Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Hari Pelaut Internasional: Ini Jalur Transportasi Laut Penting di Dunia

Selamat Hari Pelaut Internasional! Pelajari jalur transportasi laut penting di dunia.

Hari Pelaut Internasional diperingati setiap tanggal 25 Juni setiap tahunnya. Seperti halnya lirik dalam lagu anak-anak, kita mengenal nenek moyang kita sebagai seorang pelaut. Nenek moyang kita dikenal gemar mengarung luas samudra, menerjang ombak tanpa rasa takut, terbiasa dengan badai, memanfaatkan angin bertiup agar layar terkembang, dan terbiasa dengan ombak berdebur di tepi pantai. Masih ingatkah kamu dengan lirik lagu “Nenek Moyangku Orang Pelaut”?

Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut telah menjadi rumah kedua bagi sebagian masyarakat Indonesia. Namun kesadaran sebagai masyarakat bahari dalam beberapa dekade telah meluntur, hingga munculnya kesadaran bahwa Indonesia adalah negara maritim dan laut menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia kini dan masa yang akan datang.

Hari Pelaut Internasional

Bicara tentang sejarahnya, peringatan Hari Pelaut Internasional faktanya pertama kali diperkenalkan pada Amandemen Manila bulan Juni tahun 2010 yang mengadopsi revisi besar terhadap Konvensi STCW dan Kode terkait. DInyatakan bahwa konferensi diplomatik sepakat bahwa kontribusi yang dibuat oleh para pelaut untuk perdagangan internasional harus diakui dan diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Pelaut Internasional.

fakta segitiga bermuda
Photo by Ant Rozetsky on Unsplash

 

Bicara tentang konvensi STCW ini merupakan sebuah konvensi internasional tentang standar latihan, sertifikasi, dan dinas jaga untuk pelaut yang menetapkan kualifikasi standar untuk kapten, perwira, dan petugas penjaga diatas kapal niaga yang berlayar. STCW dibentuk pada 1978 saat penyelenggaraan Konferensi Organisasi Maritim Internasional (IMO) di London dan mulai diterapkan pada tahun 1984. Konvensi ini kemudian mengalami perubahan yang besar pada tahun 1995.

Tanggal 25 Juni ini kemudian dipilih sebagai Hari Pelaut Internasional merupakan hari di mana Amandemen tersebut secara resmi diadopsi. Hari Pelaut Internasional ini pertama kali diperingati pada tahun 2011 saat IMO mengampanyekan dan menggalang dukungan dari seluruh masyarakat dunia untuk mengucapkan terima kasih kepada para Pelaut.

Baca Juga: Sambut Hari Laut Sedunia dengan Fakta Seputar Laut Berikut!

Hari Pelaut Internasional: Kontribusi Pelaut bagi Berkembangnya Perekonomian

Sepenting apakah pelaut dalam kehidupan kita hingga dibuat peringatan khusus untuk para pelaut? Pelaut faktanya memiliki kontribusi yang sangat penting dalam perdagangan dan perekonomian dunia karena memberikan pengakuan atas jasa mereka. Peringatan ini dibuat sebagai bentuk pengakuan dan apresiasi atas kontribusinya salah satunya pada perdagangan global dan perekonomian dunia.

Hari Pelaut Internasional: ASEAN Memahami Fungsi Penting Pelaut

Hari Pelaut Internasional
@sealandgov via Instagram

Peringatan Hari Pelaut Internasional ini juga didukung oleh ASEAN. Faktanya, negara ASEAN telah menyepakati sekaligus mengakui betapa pentingnya peran pelaut dalam rantai pasokan global, regional, dan intra-regional. Pelaut dikenal merupakan pekerjaan yang tak kenal lelah dan memberikan konteribusi dalam menjaga rantai pasokan laut tetap terbuka. Tentunya laut memiliki tantangannya tersendiri yang dihadapi.

Beberapa tantangan yang dihadapi oleh para pelaut ini diantaranya adalah penutupan pelabuhan dan bandara, kurangnya akses ke fasilitas berbasis pantai, pantai cuti atau perawatan medis. Selain itu pelaut pun harus menghadapai masalah yang mereka hadapi karena ketidakmampuan mereka untuk dipulangkan atau bergabung dengan kapal mereka.

Faktanya Indonesia telah memfasilitasi pergantian awak kapal dan repatriasi pemulangan pelaut sejak 24 April 2020. Sampai saat ini, Indonesia telah memfasilitasi crew change sebanyak 6.563 pelaut dan memfasilitasi pemulangan pekerja migran Indonesia sebanyak 57.142 orang.

