Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Dikeramatkan dan Beraura Mistis Kuat, Ini Dia Lokasi-Lokasi Pesugihan yang Banyak Dikunjungi Orang

Dengan persembahan berupa sesajen hingga nyawa orang

Belum lama ini, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan berbagai berita berbau praktik pesugihan. Sebut saja hoax tentang babi ngepet hingga kekejaman orang tua pada anak demi melancarkan praktik tersebut. Berkaca dari banyaknya kasus yang ada, kamu mungkin bisa menyimpulkan meski zaman sudah modern, praktik satu ini masih cukup populer dan melekat dalam budaya masyarakat Indonesia.

Faktor ekonomi biasanya menjadi alasan utama orang-orang masih percaya dan menggantungkan hidupnya pada ilmu hitam. Selain rela mengorbankan orang tercinta, tak jarang mereka juga melakukan berbagai ritual seperti pemberian sesajen, mandi kembang, hingga pencurian kain kafan demi kesuksesan persekutuan dengan setan tersebut.

Tidak jarang, mereka juga mengunjungi sejumlah tempat yang tersohor sebagai lokasi pesugihan di Indonesia. Di mana sajakah lokasi pesugihan di Indonesia itu? Simak informasinya berikut ini!

Gunung Kawi, Jawa Timur

via histori.id

Gunung Kawi dikenal sebagai tempat keramat terutama karena keberadaan makam Eyang Soedjogo yang kerap jadi tujuan ziarah. Namun, kurang dari satu abad ke belakang, Gunung Kawi justru semakin identik sebagai sebuah lokasi pesugihan di Indonesia. Konon katanya, ritual pesugihan yang dilakukan di lokasi ini terbilang sederhana. Beberapa di antaranya meliputi pemberian persembahan atau sesajen, menggelar syukuran, mandi air kembang, ziarah ke makam hingga sembahyang di area Kelenteng.

Lalu, ada juga pohon dewandaru yang jika daun atau buahnya jatuh menimpa pengunjung, mereka akan segera terbebas dari belenggu kemiskinan. Akibatnya, sejumlah orang mencoba peruntungan dengan bersemedi berhari-hari atau sekadar berdiri di bawah pohonnya hingga berjam-jam untuk menangkap keberuntungan itu.

Karena itu, tidak sedikit pengunjung membantah adanya kegiatan pesugihan di sana karena mereka merasa tidak mempersembahkan tumbal apapun. Alih-alih menyebutnya pesugihan, mereka lebih menganggapnya sebagai kegiatan syukuran, ibadah atau ziarah.

Meski begitu, ada juga mitos yang menyebutkan keharusan peziarah untuk mempersembahkan tumbal setahun setelah kekayaan didapat. Tumbal yang diberikan haruslah seseorang yang masih memiliki hubungan darah yang kemudian akan meninggal secara tiba-tiba. Setelah itu, kekayaan pemuja akan meningkat berkali-kali lipat.

Baca Juga: Tak Hanya Daun Kelor, Ini Dia Tanaman-Tanaman Yang Sering Dihubungkan Dengan Unsur Mistis

Gunung Lawu, Jawa Tengah

@asrull_17 via Instagram

Gunung Lawu termasuk lokasi pesugihan di Indonesia yang terkenal angkerdan mistis. Gunung tersebut konon memiliki pasar gaib serta dihuni berbagai makhluk astral seperti macan gogor, genderuwo, kuntilanak, tuyul, hingga wewe gombel.

Orang-orang yang hendak meraup kekayaan lewat Gunung Lawu biasanya akan memberikan sesajen berupa bunga aneka warna, dupa, barang berharga (misal perhiasan), hingga ayam cemani. Sesajen itu biasanya diletakkan di kaki gunung sebagai bentuk izin pendakian ke gua yang ada di puncak kaki gunung.

Mereka harus tiba sebelum matahari terbit kemudian melakukan semedi hingga berhasil kontak dengan makhluk gaib. Saat itu, pemuja bisa menyampaikan keinginannya. Suara dari makhluk tersebut biasanya menjadi penanda permohonan terkabul dan hal ini tentunya membutuhkan tumbal anggota keluarga setiap kurun waktu tertentu. Tumbal biasanya akan dijadikan pelayan dan saat dikubur jasadnya akan berubah jadi batang pisang. Jika tidak, nyawa sendiri adalah taruhannya.

Gunung Gede, Jawa Barat

@maul.96 via Instagram

Gunung Gede juga termasuk lokasi pesugihan di Indonesia yang terkenal angker dan mistis. Gunung satu ini diketahui memiliki beberapa titik angker yang perlu diwaspadai seperti Kandang Batu dan Telaga Biru. Selain itu, bagian tenggara gunung diyakini terdapat sebuah gubug dan makam Raden Surya Kencana, putra dari pendiri kota Cianjur, Raden Aria Wiranatudatar. Di tempat itulah pesugihan biasanya dilangsungkan.

Ritual pesugihan biasanya dilakukan di bulan purnama dan akses menuju makam terbilang sulit karena jalannya yang terjal, licin dan menanjak. Sesampainya di tempat, mereka perlu melakukan ritual seperti menabur kembang setaman, membakar kemenyan, hingga berendam telanjang bulat di kubangan lumpur semalaman. Saat fajar tiba, mereka boleh membersihkan diri dengan berguling di rerumputan.

