Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

10 Gempa Bumi Terbesar Dalam Sejarah Dunia. Indonesia Termasuk Salah Satunya!

Nggak main-main lho, gempa bumi terbesar dalam sejarah ini menelan banyak korban

Gempa bumi adalah bencana alam yang menelan banyak korban jiwa. Termasuk di Indonesia, seperti yang terjadi di Aceh pada tahun 2004. Berikut adalah gempa bumi terbesar dalam sejarah yang pernah ada.

Gempa bumi Alaska, 1964

gempa bumi terbesar dalam sejarah
Photo by NOAA on Unsplash

Bicara soal gempa bumi terbesar dalam sejarah, Alaska masuk ke salah satunya. Negara bagian Amerika Serikat dengan penduduk paling sedikit ini diguncang gempa berkekuatan magnitudo 9,2 selama empat menit tiga puluh delapan detik pada 27 Maret, 1964.

Gempa bumi tersebut mengakibatkan celah tanah dan tsunami yang menyebabkan 131 orang meninggal dunia. Hingga sekarang, gempa Alaska tercatat sebagai gempa bumi terbesar dalam sejarah Amerika Utara dan gempa terkuat kedua di dunia.

Gempa bumi terbesar dalam sejarah: Assam, 1950

gempa bumi terbesar dalam sejarah
Photo by Raimond Klavins on Unsplash

Gempa Assam-Tibet atau lebih dikenal sebagai gempa Assam, terjadi pada tanggal 15 Agustus, 1950. Gempa yang menyerang tanah sengketa antara Cina dan India ini terjadi pada Selasa malam pukul 19:39.

Dengan guncangan magnitudo 8,6 gempa bumi terbesar dalam sejarah tersebut meninggalkan kerusakan baik di Assam (India) dan Tibet (China) dan sekitar 4.800 orang tewas.

Selain itu, gempa ini dikenala sebagai gempa yang tidak diakibatkan oleh subduksi melainkan tabrakan antara dua lempeng benua. Gempa bumi terbesar dalam sejarah ini juga menghasilkan suara yang sangat keras yang terdengar di seluruh wilayah Assam dan Tibet.

Gempa bumo Ekuador-Kolombia, 1906

gempa bumi terbesar dalam sejarah
Photo by Mauricio Muñoz on Unsplash

Tanggal 31 Januari, 1906 menjadi momen saat tsunami menyapu lepas pantai Ekuador. Tsunami ini diakibatkan oleh gempa bumi terbesar dalam sejarah yang terjadi pada pukul 15:36 di lepas pantai Ekuador dekat Esmeraldas.

Gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo 8,8 yang menelan setidaknya 500 korban jiwa di pantai Kolombia akibat tsunami.

Diperkirakan bahwa gempa bumi terbesar dalam sejarah ini merupakan akibat dari subduksi Lempeng Coiba, Malpelo dan Nazca di bawah Lempeng Andes Utara dan Amerika Selatan.

Gempa bumi terbesar dalam sejarah: Kamchatka, 1952

gempa bumi terbesar dalam sejarah
Photo by Sasha Sashina on Unsplash

Kamchatka memiliki sejarah panjang soal gempa bumi. Tercatat ada tiga gempa bumi yang terjadi di semanjung di Rusia timur ini, yaitu pada tahun 1737, 1923, dan 1952. Meskipun begitu, gempa bumi terbesar dalam sejarah Rusia ini terjadi pada tahun 1952.

Gempa terjadi pada tanggal 4 November 1952 dengan kekuatan 9,0 magnitudo dan mengakibatkan tsunami. Kehancuran dan korban jiwa di sekitar semenanjung Kamchatka dan Kepulauan Kuril pun tak bisa dielakkan akibat gempa bumi terbesar dalam sejarah Rusia ini.

Gempa bumi Maule, 2010

gempa bumi terbesar dalam sejarah
Photo by Nicolás Gutiérrez on Unsplash

Gempa bumi terbesar dalam sejarah dengan kekuatan 8,8 magnitudo menyerang Maule, Chili pada 27 Februari, 2010. Gempa ini menghasilka guncangan hebat yang berlangsung selama tiga menit. Menurut USGS, pusat gempa berada di lepas pantai Pelluhue, kota di Wilayah Maule.

Setelah gempa terjadi, orang-orang ditemukan tewas di bawah gedung dan di dalam mobil. Selain korban jiwa, gempa bumi terbesar dalam sejarah Chili ini menyebabkan beberapa bangunan runtuh, pemadaman listrik, dan kebakaran di pabrik kimia.

Gempa bumi terbesar dalam sejarah: Nias, 2005

gempa bumi terbesar dalam sejarah
Photo by Charlie Deets on Unsplash

Indonesia juga turut berduka dengan adanya gempa bumi terbesar dalam sejarah ini. Gempa bumi yang terjadi pada tahun 2005 ini menelan korban jiwa setidaknya 915 orang yang berada di Pulau Nias.

