Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Ingin Menjadi Content Writer? Ini Dia 15 Tips Untuk Mencoba Memulai Karirmu!

Bulatkan tekad dan tetap fokus

Di era digital ini, profesi sebagai content writer atau penulis konten dirasa cukup menjanjikan, apalagi dengan banyaknya perusahaan yang membutuhkan tulisan-tulisan menarik untuk dimuat di website atau blog mereka. Karenanya, pekerjaan tersebut pun semakin banyak diminati. Jika kamu adalah salah satu yang berminat dan tertarik untuk mulai menggeluti profesi ini, kamu perlu mencoba beberapa tips menjadi content writer agar agar hasil tulisan kamu semakin menarik, maksimal dan menjanjikan.

Apa saja tipsnya? Yuk simak informasi di bawah ini!

Niat yang Kuat dan Tekad yang Bulat

@nickmorrison via Unsplash

Tips menjadi content writer pertama adalah menguatkan niat dan membulatkan tekad kamu. Bagaimanapun, segala sesuatu harus diawali dengan niat dan tekad yang kuat, bukan sekadar menyesuaikan dengan mood kamu dan sebagai kebutuhan atau keinginan sepintas lalu. Jika tidak dibarengi dengan hal tersebut, kamu mungkin akan melakoninya dengan setengah hati saja sehingga hasil yang diinginkan pun tidak maksimal.

Rajin Membaca

@freestocks via Unsplash

Rajin membaca adalah tips menjadi content writer selanjutnya yang perlu kamu coba. Membaca dan menulis adalah satu kesatuan. Semakin banyak kamu membaca baik buku, artikel, jurnal atau bacaan lainnya, maka semakin luas pula wawasan. kosakata serta informasi yang kamu punya.

Selain itu, membaca juga membuat kamu bisa melihat berbagai topik tulisan dan gaya penulisan. Dengan begitu, topik tulisan kamu bisa bervariasi dan kamu juga akan terpapar dengan tulisan-tulisan berkualitas yang dapat kamu terapkan dalam tulisan kamu sendiri.

Latihan Menulis

@sincerelymedia via Unsplash

Selain perbanyak membaca, latihan menulis adalah tips menjadi content writer lainnya yang wajib kamu lakukan. Menulis sendiri merupakan kegiatan inti dari profesi content writer. Karenanya, kemampuan tersebut harus terus diasah agar kamu makin terbiasa dan hasilnya pun luar biasa. Jika memungkinkan, lakukanlah setiap hari dengan topik apa saja, tidak peduli jika kamu sedang mood atau tidak.

Lakukan Riset

@surface via Unsplash

Tips menjadi content writer berikutnya adalah riset. Riset sendiri  dilakukan untuk meningkatkan kualitas tulisan kamu serta menghindari adanya informasi yang salah. Salah satu bentuk riset sederhana yang dapat kamu lakukan adalah dengan membaca topik yang sedang kamu tulis dari berbagai sumber. Pastikan juga sumber yang kamu pilih sudah kredibel sehingga kamu yakin dengan Hal ini untuk memastikan bahwa informasi yang kamu sampaikan sudah up to date, valid dan aktual.

Edit dan Edit

@oddityandgrace via Unsplash

Jangan terlalu puas dengan draf pertama tulisan kamu. Draf pertama biasanya berupa percobaan kamu untuk menuangkan ide-ide dalam pikiran kamu ke dalam kata-kata. Maka dari itu, hasil tulisan kamu pun masih kasar dan berantakan. Untuk memolesnya, lakukan pengeditan hingga berkali-kali agar tulisan kamu semakin berkualitas sebelum kamu benar-benar mengirimkan atau memublikasikannya.

Pahami Format Penulisan Dasar

@vectorpouch via Freepik

Memahami teknik penulisan dasar adalah hal yang penting dalam memulai karir sebagai seorang content writer. Setidaknya, kamu perlu mengetahui Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), penggunaan tanda baca yang tepat serta membuat kalimat yang komprehensif. Jika tidak yakin apakah ejaannya sudah benar atau tidak, kamu bisa membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) untuk memastikan hal tersebut.

Kemampuan Meringkas

@user4521350 via Freepik

Selain pengetahuan tentang teknik dasar penulisan, kamu juga perlu memiliki kemampuan untuk meringkas. Hal ini berkaitan erat dengan kegiatan riset kamu. Sebagai seorang penulis, kamu harus merangkum hal-hal penting dalam riset kamu. Dengan begitu, kamu bisa menyusun artikel yang berkesinambungan dan teratur.

Fokus

@branin via Freepik

Agar kamu tidak banyak membuang waktu saat menulis, sebisa mungkin fokus pada satu hal. Contohnya, saat sedang menulis, tahan keinginan kamu untuk mengedit tulisan sampai kamu benar-benar selesai menulis.

Jika ada hal yang perlu kamu lakukan pada tulisan kamu, catat saja di notepad dan kerjakan setelah kamu selesai menulis. Selain itu, kamu juga perlu mematikan notifikasi pada ponsel atau desktop kamu sehingga kamu akan terhindar dari distraksi yang tidak perlu.

