Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Gelap Selama 2 Bulan? Inilah Utqiagvik, Kota Tanpa Matahari di Alaska, Amerika Serikat!

Kalau tinggal di kota tanpa matahari ini, siap-siap stok lampu yang banyak, ya!

Sebagai orang yang tinggal di negara beriklim tropis, ada banyak hal yang harus kita syukuri. Dari segi cuaca, Indonesia punya suhu yang relatif lebih “ramah” dibandingkan negara-negara di iklim yang lain. Dilansir dari Weather Online, suhu rata-rata di area daratan dan kaki pegunungan di Indonesia mencapai 26 derajat Celsius. Memang terkadang musim kemarau terasa gerah banget, dan musim hujan dilengkapi badai. Namun, setidaknya kita nggak perlu repot-repot mengalami cuaca panas seperti di gurun atau badai salju.

Dilewati garis ekuator, negara kita juga selalu mendapatkan cahaya matahari. Walaupun kadang langit tampak mendung, setidaknya siang hari masih tetap terasa cerah. Dilansir dari Climates to Travel, daerah-daerah di Indonesia terbagi ke dalam tiga iklim: ekuatorial, subekuatorial, dan tropis. Nah, perbedaan iklim ini berpengaruh pada curah hujan yang didapatkan. Meskipun demikian, Indonesia pun tetap mendapatkan hujan sepanjang tahun. Wah, pantas saja tanahnya subur dan hasil alamnya melimpah, ya!

kota tanpa matahari
Sumber: Conde Nast Traveler

Dari segi bentang alam, Indonesia tuh lengkap banget! Kamu anak gunung? Indonesia punya lebih dari 400 gunung dengan 100 gunung berapi aktif, dikutip dari Facts and Details. Anak pantai? Don’t worry! Ada banyak pantai yang bisa kamu sambangi di seluruh Indonesia. Ditambah lagi, Indonesia punya banyak danau, hutan hujan tropis, sungai, dan bentang alam lainnya. Duh! Bob jadi ingin packing dan main ke gunung, nih!

Berkebalikan dengan Indonesia, di titik paling utara Amerika Serikat ada kota yang punya julukan “kota tanpa matahari”. Eh? Kok bisa gitu? Ya, sesuai julukannya, kota ini mengalami fase tanpa matahari selama dua bulan. Waduh! Ditambah lagi, iklimnya dingin banget dengan suhu yang hampir selalu di bawah titik beku. Harus gelap-gelapan selama dua bulan, dong? Bob kayaknya nggak sanggup deh. But anyway, yuk kenalan dengan kota unik di Alaska yang satu ini!

Utqiagvik, Kota di Titik Paling Utara Amerika Serikat

Amerika Serikat punya beberapa negara bagian, dan salah satunya adalah Alaska. Nah, di utara Alaska, terdapat kota Utqiagvik. Kota ini sempat menyandang nama Barrow. Namun, dilansir dari Anchorage Daily News, nama kota diubah menjadi Utqiagvik di tahun 2016. Ternyata, perubahan nama ini merupakan salah satu bentuk pelestarian bahasa dan budaya Inupiaq, suku asli Alaska. Wah! Langkah pelestarian budaya yang warga Utqiagvik ambil harus diacungi jempol!

kota tanpa matahari
Sumber: USGS

Kota tanpa matahari ini memiliki populasi sekitar 4.400 jiwa, dilansir dari Anchorage Daily News. Demografi kota didominasi oleh suku Inupiaq, suku asli Alaska. Selain itu, Utqiagvik juga menjadi rumah bagi warga-warga etnis lain, termasuk Kaukasia, Afrika, dan Asia. Wah! Dibandingkan dengan populasi Jakarta atau Bandung, jumlah warga Utqiagvik hanya seberapa persennya saja. Kalau kamu minat pindah ke kota yang lebih sepi dan tenang, boleh nih pindah ke sini.

Meskipun kecil, Utqiagvik memiliki fasilitas umum yang cukup lengkap. Dilansir dari situs resmi pemerintah Utqiagvik, kota tanpa matahari ini memiliki gereja, SD, SMP, SMA, serta institusi setara universitas. Ada pula pusat rekreasi dengan gym, lapangan racquetball, dan sauna. Utqiagvik juga punya stadion besar untuk ice skating dan hoki di musim dingin, serta sepak bola di musim panas. Oh, ya! Di kota ini, kamu tetap bisa menikmati siaran televisi dan koneksi internet, kok! Jadi, kalau kamu pindah ke sini, masih bisa main Instagram dan ngobrol via WA dengan keluarga.

Kota Tanpa Matahari

Utqiagvik punya julukan yang unik, yaitu “kota tanpa matahari”. Kok bisa? Sesuai namanya, kota ini memang memiliki fase tanpa cahaya matahari. Dilansir dari Washington Post, tanggal 18 November kemarin matahari terbenam di Utqiagvik dan baru akan muncul 2 bulan kemudian. Utas twit dari NWS Fairbanks pun menyebutkan matahari baru akan muncul di Utqiagvik tanggal 22 Januari 2021. Astaga! Bayangin deh kondisi di luar rumah gelap gulita selama 65 hari. Aduh! Bob sih kayaknya nggak sanggup.

kota tanpa matahari
Credit: Nicole & Michael via Expedia

Fenomena seperti ini tidak asing lagi untuk kota atau daerah di wilayah kutub. Dilansir dari Travel Detik, fenomena polar night atau malam kutub terjadi di wilayah-wilayah lingkar Kutub Utara. Ini artinya Utqiagvik bukanlah satu-satunya kota tanpa matahari di dunia. Namun, dengan posisi di titik paling utara Amerika Serikat, kota ini jadi salah satu sorotan dunia. Ditambah lagi, kota ini memiliki iklim kutub. Menurut Wikivoyage, iklim Utqiagvik secara konstan sangat dingin. Suhu mencapai sedikit di atas titik beku pada bulan Juli dan Agustus saja. Brrr!

