Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Percantik Hidangan Makanan dan Minumanmu dengan Jenis-Jenis Edible Flower Berikut Ini

Edible flower mana yang jadi favoritmu?

Pernahkah kamu melihat sebuah hidangan yang dihias dengan bunga-bunga tertentu? Tak hanya berfungsi untuk menambah nilai estetika, bunga-bunga tersebut pun berfungsi untuk menambah rasa pada masakan tersebut dan tentunya bisa kamu konsumsi juga. Bunga seperti ini dikenal sebagai edible flower atau yang berarti bunga yang dapat dimakan. Edible flowers aman dikonsumsi karena tidak mengandung pestisida dan tempat menanamnya pun bebas dari polusi asap kendaraan. Penasaran dengan jenis-jenis edible flower yang biasa digunakan di dunia kuliner? Simak ulasannya berikut ini!

1. Miniature Roses

jenis-jenis edible flower

(Image by @sweets_blossom via Instagram)

Dilihat dari namanya, jenis-jenis edible flower yang satu ini tentu saja merupakan salah satu jenis mawar yang bisa digunakan sebagai penghias makanan atau minuman. Rasa dan aromanya sangat berbeda dari bunga mawar jenis lainnya.

BACA JUGA: Foodies Wajib Tahu! Ini Dia Asal Usul Nama Makanan Populer Di Dunia

Miniature roses biasanya dijadikan sebagai hiasan pada cake, taburan salad, atau sebagai hiasan plating. Selain itu, jenis-jenis edible flower yang satu ini pun dapat diolah menjadi jelly, sirup, mentega mawar, serta disajikan sebagai cocktail dengan cara dibekukan sebagai es batu.

2. Dianthus (Dianthus barbatus)

Bunga yang satu ini juga merupakan salah satu dari sekian banyak jenis-jenis edible flower yang sering ditambahkan ke dalam berbagai hidangan. Rasa dari edible flower satu ini cukup unik, yakni memiliki rasa yang lembut dengan sedikit rasa pedas cengkeh.

Namun, banyak pula jenis dianthus yang memiliki rasa cenderung tawar atau netral. Oleh karena itu, bunga yang satu ini sangat cocok ditambahkan ke dalam makanan yang memiliki cita rasa asin atau gurih, contohnya seperti gorengan, olahan seafood, dan juga sup. Selain itu, dianthus juga cocok ditambahkan ke dalam dessert atau salad-mu.

3. Geranium (Geranium pelargonium)

Salah satu jenis-jenis edible flower selanjutnya adalah bunga geranium. Bunga yang memiliki warna merah muda, merah, atau peach ini ternyata memiliki cita rasa yang cukup unik. Rasa dari bunga geranium merupakan perpaduan rasa yang lembut antara rasa mawar, pala, serta lemon. Edible flower yang satu ini biasanya digunakan dalam olahan makanan-makanan manis seperti es krim, sorbet, dan berbagai dessert lainnya.

4. Borage (Borago officinalis)

jenis-jenis edible flower

(Image by @scaglioni.d via Instagram)

Selain bunga geranium, salah satu jenis-jenis edible flower yang juga memiliki rasa cukup unik adalah borage. Bunga satu ini memiliki perpaduan cita rasa antara mint dan timun. Tampilan dari edible flower ini pun sangat cantik, yakni berbentuk bintang dengan warna biru atau warna merah muda. Edible flower yang memiliki nama lain starflower ini biasanya disajikan dengan hidangan-hidangan gurih, terutama seafood.

5. Nasturtium (Tropaeolum majus)

jenis-jenis edible flower

(Image by @dietitiansinthegarden via Instagram)

Jenis-jenis edible flower selanjutnya adalah bunga nasturtium yang memiliki rasa agak pedas mirip merica. Bunga yang memiliki bentuk bulat ini kerap digunakan sebagai hiasan pada berbagai hidangan pasta.

BACA JUGA: Suka Makan Pasta? Kenali 15 Jenis-Jenis Pasta Dan Cerita-Cerita Di Baliknya

Selain itu, edible flower yang satu ini juga kerap diolah menjadi nasturtium infused oil yakni dicampur dengan minyak tumbuhan. Tak hanya bunganya, daun dari edible flower yang satu ini pun memiliki rasa yang sama dan bisa dimakan. Beberapa chef bahkan kerap membuat pesto dengan bahan daun nasturtium ini.

