Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

10 Ide Tanaman yang Bisa Dijadikan Pagar untuk Rumahmu

Jadi, mana tanaman yang kamu pilih?

Bobobox.co.id — Tanaman sendiri seringkali digunakan hanya sebagai penghias atau dekorasi ruangan di sebuah. Padahal, kamu bisa memanfaatkannya untuk menjadi pematas atau pagar rumah.

Biasanya, pagar rumah seringkali terbuat dari bahan-bahan padat seperti besi, kayu, dan alumunium. Namun, dengan menggunakan tanaman, tampilannya pun jadi lebih menarik.

Selain tampilannya yang lebih menarik dan segar untuk dipandang, pagar yang terbuat dari tanaman pun termasuk ramah lingkungan juga. Jadi, perawatannya pun seperti tanaman pada umum saja.

Jika kamu membutuhkan inspirasi tanaman apa saja yang bisa dijadikan pagar rumahmu, berikut ini merupakan 10 ide tanaman yang bisa dijadikan pagar untuk rumahmu.

Tanaman Boxwood

Tanaman pertama yang bisa dijadikan sebagai pagar rumahmu adalah tanaman boxwood. Bisa dibilang boxwood termasuk yang sangat populer untuk dijadikan pagar alami di tiap rumahnya.

Pasalnya, boxwood memiliki beberapa kelebihan. Boxwood dapat tumbuh subut dan padat dengan ketinggian yang nantinya mencapai enam meter. Tak hanya itu, kamu pun bisa memangkas boxwood untuk dibentuk sesuka hati dengan sangat mudah.

Jadi, misalkan saja jika kamu menginginkan bentuk lingkaran atau persegi, boxwood akan mudah untuk dibentuk sesuai keinginan. Bahkan, jika memang ada lahan taman yang luas, kamu bisa menjadikannya labirin mini di rumah.

tanaman kenanga pagar
via decoist.com

Bambu Air

Selanjutnya, ada bambu air yang bisa dijadikan sebagai pagar alami di rumahmu. Mungkin ada beberapa orang yang kebingungan soal apa bedanya bambu air dan bambu kuning yang nanti Bob akan jelaskan lebih lanjut.

Perbedaan kentara adalah dari warnanya sendiri yakni bambu air berwarna hijau sedang bambu kuning berwarna kuning. Bambu air sendiri memiliki tampilan yang elegan saat dijadikan sebagai sebuah pagar.

Tanaman ini pun bisa tumbuh hingga mencapai ketinggian 1,5 meter. Jadi, tidak akan terlalu tinggi dan menutupi bagian depan rumahmu saat dijadikan pagar. Kamu pun bisa memotong ujung bambunya jika diinginkan.

via thespruce.com

Pohon Cemara Kipas

Dari sekian banyak jenis pohon cemara, salah satu jenis yang paling populer dan sering digunakan sebagai pagar alami adalah pohon cemara kipas atau arborvitae. Tanaman ini sendiri bisa tumbuh tegak dan tinggi.

Sehingga, dengan ketinggian yang nantinya bisa mencapai tiga hingga enam meter ini akan sangat bisa diandalkan untuk dijadikan pagar. Banyak manfaat yang bisa kamu dapat dengan pagar alami dari pohon cemara kipas ini.

Beberapa manfaat yang bisa didapat di antaranya adalah menjadi penahan angin, berguna sebagai pengusir ngengat, dan memberikan privasi bagi rumahmu. Tak hanya pohonnya saja, daunnya pun bisa berguna sebagai tanaman obat praktis.

via pinterest.com

Bunga Kertas

Tanaman berikutnya mungkin bisa dengan mudah kamu temui di Indonesia. Tanaman yang dimaksud adalah bunga kertas atau biasa juga dikenal dengan nama bunga bougenville.

Bunga yang satu ini memiliki daya tarik yang terletak pada bentuk dan warna kelopaknya. Bentuk bunganya yang tipis ditambah dengan warna-warna seperti ungu, merah muda, kuning, putih, dan lainnya siap mempercantik rumahmu.

Apalagi saat bunga kertas ini berbunga. Bunga kertas memiliki kebiasaan yang unik saat berbunga yaitu merontokkan daunnya saat berbunga. Hal tersebut tentunya semakin memperindah halaman depan rumahmu.

via wallpapercave.com

Pucuk Merah

Sebagai salah yang termasuk klasifikasi family yang sama dengan cengkih, pucuk merah bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dijadikan sebagai pagar di rumahmu sekarang-sekarang ini.

Pucuk merah bisa dijadikan sebagai pagar alami dengan melalui teknik stek. Caranya adalah memotong bagian pucuk merah tertentu lalu kemudian ditanam dalam tanah selama beberapa waktu.

