Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

PUBGM vs CODM, Kamu Tim Mana?

Pochinki atau Killhouse?

Buat kamu para gamer smartphone pasti sudah tidak asing lagi dengan dua shooting game ini. Ya, PUBG Mobile (PUBGM) dan Call of Duty Mobile (CODM). Kedua game ini memang sedang merajai genre shooter di Indonesia. Banyak perdebatan mengenai PUBGM vs. CODM di luar sana, ada yang mengatakan PUBGM lebih unggul, ada juga yang menyebut CODM lebih unggul. Sebagai seorang gamer, Bob akan memberikan perbandingan antara PUBGM vs CODM khusus untuk kamu yang sedang mempertimbangkan akan menekuni salah satunya. Yuk kita sima sama-sama perbandingannya!

via gadgetsquad.id

PUBGM vs CODM dalam aspek mekanisme permainan

Untuk perbandingan yang pertama, kita akan melihat dari segi mekanisme permainan. Secara garis besar, PUBGM dan CODM memiliki mekanisme yang sangat mirip. Keduanya memiliki mode bermain yang kurang lebih sama yaitu Battle Royale, Multiplayer, Zombie Mode serta beberapa mode lainnya. Pada kesempatan kali ini, Bob akan lebih fokus membahas perbandingan PUBGM vs CODM pada dua mode paling populernya yaitu Battle Royale (BR) dan Multiplayer (MP).

Battle Royale

Secara garis besar mekanisme Battle Royale pada PUBGM dan CODM memang sangat mirip. Mulai dari pengaturan perspektif yang bisa dipilih antara FPP (First Person Perspective) dan TPP (Third Person Perspective), jumlah anggota tim dalam satu tim (solo,duo, dan squad), hingga konsep dasar permainan dimana kamu harus mengalahkan hingga 100 orang untuk memenangkan sebuah match. Namun, terdapat perbedaan signifikan pada beberapa fitur yang diangkat oleh masing-masing game. Yuk kita simak sama-sama fitur utama apa saja yang menjadi pembeda diantara dua mobile shooter game ini!

  • Fitur Class pada CODM
via duniagames.co.id

Pada mode Battle Royale CODM, kamu diharuskan untuk memilih salah satu class sebelum terjun ke zona perang. Fitur ini sangat unik karena tiap class memiliki kemampuan khusus yang akan sangat membantumu di zona perang nantinya. Untuk saat ini, terdapat 11 class yang dapat kamu pilih. Pada zona perang pun kamu dapat menemukan upgrade untuk skill dari class yang kamu pilih.

  • Fitur Dog Tags pada CODM

Buat kamu yang sudah familiar dengan game Battle Royale kamu pasti mengetahui istilah “knock” atau kondisi setelah health bar kamu terkuras dan kamu harus di-revive oleh teman satu timmu. Pada game Battle Royale lainnya, apabila temanmu tidak me-revive karaktermu saat knock hingga hp bar knock-mu terkuras, atau jika kamu ditembak oleh lawan saat knock, sudah pasti game over. Berbeda dengan game lainnya, pada Battle Royale CODM kamu masih memiliki satu kesempatan lagi untuk kembali terjun ke zona perang. Dengan fitur Dog Tags temanmu dapat memanggilmu kembali. Caranya, temanmu harus mengambil Dog Tag milikmu pada loot box yang muncul setelah karaktermu mati. Setelah itu temanmu harus melakukan scan Dog Tag milikmu. Setelah temanmu melakukan scan kamu akan diturunkan oleh revive flight sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan selama permainan berjalan.

  • Fitur Wingsuit pada CODM

Di CODM kamu tidak perlu ragu untuk melompat dari tebing atau gedung tinggi. Fitur Wingsuit pada CODM akan menyelamatkan kamu dari terjatuh dan mengurangi hit point. Fitur ini juga akan membuat karakter kamu meluncur di udara hingga mendarat di darat.

  • Pilihan Map yang lebih banyak di PUBGM

PUBGM memiliki lebih banyak pilihan map Battle Royale. Mulai dari hamparan hijau rerumputan Erangel, tebing dan gurun Miramar yang eksotis, keindahan dataran tinggi Vikendi yang bersalju, hutan tropis Sanhok yang menyegarkan, hingga map terbaru yaitu Livik yang indah. Tiap map juga menawarkan pengalaman yang berbeda-beda, ketika kamu bermain disana.