6. Butterfly Blue Pea (Clitoria ternatea)

jenis-jenis edible flower

(Image by @chefsue_arukin via Instagram)

Jenis-jenis edible flower berikutnya merupakan sebuah bunga yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama bunga telang. Bunganya berwarna biru cerah dan akan terlihat seakan luntur jika terkena air.

BACA JUGA: Ikuti Tips Berikut Ini Agar Bunga Potong Kamu Lebih Tahan Lama

Rasa dari bunga yang sering dijadikan sebagai pewarna alami untuk makanan dan minuman satu ini cenderung tawar. Sehingga edible flower satu ini sangat cocok untuk ditambahkan ke dalam hidangan dengan cita rasa apapun, baik asin maupun manis. Biasanya, bunga telang ini dikeringkan untuk dijadikan teh atau diolah sebagai campuran nasi lemak warna biru.

7. Impatiens (Impatiens walleriana)

Di Indonesia, jenis-jenis edible flower yang memiliki ciri fisik garis putih di tengah kelopaknya ini dikenal juga dengan nama pacar air. Kelopak dari bunga impatiens ini memiliki rasa yang cenderung manis. Sehingga, edible flower satu ini lebih cocok jika disajikan dengan berbagai hidangan bercita rasa manis seperti dessert, salad, minuman manis, manisan, juga permen.

8. Begonia (Begonia cucullata)

Jenis-jenis edible flower satu ini memiliki rasa yang cukup unik yakni rasa mirip apel. Tak heran jika bunga satu ini dijuluki sebagai apple blossom flower.

Namun, meskipun rasanya unik dan enak, jangan sampai mengonsumsi edible flower satu ini secara berlebihan, ya. Sebab, kandungan oxalic acid atau asam oksalat dalam bunga ini dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti menimbulkan rasa nyeri dan memicu batu ginjal.

9. Torenia (Torenia fournieri)

jenis-jenis edible flower

(Image by @ks_flower_lush via Instagram)

Warnanya yang cerah dan cukup beragam menjadi salah satu daya tarik dari salah satu jenis-jenis edible flower satu ini. Selain kerap digunakan untuk menghias berbagai hidangan agar terlihat lebih menarik, bunga torenia ini juga biasanya dimanfaatkan sebagai campuran berbagai makanan, baik makanan dengan cita rasa gurih maupun manis.

10. Gomphrena (Gomphrena globosa)

Jenis-jenis edible flower satu ini cukup mudah ditemukan di Indonesia. Selain rasanya yang manis dan memiliki aroma yang segar, bunga yang satu ini juga kaya akan kandungan vitamin C dan E. Itulah sebabnya, bunga gomphrena ini kerap dikeringkan dan diolah menjadi teh kecantikan karena dipercaya berkhasiat untuk mencegah tanda-tanda penuaan dan membuat kulit kusam terlihat segar.

BACA JUGA: Resep Awet Muda Selama #Dirumahaja

Tak hanya itu, edible flower satu ini pun cocok diolah menjadi jelly atau pudding. Sebab, teksturnya yang renyah dan agak keras membuat bunga ini tidak mudah hancur saat dimasak.

11. Snapdragon (Antirrhinum majus)

Jika jenis-jenis edible flower lainnya cenderung cocok untuk dipadukan bersama makanan penutup yang manis, bunga snapdragon ini justru biasa dikombinasikan dalam sajian cheese platter. Bunga yang juga lazim dimanfaatkan sebagai garnish berbagai hidangan ini ternyata dapat memiliki rasa dan aroma yang berbeda, tergantung media tanam atau kondisi tanah tempat bunga ini tumbuh.

12. Pansy (Viola x wittrockiana)

jenis-jenis edible flower

(Image by @dolledupdessertsbaking via Instagram)

Bunga pansy merupakan salah satu jenis-jenis edible flower yang juga cukup menarik karena memiliki warna yang beragam. Rasanya yang mirip selada namun sedikit lebih manis dan lembut menjadikan edible flower satu ini cocok untuk dipadukan dengan berbagai makanan baik yang gurih atau manis.

