Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Pemilik Anabul Jangan Sampai Gak Tau. Ini Dia 7 Ciri-Ciri Kucing Sakit Wajib Diketahui

Jangan lupa lakukan rutin kunjungan ke dokter hewan

Bobobox.co.id — Layaknya makhluk hidup seperti manusia, kucing peliharaanmu bisa sakit. Jika ciri-ciri kucing sakit tak segera ditangani, bisa-bisa kucing kesayanganmu tersebut mati akibat penyakit yang ia derita.

Untuk itu, dibanding terlambat, ada baiknya untuk mulai mengetahui ciri-ciri kucing sakit yang Bob bagikan. Hal tersebut guna membuatmu bisa mengambil langkah preventif jika ciri-ciri tersebut muncul di kucing kesayanganmu.

Bagi kamu pemilik anabul, mari pelajari bersama ciri-ciri kucing sakit berikut ini.

Ciri-Ciri Kucing Sakit Wajib Diketahui

1. Perubahan Perilaku

Ciri-ciri kucing sakit pertama adalah terlihat adanya perubahan perilaku dari anabul kesayanganmu. Untuk ciri-ciri kucing sakit satu ini, kamu sebagai pemilik bakal lebih tahu bagaimana perilaku kucingmu sehari-hari.

Jika biasanya kucingmu aktif dan tiba-tiba sering bersembunyi dan menjadi pendiam, bisa jadi itu indikasinya. Beberapa kucing lain justru menjadi lebih rewel, lebih lengket atau menuntut perhatian dibanding biasanya.

Tak hanya itu, kamu pun bisa memperhatikan juga pergerakan dari si anabul. Jika ia terlihat kesulitan bergerak seperti pincang, tidak bisa melompat, kemungkinkan besar kucingmu sedang menderita masalah persedian.

Setelah melihat beberapa perilaku yang tak biasa dari peliharaanmu, segeralah bawa ke dokter hewan terdekat. Jangan lupa juga untuk menjelaskan gejala-gejala yang kamu temui janggal pada peliharaanmu tersebut.

Perubahan perilaku ciri-ciri kucing sakit
Perubahan perilaku via pexels.com/@thirdman

2. Muntah dan Kurang Mau Makan

Saat kamu merasa tak enak badan, muntah dan nafsu makan berkurang merupakan beberapa gejala yang dirasakan. Sama seperti halnya manusia, kucing pun mengalami gejala tersebut saat mereka sakit.

Ciri-ciri kucing sakit seperti muntah biasanya berkaitan dengan sakit perut ringan pada kucing. Tak hanya itu, kucing muntah sering kali disebabkan oleh keracunan makanan, mabuk perjalanan, dan alergi makanan.

Untuk ciri-ciri kucing sakit lainnya seperti nafsu makan, kamu sebagai pemilik harus memperhatikan rutinitasnya. Terkadang, kucing sesekali melewatkan makan tetapi biasanya tetap dalam takar normal.

Jika kucingmu berhenti makan sepenuhnya atau hanya makan dalam porsi kecil, jangan sampai diabaikan. Cobalah untuk mengunjungi dokter hewan untuk mengetahui penyebab muntah dan hilangnya nafsu makan kucingmu.

Kurang mau makan ciri-ciri kucing sakit
Kurang mau makan via pexels.com/@roman-odintsov

Baca Juga: Gatal-Gatal Saat Tidur? Waspada Kutu Kucing! Ini Dia Ciri-Cirinya Dan Cara Menghilangkannya


3. Penurunan Berat Badan

Berkurang nafsu makan berefek pada berat badan dari si kucing. Tak mengherankan jika penurunan berat badan merupakan salah satu ciri-ciri kucing sakit yang wajib kamu ketahui dari anabul kesayangan.

Sebenarnya, tak hanya penurunan berat badan saja yang berbahaya bagi kucing. Kenaikan berat badan pun bisa mengkhawatirkan. Namun, turunnya berat badan dalam jangka pendek lebih berbahaya.

Biasanya, kucing yang berkurang berat badannya menjadi tanda dari beberapa penyakit tertentu. Salah satunya adalah sakit lipidosis hati di mana tubuh kucing terlalu cepat dalam memecah banyak lemak.

Untuk itu, ada baiknya untuk mulai mengecek berat badan hewan peliharaanmu tersebut secara berkala. Jika tak yakin dengan ciri-ciri kucing sakit ini, kamu bisa membuat janji terlebih dahulu dengan dokter hewan.

Penurunan berat badan ciri-ciri kucing sakit
Penurunan berat badan via pexels.com/@pixabay

4. Bau Mulut

Bau mulut merupakan ciri-ciri kucing sakit lainnya yang perlu kamu perhatikan dengan baik. Pasalnya, bisa saja, kamu tak terlalu memperhatikan saat hewan peliharaanmu tersebut mengeluarkan bau tak sedap dari mulutnya.

Ciri-ciri kucing sakit tersebut biasanya berkaitan dengan beberapa penyakit seperti masalah gigi, ginjal, pernapasan, hingga diabetes. Fakta tersebut tentu membuatmu wajib mengambil tindakan secara cepat.

