Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

9 Kesalahan Umum Merawat Sukulen yang Jarang Disadari

Jangan sampai kesalahan ini merusak tanaman sukulenmu, ya.

Merawat tanaman hias menjadi salah satu kegiatan yang digandrungi, terutama sejak pandemi COVID-19 melanda. Meski termasuk hobi yang susah-susah gampang, namun merawat tanaman hias bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan memuaskan hati.

Ingin mencoba merawat tanaman hias juga tapi bingung mulai dari mana? Kamu bisa mencoba dari merawat tanaman sukulen. Sukulen merupakan salah satu jenis tanaman hias yang tergolong mudah untuk dirawat karena cukup tangguh dan mudah tumbuh.

9 Kesalahan Umum Merawat Sukulen yang Jarang Disadari
@timbennettcreative via Unsplash

Tak hanya itu, sukulen juga tak membutuhkan media atau lahan yang terlalu besar, sehingga kamu justru bisa menghemat tempat. Warna dan bentuknya yang cantik juga membuat sukulen cocok untuk dijadikan dekorasi yang bisa mempercantik interior rumah.

Meski begitu, bukan berarti tanaman sukulen bisa dibiarkan begitu saja tanpa perawatan. Sukulen tetap butuh dirawat agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Untuk memudahkanmu, berikut ini Bob rangkum 9 kesalahan umum merawat sukulen yang perlu kamu tahu. Simak informasinya di bawah ini, ya!

1. Terlalu sering menyiram sukulen

Sukulen merupakan tanaman yang berasal dari daerah yang tandus dan kering, seperti di daratan Afrika dan Amerika Latin. Tanaman ini memiliki daun dan batang yang tebal dan menggembung karena berisi cadangan air. Itulah sebabnya menyiram sukulen terlalu sering merupakan kesalahan umum merawat sukulen yang pertama.

Chai Saechao, seorang pakar tanaman, mengatakan bahwa tanaman sukulen bisa disiram sekitar 2 minggu sekali dengan memperhatikan ukuran potnya. Sedangkan, jika ukuran sukulen cukup besar, penyiraman bisa dilakukan lebih lama, yakni 3-4 minggu sekali. Sukulen yang terlalu sering disiram akan mudah membusuk dan cepat mati.

9 Kesalahan Umum Merawat Sukulen yang Jarang Disadari
@stephanieharvey via Unsplash

2. Tidak menempatkan sukulen dalam pot yang berlubang

Berbeda dengan tanaman hias lain yang banyak membutuhkan air, sukulen tidak bisa ditempatkan dalam media yang terlalu basah. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan jumlah air yang masuk dalam pot supaya sukulen bisa tumbuh dengan baik.

Nah, tidak menempatkan sukulen dalam pot yang berlubang kerap menjadi kesalahan umum merawat sukulen. Pot yang tidak memiliki lubang drainase akan memperbesar kemungkinan tergenangnya air penyiraman di dasar pot. Hal ini akan menyebabkan media tanam sukulen menjadi sangat basah dan tentu saja akan membuat sukulen menjadi rusak karena busuk.

3. Tidak memberi air yang cukup

Sukulen memang tidak bisa berada dalam media yang terlalu basah. Karena itulah banyak orang yang salah persepsi dan memberi sedikit air pada sukulen. Hal tersebut ternyata sangatlah keliru, dan tidak memberi air yang cukup pada sekulen menjadi kesalahan umum merawat sukulen.

Akar sukulen butuh menyerap air dalam jumlah yang pas, tidak lebih dan tidak kurang. Karenanya, membasahi tanah sangatlah penting untuk proses penyerapan tersebut. Sebaiknya, hindari menyemprot sukulen untuk proses penyiraman. Ini dikarenakan jumlah air yang akan terserap ke dalam tanah tidak akan cukup dan akan membuat sukulen menjadi kering.

9 Kesalahan Umum Merawat Sukulen yang Jarang Disadari
@alisandpo via Unsplash

4. Kurang memperhatikan kebutuhan air sesuai musim

Selain tidak memberi air yang cukup, kurang memperhatikan kebutuhan air sesuai musim juga menjadi kesalahan umum merawat sukulen. Sama seperti makhluk hidup lainnya, sukulen membutuhkan lebih banyak energi ketika sedang mengalami masa tumbuh kembangnya.

Energi ini akan berpengaruh pada kesuburan tanaman, sehingga perlu memperhatikan faktor alam seperti musim. Kebutuhan air untuk tanaman sukulen akan berbeda di setiap musimnya. Pada musim kemarau, sukulen akan tumbuh lebih subur dan membutuhkan lebih banyak air. Sedangkan saat musim penghujan tiba, kebutuhan air menjadi lebih sedikit karena cuaca lebih lembab.

