Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Ternyata Ini Dia Jenis-Jenis Coklat yang Baik Untuk Kesehatan Jantung! Jangan Sampai Asal Makan Yaa!

Selain dapat meningkatkan mood, cokelat ternyata memiliki kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan jantung lho. Namun, kamu tentu perlu tahu dulu mana jenis coklat untuk jantung agar manfaat kesehatan tersebut bisa kamu dapatkan.

Sebelum mengenali jenis coklat untuk jantung, tidak ada salahnya kamu mengetahui terlebih dulu informasi singkat tentang cokelat. Cokelat merupakan sejenis buah yang diambil bijinya untuk diproses menjadi berbagai olahan makanan seperti es krim, kue, biskuit, hingga permen.

Singkatnya, biji cokelat mengalami serangkaian proses seperti fermentasi, pengeringan dan  pemanggangan atau penyangraian lalu penghancuran dan penggilingan. Rangkaian proses itu akan menghasilkan chocolate liquor (pasta cokelat). Proses lanjutan chocolate liquor akan menghasilkan produk lain berupa lemak kakao dan bubuk cokelat.

Untuk mengetahui mana jenis coklat untuk jantung, mengetahui persentase kakao (pasta, lemak dan bubuk kakao) yang terkandung di dalam produk cokelat akan sangat membantu. Pasalnya, tidak semua jenis cokelat dapat memberikan manfaat kesehatan terutama karena adanya tambahan gula dan padatan susu.

Lalu, bagaimana kamu mengetahui jenis coklat untuk jantung? Simak lebih lanjut di bawah ini!

Kandungan dalam Cokelat

via Freepik

Biji cokelat pada dasarnya mengandung flavanol, senyawa antioksidan di balik rasa cokelat yang tajam dan pekat. Antioksidan ini berperan untuk melawan radikal bebas sehingga tubuh pun lebih terlindungi dari penyakit.

Flavanol juga berperan dalam meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah. Flavanol akan bekerja dengan mengaktifkan gen yang membentuk nitrit oksida. Nitrit oksida selanjutnya akan melemaskan pembuluh darah sehingga aliran darah lancara dan risiko terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah pun berkurang.

Selain itu, cokelat juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Dengan begitu, darah pun bisa terhindari dari penumpukan kolesterol yang kerap menjadi penyebab meningkatnya risiko penyakit jantung dan stroke. Karena itu, tidak heran bukan jika biji cokelat kemudian menghasilkan jenis coklat untuk jantung sehat, tentu dengan konsumsi tidak berlebih.


Baca Juga: Perluas Wawasan Perbuahanmu Dengan Mengetahui Buah-Buah Yang Tidak Umum Berikut Ini


Jenis Coklat untuk Jantung

Ada banyak jenis cokelat yang bisa kamu temukan di pasaran, tiga di antaranya adalah cokelat hitam (dark chocolate), cokelat susu (milk chocolate) dan cokelat putih (white chocolate). Melansir dari berbagai sumber, dari ketiga jenis cokelat tersebut, cokelat hitam dianggap sebagai jenis coklat untuk jantung.

Mengapa begitu? Sebagai informasi, kandungan flavanol akan semakin menipis dengan banyaknya proses yang dilalui biji cokelat. Sementara itu, cokelat hitam termasuk produk yang paling sedikit diproses. Artinya, presentase kakao berflavanolnya cukup tinggi. Tampilannya pun lebih gelap dengan rasa yang cenderung lebih pahit.

Dilansir dari Scripps Clinic, kardiolog Poulina Uddin, mengungkapkan bahwa cokelat susu tidak menunjukkan manfaat serupa cokelat hitam. Penyebanya adalah rangkaian proses yang membuat flavanol di dalam cokelat susu berkurang. Sementara itu, cokelat putih sama sekali tidak memiliki flavanol.

Presentase Kakao

Berdasarkan aturan FDA (bada Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat), jenis coklat untuk jantung ini minimal harus mengandung 35% kakao. Sisanya terdiri lemak kakao, gula, pengemulsi (zat yang menyatukan bahan-bahan) hingga vanila untuk mengimbangi rasa pahit tersebut.

Cokelat hitam umumnya tidak mengandung susu. Karena itu, selain menjadi jenis coklat untuk jantung, cokelat hitam juga cocok untuk diet vegan. Meski begitu, tidak sedikit perusahaan yang menambahkan susu ke dalam produk cokelat hitam agar teksturnya lebih lembut. Untuk kamu yang menghindari susu, sebaiknya cek terlebih dulu bahan-bahan dalam produk cokelat sebelum kamu membeli.

