Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Kesalahan yang Sering Terjadi Ketika Membuat Bakso

Yuk, hindari kesalahan ini agar bakso buatanmu enak disantap

Jika mendengar kata “bakso” pasti kamu langsung membayangkan bola-bola daging lezat yang biasanya disajikan bersama dengan kuah kaldu yang gurih, dengan mi, bihun, dan sayur sebagai pelengkapnya. Sajian bakso ini menjadi salah satu santapan kegemaran masyarakat Indonesia.

Cocok disajikan saat masih panas, biasanya hidangan bakso kuah ini akan laku keras saat musim hujan tiba. Meskipun begitu, menyantap bakso saat cuaca panas pun tidak menjadi persoalan karena bakso tergolong makanan yang cocok dinikmati kapan saja.

Kesalahan yang Sering Terjadi Ketika Membuat Bakso
Foto: foodizz.id

Selain cita rasanya yang lezat, tekstur yang lembut dan kenyal juga menjadi kunci mengapa bakso menjadi primadona kuliner di Indonesia.

Kamu juga bisa membuat bakso di rumah, kok. Dengan membuat bakso sendiri, kamu bisa menyesuaikan tekstur, rasa, bahkan isi bakso sesuai dengan seleramu.

Jangan takut gagal, karena Bob akan memberimu ulasan tentang kesalahan yang sering terjadi ketika membuat bakso. Dijamin, bakso buatanmu antigagal setelah menghindari kesalahan berikut ini.

Tidak menggunakan daging yang masih segar

Meskipun bakso lebih identik menggunakan bahan dasar daging sapi, namun kamu juga bisa kok membuat bakso berbahan dasar daging ayam atau seafood. Namun, pemilihan dagingnya haruslah tepat.

Pastikan kamu menggunakan daging sapi, ayam, atau seafood yang masih segar. Kesegaran daging akan mempengaruhi rasa dan aroma bakso yang kamu buat.

Jika kamu ingin membuat bakso sapi halus, gunakan daging yang bebas lemak. Disarankan untuk menggunakan daging yang hanya mengandung sekitar 20 persen lemak saja, agar tekstur bakso yang kamu buat tetap lembut namun tidak lembek.

Kesalahan yang Sering Terjadi Ketika Membuat Bakso
Foto oleh Victoria Shes dari Unsplash

Hindari menggunakan daging giling yang sudah tersedia di pasar atau supermarket karena biasanya daging merah dan lemaknya sudah tercampur. Lemak yang berlebihan pada bakso akan membuat tekstur bakso tidak kenyal dan terasa lebih enek.

Namun, jika kamu ingin membuat bakso urat sapi, kamu bisa menggunakan daging sengkel atau daging yang berada pada bagian depan kaki sapi. Ini karena daging sengkel memiliki sedikit lemak namun banyak urat.

Untuk bakso ayam, gunakan daging ayam yang bebas kulit, seperti dada, fillet, atau daging ayam yang sudah digiling. Bakso ayam akan lebih terasa lezat jika dicampur dengan sedikit daging udang kupas.

Sementara untuk bakso seafood, kamu bisa memakai ikan yang memiliki daging putih dengan duri yang tidak menyebar seperti ikan tenggiri, kakap, atau kerapu. Udang, cumi, dan kepiting juga menjadi pilihan tepat untuk dijadikan bakso seafood.

Tidak menakar dengan benar bahan yang diperlukan

Untuk memperoleh tekstur bakso yang sesuai, ada baiknya jika kamu menimbang terlebih dahulu bahan yang kamu perlukan. Ini sangat berguna untuk menghindari bakso yang terlalu lembek dan tidak kenyal.

Kunci dari pembuatan bakso ada pada dua bahan, yaitu daging dan tepung tapioka. Rasio perbandingan dari kedua bahan ini adalah 4:1. Jadi, jika kamu menggunakan 1 kilogram daging, maka tepung tapioka yang diperlukan adalah 250 gram.

Kesalahan yang Sering Terjadi Ketika Membuat Bakso
Foto oleh Sonia Nadales dari Unsplash

Kurang dari itu, maka tekstur bakso akan terlalu lembek dan susah untuk dibentuk. Sebaliknya, jika tepung tapioka yang digunakan berlebihan, maka tekstur bakso akan menjadi terlalu keras dan tidak enak.