5. Kurang mendapatkan cahaya matahari

Kesalahan umum merawat sukulen selanjutnya adalah membiarkan sukulen kurang mendapatkan cahaya matahari. Sukulen memang banyak digunakan untuk mempercantik interior ruangan, namun bukan berarti tanaman ini sama sekali tak membutuhkan sinar matahari.

Faktanya, sukulen membutuhkan sinar matahari yang cukup. Tanaman hias yang satu ini bahkan perlu berada di bawah sinar matahari selama 5-6 jam per harinya. Tetapi, perlu diketahui juga bahwa sukulen yang baru ditanam butuh waktu untuk beradaptasi dengan sinar matahari secara langsung.

9 Kesalahan Umum Merawat Sukulen yang Jarang Disadari
@mili_vigerova via Unsplash

6. Mengabaikan kebersihan sukulen

Kebersihan sukulen menjadi salah satu faktor agar tanaman hias ini tumbuh sehat dan cantik. Ini sebabnya mengabaikan kebersihan sukulen bisa menjadi kesalahan umum merawat sukulen. Selain sukulen yang diletakkan di luar ruangan, sukulen di dalam ruangan juga tak luput dari kotoran, lho.

Meski diletakkan di dalam ruangan, lambat laun sukulen akan berdebu dan itu dapat menghambat pertumbuhan sukulen. Oleh karenanya, sukulen perlu dibersihkan secara rutin menggunakan kuas kering berbulu lembut sehingga bisa membersihkan bagian tersulit sekalipun.

7. Tidak peduli dengan hama

Secara logika, meletakkan sukulen di dalam ruangan bisa membuat tanaman hias tersebut aman dari hama. Namun, tak ada salahnya melakukan tindakan pencegahan karena hama bisa muncul dari mana saja. Menyepelekan adanya hama justru merupakan kesalahan umum merawat sukulen.

Tindakan pencegahan terhadap hama bisa dilakukan dengan menyemprot sukulen menggunakan alkohol 70% satu bulan sekali. Namun, jangan menyemprot terlalu banyak karena kandungan alkohol berpotensi merusak sukulen. Lakukan juga dengan hati-hati, ya.

9 Kesalahan Umum Merawat Sukulen yang Jarang Disadari
@anniespratt via Unsplash

8. Menanam sukulen secara bersamaan

Sukulen dikenal sebagai tanaman yang bisa hidup di lahan dan tempat yang sempit. Namun, jika sukulen ditempatkan di pot yang sama dengan tanaman hias lain, itu malah menjadi kesalahan umum merawat sukulen.

Jika hal itu terjadi, sukulen akan bersaing mendapatkan sumber energi seperti air dan nutrisi tanah. Bahkan, penempatan sukulen di pot yang sama dengan tanaman lain akan sangat berbahaya bagi sukulen, terlebih jika tanaman yang ada memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda.

9. Tidak menutrisi sukulen dengan pupuk

Menanam sukulen sangat cocok untuk orang yang tak memiliki waktu banyak untuk merawat tanaman. Namun, bukan berarti sukulen tak membutuhkan perhatian dan nutrisi yang cukup. Tidak menutrisi sukulen dengan pupuk bahkan menjadi kesalahan umum merawat sukulen yang terakhir.

Meski tak banyak, sukulen tetap membutuhkan pupuk untuk membuatnya tumbuh sehat. Pupuk ringan bisa diberikan selama musim kemarau. Hindari untuk memberi pupuk terlalu banyak karena bisa menyebabkan pertumbuhan sukulen sangat pesat dan menjadi lemah.

9 Kesalahan Umum Merawat Sukulen yang Jarang Disadari
@stephanieharvey via Unsplash

Itulah 9 kesalahan umum merawat sukulen yang mungkin terlihat sepele sehingga jarang disadari. Sebelum kamu memutuskan membeli sukulen, ada baiknya jika kamu menghindari kesalahan di atas sehingga sukulenmu bisa tumbuh sehat dan cantik.

Staycation asyik di Bobobox, yuk!

Selain merawat sukulen, ada juga cara asyik untuk menghindari kebosanan, lho. Ya, staycation di Bobobox saja! Bobobox merupakan hotel kapsul yang memiliki desain futuristik dengan beragam fasilitas hi-tech yang menarik.

Enggak ada alasan untuk takut menginap di Bobobox, karena tim Bobobox selalu menjaga kebersihan dan menyemprotkan disinfektan demi keamanan dan kenyamananmu. Interior Bobobox juga instagrammable banget, lho, sehingga banyak yang staycation ke Bobobox untuk mengabadikan momen dengan pod dan fasilitas yang unik.

Penasaran dengan interiornya? Jangan khawatir, kamu bisa melakukan virtual tour untuk melihat beragam fasilitas dan interior instagenic-nya Bobobox! Tunggu apa lagi, pesan kamar di sini sekarang, yuk!

 

bobobox hotel aman covid

You might also like