Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

5 Kesalahan Hand Saniziter yang Biasa Terjadi Secara Umum

Jangan sampai diulangi kembali ya!

Bobobox.co.id — Hand sanitizer merupakan salah satu perlengkapan yang wajib dibawa saat adaptasi kenormalan baru mulai terjadi. Perlengkapan ini disarankan untuk dibawa untuk berjaga-jaga jika tidak ada sabun.

Walaupun termasuk perlengkapan wajib bawa, banyak orang yang masih menyemprotkan ala kadarnya saat menggunakan hand sanitizer. Padahal, hal tersebut termasuk salah satu kesalahan hand sanitizer.

Jika tidak dilakukan dengan baik, yang ada justru penggunaan hand sanitizer malah jadi tidak efektif dalam membunuh virus corona. Jika dirunut, kebersihan tangan merupakan salah satu elemen penting mencegah virus corona.

Oleh sebab itu, kamu tentu harus mengetahui beberapa kesalahan hand sanitizer. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir risikomu terkena virus corona yang belum kunjung membaik kondisinya di Indonesia.

Nah, untuk itulah Bob akan menerangkan 5 kesalahan hand sanitizer yang biasanya dilakukan oleh banyak orang secara umum. Kesalahan hand sanitizer nomor satu harus benar-benar kamu pahami ya!

Hanya Mengandalkan Hand Sanitizer

Kesalahan hand sanitizer pertama adalah mengandalkan hand sanitizer sebagai pengganti utama untuk sabun tangan. Padahal, keduanya sendiri memiliki fungsi dan komposisi yang berbeda satu sama lain.

Sudah seperti yang kamu tahu, sabun tangan memiliki komposisi yang mampu membunuh virus dan salah satunya adalah virus corona. Sementara, hand sanitizer haruslah memiliki kandungan lebih dari 70% alkohol untuk bisa membunuh virus.

Selain itu, mencuci tangan dengan hand sanitizer tidaklah benar-benar efektif bekerja ke seluruh permukaan tangan. Seringkali, hand sanitizer hanya menutupi sebagai tangan saja yang pastinya tidak dianjurkan.

Berbeda halnya dengan sabun, kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mampu menghilangkan bakteri di semua permukaan tangan. Dengannya, tanganmu akan bersih dan aman dari virus corona.

Beberapa fakta yang sudah jabarkan tentunya membuatmu sadar bahwa untuk tidak mengulangi kesalahan hand sanitizer ini. Kamu masih tetap bisa menggunakan hand sanitizer kok saat berada di luar rumah.

Namun, untuk lebih amannya, kamu disarankan untuk membawa juga sabun cair dalam botol kecil selama pergi ke luar rumah. Hal ini untuk jaga-jaga saja apabila di tempatmu berada tidak terdapat sabun cair untuk mencuci tangan.

Membiarkan Tangan Terkontaminasi Kembali

Untuk menghindarikanmu dari terserang virus corona, salah satu cara pencegahannya adalah dengan tidak menyentuh fasilitas yang ada untuk publik. Kebanyakan fasilitas publik sudah disentuh oleh banyak orang.

Tak hanya fasilitas publik saja yang harus kamu hindari, kamu pun perlu menghindari botol hand sanitizermu. Kesalahan hand sanitizer ini terjadi karena botolnya sendiri pasti disentuh berkali-kali.

Selama menyentuh hand sanitizer berkali-kali, kamu tentu tidak mengetahui dengan pasti apakah tanganmu tetap aman dan bersih dari virus atau tidak. Oleh karenanya, usahakan untuk menghindari kesalahan hand sanitizer ini.

Cara menghindari kontak langsung dengan botol atau fasilitas publik, kamu bisa menggunakan tisu sebagai perantara dalam menyemprotkan hand sanitizer. Hal ini demi menjaga kesterilan botol tersebut.

Setelah itu, cara yang harus perhatikan baik-baik adalah menghindari kontak langsung pada bagian botol apapun setelah menggunakannya. Kamu pun bisa menggunakan tisu tadi untuk menghindari kontak langsung tersebut.

Tidak Menunggu sampai Kering

Kesalahan hand sanitizer lainnya adalah dengan tidak menunggu cairan dari hand sanitizer tersebut mengering. Pasalnya, untuk mendapatkan hasil efektif, kamu seharusnya menunggu hand sanitizer kering saat digosok di tangan.

