Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

10 Jenis Sashimi yang Populer di Jepang

Mana yang menjadi favoritmu?

Bobobox.co.id — Saat berbicara kuliner khas Jepang, maka yang akan ada dipikiranmu tentu mengarah pada ramen dan sushi. Padahal, selain kedua kuliner tersebut, ada juga kuliner khas lainnya yang tidak kalah enaknya yakni sashimi.

Sashimi mungkin seringkali tidak terdengar gaungnya karena cukup kalah bersaing bila dibandingkan dengan sushi. Padahal, kuliner khas Jepang tersebut menawarkan cita rasa yang autentik.

Cita rasa yang autentik tersebut bisa didapat dari berbagai jenis sashimi yang ada. Jenis sashiminya sendiri beberapa di antaranya ada yang memang mirip dengan sushi.

Bagi kamu pencinta kuliner khas Jepang atau ingin mengetahui lebih dalam soal sashimi, berikut ini merupakan 10 jenis sashimi yang populer di Jepang.

Sake (Salmon)

Jenis sashimi yang pertama adalah sake. Mungkin yang dibenakmu saat mendengar nama tersebut akan mengarah pada alkohol yang terbuat dari fermentasi beras. Namun, sake di sini lain urusannya.

Sake ini sendiri menggunakan bahan ikan salmon. Bisa dibilang, jenis ikan satu ini termasuk salah satu jenis ikan yang sering diolah untuk berbagai makanan semisal sushi dan sashimi.

Irisan daging salmon yang menawarkan sensasi segar akan semakin mantap saat disantap jika berbarengan dengan kecap asin. Apalagi ditambah dengan daging salmonnya yang lembut.

Akami (Tuna)

Selain ikan salmon, ikan tuna menjadi jenis ikan yang sering menjadi bahan utama untuk kuliner khas Jepang. Daging ikan tuna yang masih segar ditambah serutan es batu membuat daging ini semakin maknyus untuk disantap.

Apalagi, cita rasa dari irisan daging tuna yang berbeda membuat lidah tentunya ingin buru-buru mencicipi sashimi yang menggunakan bahan dasar daging tuna ini.

Nah, sebenarnya, tidak hanya akami saja yang menggunakan daging tuna. Ada juga jenis lainnya seperti chutoro dan otoro. Perbedaannya terletak dari bagian mana yang digunakan sebagai sashiminya.

sashimi akami
oleh aristidesutopo via flickr.com

Saba (Makarel)

Tidak bisa dipungkiri bahwa ikan menjadi bahan makanan yang mungkin paling mudah untuk dijumpai di berbagai tempat kuliner yang menjajakan kuliner khas Jepang sebagai menu utama.

Setelah tadi Bob sudah menyebutkan sake (ikan salmon) dan akami (ikan tuna), ada lagi saba yang menjadikan ikan makarel sebagai bahan utama dari pembuatan jenis sashimi ini.

Ikan makarel terkenal akan kelezatannya saat dimakan apalagi jika ikan makarelnya dalam keadaan yang segar. Sehingga, saat menyantap saba, rasanya kamu akan jatuh hati pada jenis ini.

oleh Cronenberg1978 via flickr.com

Ikura (Telur Salmon)

Nah, tidak hanya dagingnya saja yang biasa diolah untuk dijadikan sebagai bahan sashimi. Jenis selanjutnya ini pun memanfaatkan bagian lain dari ikan salmon. Bagian tersebut adalah telur salmon.

Warna dari ikan salmon sendiri hampir mirip dengan warna dagingnya yakni oranye. Ikura, nama dari jenis sashimi, termasuk salah satu yang segar dan lezat untuk dikonsumsi.

Nah, semisal nantinya kamu ingin mencicipi ikura, ada baiknya kamu pergi ke Hokkaido. Pasalnya, kota tersebut menjadi kota yang menawarkan ikura terbaik di seantero Jepang.

via upload.wikimedia.org

Fugu (Ikan Kembung)

Siapa sangka jika makanan dengan bentuk yang instagramable di bawah ini merupakan salah satu jenis sashami populer di Jepang. Nama dari jenisnya ini adalah fugu.

Fugu sendiri diolah dari ikan kembung. Ikan kembung termasuk bahan makanan yang cukup ekstrim untuk diolah. Pasalnya, beberapa bagiannya mengandung racun yang berbahaya untuk tubuh.