Untuk cokelat susu, FDA mengharuskan kandungan minimal 10% kakao dan 12% padatan susu kering di dalamnya. Sisanya kurang lebih sama dengan cokelat hitam, yaitu lemak kakao, gula, pengemmulsi, vanila dan perisa lainnya. Sementara itu, cokelat putih terbuat dari sekitar 20% atau lebih lemak kakao dan hingga 55% gula ditambah padatan susu, lesitin, vanila dan perisa lainnya.  


Baca Juga: Sering Murung Dan Lesu? Coba Konsumsi 7 Makanan Sehat Mood Booster Berikut!


Memilih Jenis Coklat untuk Jantung

via Freepik

Dilansir dari Cleveland Clinic, jenis coklat untuk jantung terbaik menurut seorang ahli diet terdaftar, Mira Ilic, adalah cokelat hitam dengan persentase kakao yang cukup tinggi, antara 70-85%. Semakin hitam cokelatnya, semakin baik manfaatnya.

Selain kandungan kakao yang tinggi, pastikan juga untuk memilih cokelat hitam polos, alias tanpa isian kecuali dengan isian kacang atau buah kering atau segar. Konsumsi harian yang dianjurkan adalah sekitar 1 oz (28,4 gram).

Cokelat batangan besar umumnya memiliki berat sekitar 3,5 oz atau 100 gram (setara 500 kalori). Jika dibagi-bagi, sederhananya kamu tidak boleh mengonsumsi lebih dari 1/3 cokelat batang tersebut sekaligus.

Jika diperinci, cokelat hitam mengandung sekitar 8-12 g lemak dan 0 lemak tras per 28,4 gramnya. Selain itu, jenis coklat untuk jantung ini juga mengandung magnesium, zat besi, potasium, kalsium, dan sejumlah kecil vitamin.

Dibandingkan dengan cokelat hitam, cokelat susu sama-sama mengandung 500 kalori namun dengan dua kali lipat gula dan lemak. Kandungan nutrisinya meliputi 12 gram lemak per 24,8 gram serta potasium dan sejumlah kecil vitamin. Karena itu, cokelat susu kurang cocok menjadi jenis coklat untuk jantung dan sebaiknya kamu konsumsi dalam jumlah sedikit.  

Sementara itu, cokelat putih kurang cocok untuk kesehatan jantung. Kamu bisa mengonsumsinya dalam jumlah yang sangat terbatas. Pasalnya, tidak banyak kandungan nutrisi yang terkandung di dalam cokelat putih sementara kandungan gula dan lemaknya sangat tinggi.

Kesimpulannya, dari ketiga jenis cokelat tersebut, cokelat hitam paling sesuai menjadi jenis coklat untuk jantung, terutama yang memiliki kandungan kakao mulai dari 70%. Dengan 500 kalori per 100 gram, kamu sudah pasti harus membatasi konsumsi makanan satu ini.

Barengi dengan pemangkasan kalori pada makanan lain yang kamu konsumsi serta olahraga teratur untuk menghindari kenaikan berat badan. Pasalnya, berat badan berlebih akan membuat jantung bekerja lebih keras sehingga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan diabetes tipe 2.

Cokelat Bubuk

Selain cokelat hitam, ada juga jenis coklat untuk jantung lainnya yaitu cokelat bubuk. Jenis cokelat satu ini terdiri dari 100% kakao, namun tanpa lemak kakao, tambahan gula, lesitin serta bahan kimua lainnya. Bubuk cokelat juga sangat pahit dan umumnya merupakan bahan pembuatan kue atau olahan lainnya. Karena itu, kamu tidak bisa langsung memakannya.

Untuk memperoleh manfaatnya, kamu bisa menyeduh bubuk cokelat dengan air panas dan menambahkan kurma sebagai pemanis, bila perlu. Selain itu, bubuk cokelat juga bisa kamu tambahkan ke dalam adonan kue buatan sendiri, smoothie hingga kopi agar rasanya lebih kaya dan pekat.   


Baca Juga: Charge Semangat Pagimu Dengan 7 Rekomendasi Resep Smoothie Berikut!


Pikiran dan emsoi juga dapat memengaruhi kesehatan tubuh. Karena itu, tidak ada salahnya sesekali memanjakan diri untuk menenangkan pikiran dan emosi kamu. Tentunya ada banyak cara yang bisa kamu lakukan dan salah satunya adalah dengan berlibur atau sekadar staycation. Untuk akomodasi, serahkan saja pada Bobobox! Dengan desain mninimalis dan futuristik, hotel kapsul satu ini siap memberi kamu kenyaman di tengah kesederhanaan dan kemudahan.

Banyak fitur menarik yang wajib kamu coba saat menginap di sini. Salah satunya adalah fitur moodlamp yang memungkinkan kamu untuk mengubah warna cahaya LED di dalam pod. Suasana terang hingga temaram bisa kamu coba dan sesuaikan dengan kebutuhan dan mood kamu. Tertarik? Yuk unduh aplikasi Bobobox untuk informasi lebih lanjut!

You might also like