Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Panic Attack Berikut Ini

Jangan diremehkan! Pahami gejala dan cara mengatasi panic attack berikut.

Cara mengatasi panic attack berikut ini bisa kamu coba praktekkan saat kamu merasa takut atau gelisah berlebihan secara tiba-tiba. Kondisi panic attack atau serangan kegelisahan ini ditandai dengan detak jantung yang bertambah cepat, napas menjadi pendek, pusing, otot menjadi tegang, atau gemetar.

Panic attack ini bisa dialami sesekali dalam hidup dan biasanya menghilang saat situasi pemicunya berakhir. Namun, jika panic attack ini muncul secara berulang dan untuk jangka waktu yang lama kamu bisa coba beberapa cara mengatasi panic attack berikut ini.

1. Cara Mengatasi Panic Attack: Memahami Gejala Serangan Panik

Banyak orang yang mengalami gejala panic attack tidak menyadari bahwa dirinya mengalami serangan panik. Oleh karena itu salah satu cara mengatasi panic attack adalah dengan terlebih dahulu mengetahui gejala-gejalanya. Berikut gejala panic attack yang dilansir dali Alodokter.com:

  • Berkeringat secara berlebihan
  • Merasa gelisah atau berpikir secara irasional
  • Mulut terasa kering
  • Otot menjadi tegang
  • Merasa sangat takut
  • Gemetar
  • Sesak napas
  • Detak jantung meningkat
  • Kram perut
  • Nyeri dada
  • Mual
  • Pusing atau pingsan

Umumnya serangan panik ini berlangsung selama 5 hingga 10 menit dan bisa juga terjadi secara berkesinambungan dalam waktu dua jam. Setelah panic attack terjadi, penderita akan mengalami kelelahan dan menyisakan rasa takut akan terjadinya serangan kembali. Cara mengatasi panic attack ini akan membuat penderitanya menghindar dari situasi yang dapat memicu serangan panik seperti stres, mengonsumsi kopi dan alkohol, trauma, dan perubahan suasana secara tiba-tiba.

2. Cara Mengatasi Panic Attack: Relaksasi Tubuh

Cara mengatasi panic attack yang kedua adalah dengan melakukan relaksasi tubuh. Cara mengatasi panic attack ini dinilai sangat penting karena relaksasi otot tubuh dapat mengurangi ketegangan yang terkadang dapat memperburuk sensasi-sensasi panic attack. Cara mengatasi panic attack ini dapat kamu lakukan dengan duduk atau berbaring dan memastikan tubuh kamu berada di lingkungan yang nyaman.

Jika kamu sedang berada di ruangan tertutup atau di dalam mobil kamu bisa mencoba membuka jendela dan menghirup sedikit udara segar. Rasakan seluruh bagian tubuh kamu mulai dari kepala hingga ujung kaki sambil menutup mata dan menaikkan kedua alis setinggi mungkin lalu rasakan ketegangan di kepala. Setelah itu lepaskan ketegangan tersebut dan rileks dengan membawa kedua pundak sampai mendekati telinga lalu rileks.

Cara mengatasi panic attack ini pun bisa kamu lakukan dengan menghimpitkan bagian punggung atas dan bawah hingga terasa ketegangannya lalu lepaskan dan rileks. Kamu juga bisa coba tarik jari-jemari kaki ke arah kamu lalu rasakan ketegangannya kemudian lepaskan ketegangan tersebut dan rileks. Dengan melakukan cara mengatasi panic attack ini berulang kali kamu bisa sedikit mengurangi sensasi-sensasi yang terjadi selama panic attack.


Baca Juga: Ikuti 7 Cara Mencegah Asma Kambuh Berikut Supaya Tidak Sampai Kumat!


3. Cara Mengatasi Panic Attack: Hadapi Pemikiran-Pemikiran Negatif

Cara mengatasi panic attack selanjutnya adalah dengan mengendalikan pikiran kita terutama pemikiran negatif. Dalam melakukan cara mengatasi panic attack ini kamu akan mencoba berusaha mengurai pemikiran-pemikiran negatif yang sedang kamur rasakan dan mengonfirmasinya apakah hal tersebut benar atau hanya sebatas pemikiran kita saja.