  • Waktu permainan yang relatif lebih lama di PUBGM
via unsplash

Fitur berikutnya adalah waktu permainan yang relatif lebih lama di PUBGM. Hal ini dipengaruhi oleh ukuran map yang relatif lebih besar di dibandingkan dengan CODM. Selain itu, gameplay CODM juga terasa lebih cepat karena adanya fitur-fitur seperti skill dari class, tank dan lainnya.

Winner Dinner Chicken Dinner! Kamu pasti sudah sangat familiar dengan slogan tersebut. Ya, benar! Slogan tersebut akan muncul setiap saat kamu memenangkan match di PUBGM. Walaupun terlihat memiliki lebih sedikit fitur dibandingkan CODM, PUBGM tetap merajai mode permainan Battle Royale. Seakan-akan menjadi sinonim dari kata Battle Royale sendiri, PUBGM tetap menjadi game Battle Royale yang sesungguhnya. PUBGM menawarkan pengalaman Battle Royale klasik seperti yang ada dalam benak orang-orang pada umumnya tentang game Battle Royale. Jadi, buat kamu yang ingin merasakan pengalaman game Battle Royale yang murni, tanpa banyak fitur-fitur yang terkesan futuristik, PUBG lah game yang tepat untuk kamu!

Multiplayer

Selanjutnya kita akan melihat PUBGM vs CODM dalam mode multiplayer. Buat kamu yang belum familiar dengan mode ini Bob akan berikan sedikit penjelasannya. Mode multiplayer menawarkan permainan yang lebih cepat, responsif dan menuntut ketangkasan dari pemainnya. Biasanya pada mode multiplayer para pemain akan dibagi ke dalam dua tim dan mengumpulkan poin dengan menjalankan objective tertentu.

PUBGM menawarkan pengalaman multiplayer klasik yaitu Team Death Match  dengan satu map saja, dimana kamu harus mengeliminasi anggota tim lawan untuk memenangkan permainannya. Berbeda dengan PUBGM, CODM menawarkan jenis-jenis permainan yang lebih beragam seperti Search and Destroy, Hard Point, Domination dan lain sebaginya. Tak hanya itu, CODM juga memiliki banyak map untuk mode multiplayer ini. 

via gamestation.co.id

Pada mode multiplayer CODM jelas lebih unggul ketimbang PUBGM. Bisa dilihat dari jumlah jenis permainan, map yang tersedia, hingga event-event yang diadakan. Seperti saudaranya di platform lain, CODM telah merajai mode multiplayer pada platform game shooter mobile.

PUBGM vs CODM dalam aspek grafis

Berbicara soal grafis, kedua game ini memiliki grafik yang menawan. Perbedaannya PUBGM desain karakter dan grafisnya terlihat lebih cerah dan terkesan sedikit cartoonish, sementara CODM memiliki desain yang lebih tajam, gritty dan tegas. Secara engine grafis, PUBGM dikembangkan menggunakan Unreal Engine sementara CODM dikembangkan menggunakan Unity Engine. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda namun tetap menghasilkah grafik yang menawan. Kalau masalah grafik sebenarnya kembali lagi pada selera kalian, apakah kalian lebih menyukai yang bertema cerah, atau yang terkesan kaku dan tegas.

Ingin push rank tanpa gangguan? Yuk menginap di Bobobox!

Dengan internet yang super cepat di Bobobox, serta privasi setiap pods yang terjamin, kamu pasti bisa fokus push rank tanpa gangguan! Di Bobobox juga kamu dijamin akan merasa nyaman banget karena Bobobox sudah menggunakan sistem yang terintegrasi dengan teknologi tinggi! Gak hanya itu, kamu juga bisa mengatur warna lampu pods kamu sesuai dengan mood gaming kamu!

Jadi tunggu apa lagi? Yuk pesan pods di Bobobox sekarang! Jangan lupa donwload aplikasinya ya!

kualitas tidur

You might also like