Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Lihat dan Nikmati Keindahan Desa Wisata Penglipuran Bali

Desa wisata Penglipuran Bali ini memiliki banyak keunikan dan keistimewaan!

Desa wisata Penglipuran Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang patut untuk kamu kunjungi di Pulau Bali. Bai kamu yang bosan mengunjungi tempat yang itu-itu saja di Bali kamu bisa coba kunjungi desa wisata Penglipuran Bai untuk mempelajari budayanya. Desa wisata Penglipuran Bali ini bisa dibilang tak banyak diketahui wisatawan yang membuat desa wisata Penglipuran tak begitu ramai dikunjungi.

Dibandingkan wisatawan lokal, desa wisata Penglipuran Bali ini lebih banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara yang ingin memplejari budaya setempat. Desa wisata Penglipuran Bali juga pernah masuk ke dalam liputan di salah satu stasiun TV Indonesia dan digunakan sebagai tempat shooting FTV (film televisi). Hal ini kemudian menarik minat wisatawan domestik untuk mengunjungi desa Penglipuran Bali semakin tinggi.

Hal ini kami dapat dibuktikan dengan besarnya jumlah pemesanan paket tour ke Bali yang juga mencantumkan rute wisata ke desa wisata Penglipuran Bali.Ingin tahu lebih banyak tentang desa wissata Penglipuran Bali ini? Yuk simak informasinya di bawah ini!

Desa Wisata Penglipuran Bali: Lokasi Desa Adat Penglipuran Bali

Bagi kamu yang tertarik mengunjungi desa wisata Penglipuran Bali kamu bisa kunjungi Desa Kubu, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Jika bicara Bali kamu mungkin hanya familiar dengan kawasan seperti Kuta dan Ubud sehingga tak banyak orang yang tahu letak Kabupaten Bangli. Jika kamu pernah berwisata ke tempat wisata Kintamani atau Gunung Batur maka tempat tersebut merupakan wilayah dari Kabupaten Bangli.

Desa Wisata Penglipuran Bali: Jarak & Waktu Tempuh

@Travel Kompas

Sebagian besar wisatawan akan lebih banyak memilih menginap di area tempat wisata bagian selatan Bali saat liburan ke pulau Bali seperti, Kuta, Seminyak, Legian, Jimbaran, Nusa Dua, Sanur. Untuk membuat perjalanan kamu menuju desa wisata Penglipuran Bali lebih mudah kamu bisa coba menghitung perkiraan jarak dan waktu tempuh ke desa wisata Penglipuran Bali dari lokasi kamu menginap.

Jika kamu memulai perjalanan dari tempat wisata Kuta Bali seperti pantai Kuta maka jarak dari pantai Kuta ke desa wisata Penglipuran Bangli adalah kurang lebih 55 kilometer. jarak tersebut umumnya dapat ditempuh dengan perkiraan waktu perjalanan 1 jam 30 menit dengan lalu lintas lancar.

Jika kamu memulai perjalanan dari area tempat wisata Seminyak seperti Petitenget Seminyak maka perjalanan menuju desa wisata Penglipuran Bali berjarak 59 kilometer. Jarak tersebut dapat ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam 40 menit. Terakhir  jika kamu memulai perjalanan dari tempat wisata Sanur ke desa wisata Penglipuran Bali maka waktu tempuh dan jarak menjadi lebih pendek. Perjalanan ini dapat tempuh sekitar 43 kilometer dengan waktu tempuh 1 jam 15 menit.


Desa Wisata Penglipuran Bali: Cara Menuju Lokasi Penglipuran Bali

Bagi kamu yang ingin mengunjungi tempat wisata di Bali ini kamu bisa mengunjunginya dengan beberapa pilihan moda transportasi. Umumnya jalan-jalan di pulau Bali memang paling cocok dilakukan dengan menggunakan kendaraan pribadi. Kamu bisa mencoba menyewa sepeda motor atau mobil. Namun jika kamu memulai perjalanan dari penhinapan yang berjarak cukup jauh dari desa ini maka sangat disarankan untuk menyewa kendaraan seperti mobil.

