Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Ingin Memelihara Hewan Eksotis? Kenali Bearded Dragon, Si Naga Berjanggut yang Digandrungi Pecinta Reptil

Suka banget berjemur lama-lama

Saat mendengar kata peliharaan, yang terlintas di pikiran kamu mungkin hewan-hewan seperti kucing, ikan, anjing, kelinci, hamster, dan burung. Namun, kamu tentu tahu bahwa sebagian orang lebih memilih hewan-hewan berjenis reptil dibandingkan dengan hewan-hewan yang umum dipelihara tersebut.

Peliharaan berupa reptil sendiri sangat beragam jenisnya mulai dari ular, buaya, hingga kadal. Meskipun banyak yang menganggapnya menyeramkan, reptil justru terkesan unik dan eksotis. Salah satu yang menjadi favorit para pecinta reptil adalah bearded dragon atau naga berjanggut.

Jika masih terdengar asing di telinga kamu, kamu perlu banget mengenali beberapa fakta bearded dragon berikut ini. Kamu mungkin akan tertarik untuk menjadikan reptil eksotis satu ini sebagai peliharaan kamu. Yuk simak fakta-faktanya di bawah ini!

Tempat Asal dan Tinggal Bearded Dragon

@benrgreene via Unsplash

Fakta bearded dragon pertama yang akan Bob bahas adalah asal muasal reptil tersebut. Reptil bernama latin pogona ini merupakan kadal yang berasal dari alam liar Australia. Mereka umumnya tinggal di padang pasir pantai, hutan gersang, semak belukar dan sabana.

Bearded dragon atau juga akrab disebut beardies ini menyukai lingkungan yang kering dan panas mengingat reptil ini merupakan hewan berdarah dingin. Mereka sangat bergantung pada sumber panas dari luar untuk meningkatkan suhu tubuh mereka. Karena itu, kadal satu ini kerap kali dijumpai berjemur di atas batu dalam waktu cukup lama (bisa 10-12 jam per hari). Namun, saat cuaca terlalu panas atau ingin meghindar dari predator, mereka biasanya akan menyusup ke dalam tanah.

Bearded dragon ini memiliki panjang sekitar 40-60 cm dari kepala hingga ujung ekor. Umurnya cukup panjang, yakni sekitar 4-10 tahun untuk naga liar dan sekitar  8-14 tahun untuk naga peliharaan tentu dengan perawatan yang tepat. Bearded dragon jantan biasanya berwarna lebih cerah dibandingkan dengan yang betina. Warnanya pun cukup beragam, bergantung pada spesiesnya, seperti abu-abu, oranye, coklat muda, coklat dan hitam.

Uniknya, mereka bisa berubah warna saat dalam mode terancam atau agresif. Selain itu, mereka juga menyesuaikan suhu tubuh mereka dengan berubah warna, lebih terang saat panas dan gelap saat dingin.

Suka Memanjat, Bisa Berlari Hingga Tidur Berdiri

via beardeddragon.com

Meskipun dikenal santai karena lebih banyak menghabiskan waktu untuk berjemur, beardies sebenarnya memiliki kemampuan berlari cukup kencang hingga 9 mph (mil per jam). Mereka bahkan bisa berlari dengan dua kaki saja layaknya manusia.

Saat mereka berlari dengan dua kaki belakang, pusat gravitasi mereka berpindah ke punggung sehingga mereka lebih mudah bergerak dan berlari. Berlari dengan dua kaki saja memang membuat mereka lebih lambat namun mereka bisa mengambil langkah lebih besar dan mengatur suhu tubuh mereka.

Selain berlali dengan dua kaki saja, ada fakta bearded dragon lainnya yang tak kalah menarik, yakni mereka bisa tidur sambil berdiri. Sebagian naga memilih posisi tidur berbaring sementara yang lain justru tidur sambil berdiri. Saat tidur berdiri ini, posisi tangan dan perut mereka menempel pada dinding kandang, ranting, tunggul, atau semacamnya.

Selain itu, bearded dragon juga merupakan hewan semi-arboreal (hidup di pohon dan semak). Karena itu, beardies adalah pemanjat yang ulung dan seringkali dijumpai tengah berjemur di ranting pohon, tunggul atau pagar.

Mengapa Disebut Naga Berjanggut?

via reptile.guide

Fakta bearded dragon berikutnya adalah mengenai penamaannya. Sesuai dengan namanya tersebut, layaknya seekor naga, bearded dragon dilengkapi dengan sisik atau duri di sepanjang sisi tubuh mereka serta berjajar di lehernya. Saat duri di bagian leher mereka mekar, bearded dragon tampak seperti memiliki janggut.

