Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Kenali Apa itu Burnout dan Tips untuk Mencegahnya

Selalu merasa lelah dan tidak bersemangat? Mungkin kamu mengalami burnout.

Burnout merupakan sebuah sindrom yang menandakan kondisi stres di tempat kerja. Jika kamu pernah merasa lelah secara fisik dan emosional dikarenakan ekspetasi dan kenyataan pekerjaan tidak berjalan sesuai dengan yang dibayangkan mungkin kamu mengalami burnout. Masalah pekerjaan mungkin tak kunjung selesai dan mengakibatkan stres berkepanjangan. Belum lagi perintah atasan yang datang tanpa diduga.

burnout

Mungkin sebagian diantara banyak orang menganggap hal ini normal dengan dalih yang namanya bekerja tidak ada yang enak. Namun perlu diketahui jika kondisi ini dibiarkan berlarut larut maka bisa dipastikan kamu akan semakin kehilangan minat untuk menjalani pekerjaan kamu. Rendahnya motivasi kerja berujung pada menurunnya produktivitas kerja. Lalu seperti apa sih burnout dan cara mencegahnya? Berikut penjelasan lengkapnya!

Mengenali Burnout

burnout

Setiap orang menunjukkan gejala burnout yang berbeda-beda bergantung dengan karakteristik tiap individu dan lingkungannya. Namun jika kamu sudah mulai merasa tidak bergairah menjalani pekerjaan kamu, mudah lupa, kesulitan berkonsentrasi, dan menjadi ceroboh di tempat kerja kamu harus mulai waspada. Tentu ekspresi wajah saat bekerja pun dapat menggambarlkan suasana hati dan juga emosional seseorang apakah ia mengalami burnout atau tidak.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa mereka yang menunjukkan tanda-tanda stres pekerjaan tidak memiliki masalah dengan jenis pekerjaan yang mereka lakukan. Sindrom stres kerja atau burnout ini muncul ketika mereka mulai kehabisan energi karena kurangnya beristirahat, rasa putus asa, dan tidak adanya orang yang bisa membantu pekerjaan mereka. Lalu apa yang terjadi jika seseorng mengalami burnout?

3 Ciri Burnout

  • Seseorang kerap kali merasa lemas dan lelah secara emosional, kehabisan energi, kesulitan mengatasi masalah kerja. Gejala fisik yang juga menyertai biasanya berupa sakit perut atau masalah pencernaan.
  • Seseorang akan cenderung mengasingkan diri dari aktivitas di tempat kerja. Orang yang mengalami burnout biasanya merasa bahwa pekerjaannya amat banyak sehingga membuat stres dan frustrasi. Hal ini mengakibatkan ia menjadi tidak peduli pada lingkungan dan rekan kerjanya dan menjadi sulit untuk bersosialisai dengan sekitar. Dalam situasi terburuk ia dapat merasa frustasi berat dan merasa bahwa dirinya sudah muak dengan pekerjaannya.
  • Kinerja menurun. Stres akibat kerja bisa mempengaruhi hasil pekerjaan dan membuat tidak produktif. Biasanya orang yang mengalami stres pekerjaan akan sangat sensitif jika ditanya soal pekerjaannya, sulit berkonsentrasi, dan menjadi tidak terarah dalam bekerja.

Dampak Burnout

burnout

  • Kelelahan Fisik

Hal pertama yang akan dirasakan seseorang saat mengalami burnout adalah kelelahan yang panjang disertai dengan sakit kepala atau mual. Selain itu mereka yang mengalami stres pekerjaan akan mengalami kesulitan untuk dapat tidur. Saat akan mulai bergegas pergi ke tempat kerja mereka akan merasa malas, gelisah, dan takut untuk pergi menuju tempat kerja. Hal ini akhirnya berdampak pada hasil pekerjaan yang cenderung memiliki banyak kesalahan.

  • Kelelahan Emosional

Kelelahan secara emosional menjadi salah satu dampak yang terasa penderita burnout. Hilangnya perasaan dan perhatian, kepercayaan, minat dan semangat. Jika dibiarkan dalam waktu lama hingga berlarut-larut maka seseorang yang mengalami kelelahan emosional atau emotional exhaustion ini akan merasa hidupnya selalu dipenuhi rasa lelah, merasa hidupnya kosong, dan merasa tidak berdaya juga putus asa karena tidak dapat lagi mengatasi tuntutan pekerjaannya.

