Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Sedang Merencanakan Piknik? Jangan Lupa Bawa Jenis-Jenis Sambal Khas Bali Agar Menu Piknikmu Makin Nikmat!

Bekal piknik semakin sedap dan nikmat

Piknik merupakan kegiatan bertamasya untuk melepas penat sambil membawa bekal makanan. Jika dalam budaya luar sandwich saja sudah cukup, maka tidak dengan kebanyakan orang Indonesia. Selain nasi, sambal termasuk makanan wajib agar acara santap-menyantap terasa makin nikmat. Dari banyaknya kreasi sambal di Indonesia, sambal khas Bali, matah, menjadi salah satu pilihan populer untuk teman makan.

Kamu tentu bisa membawanya untuk melengkapi acara piknik kamu bersama teman atau keluarga. Namun, sambal khas Bali sebenarnya bukan matah saja. Ada banyak kreas sambal khas Bali lainnya yang bisa kamu coba dan dijamin bikin bekal piknik kamu makin menggiurkan. Apa saja sambal khas Bali itu? Yuk ketahui lebih lanjut!

Sambal Matah

via suara.com

Seperti yang Bob sebutkan sebelumnya, sambal matah merupakan salah satu sambal khas Bali yang cukup populer di kalangan masyarakat. Di Bali, sambal satu ini biasanya dimakan bersama nasi panas dan hidangan laut, seperti ikan bakar dan ikan asin. Namun, kamu tentu bisa memadukannya dengan masakan lain seperti ayam dan daging sapi. Kreasi kekinian bahkan mencampurkan sambal matah dengan spageti.

Apapun pilihan lauknya, pembuatan dan bahan yang diperlukan untuk membuat sambal matah terbilang sederhana. Kamu hanya memerlukan:

  • 15 cabai rawit merah (potong kecil-kecil)
  • 8 siung bawang merah (potong kecil-kecil)
  • 6 lembar daun jeruk (iris halus dan buang bagian tulangnya)
  • 3 batang serai (ambil bagian putihnya lalu iris-iris)
  • ½ sdt garam atau sesuai selera
  • 1 buah jeruk limau (peras dan ambil airnya)
  • 1 sdm terasi matang (bisa kamu bakar atau tumis dengan minyak)
  • 3 sdm minyak sayur (panaskan)

Campurkan semua bahan kecuali air jeruk dan minyak. Setelah itu, panaskan minyak lalu tuangkan pada campuran bahan dan aduk rata. Terakhir, tinggal tuangkan air jeruk lalu aduk hingga rata dan sambal matah kamu sudah siap disantap. Sebagai informasi, sambal matah otentik sebenarnya tidak menggunakan minyak panas, melainkan minyak kelapa asli yang masih mentah.


Baca Juga: Wisata Menjaga Ekosistem! Kunjungi Penangkaran Penyu Di Bali Berikut!


Sambal Embe

via tribunnews.com

Berbeda dengan sambal matah yang serba mentah, bahan-bahan untuk sambal embe, terutama bawang, justru perlu kamu goreng terlebih dulu. Untuk membuatnya di rumah, siapkan saja bahan-bahan berikut ini:

  • 15 cabai merah (iris tipis)
  • 7 siung bawang merah (iris tipis)
  • 5 siung bawang putih (iris tipis)
  • 1/2 sdt terasi matang
  • Minyak goreng secukupnya
  • Air jeruk limau secukupnya
  • Garam dan penyedap secukupnya

Pertama-tama, tumis secara terpisah bawang merah dan bawang putih hingga layu atau kering (sesuai selera). Masukkan bahan-bahan tersebut ke dalam wadah yang sama.

Selanjutnya, sisakan sekitar 3 sdm minyak lalu tumis cabai hingga layu atau kering. Setelah itu, hancurkan terasi dan masukkan ke dalam tumisan cabai dan aduk hingga rata.

Tuangkan campuran cabai dan terasi ke dalam wadah bawang serta tambahkan garam dan penyedap. Aduk hingga ata lalu kamu tinggal menambahkan air jeruk secukupnya sebagai pelengkap.

Sebagai informasi, berdasarkan buku “Sambal Komplit Selera Nusantara”, sambal khas Bali satu ini terdiri dari tujuh bahan. Bahan tersebut meliputi bawang merah, cabai rawit, cabai hijau, terasi matang,  jeruk limau, garam dan minyak.

Namun, sejumlah resep kerap menambahkan bawang putih dalam pembuatan sambah embe. Selain itu, kamu juga tidak perlu mengulek bahan-bahan tersebut sebab sambal khas Bali ini memang identik dengan bahan iris.