Durasi yang dianjurkan saat menunggu cairan hand sanitizer kering adalah kurang lebih sekitar 20 hingga 30 detik. Nah, tentu kamu berpikir apa dampaknya jika kamu tidak menunggu hand sanitizer hingga kering.

Nah, salah satu akibat yang bisa terjadi adalah cairan hand sanitizernya justru bisa terhapus. Dengan ketiadaan cairan di permukaan tanganmu, tentu hal tersebut menjadikan tanganmu rawan tertempel mikroorganisme.

Satu hal yang harus kamu ketahui adalah hand sanitizer akan bekerja secara efektif melawan bakteri dan virus tertentu saat cairan hand sanitizer tersebut menetap di bagian tangan yang terkena cairan tersebut.

Selain itu, menggosok telapak tangan saat memakai hand sanitizer hingga mengering termasuk langkah yang baik untuk dilakukan. Hal tersebut akan membantumu cairan antiseptik tersebut melingkupi seluruh permukaan tangan.

kesalahan hand sanitizer tidak sampai kering

Menggunakan Hand Sanitizer Terlalu Sedikit

Tak hanya tidak ditunggu sampai benar-benar kering yang menjadi kesalahan hand sanitizer yang sering dilakukan. Menggunakannya dengan takaran yang tidak disarankan menjadi kesalahan hand sanitizer lainnya.

Ukuran yang tepat untuk menggunakan hand sanitizer asalkan cairan pembersih tangan tersebut cukup untuk menutupi seluruh permukaan tangan. Artinya, kamu harus mengatur komposisinya secara tepat.

Kamu tidak boleh menggunakan cairan hand sanitizer terlalu sedikit ataupun terlalu banyak di tangan. Pasalnya, takaran yang tidak sesuai justru tidak baik untuk keefektifan manfaat hand sanitizer dalam membunuh bakteri atau virus.

Khususnya takaran terlalu sedikit, hal ini justru akan menyebabkan risikomu terkena virus COVID-19 meningkat. Kamu pastinya tidak ingin hal tersebut terjadi kepadamu di masa adaptasi kebiasaan baru ini.

Untuk memastikan bahwa seluruh permukaan tangan sudah tercuci. Usahakanlah untuk mengusap sisi telapak tangan, jari-jari, ujung jari, sela-sela jari, dan bagian luar ibu jari agar rata dengan cairan pembersih ini.

Tidak Menyimpan Hand Sanitizer dengan Baik

Kesalahan hand sanitizer terakhir adalah tidak menyimpan hand sanitizernya dengan baik. Untuk yang satu ini, kamu harus benar-benar memerhatikan tempat di mana kamu menyimpan hand sanitizernya.

Pasalnya, cairan pembersih tangan ini mengandung alkohol. Oleh karenanya, barang satu ini harus kamu jauhkan dari jangkauan anak-anak. Kamu tentu tidak akan tahu apa yang akan terjadi saat barang tersebut di tangan anak-anak.

Sejauh ini, kasus keracunan anak-anak khususnya menyangkut hand sanitizer pun relatif meningkat. Kebanyakan dari anak-anak tersebut meminum cairan yang tidak boleh sama sekali untuk ditelan.

Nah, hal ini tentu menjadi salah satu concern yang di mana kamu seringkali berkumpul bersama anak-anak. Jangan sampai keteledoranmu justru berakibat fatal terhadap orang lain khususnya anak-anak.

Saran dari Bob sih usahakanlah untuk menyimpan langsung sehabis dipakai. Biasanya, jika kamu menunda untuk menyimpan hand sanitizer ke dalam tas, kamu akan lupa dan menyimpan botolnya di sembarang tempat.

Menginap dengan Nyaman dan Aman? Ya di Bobobox

Mencari penginapan yang aman dan nyaman selama masa adaptasi kebiasaan baru memang menyulitkan. Hal tersebut semakin menyebalkan tatkala tempat yang kamu inginkan menawarkan harga inap yang mahal.

Nah, Bobobox justru tidak seperti itu. Kamu akan mendapatkan pengalaman menginap yang nyaman dan aman namun dengan harga inap yang terjangkau. Kamu tidak perlu khawatir nantinya kantongmu bakal jebol.

Bahkan, Bobobox pun menawarkan harga spesial jika kamu menginap lebih dari satu hari. Beberapa harga spesialnya disesuaikan dengan seberapa lama kamu akan menginap di Bobobox.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, unduh aplikasi Bobobox di sini dan dapatkan pengalaman menginap aman dan nyaman selama di hotel kapsul futuristik ini.