Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Hati-hati, Jangan Injak Sajen Saat Wisata di Bali

Himbauan bagi kamu yang akan berwisata ke Bali

Bobobox.co.id — Bali merupakan salah satu destinasi wisata favorit baik turis lokal maupun mancanegara. Tak heran, mengingat banyaknya wisata di Bali yang siap membuat liburanmu semakin menyenangkan. Mulai dari keindahan alamnya hingga budayanya yang masih tetap terjaga hingga kini.

Karena budayanya yang masih terjaga dan terasa kental di berbagai tempat wisata di Bali, tak pelak, kamu bakal dengan mudah menemukan banyak sajen yang bertebaran di tiap sudut pulau Bali ini.

Sajen sendiri memiliki nilai spiritual yang sakral dan dihormati bagi masyarat asli Bali apalagi bagi para pemeluk agama Hindu Dharma. Nah, Salah satu yang seringkali ditemukan adalah Canang Sari.

Apakah Itu Canang Sari?

Seperti yang disebutkan tadi, canang sari ini merupakan salah satu sajen yang mudah ditemui di banyak sudut pulau Bali. Canang sari ini menjadi upakara atau perlengkapan keagamaan umat Hindu Dharma. Sajen tersebut digunakan untuk ritual persembahyangan setiap harinya.

Bentuknya sendiri bulau atau kotak dan memiliki isian daun, bunga warna-warni dan juga diberi dupa. Untuk ukurannya, tidak terlampau besar dan hanya sebesar telapak tangan. Beberapa tempat yang di mana kamu bisa menemukan canang sari adalah di pura, toko, hotel, tempat ibadah, dekat pantai, dan beberapa tempat wisata di Bali lainnya.

Terkait canang sari, masyarakat Bali percaya bahwa dengan mempersembahkan sajen tersebut, maka mereka akan dinaungi keberuntungan sekaligus dihindarkan dari kesialan. Tak hanya untuk mendapatkan keberuntungan, memberikan sajen ini menjadi cara masyarakat Bali untuk bersyukur atas kesejahteraan yang mereka dapat selama hidup mereka.

Dengan begitu sakralnya nilai sajen bagi masyarakat Bali, tak heran, jika masyarakat Bali menghimbau bagi para wisatawan untuk tidak menginjak sajen saat wisata di Bali. Pasalnya, ada konsekuensi bagi siapa saja yang menginjak sajen saat wisata di Bali. Apa sajakah itu?

wisata di bali canang
via travelblog.astadala.com

Konsekuensi Menginjak Sajen di Bali

Saat wisata di Bali, tentu kamu sudah banyak diperingati menyoal larangan menginjak secara sengaja sajen yang ada. Masyarakat Bali pun sudah seringkali menghimbau untuk berhati-hati dengan sajen agar sampai rusak.

Percaya tidak percaya, menginjak bahkan menendang sajen bisa berakibat buruk bagi si pelaku yang menendang sajen tersebut. Diceritakan bahwa ada yang sampai kesurupan dan bahkan ada juga yang sudah pulang harus kembali ke Bali untuk memohon ampun pada roh halus yang merasa terusik karena ditendang.

Padahal, sebenarnya bisa jadi himbauan untuk tidak menginjak ataupun menendang sajen yang ada saat kamu wisata di Bali adalah bentuk rasa hormatmu terhadap tradisi budaya atau kepercayaan masyarakat Bali, bukan agar kamu tidak terkena musibah.

Menakut-nakuti soal orang yang menendang atau menginjak sajen akan mendapatkan kesialan atau musibah adalah salah satu cara agar tidak ada yang menginjak secara sengaja sajen yang disiapkan oleh masyarakat Bali. Cara ini memang khususnya ditujukan bagi turis nakal yang malah dengan sengaja menginjak atau menendang sajen saat mereka wisata di Bali.

wisata di bali konsekuensi
via pegipegi.com

Pengalaman Menginap Seru di Bobobox

Berencana ke tempat wisata, tak lengkap rasanya jika tidak menentukan tempat menginap yang cocok untuk kamu inapi selama liburan. Salah satu yang cocok untuk pertimbanganmu adalah Bobobox.

Bobobox adalah hotel kapsul yang ditunjang dengan fasilitas-fasilitas keren dan juga kekinian. Dengan adanya fasilitas-fasilitas tersebut, tentunya pengalaman menginapmu dijamin seru tanpa mengesampingkan kenyamanan saat beristirahat.

Untuk pemesanannya sendiri, cukup unduh aplikasi Bobobox dan setelah itu, kamu bisa memesan pod yang kamu mau dengan mudah. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, menginap di Bobobox.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.