Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Sempatkanlah untuk Liburan. Ini Dia 10 Destinasi Wisata yang Akan Hilang di Masa Depan

Perubahan iklim jadi penyebabnya!

Bobobox.co.id — Perubahan iklim yang terjadi selama seabad kebelakang bisa dibilang menunjukkan dampak yang begitu besar. Salah satu yang bisa terlihat dengan jelas adalah masa depan dari tempat wisata dunia.

Banyak destinasi wisata dunia yang diperkirakan akan hilang di masa depan. Dampak perubahan iklim ini menyangkut naiknya permukaan laut, banjir, tanah longsor, dan masih banyak lainnya.

Di sisi lain, destinasi wisata yang akan hilang tersebut semakin diperparah dengan perilaku wisatawan. Banyaknya oknum wisatawan ini semakin mempercepat punahnya tempat wisata yang telah mendunia.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini merupakan 10 destinasi wisata yang akan hilang di masa yang akan datang. Sebaiknya, tetapkan tanggal liburanmu dalam waktu dekat sebelum menyesal tak bisa mengunjunginya nanti.

Destinasi Wisata yang Akan Hilang, Venesia

Destinasi wisata yang akan hilang pertama di daftar ini adalah Venesia. Kamu tentu sudah mengetahui kecantikan pemandangan kota yang ditawarkan oleh tempat wisata kota apung di Italia ini.

Walaupun kejernihan airnya sudah semakin membaik, masalah lain yang muncul adalah tempat wisata ini kerap dilanda banjir. Setiap tahunnya, batas air laut di St. Marks Square naik sebanyak empat hingga enam milimeter.

Saat banjir besar melanda pada tahun 2012, hampir sebagian besar kota terendam banjir. Jika terus seperti ini, destinasi wisata yang terkenal dengan gondalanya ini akan benar-hilang pada tahun 2100 nanti.

Venesia via pexels.com/@nextvoyage

Machu Piccu, Peru

Destinasi wisata yang akan hilang berikutnya adalah Machu Piccu di Peru. Kawasan ini terkenal dengan arsitekturnya yang begitu mengagumkan ditambah dengan pemandangan yang begitu memanjakan.

Nah, hal yang membuat tempat wisata ini diperkirakan akan hilang adalah justru akibat kunjungan turis. Banyaknya wisatawan yang mengunjungi situs ini membuat beberapa puing mengalami kerusakan.

Masalah lain yang dihadapi adalah proses pemeliharaan untuk memperbaiki situs yang relatif lama. Sebelum benar-benar Machu Piccu menjadi puing, ada baiknya jika kamu mengunjungi tempat ini secepatnya.

destinasi wisata yang akan hilang Machu Piccu
Machu Piccu via pexels.com/@banananardini

Maladewa

Berbicara soal tempat wisata terindah, Maladewa menjadi salah satu yang kerap kali disebut. Tak mengherankan juga jika Maladewa menjadi destinasi favorit bagi pasangan yang ingin berbulan madu.

Sebagai salah satu tempat terindah, Maladewa disebut-sebut sebagai salah satu destinasi wisata yang akan hilang. Kenyataan pahit ini mulai muncul ke permukaan setelah dilanda tsunami pada tahun 2004.

Saat itu, 40 persen dari Maladewa telah terendam air. Bahkan, sebuah prediksi menyebutkan bahwa tahun 2100, batas air laut di Maladewa akan mencapai 97 centimeter. Jika seperti ini, Maladewa pun akan hilang ditelan laut.

Maladewa via pexels.com/@asadphotography

Baca Juga: 10 Rekomendasi Liburan Terbaik Di Dunia Di Tahun 2020


Laut Mati, Yordania

Laut Mati dikenal sebagai salah satu sumber air paling asin di dunia. Tingkat kadar asin air di Laut Mati ini 10 kali lebih asin jika dibandingkan dengan air laut normal yang membuatnya menjadi sumber kesehatan dunia.

Namun, hal tersebut justru membuat Laut Mati dieksploitasi secara berlebihan. Eksploitasi inilah yang menyebabkan penyusutan air lautnya lebih cepat daripada yang telah diprediksikan sebelumnya.

Jika terus-terusan seperti ini, Laut Mati bisa masuk sebagai salah satu destinasi wisata yang akan hilang. Para ahli memperkirakan 60 hingga 70 tahun lagi, air di Laut Mata ini akan habis.

Laut Mati via fodors.com

Puncak Gunung Kilimanjaro, Tanzania

Gunung Kilimanjaro merupakan salah satu gunung tertinggi di dunia. Bagian puncaknya yang berselimut salju adalah salah satu keunikan yang membuat tempat wisata ini jadi favorit bagi banyak orang.

Namun, pemanasan global diperkirakan akan menghilangkan selimut salju Gunung Kilimanjaro. Peneliti telah menemukan bahwa 85 persen dari es yang menutupi gunung ini akan mencair setiap tahunnya.

Bahkan, beberapa ahli lainnya memprediksi hal yang tak diinginkan. Puncak Gunung Kilimanjaro ini bisa saja menjadi destinasi wisata yang akan hilang sepenuhnya dalam dua dekade mendatang.