Janggut tersebut bisa dibilang merupakan bentuk komunikasi dari bearded dragon, misal saat marah, menakuti musuh, curiga, hingga menarik perhatian lawan jenis. Saat merasa terancam atau marah, mulut mereka akan terbuka, dagu terangkat dan janggut mengembang sehingga makhluk ini terlihat lebih besar. Tampilan ‘sangar’ ini biasanya akan diikuti dengan desisan.

Meskipun memiliki tampilan seperti naga, bearded dragon ini nyatanya cukup jinak dan tidak pemilih dalam hal makanan karena termasuk ke dalam kategori omnivora atau pemakan segala. Mereka bisa mengonsumsi daun, bunga, buah, serangga, cacing tanah hingga kadal kecil.  Karena itu, tidak sedikit orang yang tertarik memelihara kadal ini. Jenis yang paling umum dijadikan peliharaan adalah Pogona vitticeps.

Menunjukkan Kekuasaan

via reptiledirect.com

Fakta bearded dragon selanjutnya adalah mengenani bagaimana para beardies menunjukkan kekuasaan mereka. Beardies yang lebih kuat dan besar biasanya akan menganggukkan kepala mereka sebagai bentuk sifat dominannya.

Sementara yang lebih lemah, lebih kecil, atau merasa terancam akan mengangkat kaki depan atau tangannya sebagai tanda bahwa dia tunduk. Hal tersebut seringkali terlihat seperti mereka sedang melambaikan tangan.

Hal lainnya yang menunjukkan dominansi seekor naga berjanggut adalah saat mereka berjemur. Mereka biasanya akan berbaring menumpuk. Naga paling atas biasanya merupakan yang paling kuat dan akan memperoleh lebih banyak asupan sinar matahari.

Pendekatan

via reptile.guide

Selain menunjukkan dominansi, mengangguk juga dilakukan jantan untuk menarik perhatian betinanya. Mereka akan mengangguk-anggukkan kepala dengan cepat sementara si betina menanggapi dengan anggukan yang lebih lamban. Lambaian tangan juga digunakan untuk menunjukkan ketertarikan mereka.

Bisa Berenang

via reptile.guide

Fakta bearded dragon berikutnya yang cukup menarik adalah kemampuannya di air. Terbiasa hidup di tempat yang kering dan panas bukan berarti mereka tidak perlu menghidrasi tubuh mereka.

Di habitat aslinya, mereka akan rehat sejenak dari rasa panas dengan berendam di air dangkal. Terkadang mereka juga melakukannya sambil tetap berjemur. Selain itu, tidak sedikit juga naga yang sesekali berenang untuk berhenti sejenak dari rutinitas mereka. Gaya berenang dari naga ini bisa dibilang mirip dengan gaya berenang buaya.

Ekor Tidak Bisa Tumbuh Kembali

via beardeddragonsworld.com

Fakta bearded dragon selanjutnya adalah hal yang membedakan merekan dengan kadal-kadal lainnya. Jika mereka kehilangan ekornya, mereka tidak bisa menumbuhkannya kembali dan hidup tanpa ekor selamanya.

Meski begitu, mereka memiliki keistimewaan lain yakni bisa menumbuhkan giginya kembali. Bearded dragon ini seringkali kehilangan gigi depan mereka saat menangkap mangsa atau mengoyak makanan. Gigi belakang dan samping mereka  permanen sementara gigi depan bisa lepas dan tumbuh kembali layaknya mereka mengganti kulit.

Merawat hewan peliharaan itu gampang-gampang susah. Sesekali mungkin kamu akan dibuat stres dengan kesehatan atau tingkah mereka. Jangan sampai kamu kehilangan kesabaran apalagi menyerah. Ada banyak cara yang dapat kamu lakukan untuk meredakan stres kamu, salah satunya adalah dengan berlibur atau sekadar staycation di hotel dekat rumah atau daerah lainnya.

Staycation ataupun liburan, tentu kamu membutuhkan tempat yang nyaman sekaligus aman agar liburan kamu tetap lancar. Biar tidak pusing mencari tempat menginap yang aman terpercaya, jatuhkan saja pilihan kamu pada Bobobox.

Ada banyak fasilitas menarik yang siap membuat kamu betah berlama-lama bersama Bob. Ada keyless access yang memudahkan kamu dalam memasuki kamar yang kamu pilih. Fitur ini juga menjamin keamanan dalam kamar karena akses akan berbeda setiap pelanggannya.

Selain itu, Bobobox juga menyediakan fasilitas Wi-Fi di seluruh area Bobobox, communal area, musala, kamar mandi bersama, mural cantik untuk foto instagenic kamu, Bluetooth speaker hingga moodlamp yang siap menemani apapun suasana hati kamu. Unduh dulu yuk aplikasinya di Play Store atau App Store untuk kemudahan booking hingga akses beberapa fasilitas Bobobox!

You might also like