Jangan lupa juga untuk memerhatikan air liur dan pendarahan yang berlebih dari mulut. Jika infeksi mulut tersebut, hal tersebut bisa membuat seluruh tubuh terpapar bakteri. Untuk itu, langsung bawa ke dokter hewan.

Seperti yang disinggung sebelumnya, bau mulut serius kerap berhubungan dengan penyakit berat. Untuk mencegah bau mulut di kemudian hari, kamu bisa memanfaatkan sikat gigi kucing dan pasta gigi khusus kucing.

Bau mulut ciri-ciri kucing sakit
Bau mulut via unsplash.com/@timothymeinberg

Baca Juga: Ingin Traveling Bersama Anabul Kesayanganmu? Ini Dia Cara Membawa Kucing Naik Pesawat


5. Terlihat Lemas

Kucing kerap bersembunyi di siang hari ketika mere aingin menikmati tidak siang tanpa adanya gangguan. Kucing pun biasanya menghemat energi seperti tidur di siang hari untuk melakukan aktivitas seperti berburu.

Namun, jika tiba-tiba bersembunyi dan lebih dari biasanya, kamu wajib waspada. Kemungkinan kucing peliharaanmu tersebut justru mengalami sakit yang terindikasi dari lemas yang jadi salah satu ciri-ciri kucing sakit.

Kucing yang tiba-tiba bersembunyi disebabkan oleh rasa sakit dan stres yang mereka derita. Sedangkan, kucing yang terlihat lemas disebabkan berbagai kondisi seperti abses gigitan dan masalah lebih serius.

Untuk itu, cobalah untuk mengobservasi perilaku kucingmu tersebut. Hubungi dokter hewan terdekat jika kucingmu terlihat lemas selama lebih dari 24 jam atau tiba-tiba bersembunyi terus menerus tanpa alasan jelas.

Terlihat lemas ciri-ciri kucing sakit
Terlihat lemas via pexels.com/@pixabay

6. Sering Minum

Mengonsumsi air secara berlebihan merupakan tanda tidak baik dari kucing yang wajib diperhatikan. Pasalnya, kucing justru sering kali mengalami dehidrasi saat sakit yang membuatnya minum banyak air.

Ciri-ciri kucing sakit tersebut umumnya terjadi karena hewan peliharaanmu tersebut tidak mau makan. Saat mengonsumsi terlalu banyak air, kucing pun akan tampak sangat lemas dan cenderung sering mengantuk.

Untuk mengetahui apakah kucingmu mengalami dehidrasi, caranya cukup mudah. Coba pegang kulit di dekat tulang belikat dengan lembut. Tarik ke atas dan menjauh dari tubuh dan lepaskan tarikanmu.

Jika tak segera kembali ke tempatnya, itulah tanda dehidrasi. Saat ciri-ciri kucing sakit tersebut terjadi, langsung bawa ke dokter terdekat. Ciri ini bisa mengindikasikan penyakit ginjal, diabetes, atau tiroid.

Kucing dehidrasi ciri-ciri kucing sakit
Kucing dehidrasi via unsplash.com/@dorographie

Baca Juga: Kamu Pelihara Kucing? Ketahuilah 7 Arti Posisi Ekor Kucing Berikut Ini


7. Perubahan Merawat Diri

Ciri-ciri kucing sakit terakhir adalah terlihat adanya perubahan dari kucing dalam merawat dirinya sendiri. Pasalnya, kucing pada umumnya adalah hewan yang bersih dan merawat dirinya sendiri sepanjang waktu.

Jika tiba-tiba kucingmu berhenti merawat dirinya sendiri, ada baiknya mulai cek kondisi kesehatannya. Bisa saja itu menjadi tanda stres dan juga menunjukkan masalah lainnya seperti radang sendi pada kucing.

Kamu bisa mengecek ciri-ciri kucing sakit ini dengan memerhatikan juga area mata kucing. Jika muncul kotoran yang menumpuk pada mata, hal tersebut bisa mengindikasikan masalah kesehatan yang wajib diatasi.

Walaupun tampak kecil, hal tersebut dapat berubah menjadi kondisi yang serius. Jika tak hilang dalam waktu 24 jam atau kucing menyipitkan mata, ada baiknya untuk konsultasi dengan dokter hewanmu segera.

Perubahan merawat diri ciri-ciri kucing sakit
Perubahan merawat diri via pixabay.com/users/dimitrisvetsikas1969-1857980/

Itulah tadi ciri-ciri kucing sakit yang wajib kamu ketahui jika kamu memiliki kucing di rumah.

Cek juga artikel-artikel menarik lainnya dari Bob yang bisa kamu baca di sini.

Menginap yang Bikin Bahagia? Ya di Bobobox

Bosan dengan pengalaman menginap yang itu-itu saja? Kamu bisa mendapatkan pengalaman menginap yang berbeda saat kamu menginap di Bobobox.

Pasalnya, Bobobox sendiri menyediakan fasilitas yang mampu membuatmu serasa berada di masa depan. Tidak heran jika banyak orang yang merasa bahagia sehabis menginap di Bobobox.

Informasi lebih lanjut soal pemesanan podnya bisa kamu dapat di aplikasi Bobobox yang bisa diunduh melalui link ini.

You might also like