Gaya Penulisan

@cookie_studio via Freepik

Tips menjadi content writer selanjutnya adalah menyesuaikan gaya penulisan. Gaya penulisan setiap media mungkin berbeda sehingga kamu harus menyesuaikannya berdasarkan tempat kamu bekerja. Kamu mungkin lebih sering menulis dengan gaya super formal karena tuntutan tugas kuliah atau semacamnya. Nah, media online umumnya menginginkan gaya penulisan yang lebih santai namun tetap memperhatikan kaidah bahasa yang benar.

Memilih Jenis Tulisan

@arnelhasanovic via Unsplash

Karena ruang lingkupnya yang sangat luas, content writer memiliki banyak pilihan tentang bidang apa yang ingin digeluti. Sebut saja industri fashion, olahraga, otomotif, jurnalisme, pemasaran, pendidikan, dan sebagainya.

Dalam hal ini, sebaiknya kamu memilih konten yang sesuai dengan minat dan keahlian kamu karena tentunya setiap bidang memiliki tantangan dan kesulitan tersendiri. Selain itu, menulis hal-hal yang kamu pahami dan minati akan mempermudah kamu menghasilkan tulisan yang baik dengan waktu yang lebih cepat.

Pahami SEO

@merakist via Unsplash

Memahami SEO (Search Engine Optimization) adalah tips menjadi content writer lainnya yang bisa kamu coba. SEO sendiri berkaitan dengan pengoptimalan kata kunci yang banyak dicari di mesin pencarian. Jika kamu menggunakan kata kunci secara efektif, tulisan yang kamu publikasikan bisa berada di halaman pertama pencarian Google.

Terima Saran dan Kritik

@rawpixel.com via Freepik

Tips menjadi content writer lainnya yang perlu kamu lakukan adalah menerima saran dan kritik dengan lapang dada. Dengan adanya kedua hal tersebut, kamu bisa tahu di mana letak kesalahan serta kekurangan kamu dalam menulis sehingga kamu akan terpacu untuk menulis lebih baik dan menarik lagi. Dengan begitu, kualitas tulisan kamu pun akan semakin tinggi.

Baca Ulang Tulisan Kamu

@impatrickt via Unplash

Jangan takut untuk kembali membaca karya-karya lama kamu. Tips menjadi content writer ini bisa membantu kamu untuk melihat perkembangan tulisan kamu serta kesalahan-kesalahan yang pernah kamu lakukan. Dengan begitu, semangat untuk memperbaiki kualitas tulisan kamu semakin menggebu dan gairah untuk menulis pun semakin tinggi.

Ikuti Pelatihan atau Bergabung dengan Grup Penulis

@youxventures via Unsplash

Untuk memulai karir kepenulisan kamu, kamu juga bisa mengikuti pelatihan atau workshop kepenulisan. Kamu tentunya akan mendapatkan banyak informasi serta saran-saran baru sekaligus mengasah keterampilan menulis kamu.

Selain itu, kamu juga bisa bergabung dengan grup penulis. Tips menjadi content writer yang satu ini akan membantu kamu belajar banyak hal dari penulis lainnya yang lebih berpengalaman. Kamu pun akan mendapatkan pengetahuan tentang dunia kepenulisan sehingga kamu semakin mantap menggeluti bidang ini.

Hilangkan Penat

@heftiba via Unsplash

Agar pikiran dan tubuh kamu tidak penat, kamu rehat sejenak dengan bersanta. Selain menyegarkan pikiran, hal ini akan membantu inspirasi datang kembali setelah terhenti akibat kepenatan atau stres saat bekerja.

Kamu juga bisa memanjakan diri dengan mendatangi banyak tempat baru untuk menumbuhkan inspirasi baru sekaligus melakukan riset untuk bahan tulisan kamu. Dengan datang langsung ke banyak tempat, kamu bisa memperoleh informasi yang faktual dan lebih mendetail. Kamu pun bisa kembali dengan banyak ide, informasi dan tentunya pikiran yang lebih segar.

Merasa penat dan stres karena kegiatan menulis kamu? Yuk ke Bobobox. Sambil merefresh otak, kamu juga bisa sekalian mengumpulkan informasi tentang hotel kapsul yang satu ini untuk kamu tuliskan dalam bentuk review.

Selain menawarkan kenyamanan dengan harga terjangkau, Bobobox juga menyediakan berbagai fasilitas menarik yang terintegrasi dengan teknologi canggih. Ada fitur QR code untuk akses kamar, ada Bluetooth speaker dan moodlamp yang bisa kamu atur melalui ponsel kamu atau panel dekat jendela dalam kamar, dan tentunya ada Wi-Fi kencang untuk menemani riset tulisan kamu.

Pensaran dengan hotelnya? Yuk segera unduh aplikasi Bobobox dan langsung meluncur ke hotel berlogo koala terdekat kamu!

You might also like