  • Hilangnya Aktualisasi Diri

Saat stres pekerjaan terjadi kamu akan merasa kesulitan untuk mengaktulisasikan diri. Hilangnya keperayaan diri menjadi salah satu dampak yang dirasakan penderita burnout dikarenakan motivasi bekerja semakin menurun. Hal ini menjadi serius karena seseorang akan menjadi sulit untuk meraih prestasi saat mengalami stres pekerjaan.

  • Depersonalisasi

Dampak burnout yang terakhir akan Bob bahasa adalah kecenderungan mengalami masalah deporsonalisasi. Depersonalisasi merupakan sebuah kondisi disaat seseorang merasa tidak ada pekerjaan apapun yang dilakukannya bernilai atau berarti. Dengan adanya perasaan seperti itu orang tersebut akan menunjukan sikap masa bodoh, bersikap sinis, tidak berperasaan, dan egois atau tidak memperhatikan kepentingan orang lain.

Beban kerja yang terlalu berlebih menjadi salah satu faktor yang berdampak pada munculnya kelelahan bekerja. Jika pemberian tugas yang berlebihan berlangsung terus menerus maka bisa dipastikan seseorang yang dilimpahkan pekerjaannya akan merasakan stres pekerjaan. Burnout ini pun pada akhirnya akan membuat ia merasa lelah karena tumpukan akumulasi stres berkepanjangan. Stres yang berlarut-larut ini pada akhirnya akan membuat seseorang rentan terkena penyakit fisik.

Penyebab Burnout

burnout

  • Tidak mampu mengontrol apa yang terjadi dan yang mempengaruhi pekerjaan.
  • Bayangan mengenai tugas di tempat kerja yang tidak jelas.
  • Dinamika tempat kerja yang buruk seperti menghadapi bully di kantor
  • Jenis pekerjaan yang monoton atau terlalu dinamis.
  • Tidak ada dukungan sosial dan bantuan dari orang lain di tempat kerja, hal ini bisa jadi karena pekerjaan kamu terlalu mengisolasi diri kamu dari orang lain atau kehidupan pribadi.
  • Kehidupan pekerjaan yang tidak seimbang yang membuat kamu tidak memiliki waktu untuk hal lain selain bekerja.

Lalu bagaimana mengatasi burnout? Bob akan jelaskan beberapa cara mengatasi sekaligus mencegahnya seperti berikut ini.

Cara Mencegah Diri Agar Tidak Terkena Sindrom Burnout

burnout

Agar kamu dapat terhindar dari stres pekerjaan maka penting bagi kamu untuk mencari tahu kapasitas dalam diri kamu terutama dalam melakukan suatu pekerjaan. Bisa jadi kamu merasa dapat melakukan banyak hal. Pahami bahwa saat kamu menerima banyak pekerjaan yang tiada hentinya kamu pun perlu membagi waku, tenaga, dan juga pikiran. Apakah kamu mampu memastikan bahwa hasil pekerjaan kamu maksimal? Jika memang dirasa tidak mampu jangan ragu untuk menolaknya.

Saat kamu merasa pekerjaan tidak dapat terselesaikan dan tubuh kamu pun perlu untuk beristirahat beranilah untuk menolaknya. Tentu kamu harus menolaknya dengan cara yang baik dan wkatu yang tepat. Berikanlah solusi agar perusahaan dapat memanfaatkan opsi lain dibandingkan membebankan pekerjaan tambahan kepada kamu.

Persaingan kerja yang cukup ketat membuat setiap orang ingin memberikan yang terbaik dalam pekerjaannya. Hindari keinginan menjadi pekerja yang sempurna. Saat kamu melakukan kesalahan atau menolak pekerjaan diluar kapasitasmu bukan berarti kamu menjadi pekerja yang tidak profesional. Jangan memaksakan diri dan terbukalah dengan perusahaan.

Buat Tujuan yang Jelas

Buatlah tujuan yang jelas saat kamu berkerja. Saat kamu lebih memahami alur dan pola kerja kamu sendiri maka kamu akan menjadi lebih mudah untuk mengtahui apa yang harus kamu kejar. Dengan memiliki tujuan yang jelas akan membantu kamu dalam membagi waktu, pikiran dan tenaga untuk bekerja secara produktif. Di saat lelah pastikan untuk beristirahat.

Ambil waktumu sejenk untuk beristirahat dan bermeditasi. Kamu bisa gunakan waktu kamu sendirian dengan menginap di Bobobox. Rubah lampu penerang di kamar kapsulmu sesuai dengan mood kamu sambil menghela nafas panjang sejenak dan mulailah bermeditasi. Unduh aplikasi Bobobox untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengnai promo-promo menariknya.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.