Gunung Kilimanjaro via unplash.com/@sickle

Gletser Petagonian, Argentina

Sama seperti halnya puncak Gunung Kilimanjaro, dampak pemanasan global berdampak begitu jelas pada tempat wisata ini. Hal tersebut terbukti dengan bukti nyata yang sudah berada di depan mata.

Glester Petagonian ini merupakan tempat wisata dengan bentangan alam memukau. Sebagian daratannya sendiri dipenuhi oleh glester salju yang membuat para wisatawan yang berkunjung terpukau.

Namun, 90 persen glester di kawasan ini menyusut setiap tahunnya. Sebelum semua jejak keindahan glester ini hilang tak berbekas, ada baiknya untuk meluangkan waktumu untuk terbang ke tempat wisata ini.

Gletser Petagonian via unsplash.com/@dspijkers

Baca Juga: 10 Tempat Wisata Terkenal Yang Jauh Dari Ekspetasi


Tembok Besar Tiongkok, Tiongkok

Tembok Besar merupakan salah satu keajaiban dunia yang hingga kini masih berdiri megah. Struktur bangunan buatan manusia terbesar dunia telah bertahan selama lebih dari 2.000 tahun lamanya.

Namun, kemegahan tempat wisata ini tampaknya semakin berkurang. Keberadaan ikon Tiongkok diperkirakan akan menghilang. Erosi dan meluasnya lahan pertanian di wilayah tersebut jadi penyebabnya.

Bahkan, masalah tersebut akan semakin besar setiap tahunnya. Bahkan, Tembok Besar Tiongkok diperkirakan akan menjadi destinasi wisata yang hilang di masa depan dalam kurun waktu 20 tahun.

Tembok Besar Tiongkok via unsplash.com/@freys

Great Barrier Reef, Australia

Great Barrier Reef dikenal sebagai terumbu karang terbesar di dunia. Keindahan karang dan biota lautnya pun membuat tempat wisata ini menjadi tujuan utama wisatawan dari berbagai negara di dunia.

Namun, keindahan terumbu karang dan biola laut terancam hilang. Polusi air dan juga perubahan suhu udara yang ekstrem merupakan dua faktor utama yang mengancam eksistensi tempat wisata ini.

Saat ini, para ahli memperkirakan bahwa karang dunia akan hilang pada tahun 2030. Untuk keseluruhan Great Barrier Reef, destinasi wisata yang akan hilang ini akan punah dalam kurang dari 100 tahun.

Great Barrier Reef via unsplash.com/@danielpelaezduque

Bagan, Myanmar

Destinasi yang akan hilang di masa depan lainnya adalah Bagan di Myanmar. Bagan sendiri merupakan lokasi di mana 2.000 kuil dan pagoda Buddha yang dibangun pada abad kesebelas dan keduabelas berada.

Setelah sempat tak terurus, pemerintah Myanmar pun melakukan restorasi pada kompleks bangunannya. Restorasi besar-besaran tersebut dilakukan pada rentang waktu mulai dari 1995 hingga 2008.

Namun, ramainya wisatawan yang memanjat kuil dan pagoda membuat bangunan kuno ini lama kelamaan rusak. Jika dibiarkan seperti ini, kemungkinan besar bangunan ini akan hancur di masa depan.

Bagan via unsplash.com/@roxannedesgagnes

Baca Juga: 10 Kota Termurah Di Asia Yang Cocok Buat Backpacker


Pulau Culebra, Puerto Riko

Destinasi wisata yang akan hilang terakhir di daftar Bob kali ini adalah Pulau Culebra di Puerto Riko. Pulau ini pada mulanya merupakan tempat di mana Angkatan Laut Amerika melakukan latihan perang.

Dampak tak baik pada tumbuhan dan hewan di pulau ini membuat pelatihan dihentikan dan menjadi tempat wisata. Namun, hal tersebut justru mendatangkan masalah baru pada pulau dengan luas 26 kilometer persegi.

Setelah menjadi destinasi wisata, dampak yang ditimbulkan justru lebih para ketimbang saat digunakan sebagai tempat latihan militer. Kini, keseluruhan ekosistem pulau ini terancam punah.

Pulau Culebra via unsplash.com/@wenhao_ryan

Mencari Penginapan Murah tapi Tidak Murahan? Bobobox Solusinya.

Biasanya, liburan panjang tentu berkaitan erat dengan di mana kamu akan beristirahat setelah seharian berkeliling kota dan menikmati berbagai tempat wisata yang ditawarkan kota tujuan liburanmu.

Banyak pilihan akomodasi penginapan yang bisa dengan mudah kamu temui di titik-titik dekat kawasan wisata. Nah, kamu bisa memilih Bobobox sebagai akomodasi penginapan murah tapi tidak murahan.

Semua fasilitas itu terhubung langsung ke aplikasi Bobobox yang bisa kamu unduh di sini. Selain untuk memanfaatkan fasilitas yang ada, aplikasinya pun bisa kamu gunakan untuk memesan tiap pod yang kamu ingin pesan.

Bobobox Pods Kebayoran Baru

You might also like