat yang bisa didapat dari kentang, makanan ini pun termasuk salah satu makanan yang tidak boleh dipanaskan jika pada mulanya dibiarkan dingin pada suhu kamar setelah dimasak pertama kali.

Jika kamu melakukannya, kamu justru bisa keracunan akibat kentang yang sudah kamu panaskan tadi. Saat berada di suhu kamar, bakteri botulisme dapat tumbuh di kentang yang sudah dingin tersebut.

Daging Ayam

Daging ayam bisa jadi termasuk salah satu jenis daging yang banyak orang konsumsi. Selain harganya yang relatif lebih terjangkau dibandingkan daging sapi dan kambing, kemudahan dalam pengolahannya menjadikan daging ini banyak difavoritkan.

Oleh karena itu, makanan dari olahan daging ayam pun kerap kali dipanaskan kembali saat akan dikonsumsi. Namun, hal tersebut justru tidak dianjurkan untuk kamu lakukan.

Pasalnya, kandungan protein yang terdapat pada daging ayam akan hilang saat kamu memanaskan kembali daging ayam tersebut. Bahkan, kamu bisa terkena masalah dalam pencernaan saat mengonsumsi ayam yang dipanaskan kembali.

Tips Membuat Ayam Goreng Krispi Super Kriuk dan Antigagal

Jamur

Sama seperti halnya daging ayam, jamur pun termasuk bahan makanan yang kaya akan protein. Jika diolah dengan tepat, jamur bisa menjadi hidangan yang maknyus dan lezat untuk disantap.

Walaupun demikian, jamur bisa menjadi makanan yang berbahaya untuk tubuh jika dipanaskan kembali saat akan dikonsumsi. Hal tersebut terjadi karena jamur sangat riskan terserang mikroorganisme.

Makanan dengan olahan jamur yang dipanaskan kembali bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti sakit perut. Untuk itu, sangatlah disarankan untuk menghabiskan hidangan dengan bahan dasar jamur dalam sekali makan.

Telur

Tidak hanya dagingnya saja yang biasa diolah menjadi makanan yang enak dan lezat, telur ayam pun mampu dimasak untuk menjadi sesuatu yang menggugah nafsu makan.

Sebagai salah satu sumber protein terbaik, telur pun termasuk bahan makanan yang mudah diolah dalam waktu yang relatif singkat. Walaupun begitu, hidangan berbahan telur tidak dianjurkan untuk dipanaskan ulang.

Pasalnya, saat dibiarkan di suhu ruangan, hidangan tersebut justru menjadi tempat berkembangbiak bakteri yang berbahaya untuk pencernaan tubuh dan akan menimbulkan racun saat dipanaskan kembali.

Nasi

Bagi orang Indonesia, tidak dihitung makan berat jika makanan tersebut tidak menyertakan nasi di dalamnya. Nasi sendiri sudah seperti hal yang wajib dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat untuk orang Indonesia.

Seperti halnya kentang, nasi pun memiliki efek samping yang kurang baik untuk tubuh jika dibiarkan terlalu lama dan tidak disimpan dengan baik saat akan dipanaskan kembali nantinya.

Saat dibiarkan di suhu kamar, nasi yang mengandung spora bakteri dapat berkembang biak dan bisa menyebabkan keracunan makanan jika kamu mengonsumsi nasi yang dibiarkan di suhu kamar tersebut.

Nasi Putih, Makanan Pokok yang Memiliki 5 Fakta Unik

Makanan Bersantan

Makanan bersantan memang menjadi salah satu hidangan favorit masyarakat Indonesia. Rasanya yang gurih dan memanjakan lidah menjadikan beberapa alasan mengapa makanan bersantan banyak digemari.

Namun, satu hal yang harus kamu ketahui adalah makanan bersantan ini memiliki efek buruk untuk kesehatan tubuh jika kamu memutuskan untuk menghangatkannya kembali saat akan disantap bersama sepiring nasi.

Pasalnya, saat kamu memanaskan ulang hidangan tersebut, hal yang terjadi adalah lemak baik yang terdapat di dalam hidangan tersebut akan berubah menjadi lemak jahat yang bisa meningkatkan kadar kolestrol tubuh.

via unileversolutions.com

Seledri

Seledri menjadi makanan selanjutnya yang memiliki efek yang tidak baik untuk tubuh jika dipanaskan kembali. Biasanya, seledri sering dijumpai sebagai pelengkap sup untuk memperkuat aroma dan rasa sup tersebut.

Walaupun memiliki banyak manfaat khususnya untuk kesehatan tubuh, layaknya dua sisi koin, seledri pun mampu mengancam kesehatan tubuh jika kamu memanaskan seledri.

Seledri sendiri bisa menjadi racun karena kandungan nitrat yang tinggi seperti halnya bayam. Jika dipanaskan, nitrat yang bersifat karsinogenik bisa beracun dan meningkatkan risiko kanker dan methemoglobenemia.

makanan seledri

Daging Olahan

Daging olahan seperti sosis menjadi bahan makanan yang biasa digunakan sebagai pelengkap berbagai jenis masakan seperti sup. Tidak hanya sebagai pelengkap, daging olahanan pun bisa juga dikonsumsi langsung.

Sudah menjadi rahasia umum jika daging olah mengandung banyak bahan kimia dan zat pengawet. Bahan kimia dan zat pengawet tersebut bisa menjadi racun apabila kamu menghangatkannya kembali dengan microwave.

Memasukkan daging olahan ke dalam microwave akan menimbulkan efek oksidasi kolesterol. Hal tersebut terjadi karena adanya radiasi microwave kepada daging olahan tersebut dan efek tersebut bisa menyebabkan penyakit jantung.

Minyak

Bahan yang masuk ke dalam item terakhir di daftar Bob kali ini mungkin tidak seperti beberapa yang sudah Bob sebutkan. Pasalnya, hal yang satu ini biasa digunakan untuk meningkatkan cita rasa.

Bahan yang Bob maksud adalah minyak. Semua minyak mulai dari minyak biji anggur, minyak kenari, minyak kemiri, dan minyak biji rami memiliki titik asap yang sangat rendah.

Oleh karena itu, saat dipanaskan kembali, minyak-minyak tersebut justru akan menjadi tengik sehingga haruslah dihindari untuk digunakan saat memasak, memanggang, ataupun menggoreng.

Menginap dengan Nyaman? Ya di Bobobox

Sedang bingung mencari tempat meningap? Tidak usah pusing karena ada Bobobox yang menjawab rasa kebingunganmu tersebut.

Hotel kapsul yang mengusung konsep futuristik ini menawarkan fasilitas-fasilitas kekinian yang siap memberikan kenyamanan yang kamu butuhkan dari sebuah tempat menginap.

Informasi lebih lanjut soal pemesanan bisa kamu didapat di aplikasi Bobobox yang bisa diunduh secara gratis dengan mengklik link ini.