kota tanpa matahari
Sumber: Anchorage Daily News

Nah, kalian mungkin penasaran gimana orang-orang di kota tanpa matahari ini bertahan hidup waktu matahari “nyumput”. Tenang aja, guys! Para warga di Utqiagvik tetap bisa bertahan hidup kok. Menurut situs web resmi Utqiagvik, rumah-rumah di kota ini dihangatkan oleh gas alam dari ladang gas terdekat. Semua rumah juga memiliki sistem air dan pembuangan modern. Jadi, nggak perlu takut kedinginan deh. Pemerintah kota juga memberikan perlindungan keselataman publik, serta fasilitas seperti rumah sakit dan panti jompo.

Midnight Sun

Keunikan Utqiagvik nggak sampai di sini. Selain jadi kota tanpa matahari, kota ini juga mengalami fenomena midnight sun. Sesuai namanya, fenomena ini membuat seluruh kota diterangi cahaya matahari selama 24 jam atau lebih. Duh! Kalau nggak ada jam, pasti susah bedakan siang dan malam. Ditambah lagi, bisa tidur nyenyak nggak, ya? Jadi, bisa dibilang Utqiagvik ini paket lengkap, ya. Ada polar night, ada juga midnight sun.

kota tanpa matahari
Credit: u/Funnow748 via Reddit
kota tanpa matahari
Credit: Stacy Bowen via Pinterest

Fenomena midnight sun bukan hal aneh di daerah-daerah lingkar Arktik. Menurut Washington Post, pada tahun 2020 midnight sun terjadi di Utqiagvik dari 11 Mei hingga 18 Agustus. Wow! Kalau anak-anak kecil, mungkin nggak perlu takut dimarahin ibunya karena pulang kemalaman. Nggak sempat jemur baju di siang hari? Bisa jemur baju di tengah malam. Biaya listrik juga mungkin bisa berkurang karena kamu nggak perlu nyalakan lampu di malam hari. He he he.

Tertarik ke Utqiagvik?

Untuk kamu yang penasaran dengan kota tanpa matahari ini, kamu bisa kok pergi ke sana. Namun, biaya perjalanannya tentu sangat tinggi. Kalau kamu ingin ke Utqiagvik, kamu harus terlebih dahulu terbang ke Anchorage, Alaska. Setelah itu, kamu bisa menaiki pesawat penumpang ke Utqiagvik. Kamu juga bisa terbang ke Utqiagvik dari kota Fairbanks. Bis atau transportasi darat lainnya? No. Sayangnya, kota ini belum terhubung dengan kota-kota lainnya melalui jalur darat.

kota tanpa matahari
Sumber: The Statesider

Selain itu, jangan kaget saat kamu tiba di Utqiagvik, ya. Pasalnya, menurut Wikipedia, jalanan di kota ini tidak beraspal akibat suhu tanah yang terus berada di bawah titik beku. Jadi, pastikan kamu bawa alas kaki yang tebal dan sesuai. Jangan lupa bawa beberapa jaket cadangan yang tebal. Di musim panas, cuaca Utqiagvik tetap dingin, lho, meskipun tidak seekstrem di musim dingin.

Walaupun persiapan kamu terkesan ribet, kunjungan kamu ke Utqiagvik akan berkesan. Kota kecil ini punya bentang alam yang indah dan unik. Ada festival musim semi atau piuraagiqata dan perayaan blanket toss atau nalukataq yang sayang dilewatkan. Perlombaan permainan tradisional Eskimo bisa kamu tonton atau ikuti pada hari Kemederkaan AS di 4 Juli.

Itulah ulasan mengenai Utqiagvik, si kota tanpa matahari di titik utara Amerika Serikat. Kalau kamu bosan pergi atau tinggal di tempat beriklim panas, mungkin Utqiagvik bisa jadi pilihan yang menarik. Yang jelas, sebelum berlibur ke mana pun, pastikan kamu sudah melakukan persiapan yang mumpuni. Jaga juga kondisi tubuhmu, terutama di masa-masa seperti sekarang. Jadi, liburanmu akan terasa menyenangkan dan berkesan. Eh, liburan di Bobobox juga seru, kok! Kamu bisa menikmati pengalaman menginap yang unik dan asyik, tanpa harus mengeluarkan dana besar!

Nginep Seru di Bobobox

Bobobox bukan sembarang hotel kapsul, guys! Semua pod di sini memiliki teknologi yang terintegrasi dengan aplikasi ponsel. Di era digital seperti sekarang, apa-apa bisa dilakukan lewat ponsel. Dengan aplikasi di ponselmu, kamu bisa mengakses kamar dan mengatur pencahayaan pod. Interaksi dengan staf juga bisa dilakukan lewat aplikasi. Cocok deh, terutama untuk physical distancing.

Untuk memenuhi kebutuhanmu, Bobobox punya shared bathroom, communal space, pantry, dan musala. Ada juga vending machine supaya kamu bisa membeli minuman, tanpa harus meninggalkan hotel. Oh, ya! Sebelum datang, jangan lupa download aplikasi Bobobox terlebih dahulu, ya! Aplikasi ini tersedia secara untuk platform iOS dan Android. Belum punya aplikasinya? Ayo download sekarang!

You might also like