Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

WFH Jadi Bikin Malas Mandi? Hati-Hati, Ini Dia 5 Efek Jarang Mandi!

Hati-hati dengan dampaknya ya!

Bobobox.co.id — Penyebaran virus corona membuat banyak perusahaan menerapkan kebijakan work from home. Jadinya, kamu pun tak diharuskan untuk melakukan pekerjaan di kantor.

Nah, dengan adanya work from home, kebanyakan orang akhirnya jadi malas mandi. Kebanyakan orang tersebut berpikir bahwa mereka tak perlu mandi karena tidak diharuskan untuk pergi ke mana-mana.

Namun, malas mandi menimbulkan masalah kesehatan. Efek jarang mandi ini sendiri sangat mungkin untuk terasa langsung oleh tubuh. Oleh karena itu, kamu wajib mengetahui apa saja efek jarang mandi tersebut.

Bob, di sini, sudah merangkum lima efek jarang mandi yang mengintaimu jika kamu terus-terusan untuk jarang mandi. Penjelasan di bawah ini sangat direkomendasi untuk dibaca bagi kamu yang sedang wfh dan malas mandi.

Timbulnya Masalah pada Kulit

Efek jarang mandi pertama adalah timbulnya masalah pada kulit. Risiko kesehatan kulit akan meningkat cukup drastis jika kamu tetap bermalas-malasan untuk mandi khususnya di momen work from home ini.

Saat kamu bermalas-malasan untuk mandi, ribuan bakteri akan hidup di area kulitmu. Sebagian dari ribuan bakteri tersebut merupakan bakteri jahat yang justru memicu timbulnya masalah pada kulitmu.

Efek jarang mandi ini justru tak hanya memberikan bakteri yang sudah menempel hidup di area kulit tetapi juga mengundang bakteri lainnya. Badan yang kotor inilah yang jadi penyebab banyaknya bakteri datang.

Masalah yang timbul dari penumpukan kotoran, keringat, dan bakteri ini cukup banyak. Beberapa masalah kulit dari efek jarang mandi antara lain timbulnya jerawat, infeksi kulit, dan hiperpigmentasi.

Khususnya soal infeksi kulit, akibat dari infeksi ini bisa membuatmu tak nyaman seharian. Pasalnya, infeksi kulit bisa membuat kulitmu merasa iritasi dan rasa gatal yang tak tertahan yang membuatmu tergoda untuk menggaruknya.

efek jarang mandi
@catscoming via pexels.com

Kulit Kering

Masih berkaitan soal kesehatan kulit, kulit kering akan menghantui bagi siapa yang malas mandi. Kulit yang kering ini sendiri terjadi karena kelembapan kulit yang tidak terjaga akibat efek jarang mandi.

Setiap harinya, kelembapan kulit harus tetap dijaga. Tubuh manusia memproduksi minyak untuk melembapkan kulit. Namun, hal tersebut tidaklah cukup karena tubuh manusia membutuhkan air dari luar tubuh.

Di sinilah pernah penting dari mandi. Air untuk mandi akan diserap oleh tubuh untuk membantu menjaga kelembapan kulit. Air mandi yang digunakan sangat direkomendasikan untuk air hangat dan tidak terlalu panas.

Tak hanya menjadi kulit kering saja, efek jarang mandi pun bisa nampak pada kulit wajah. Jika kebiasaan buruk tersebut dilakukan secara terus menerus, dampak buruknya bisa terlihat dari keriput yang muncul.

Kamu tentu tidak ingin kamu terlihat lebih tua dari yang seharusnya. Oleh karenanya, jika dirasa sulit untuk mandi dua kali sehari, cobalah untuk mengusahakan mandi satu kali dalam sehari untuk menghindari penuaan diini ini.

via ogee.com

Bau Badan Tak Sedap

Kebanyakan orang mungkin beranggapan bahwa bau badan tak sedap lebih disebabkan oleh keringat yang bercampur bakteri saja setelah beraktivitas. Nyatanya, hal tersebut pun jadi efek jarang mandi juga.

Semakin jarang mandi, bau badanmu justru semakin tak sedap. Bahkan, bau badan tersebut tak akan bisa terhindarkan lagi. Biasanya, bau ini akan terasa lebih menyengat pada area tertentu seperti area ketiak dan selangkangan.