Sambal Bongkot

via kooliner.com

Buat kamu penikmat kecombrang, sambal bongkot bisa banget kamu coba. Sambal khas Bali satu ini berbahan dasar bongkot atau kecombrang. Cita rasa pedas tidak begitu menonjol pada sambal khas Bali ini sebab yang diincar adalah aroma kuat dari kecombrang.

Untuk membuat sambal bongkot, kamu memerlukan:

  • 2 buah batang bunga muda kecombrang (iris tipis bagian putihnya)
  • 5 siung bawang merah (iris tipis)
  • 7 buah cabai rawit (iris tipis)
  • 1 sdt terasi bakar
  • 1 buah jeruk limau
  • Minyak goreng secukupnya
  • Garam secukupnya

Beri sedikit garam dan air pada irisan bongkot lalu remas-remas hingga airnya keluar. Cuci bersih irisan bongkot dengan air mengalir dan kembali peras sampai airnya habis lalu tiriskan.

Selanjutnya, campurkan irisan cabai, bawang merah dan bongkot. Masukkan terasi dan garam lalu aduk rata. Setelah itu, panaskan sedikit minyak lalu tumis semua bahan hingga harum. Beri perasan air jeruk dan aduk hingga rata.

Selain ditumis, kamu juga bisa membuatnya serupa sambal matah. Setelah semua bahan tercampur, panaskan minyak lalu tuangkan pada bahan-bahan irisan dan tambahkan perasan air jeruk. Sambal khas Bali kamu sudah siap untuk menemani momen piknik kamu.


Baca Juga: Bingung Cari Oleh-Oleh Dari Bali? Simak Rekomendasi Tempat Oleh-Oleh Bali Berikut Ini


Sambal Uyah Tabio

via pikiran-rakyat.com

Selanjutnya, ada sambal uyah tabio yang berarti sambal garam cabai. Sesuai dengan namanya, sambal khas Bali satu ini terbuat dari campuran garam dan beberapa jenis cabai serta tambahan terasi. Untuk membuatnya, siapkan bahan-bahan berikut ini:

  • 15 buah cabai rawit merah (iris tipis)
  • 5 buah cabai merah besar
  • 5 buah cabai hijau besar
  • 2 buah terasi (bakar dan  hancurkan)
  • Minyak secukupnya
  • Garam secukupnya

Langkah pertama, panaskan minyak kelapa lalu masukkan semua irisan cabai. Selanjutnya, masukkan terasi dan garam dan aduk hingg rata dan harum. Setelah matang, kamu bisa memasukkannya ke dalam wadah. Sambal khas Bali pun siap disantap dengan nasi hangat.

Sebagai informasi, masyarakat Bali biasanya menggunakan minyak kelentik atau minyak kelapa buatan rumah. Minyak tersebut kemudian dicampurkan dengan garam lalu ditambahkan pada sambal mentah.


Baca Juga: Bingung Cari Sarapan Yang Murah Di Bali? Simak Rekomendasi Tempat Sarapan Murah Bali Berikut Ini!


Sambal Khas Bali Lainnya

via cookpad.com

Selain keempat sambal di atas, Bali masih memiliki ragam kreasi sambal lainnya yang tak kalah nikmat. Di antaranya adalah sambal:

  • Blimbing yang terbuat dari campuran irisan belimbing wuluh dengan cabai, bawang putih, terasi bakar, minyak dan perasan jeruk limau
  • Pooh yang terdiri dari buah mangga muda yang diiris tipis memanjang, cabai, bawang merah, terasi bakar, garam dan minyak goreng
  • Tuung yang merupakan campuran terong yang dihaluskan atau diiris, cabai, garam dan terasi bakar
  • Nyuh yang terbuat dari kelapa bakar, bawang merah, bawang putih, cabai, kencur, batang serai, terasi dan garam
  • Rajang yang berisi rajangan atau irisan bahan-bahan seperti bawang merah, cabai rawit, bawang putih, cabai merah, laos, jahe dan kencur yang digoreng dengan minyak panas

Bobocabin Ada di Bali!

Sudah tahu belum? Bobocabin kini ada di Kintamani, Bangli, Bali! Hadir dengan 30 unit kabin, Bobocabin siap menemani liburan kamu di tengah indahnya alam Kintamani, tentu dengan balutan teknologi canggih khas Bobobox.

Agar pengalaman menginap semakin seru, Bobocabin juga menyediakan beragam fasilitas penunjang berupa shared kitchen, hot tub, area parkir, breakfast & lunch menu, trekking serta spot untuk melihat matahari terbit. Tertarik menikmati keindahan dan keseruannya? Yuk unduh dulu aplikasi Bobobox untuk reservasi dan informasi lebih lanjut!

You might also like