Sebagi contoh saat kamu sedang merasa panic attack kamu mungkin merasa lemas seperti akan pingsan. Namun faktanya pingsan hanya dapat terjadi ketika tekanan darah menurun. Sebaliknya saat panic attack terjadi tekanan darah pada umumnya naik. Dengan kata lain, kamu bisa meyakinkan diri sendiri bahwa kamu tidak akan pingsan saat panic attack terjadi dan menenangkan diri dengan mengatakan pada diri sendiri bahwa kamu akan baik-baik saja dan panic attack akan berlalu.

4. Cara Mengatasi Panic Attack: Terapi

Jenis terapi yang diterapkan untuk mengobati penderita serangan panik adalah terapi perilaku kognitif. Dalam terapi ini, penderita akan dibimbing untuk memahami dan meyakini bahwa serangan panik tidak membahayakan. Penderita juga akan diajari mengubah respons perasaan dan perilaku terhadap pola pikiran negatif, sehingga nantinya membantu mereka dalam mengatasi serangan panik secara mandiri. Dengan kata lain, penderita diajari untuk mengatasi rasa takut terhadap situasi yang membuat mereka panik.

5. Cara Mengatasi Panic Attack: Atur Pernapasan

Cara Mengatasi Panic Attack

Saat kamu mengalami panic attack, pernapasan kamu mungkin berubah menjadi lebih cepat dan terkesan terburu-buru. Hal ini biasanya dikenal dengan istiah hyperventilation yang mungkin akan menyebabkan rasa sesak, pusing, rasa ingin pingsan, kehabisan nafas, dan sakit pada dada.

Saat hal tersebut terjadi maka ada baiknya kamu belajar cara mengatasi panic attack dengan mengatur nafas atau teknik bernapas secara perlahan (slow breathing). Slow breathing adalah teknik bernapas secara perlahan dan teratur melalui hidung. Dengan melakukan cara mengatasi panic attack berupa latihan pernapasan secara rutin dapat mengurangi frekuensi dan intensitas panic attack.


Baca Juga: Hindari Penyebab Stres di Pagi Hari Berikut Agar Kamu Bahagia


6. Cara Mengatasi Panic Attack: Olahraga dan Pola Makan Sehat

Cara mengatasi panic attack yang terakhir adalah dengan cara nerolahraga sekaligus menjaga pola makan yang seha. Cara mengatasi panic attack ini terbukti mampu meningkatkan kadar endorfin dalam tubuh yang efeknya dapat meredakan stres sehingga menjadi salah satu pengobatan panic attack dan gangguan kecemasan yang efektif. Cara mengatasi panic attack dengan menjaga pola makan juga penting untuk menyeimbangkan tubuh dan pikiran.

Cobain Pengalaman Seru Menginap di Bobobox!

Di saat yang penuh kesulitan dan tekanan ini, kamu perlu beristirahat dari segala kejenuhan. Tentunya ada berbagai cara sederhana yang bisa kamu lakukan seperti berjalan santai, memanjakan diri dengan perawatan tubuh, atau sekadar staycation. Di masa pandemi ini, mungkin agak sulit bagi kamu untuk berlibur. Karena itu, sekadar berstaycation sambil menenangkan diri namun tetap menghindari kerumunan bisa jadi altenatif buat kamu.

Dalam hal ini, sebaiknya kamu memilih hotel yang sudah terpercaya dan memiliki reputasi yang baik. Salah satu hotel aman yang bisa kamu pilih adalah Bobobox. Hotel kapsul yang satu ini telah menerapkan beberapa aturan yang wajib diikuti oleh semua orang yang berada di area Bobobox.

Bobocabin by Bobobox Indonesia

Aturan tersebut meliputi pengecekan suhu tubuh oleh host serta kewajiban menggunakan masker untuk semua pihak, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dengan tim Bob dan tamu lain, serta menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki area pod. Kamu juga diharuskan untuk menggunakan siku kamu jika ingin menekan tombol lift atau membuka pintu. Selain itu, bawalah alat makan dan alat salat pribadi.

Untuk keperluan kesehatan, Bobobox juga menyediakan obat-obatan standar yang bisa kamu gunakan agar tubuh kamu tetap sehat dan fit. Mau coba pengalaman yang lebih seru lagi? Cobain layanan baru Bobobox bernama Bobocabin! Bobocabin adalah sebuah jalan keluar yang tepat dari hiruk pikuk dan keramaian kota.Yuk segera unduh aplikasi Bobobox di Play Store  dan App Store, dijamin aman dan nyaman!

You might also like