Sebelumnya, tsunami Aceh sempat menyerang dan peristiwa ini menimbulkan kepanikan. Namun untungnya, gempa ini hanya menghasilkan tsunami yang relatif kecil yang menyebabkan kerusakan terbatas.

Gempa terjadi tepatnya pada 28 Maret 2005 dengan kekuatan 8,6  magnitudo. Bahkan, gempa ini dirasakan efeknya hingga Bangkok, Thailand yang berjarak lebih dari 1.000 kilometer.

Gempa bumi terbesar dalam sejarah: Pulau Rat, 1965

gempa bumi terbesar dalam sejarah
Photo by Haley Hamilton on Unsplash

Gempa yang terjadi di Pulau Rat memiliki kekuatan hingga 8,7 magnitudo dan memicu tsunami lebih dari 10 meter di Pulau Shemya, Pulau Rat adalah bagian dari Kepulauan Aleut, rangkaian pulau vulkanik yang membentuk pulau yang dihasilkan dari subduksi Lempeng Pasifik di bawah Lempeng Amerika Utara. Batas lempeng ini, megathrust Alaska-Aleutian, telah menjadi lokasi banyak gempa bumi megathrust.

Gempa bumi Samudera Hindia, 2004

gempa bumi terbesar dalam sejarah
Photo by Sangga Rima Roman Selia on Unsplash

Gempa bumi terbesar dalam sejarah dan tsunami Samudra Hindia terjadi pada 26 Desember, 2004. Di Indonesia, tragedi ini lebih dikenal sebagai tsunami Aceh. Tsunami tersebut diakibatkan oleh gempa bumi megathrust bawah laut yang memiliki kekuatan 9,1–9,3 magnitudo.

Gempa ini tercatat sebagai gempa bumi terbesar dalam sejarah nomor tiga dengan durasi panjang yaitu delapan hingga sepuluh menit. Gempa ini menewaskan 227.898 orang di 14 negara dan menyebabkan gangguan besar terhadap kondisi kehidupan dan perdagangan di provinsi pesisir negara-negara sekitarnya.

Gempa bumi Tohoku, 2011

gempa bumi terbesar dalam sejarah
Photo by Barthelemy de Mazenod on Unsplash

Jepang adalah negara yang sangat rentan terhadap gempa bumi. Salah satu gempa bumi terbesar dalam sejarah Jepang adalah yang terjadi di lepas pantai Pasifik Tohoku pada 11 Maret, 2011. Gempa ini berkekuatan 9,0–9,1 magnitudo dan memiliki pusat gempa di sebelah timur Semenanjung Oshika di Tōhoku.

Gempa bumi Tohoku adalah yang terkuat yang pernah tercatat di Jepang, dan gempa bumi terkuat keempat di dunia. Gempa bumi tersebut memicu gelombang tsunami yang kuat yang mencapai ketinggian hingga 40,5 meter di Miyako di Prefektur Iwate Tohoku.

Dilaporkan bahwa gempa ini mengakibatkan 19.747 kematian, 6.242 luka-luka, dan 2.556 orang hilang. Penyebab utama kematian adalah tenggelam. Tak hanya itu, kebakaran dan reaksi nuklir juga menjadi penyebab korban berjatuhan.

Gempa bumi Valdivia, 1960

gempa bumi terbesar dalam sejarah
Photo by Daniela Cuevas on Unsplash

Gempa bumi Valdivia yang terjadi pada tahun 1960 mungkin adalah gempa bumi terbesar dalam sejarah. Gempa yang berlangsung selama kurang lebih 10 menit ini memiliki kekuatan yang sangat besar yaitu 9,4-9,6 magnitudo.

Tsunami yang diakibatkannya pun memengaruhi Chili bagian selatan, Hawaii, Jepang, Filipina, Selandia Baru bagian timur, Australia tenggara, dan Kepulauan Aleut.

Korban tewas gempa bumi terbesar dalam sejarah ini mencapai angka 1.000-6.000 orang tewas. Sedangkan untuk kerugian finansial, gempa bumi ini menelan biaya hingga 400-600 juta dolar Amerika Serikat.

Ingin liburan seru? Staycation di Bobobox aja

bobobox

Bobobox adalah hotel capsule Jakarta yang menggunakan teknologi terkini. Hampir semua aktivitas menginap kamu terintegrasi melalui aplikasi seperti untuk memesan kamar, sebagai kunci kamar berbasi QR code, pengatur lampu, dan lain-lain.

Selain itu, Bobobox juga adalah hotel kapsul yang bisa bikin kamu bebas dari stres. Suasana tenang dan hening akan kamu dapatkan saat masuk ke pod-nya. Desainnya yang modern juga enak untuk dinikmati, apalagi buat kamu yang suka foto-foto.

Nggak percaya? Tenang. Supaya kamu punya gambaran yang lebih jelas soal pengalaman menginap yang lebih nyata, kamu bisa lho keliling-keliling di pods Bobobox lewat 360° virtual tour bareng Bob. Kamu bisa membuktikan sendiri sebelum dateng langsung ke tempatnya.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo menginap di Bobobox dan lupakan stres untuk sejenak.

You might also like