Selain itu, kamu juga perlu menambahkan telur. Telur berfungsi untuk mengikat daging, tepung, dan bahan lainnya agar bakso tidak pecah saat direbus. Telur juga akan membuat bakso lebih padat dan kenyal.

Tidak menambahkan es batu pada adonan bakso

Peran es batu sangatlah penting dalam pembuatan bakso. Jika kamu sering mengabaikannya, coba untuk tidak melewatkan tahap penambahan es batu pada adonan bakso kali ini.

Fungsi es batu adalah sebagai pembentuk tekstur bakso menjadi halus, lembut, dan mudah dibentuk. Selain itu, es batu juga berguna untuk membantu melarutkan semua bahannya.

Kesalahan yang Sering Terjadi Ketika Membuat Bakso
Foto oleh Tomáš Lištiak dari Unsplash

Terlebih jika menggiling daging menggunakan mesin, es batu dapat membuat suhu adonan menjadi lebih stabil. Panasnya mesin penggiling daging dapat menghancurkan protein yang terkandung di dalamnya.

Menambahkan es batu tentu akan membantu protein yang ada pada daging tidak rusak dan membuat bakso lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Langsung merebus bakso saat sudah dibentuk

Ketika membuat bakso, kamu mungkin langsung memasukkan bakso yang sudah dicetak ke dalam panci berisi air mendidih agar bakso bisa cepat matang. Cara ini memang terdengar efisien, namun ini justru akan membuat bakso menjadi lembek atau bahkan membuat bakso pecah.

Langkah yang benar adalah rendam butiran bakso ke dalam air hangat atau air panas terlebih dahulu. Diamkan selama kurang lebih 5 menit untuk mendapatkan kepadatan dan kekenyalan yang diinginkan. Setelah itu, barulah kamu bisa merebusnya untuk mematangkan bakso tersebut.

Photo by Tomáš Lištiak on Unsplash
Foto: Cookpad

Jika bakso sudah mulai mengapung, itu tandanya bakso sudah matang. Kamu bisa langsung menyajikannya dengan mencampurnya dengan bahan pelengkap lain. Bisa juga disimpan dulu jika kamu tidak akan langsung memakannya.

Jika tidak langsung dimakan, bakso sebaiknya direndam dalam air es selama 2 hingga 3 menit untuk menghentikan proses pematangan. Ini juga bertujuan untuk menjaga bakso agar tetap kenyal. Kamu bisa merebusnya kembali saat akan dihidangkan selama kurang lebih 2 hingga 3 menit.

Membuat kaldu langsung dari air rebusan bakso

Bakso memang paling pas disajikan dengan kuah yang gurih. Namun, membuat kuah yang gurih juga memerlukan bahan yang pas agar kuah terasa lezat.

Meskipun bakso memang terbuat dari daging, namun bukan berarti air rebusan baksonya bisa langsung menjadi kaldu yang enak. Diperlukan bahan tambahan lain agar kaldu yang dihasilkan bisa terasa nikmat.

Kamu bisa menggunakan tulang sapi bagian lutut untuk membuat kuah bakso. Tulang lutut mengandung sumsum yang bisa memberikan rasa gurih dan sedap pada kuah kaldu tersebut.

Kesalahan yang Sering Terjadi Ketika Membuat Bakso
Foto oleh simplebutyum dari Pinterest

Lakukan proses blansir atau memasak dengan waktu yang singkat untuk mengeluarkan kotoran pada tulang lutut serta mendapatkan warna kaldu yang lebih jernih.

Caranya adalah rebus tulang lutut dalam air mendidih selama 5 menit untuk mengeluarkan buih dan kotoran dari tulang tersebut. Buang airnya, kemudian ganti dengan air yang baru dan rebus kembali tulangnya.

Masak kembali tulang dengan api kecil selama beberapa menit. Biarkan sari tulangnya keluar dan bercampur dengan air untuk menghasilkan kaldu bening yang gurih.

Tambahkan juga bumbu penyedap seperti bawang putih, garam, merica, seledri dan daun bawang untuk menambah cita rasa pada kuah kaldu.

Dijamin, sajian bakso berkuah kaldu gurih ini akan sangat menggugah selera.

Membuat bakso ternyata mudah dan antiribet, kan? Ada lagi lo hal yang mudah. Menginap di Bobobox pastinya. Nikmati kemudahan dalam memesan kamar berbentuk pod yang didesain khusus menggunakan teknologi modern. Unduh aplikasinya untuk mengecek ketersediaan kamar di sini.