Walaupun begitu, dengan cara pengolahan yang tepat, maka kamu akan mendapatkan cita rasa dari fugu yang kelewat lezat dan pastinya aman untuk kamu konsumsi saat kamu liburan ke Jepang.

via allabout-japan.com

Hotate (Kerang)

Walaupun bisa jadi kamu masih kurang terlalu familiar dengan ragam sashimi satu ini, nyatanya saat kamu liburan ke Jepang, justru jenis ini termasuk salah satu yang memiliki popularitas tinggi.

Hotate merupakan jenis sashimi yang menggunakan daging kerang sebagai bahan dasarnya. Konsistensi yang lembut dan kenyal dari dagingnya menambah keunikan rasa yang ditawarkan.

Nah, saat kamu mencobanya pertama kali, rasa manis dan lembut akan memanjakan mulutmu. Salah satu kota di Jepang yang menawarkan hotate yang enak adalah Hokkaido.

via herworld.com

Tako (Gurita)

Gurita menjadi hewan selanjutnya yang seringkalo diolah untuk menjadi sashimi. Tako, nama jenis ini, biasa dinikmati setelah guritanya direbus untuk kemudian dipotong.

Pengolahan dengan cara direbus bertujuan agar daging guritanya terasa lebih manis dan teksturnya lebih kencang. Potongan dagingnya pun biasanya cenderung menjadi irisan kecil.

Saat disajikan, tako akan terasa lebih lezat lagi apalagi dinikmati bersama saus dan sayuran yang sudah disajikan oleh pemilik tempat kuliner sebelumnya.

oleh paulymer via flickr.com

Ika (Cumi)

Tidak hanya gurita saja yang bisa dijadikan sebagai bahan dasar sashimi, cumi-cumi pun tidak kalah enaknya saat dijadikan sebagai sashimi.

Bisa dibilang ika, nama jenis ini, menjadi bahan dasar yang paling mudah temui setelah tuna dan salmon. Teksturnya yang kenyal menjadikan cumi-cumi pas dijadikan sebagai sashimi.

Ika sendiri biasanya disajadikan dalam bentuk potongan tipis-tipis yang menyerupai mi. Saat dinikmati, kesegaran cuminya akan semakin mantap jika dilengkapi kecap asin dan wasabi.

via pinterest.com

Amaebi (Udang)

Sudah menjadi hal umum jika udang memiliki berbagai jenis yang bisa diolah untuk menjadi sebuah makanan yang lezat. Nah, salah satunya pun bisa dijadikan sebagai sashimi.

Dari berbagai jenis udang yang biasa dikonsumsi di Jepang, amaebi atau udang manis menjadi jenis udang yang paling banyak disajikan untuk kuliner khas Jepang ini.

Cita rasa yang manis dan halusnya daging dari amaebi menjadi keunggulan jenis udang ini dibandingkan jenis udang lainnya. Penyajiannya pun hanya menyisakan ekor dan sebagian besar kulitnya dilepas.

oleh nobu via flickr.com

TAI (Sea Bream)

Jenis sashimi populer terakhir adalah tai. Di beberapa daerah, kata tersebut menjadi kata yang merepresentasikan sebuah hal yang menjijikan. Namun, tidak demikian untuk jenis sashiminya.

Tai sendiri dalam bahasa Jepang merepresentasikan sea bream yang menjadi bahan utama dari jenis kuliner khas Jepang ini. Dianggap sebagai salah satu ikan terenak di Jepang, wajar saja jika tai worth it untuk kamu coba.

Rasanya yang ringan dan halus menjadikannya akan lumer saat disantap. Nah, selain digunakan sebagai bahan utama sashimi, ikan ini biasanya diolah pada saat acara perayaan tertentu seperti tahun baru.

oleh herman au via flickr.com

Ragu untuk Menginap di Hotel Kapsul? Pilih saja Bobobox

Mungkin masih banyak orang yang memiliki keraguan untuk menginap di hotel kapsul. Padahal, menginap di hotel kapsul menawarkan pengalaman menginap yang menyenangkan.

Salah satu hotel kapsul recommended adalah Bobobox. Hotel kapsul ini menyediakan berbagai fasilitas yang siap menunjang kualitas tidur yang kamu butuhkan. Informasi lebih lanjut soal Bobobox bisa kamu dapat di aplikasi Bobobox yang bisa diunduh di sini.