Hal ini dikarenakan sampai saat ini belum ada pilihan transportasi umum menuju ke Desa Penglipuran Bali. Bagi kamu yang membawa kendaraan pribadi kamu tak perlu khawatir karena temat wisata ini juga dilengkapi dengan tempat parkir yang lumayan luas dan lokasi parkir berdekatan dengan objek wisata. Kamu hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp 5.000 / mobil. Sesampainya di desa Penglipuran kamu dilarang untuk membawa masuk kendaraan bermotor untuk memasuki desa. Oleh karena itu kendaraan akan di parkir di bagian luar desa.

Desa Wisata Penglipuran Bali: Keunikan Desa Penglipuran Bali

@Desa Penglipuran

Kamu mungkin bertanya-tanya apa yang membuat desa wista Penglipuran Bali ini istimewa dan banyak dikunjungi wisatawan? Desa wisata Penglipuran Bali ini memang memiliki banyak keunikan dan keistimewaan yang sangat menarik untuk kamu pelajari dan lihat langsung di tempat. Bagi kamu yang tertarik dengan keunikan sebuah desa yang masih memperlihatkan suasana Bali asli maka Kabupaten Bangli dan objek wisata di Bali timur wajib kamu kunjungi.

Hal ini dikarenakan wilayah Kabupaten Bangli dan objek wisata di Bali timur salah satunya desa Tenganan masih kental nuasa Bali asli dan belum banyak mendapatkan pengaruh modern. Desa wisata Penglipuran Bali faktanya digunakan sebagai contoh pertama sebagai desa wisata di Indonesia oleh pemerintah daerah pada tahun 1995. Bagi kamu yang pertama kali mengunjungi desa wisata Penglipuran Bali kamu pasti aakan terkejut melihat bentuk dari tiap-tiap rumah penduduk hampir sama.

Selain itu kemiripan dari tiap-tiap rumah terlihat pada pintu gerbang rumah, atap rumah, dan dinding rumah. Rumah-rumah di desa Penglipuran Bali ini banyak menggunakan material bambu dan uniknya lebar pintu gerbang yang hanya muat untuk satu orang dewasa. Kamu akan menemukan lebih banyak lagi hal menarik tentang desa ini di sana.


Desa Wisata Penglipuran Bali: Budaya Penduduk Desa Penglipuran Bali

@TravelsPromo

Desa wisata Penglipuran Bali ini di huni oleh sekitar 226 kepala keluarga. Mayoritas warga di desa ini berprofesi sebagai petani, pengerajin anyaman bambu, dan juga peternak. Desa wisata Penglipuran Bali ini memiliki luas sekitar 112 hektar dan tidak semua lahan desa di gunakan sebagai rumah penduduk. Jika kamu pernha mengunjungi desa ini kamu mungkin menyadari bahwa sekitar 40% dari lahan desa ini adalah hutan bambu.

Sebagai informasi tambahan, menebang pohon bambu di desa ini tidak boleh dilakukan sembarangan tanpa ijin dari tokoh masyarakat setempat. Hal ini memiliki hubungan erat dengani budaya masyarakat desa dalam menghormati alam. Selain itu penduduk desa wisata Penglipuran Bali juga memiliki budaya dan tradisi untuk menghormati wanita dengan melarang pria untuk melakukan poligami.

Jika terdapat penduduknya yang melakukan poligami maka akan mendapatkan hukuman di kucilkan dari desa. Desa ini juga memiliki budaya hukuman untuk pencurian yang akan di hukum untuk memberikan sesajen lima ekor ayam dengan warna bulu ayam yang berbeda di 4 pura leluhur mereka. Hal ini membuat semua penduduk desa akan mengetahui siapa yang mencuri dan akan membuat efek malu.

Menginap dengan Nyaman? Ya di Bobobox

Sedang gelisah dalam mencari akomodasi penginapan yang nyaman untuk diinapi selama mewabahnya virus corona di Indonesia? Tidak perlu khawatir karena kamu bisa mengunjungi Bobobox. Hotel kapsul yang mengusung konsep futuristik ini setiap harinya melakukan penyeterilan terhadap fasilitas-fasilitas. Hal ini demi menjaga kenyamanan selama menginap di Bobobox. Tertarik mencoba? Unduh aplikasi Bobobox di sini untuk melakukan pemesanan pod, ya!

Bobocabin by Bobobox Indonesia

You might also like