13. Egyptian Star Flowers (Pentas lanceolata)

jenis-jenis edible flower

(Image by @flavorfuzion_heather via Instagram)

Jenis-jenis edible flower yang satu ini pun tak kalah unik dari jenis-jenis edible flower sebelumnya. Rasa dan aromanya yang lembut dan sedikit grassy, yakni berbau seperti rumput segar dan sedikit aroma tanah membuat edible flower ini menarik untuk ditambahkan ke dalam berbagai jenis masakan. Belum lagi teksturnya yang renyah semakin menambah sensasi unik di lidah.

14. Rose Petal (Rosa spp.)

jenis-jenis edible flower

(Image by @homemadewithyum via Instagram)

Rose petal merupakan salah satu jenis-jenis edible flower yang sangat umum diolah menjadi berbagai jenis makanan dan minuman. Untuk itu, jenis edible flower satu ini bisa dibilang cukup populer. Bagian kelopaknya biasanya diolah menjadi sirup, selai, permen, jelly, panacotta, atau bahkan sekadar dijadikan garnish untuk makanan.

15. Jasmine

Jika kamu mengenal jasmine atau bunga melati sebagai bunga yang biasanya digunakan untuk hiasan acara pernikahan atau diolah menjadi minyak wangi saja, maka mungkin kamu akan terkejut dengan fakta bahwa bunga ini merupakan salah satu jenis-jenis edible flower yang bisa kamu coba.

BACA JUGA: Jangan Sampai Salah Pilih! Kenali Makna Dari Bunga-Bunga Berikut Ini.

Siapa sangka, bunga beraroma sangat harum ini ternyata juga memiliki khasiat sebagai detoksifikasi alami serta mampu membantu proses penurunan berat badan. Bunga melati biasanya diolah dengan cara dikeringkan lalu dijadikan sebagai minuman teh.

16. Dahlia Pompone (Dahlia pompon)

Jenis-jenis edible flower yang berikutnya adalah bunga dahlia pompone yang memiliki cita rasa bervariasi. Rasa dari edible flower satu ini terkadang mirip dengan water chestnut, apel, hingga wortel.

Selain digunakan sebagai hiasan kue, pudding, dan berbagai masakan, dahlia pompone juga biasanya ditambahkan ke dalam hidangan appetizer, dessert, serta berbagai minuman. Tampilannya yang cantik juga sangat cocok untuk dibekukan menjadi es batu dan ditambahkan ke dalam cocktail.

17. French Marigold (Tagetes patula)

Edible flower yang satu ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh jenis-jenis edible flower lainnya, yakni aroma dan rasanya yang mirip dengan saffron. Meskipun tidak semerah dan secerah saffron, namun bunga satu ini kerap dijadikan sebagai alternatif rasa dan aroma untuk makanan yang membutuhkan rasa atau aroma saffron karena kemiripannya.

French marigold umumnya digunakan sebagai tambahan untuk makanan yang bercita rasa asin atau gurih, misalnya seperti sup atau salad. Selain bunganya, bagian kuncup dan daun dari tanaman satu ini juga dapat dikonsumsi, loh.

Pasti happy staycation di Bobobox!

Menyalurkan hobby di bidang kuliner atau tanaman merupakan salah satu kegiatan yang bisa mengurangi stress sehari-hari. Masih ada banyak lagi kegiatan yang bisa kamu lakukan untuk melepas stress dan membuat pikiran lebih rileks, salah satunya adalah dengan staycation.

Kalau gitu, cobain deh staycation di Bobobox! Hotel kapsul yang modern dan unik ini pasti bisa memberikan kamu pengalaman baru menginap di hotel. Pod-nya yang unik dan nyaman pasti bikin kamu betah berlama-lama staycation di Bobobox. Selain itu, di dalam pod-nya juga terdapat lampu LED yang bisa disesuaikan dengan suasana hati kamu.

Untuk memesan kamar, kamu nggak usah khawatir bakal ribet, tinggal download aja aplikasinya. QR code yang ada di aplikasinya juga berfungsi sebagai kunci kamar lho. Keren, kan? Tunggu apa lagi? Ayo menginap di Bobobox! Oh iya, kamu juga bisa melihat langsung pods Bobobox lewat virtual 360° tour lho!

bobobox luas

You might also like