Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Kenali 10 Gejala Gangguan Mental yang Umum Terjadi

Jangan sepelekan gejala gangguan mental berikut ini.

Gejala gangguan mental faktanya cukup beragam sehingga jika kamu menemukan beberapa gejala diantarnya disarankan untuk segera mencari pertolongan pada ahlinya. Beragamnya gejala gangguan mental membuat kita harus berhati-hati agar tidak melakukan diagnosis sendiri untuk menghindari kesalahan diagnosis maupun pengobatan. Gangguan mental merupakan sebuah kondisi gangguan psikologis yang terkadang juga disebut dengan gangguan kejiwaan.

Gejala gangguan mental yang kamu atau orang disekitar kamu rasakan sebaiknya tidak dianggap remeh karena pola perilaku atau gejala psikologis ini dapat berdampak pada banyak aspek kehidupan. Umumnya gejala gangguan mental ini dpat menjadi sebuah tekanan bagi orang yang mengalaminya. Pada kesempatan kali ini Bob akan membahas 10 contoh gejala gangguan mental yang umumnya ditemukan merujuk pada beberapa kategori utama gangguan mental dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM).

1. Gejala Gangguan Mental: Stres Akut

Salah satu gejala gangguan mental yang bisa kamu ketahui adalah adanya rasa kecemasan yang berat dengan rentan waktu hingga satu bulan setelah paparan peristiwa traumatis. Peristiwa traumatis ini diantaranya adalah bencana alam, perang, kecelakaan, dan menyaksikan kematian. Peristiwa traumatis tersebut kemudian membuat seseorang mengalami gejala gangguan mental disosiatif seperti rasa realitas yang berubah.

Kondisi ini menyebebkan seseorang memiliki ketidakmampuan untuk mengingat aspek-aspek penting dari peristiwa tersebut dan mengalami kilas balik yang jelas seolah-olah peristiwa itu terulang kembali. Gejala gangguan mental ini juga dapat muncul bersamaan dengan berkurangnya respon emosional, ingatan trauma yang menyedihkan, dan kesulitan mengalami emosi positif.

2. Gejala Gangguan Mental Generalized Anxiety Disorder (GAD)

Gejala gangguan mental ini ditandai dengan adanya kekhawatiran secara berlebihan mengenai kejadian sehari-hari. Bagi sebagian orang stres dan kekhawatiran merupakan sesuatu hal yang biasa dialami dalam kehidupan. Namun dalam kasus gangguan ini, orang yang mengalami GAD cenderung mengalami kekhawatiran yang sangat berlebihan sehingga mengganggu berbagai aspek dalam kehidupannya.

3. Gejala Gangguan Mental Panik

Berbeda dengan GAD, gangguan ini ditandai dengan adanya serangan panik secara tiba-tiba dan tanpa alasan sama sekali. Gangguan ini memengaruhi rutinitas penderintanya secara signifikan di banyak aspek kehidupan sehari-hari. Situasi ini membuat penderitanya dan orang-orang disekitarnya mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas secara normal karena terhambat kepanikan yang tiba-tiba muncul begitu saja.

4. Gejala Gangguan Mental Penyesuaian

Jenis gangguan ini ditandai dengan gejala gangguan mental berupa penyesuaian sebagai respon terhadap perubahan situasi secara mendadak. Beberapa contoh kejadian yang membuat penyesuaian secara mendadak diantaranya perceraian, kehilangan pekerjaan, kehilangan atau kekecewaan lainnya. Gangguan ini dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa dan ditandai dengan kecemasan, lekas marah, suasana hati yang tertekan, khawatir, putus asa, dan perasaan terisolasi.

5. Gejala Gangguan Mental Sindrom Kaki Gelisah

Tak banyak orang menyadari jika kondisi ini merupakan sebuah sindrom neurologis yang melibatkan adanya sensasi tidak nyaman pada kaki saat merasa gelisah yang tak terkendali. Hal ini kemudian menjadi sebuah keinginan yang tak tertahankan untuk menggerakkan kaki untuk menghilangkan sensasi tersebut. Gejala gangguan mental ini diantaranya sensasi menarik, merayap, terbakar, dan merangkak di kaki mereka yang mengakibatkan gerakan berlebihan. Sindrom ini pun membuat penderitanya kesulitan untuk tidur karena gangguan tersebut.

6. Gejala Gangguan Mental Episode Depresif

Gangguan ini pada umumnya ditandai dengan suasana hati yang tertekan atau sedih. Kondisi ini dapat terjadi bersamaan dengan kurangnya minat seseorang dalam berkegiatan. Selain itu gejala lain yang timbul melingkupi perasaan bersalah, kelelahan, dan mudah marah. Orang dengan gangguan bipolar saat mengalami episode depresif dapat tiba-tiba kehilangan minat melakukan kegiatan yang sebelumnya mereka nikmati.