Tumbuhan ini sendiri akan tumbuh dengan diameter hingga 30 centimeter dan tinggi mencapai tujuh meter. Jadi, termasuk cukup tinggi untuk dijadikan pagar alami. Soal perawatan, kamu tidak perlu khawatir karena perawatannya tergolong mudah.

via dekoruma.com

Lidah Mertua

Lidah mertua atau sanseviera menjadi tanaman berikutnya yang cocok untuk dijadikan sebagai pagar alami di rumahmu. Bagi kamu yang termasuk orang super sibuk, lidah mertua rasanya pas untuk kamu pertimbangkan.

Pasalnya, lidah mertua tidak memelurkan air dan sinar matahari yang banyak untuk bertahan hidup. Sehingga, kamu tidak perlu khawatir jika kamu sering lupa untuk menyirami pagar alami dari lidah mertua ini.

Manfaat lain yang didapat dari lidah mertua adalah kemampuan tanamannya yang mampu menyaring senyawa berbahaya yang ada di udara. Dengan begitu, udara di sekitar rumahmu pun jadi lebih segar dan bersih.

via pinterest.com

Bambu Kuning

Setelah sebelumnya sudah membahas soal bambu air, sekarang Bob akan membahas soal bambu kuning yang seringkali dijadikan sebagai pilihan utama sebagai pagar alami di banyak rumah.

Bambu kuning sendiri dipilih untuk menjadi pagar alami karena mampu tumbuh cukup tinggi. Dengan begitu, kamu pun bisa mendapatkan ruang privasi yang lebih luas lagi saat mempunyai pagar alami dari bambu kuning.

Tidak hanya manfaatnya yang menjadi daya tarik dari tanaman satu ini, warnanya yang cerah dan daunnya yang berwarna hijau cerah memberikan kesan pedesaan yang alami untuk rumahmu. Terasa adem rasanya.

via pinterest.com

Pakis

Tanaman berikutnya yang bisa jadi pilihan pagar alami rumahmu adalah pakis. Pakis sendiri termasuk jenis paku-pakuan yang memiliki bentuk yang cukup untuk. Bentuknya seperti tulang ikan.

Dari sekian banyaknya jenis pakis, pakis boston menjadi pilihan yang cukup untuk menjadi pagar alami rumah. Warnanya yang cerah dan bentuknya yang unik apalagi dalam jumlah yang banyak menjadi alasan utamanya.

Cara untuk menjadikan pakis sebagai pagar alami adalah dengan menanamnya di dalam tanah. Setelah itu, rawatlah seperti tanaman pada umumnya dan tunggu hingga ia berkembang besar dan lebat.

via tukangtamanjakarta.com

Bunga Soka

Bunga soka Jawa atau ixora javanica termasuk bunga yang bisa dengan mudah kamu temui di banyak tempat khususnya kompleks-kompleks pemukiman warga. Warnanya yang cantik dan cocok sebagai penghias taman menjadikan banyak digemari oleh orang-orang.

Selain menjadi penghias taman, kamu bisa memanfaatkan bunga soka sebagai pagar alami rumah. Bisa tumbuh hingga 120 centimeter, bunga soka sendiri cocok untuk hidup di daerah beriklim tropis seperti Indonesia.

Walaupun begitu, saat kamu memanfaatkannya sebagai pagar alami rumahmu, bunga soka Jawa membutuhkan intensitas cahaya dan pengairan yang cukup. Terlihat rumit tapi sebenarnya cukup mudah kok soal perawatannya.

via aspca.org

American Holly

Tanaman terakhir yang Bob bisa rekomendasikan untuk menjadi pagar alami rumah adalah american holly. Memiliki nama latin Ilex opaca, daun hijaunya yang lebih bisa mengingatkanmu dengan pohon cemara.

Sesuai namanya, ia berasal dari Amerika Serikat dan sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu yang sering dipilih untuk menjadi pagar alami di seluruh dunia lho.

Kemampuannya yang tumbuh hingga 20 meter dan daunnya yang hijau sepanjang tahun bisa menjadikan rumahmu tampak lebih asri. Namun, jangan lupa untuk rajin memangkas daunnya agar tidak tumbuh berantakan.

via plantsfordallas.com

Menginap dengan Pengalaman Berbeda? Datang aja ke Bobobox

Sedang mencari pengalaman berbeda saat menginap di hotel kapsul? Jika iya, langsung saja datang ke Bobobox. Di sini, kamu akan dimanjakan dengan fasilitas modern dan kekinian yang siap memberi pengalaman menginap yang berbeda.

Informasi soal pemesanannya bisa kamu lihat di aplikasi Bobobox yang bisa diunduh di sini.

 

You might also like