Di sisi lain bentuk komitmen dan dukungan yang akan dilakukan negara-negara ASEAN diantaranya memasukkan perkapalan dan transportasi laut dalam rencana dan program mereka untuk implementasi ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF). Penentuan bidang prioritas nasional untuk pembiayaan dan dukungan untuk sektor maritim pun menjadi salah satu fokus pemerintah.

Hari Pelaut Internasional
@travelingtheworldwithromaine via Instagram

1. Terusan Panama

Rute pertama adalah Terusan Panama yang merupakan terusan yang memotong tanah genting Panama sepanjang 82 km. Terusan Panama ini memotong Amerika Utara dan Amerika Selatan serta menghubungkan Samudera Pasifik dan Samudera Alantik.

Selain itu, terusan ini memotong waktu tempuh kapal laut karena tidak perlu memutar lewat ujung selatan Amerika Selatan yang dibangun 1904-1914. Berkat adanya terusan ini telah membantu 800.000 kapal menyeberang sejak pembukaannya atau 12.000 kapal per tahun.

2. Terusan Suez

Terusan Suez dikenal menjadi jalur air buatan di Mesir yang menghubungkan Laut Mediterania dan Laut Merah dan dibuka pada November 1869. Selat ini memungkinkan transportasi air antara Eropa dan Asia tanpa mengelilingi Afrika. Di bagian ujung utara Terusan Suez adalah Pelabuhan Said dan ujung selatan adalah Pelabuhan Taofik di Kota Suez.

3. Selat Gibraltar

Berikutnya adalah Selat Gibraltar adalah selat sempit yang menghubungkan Samudera Atlantik ke Laut Mediterania dan memisahkan Spanyol di Eropa dari Maroko di Afrika. Selat ini berasal dari nama Arab “Jebel Tariq” yang berarti gunung Tariq.

4. Selat Bosphorus

Rute selanjutnya adalah Selat Bosphorus atau Bosporus yang juga dikenal sebagai Selat Istanbul. Selat Bosphoros ini adalah selat yang membentuk bagian dari perbatasan antara Eropa dan Asia dan menjadi selat tersempit di dunia yang digunakan untuk pelayaran internasional. Selat ini menghubungkan Laut Hitam dengan Laut Marmara.

5. Selat Malaka

Rute yang terakhir adalah Selat Malaka. Selat Malaka ini berlokasi di antara Semenanjung Melayu (Semenanjung Malaysia) dan Pulau Sumatera, Indonesia. Jika dilihat dari perspektif ekonomi dan strategis, Selat Malaka adalah salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia dan menjadi jalur pengiriman utama antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Baca Juga: Misterius dan Menyeramkan, Simak 10 Makhluk Mitos Laut Paling Menyeramkan Berikut Ini!

Cobain Pengalaman Seru Menginap di Bobobox!

Di saat yang penuh kesulitan dan tekanan ini, kamu perlu beristirahat dari segala kejenuhan. Tentunya ada berbagai cara sederhana yang bisa kamu lakukan seperti berjalan santai, memanjakan diri dengan perawatan tubuh, atau sekadar staycation. Di masa pandemi ini, mungkin agak sulit bagi kamu untuk berlibur. Karena itu, sekadar berstaycation sambil menenangkan diri namun tetap menghindari kerumunan bisa jadi altenatif buat kamu.

Dalam hal ini, sebaiknya kamu memilih hotel yang sudah terpercaya dan memiliki reputasi yang baik. Salah satu hotel aman yang bisa kamu pilih adalah Bobobox. Hotel kapsul yang satu ini telah menerapkan beberapa aturan yang wajib diikuti oleh semua orang yang berada di area Bobobox.

Lorong Pods bobobox bandung

Aturan tersebut meliputi pengecekan suhu tubuh oleh host serta kewajiban menggunakan masker untuk semua pihak, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dengan tim Bob dan tamu lain, serta menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki area pod. Kamu juga diharuskan untuk menggunakan siku kamu jika ingin menekan tombol lift atau membuka pintu. Selain itu, bawalah alat makan dan alat salat pribadi.

Untuk keperluan kesehatan, Bobobox juga menyediakan obat-obatan standar yang bisa kamu gunakan agar tubuh kamu tetap sehat dan fit. Mau coba pengalaman yang lebih seru lagi? Cobain layanan Bobobox bernama Bobocabin! Bobocabin adalah sebuah jalan keluar yang tepat dari hiruk pikuk dan keramaian kota.Yuk segera unduh aplikasi Bobobox di Play Store dan App Store, dijamin aman dan nyaman!

You might also like