Dalam kasus buruk mereka bisa mengalami gangguan tidur dan bahkan memiliki pikiran untuk bunuh diri. Oleh karena itu penting bagi mereka untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan efektif termasuk mengonsumsi obat dan mengikuti sesi psikoterapi. Pertolongan tersebut dapat membantu orang dengan gangguan bipolar berhasil mengelola gejala depresif tersebut.

7. Gejala Gangguan Mental Kecemasan Pemisahan

Gejala gangguan mental ini adalah adanya rasa takut atau kecemasan yang berlebihan saat seseorang terpisah dengan sesuatu atau dengan seseorang. Kamu mungkin sudah cukup familiar dengan kecemasan perpisahan saat anak-anak merasa ketakutan terpisah dari orang tua mereka. Faktanya gangguan ini tidak hanya terjadi pada anak-anak saja karena orang dewasa pun dapat mengalaminya.

Gangguan mental ini dapat menjadi sangat parah ketika kemudian mengganggu fungsi normal seseorang saat beraktivitas. Dalam kasus yang cukup parah seseorang dapat menunjukkan gejala gangguan mental berupa rasa takut yang ekstrem untuk menjauh dari seseorang. Orang yang menderita gejala-gejala ini aka mengalami kesulitan untuk pindah dari rumah, pergi ke sekolah, ataupun merasa takut untuk menikah agar tetap dekat dengan seseorang.

8. Agorafobia

Gangguan ini ditandai dengan rasa takut seseorang menderita serangan panik di tempat ia sulit untuk mengendalikan kepanikannya sendiri. Kondisi dan rasa ketakutan inilah yang kemudian membuat mereka yang menderita agorafobia sering menghindari situasi ataupun tempat yang dapat memicu serangan kecemasan. Dalam beberapa kasus, mereka dapat melakukan penghindaran sehingga mereka tidak dapat meninggalkan rumah mereka sendiri.

9. Gangguan Kontrol Impuls

Gangguan kontrol impuls merupakan sebuah gangguan yang membuat seseorang kesulitan untuk mengendalikan emosi dan perilakunya. Kondisi ini kemudian dapat membahayakan dirinya sendiri atau bahkan orang lain. Gangguan ini dapat dicirikan dengan beberapa tindakan yang melanggar hak orang lain. Menghancurkan properti atau agresi fisik dan melakukan hal yang bertentangan dengan norma-norma sosial merupakan beberapa contoh

10. Fobia Spesifik

Gangguan ini merupakan kondisi ketakutan tingkat ekstrem terhadap objek atau situasi tertentu seperti ketakutan terhadap laba-laba, takut ketinggian, atau takut ular. Selain itu terdapat empat jenis utama fobia spesifik yang melibatkan peristiwa alam (guntur, kilat, tornado), medis (prosedur medis, prosedur gigi, peralatan medis), hewan (anjing, ular, serangga), dan situasional (ruang kecil, meninggalkan rumah, mengemudi) . Saat seseorang dihadapkan pada objek atau situasi fobia, orang tersebut cenderung merasa mual, gemetar, detak jantung yang cepat, dan bahkan takut mati.

Tetap Bahagia dengan Menginap di Bobobox

Penting bagi kita semua untuk menjaga kesehatan mental kita setiap saat dengan mengkonsultasikannya ke tangan profesional seperti psikolog maupun psikiater. Hindari stres dan melakukan kegiatan psotif yang membuat kamu bahagia pun sangat disarankan untuk dilakukan dalam membentuk mental yang sehat. Kamu juga bisa menghilangkan stres dengan pergi berlibur, mencari suasana baru.

Bobobox bisa menjadi salah satu pilihan staycation kamu. Hotel kapsul yang satu bisa bikin kamu bebas dari stres. Suasana tenang dan hening akan kamu dapatkan saat masuk ke pod-nya. Selain itu, desainnya yang modern juga enak untuk dinikmati. Untuk memesan kamar, kamu bisa melakukannya melalui aplikasi Bobobox. Aplikasi ini, selain untuk memesan, juga berfungsi sebagai kunci kamar lho. Tinggal pindai saja QR code-nya.

Oh iya, Bob juga mau ngajak jalan-jalan di virtual 360° tour Bobobox. Disana kita sama-sama lihat bagaimana tampak luar hingga dalam pods Bobobox.

Tetap semangat yaa, Bob sayang kalian! 🐨

You might also like