Menurut mitos yang beredar, ritual pesugihan Gunung Gede termasuk ke dalam pesugihan Munding Seuri. Pesugihan ini mengharuskan anak pemuja sebagai tumbal dari keserakahannya. Para pemuja harus ikhlas jika anak mereka menjadi cacat akibat ritual tersebut. Mereka biasanya diberi gambaran untuk pilihan kecacatan wajah sang anak. Kebanyakan memilih anak mereka berbibir sumbing.

Baca Juga: 10 Pengalaman Mistis Pendakian Gunung Di Indonesia Yang Paling Mencekam

Gunung Simpay, Jawa Barat

via jabarsatu.id

Gunung Simpay merupakan lahan keramat yang menjadi lokasi pesugihan di Indonesia. Di tempat tersebut, kamu akan menjumpai lebih dari satu pasarean atau makam tokoh leluhur desa yang hidup di zaman sebelum kemerdekaan. Makam tersebut meliputi makam Buyut Saringsingan, Kuwu Rongkah, Syeh Semar Kuncung, Eyang Winanta Panenjoan (Aki Buyut Sakti), dan Eyang Surajaya.

Para pengunjung umumnya hanya sekadar wisata religi atau berkeinginan untuk meraih kesuksesan dalam hidup seperti naik jabatan, menjadi miliarder, dan lainnya. Untuk bisa melakukan praktik pesugihan, hari lahir serta neptu perlu diperhitungkan terlebih dahulu karena biasanya orang yang lahir di hari Jumat tidak bisa mengikuti ritual tersebut.

Orang yang lolos akan diberi pilihan jenis pesugihan dan diminta datang lagi biasanya pada tanggal 25 hingga 4 saat leluhur tengah di tempat. Mereka selanjutnya akan dibawa ke lokasi makam Aki Buyut Sakti untuk melakukan ritual yang dimulai setelah magrib. Sesajen untuk menyambut kedatangan makhluk halus berupa dua buah kelapa ijo, satai kambing dua tusuk, sembilan butir telur ayam kampung, lima jenis air gelas (misal teh, kopi pahit, kopi manis, air putih, dan teh manis) serta uang pecahan terbesar.

Sendang Kemilon, Yogyakarta

@ardian_uke53 via Instagram

Sendang Kemilon dipercaya sebagai salah satu lokasi pesugihan di Indonesia yang terkenal mistis dan keramat. Tempat yang memiliki kolam kebiruan ini konon merupakan tempat pemujaan Nyi Blorong oleh mereka yang haus akan harta.

Nyi Blorong sendiri diyakini merupakan sosok ratu gaib berperawakan manusia setengah ular yang kerap meminta tumbal setiap tahunnya. Persemayamannya ada di pusaran air di bagian tengah sendang. Karena itu, setiap tahun ada saja peristiwa menyeramkan yang menelan korban jiwa akibat tertarik energi gaib pusaran tersebut.

Untuk mengikuti pesugihan ini, pemuja diharuskan berjenis kelamin laki-laki dan datang sendiri. Mereka juga perlu memberikan sesajen berupa kembang tujuh rupa, kelapa muda, ayam cemani, dan sebagainya. Selain itu, mereka juga perlu menjalankan perintah dari sang ratu. Jika berhasil, para pengikut akan dihadiahi emas permata yang berasal dari sisiknya sebagai jimat untuk memperoleh kekayaan.

Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Jogja Mistis Untuk Temani Malam Jumat Kamu

Gunung Wijil, Jawa Tengah

via rakyatterkini.com

Gunung Wijil termasuk ke dalam lokasi pesugihan di Indonesia yang terbilang baru. tempat ini memiliki sejumlah makam kuno keramat yang menarik perhatian pengunjung untuk ngalap berkah. Jika berhasil, peziarah akan didatangi oleh anjing merah yang menjadi kesukaan penguasa Gunung Wijil.

Mengingat kekeramatan tempat ini, tentu ada pantangan yang perlu dipatuhi.  Di antaranya adalah larangan menggunakan perhiasan apapun serta larangan memasuki area makam bagi para wanita yang tengah datang bulan. Jika nekat, mereka akan didatangi makhluk berkepala ular di dalam mimpi. Selain itu, wanita juga dilarang untuk mengenakan perhiasan apapun.

Sementara itu, praktik pesugihan Gunung Wijil biasanya dilakukan di kawasan bukit batu yang disebut Watu Baya. Di tempat tersebut, pemuja akan melakukan ritual untuk memanggil makhluk Buto Ijo. Jika berhasil, dia akan memperoleh kekayaan berlimpah, kelancaran usaha hingga kekayaan gaib. Namun, ini tentu tidak gratis.  Sang Buto Ijo akan meminta tumbal manusia.

Mau menginap di hotel tapi takut tempatnya berbau mistis? Ke Bobobox, yuk! Dengan desain futuristik, hotel kapsul satu ini jauh banget dari kesan angker. Selain itu, Bobobox juga menawarkan berbagai fasilitas menarik dan canggih sehingga pengalaman menginap kamu terasa menyenangkan dan jauh dari kata seram.

Ada keyless access, Wi-Fi kencang di seluruh area Bobobox, Bluetooth speaker, moodlamp untuk pengaturan warna cahaya dalam pod, dan masih banyak lagi. Tertarik kan? Yuk, langsung unduh aplikasi Bobobox untuk kemudahan dalam proses booking. Kamu juga akan mendapatkan informasi serta promo-promo terbaru dari Bobobox. Jangan sampai terlewatkan!

You might also like