Produk perawatan tubuh seperti deodoran, parfum, ataupun tisu basah mungkin jadi alternatif bagi kamu yang jarang mandi. Namun, produk-produk tersebut hanya bersifat menutupi untuk sementara waktu saja.

Ketahuilah bahwa efek jarang mandi ini berefek tak baik bagi dirimu. Kamu mungkin tidak akan merasakannya pada awal-awal bau badanmu mulai tak sedap. Lambat laun, kamu akan bisa mencium bau badanmu tersebut.

Bau badan tak sedap ini tak hanya berdampak bagi dirimu saja. Lingkungan sekitarmu pun tentu akan malas untuk berdekat-dekatmu karena bau tak sedap yang berasal dari tubuhmu yang jarang mandi tersebut.

via lumedeodorant.com

Rentan Terserang Penyakit

Salah satu hal penting yang harus diketahui adalah efek jarang mandi akan menimbulkan penumpukan bakteri pada tubuh. Dalam beberapa kasus, bakteri yang menumpuk justru bakteri yang berbahaya untuk tubuh.

Manfaat mandi yang mampu menjadi pelindung dari serangan kuman jahat seperti bakteri dan virus tak akan kamu dapatkan. Padahal, dampaknya sendiri sangatlah penting untuk mencegah kuman masuk ke tubuh.

Dengan menumpuknya bakteri-bakteri jahat, kamu pun akan rentan terserang penyakit. Hal tersebut semakin diperparah jika musim hujan datang karena musim tersebut benar-benar menguji daya tahan tubuhmu untuk tetap fit.

Beberapa penyakit yang rentan untuk kamu alami dari efek jarang mandi adalah pilek, demam, dan flu. Jika sudah sakit, kamu tentu membutuhkan istirahat yang cukup agar bisa kembali dalam kondisi prima.

Untuk menangkal efek jarang mandi ini, caranya adalah dengan mengusahakan untuk mandi. Mandilah dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Efek buruk dari malas mandi ini pun bisa berkurang risiko terkena padamu.

@olly via pexels.com

Tubuh Jadi Tak Nyaman

Efek jarang mandi terakhir yang mungkin akan kamu rasakan jika malas mandi adalah tubuh merasa tak nyaman. Hal ini tentu bukan sebuah kebetulan mengingat pentingnya manfaat mandi bagi tubuhmu.

Selain memberikan sensasi segar dan membersihkan tubuh dari kotoran yang menempel, mandi pun memberi sensasi rileks pada tubuh. Oleh karenanya, setelah mandi, tubuhmu akan terasa jauh lebih nyaman.

Nah, itu berarti jika kamu tidak mandi sendiri, tubuhmu kemungkinan besar akan merasa tidak nyaman. Debu dan kotoran banyak menempel di tubuhmu bahkan kamu bisa merasakan tubuhmu jadi lebih gerah.

Kondisi tersebut tak hanya membuatmu akan merasa tak nyaman seharian saja. Kamu pun berisiko untuk kesulitan tidur di malam hari jika ketidaknyamanan tubuhmu terus saja kamu anggap remeh untuk efek jarang mandi ini.

Efek domina dari efek jarang mandi ini adalah keesokan harinya di mana kamu akan merasa kurang fresh. Pasalnya, kesulitan tidur atau insomnia memengaruhi kualitas tidur yang kamu butuhkan untuk tetap fit.

@thatguycraig000 via pexels.com

Menginap dengan Situasi Santai? Datang aja ke Bobobox

Jika kamu ingin menikmati staycationmu dengan menonton film favorit ditemani dengan lampu led yang bisa diubah sesuka hati, Bobobox merupakan jawaban dari apa yang kamu cari selama ini.

Podsnya yang luas ditambah dengan fasilitas keren lainnya menjadi Bobobox layak untuk kamu kunjungi. Salah satu dari fasilitas keren tersebut adalah koneksi WiFi yang bisa diandalkan untuk mengerjakan tugas kantor atau kuliah.

Bagi kamu yang tertarik untuk menginap di Bobobox, informasi lebih lanjut bisa kamu dapat di aplikasi Bobobox yang bisa diunduh di sini. Jangan lupa juga untuk melihat secara langsung interior Bobobox dari rumah dengan virtual tour Bobobox!

promo bobobox

You might also like